Anda di halaman 1dari 2

PELAYANAN IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat)

No Kode : Disahkan
Terbitan : Kepala UPT PuskesmasSikui
No Revisi :
SPO Tglmulaiberlaku :
Halaman :
Yusri, A.Md.Kep
NIP. 19730301 199303 1 007

1. Pengerti IVA merupakan salah satu cara melakukan tes kanker leher rahim
an
2. Tujuan Sebagai acuan dalam pemeriksaan IVA test agar kanker leher rahim
terdeteksi lebih awal dan dapat di tanggulangi dengan cepat dan tepat
3. Kebijak SK. KebijakanKepalaPuskesmas
an
4. Referen Buku Pegangan Peserta Pencegahan Kanker Payudara dan Kanker Leher
si Rahim, Kemenkes RI Direktorat Jendral Pengendalian penyakit dan
penyehatan lingkungan direktorat pengendalian penyakit tidak menular,
jakarta, 2015.
Buku Acuan Pencegahan Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara,
Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular Direktorat Jendral PP
& PL Departemen Kesehatan RI, 2015
5. Alat dan Meja periksa, Sumber cahaya/Lampu, Spekulum Bivalved (Cusco or
bahan Graves), Rak atau wadah peralatan, Kapas lidi,sarung tangan periksa
yang baru atau sarung tangan bedah yang telah di DTT, Spatula dari
kayu dan atau kondom, larutan cairan asam saetat (3-5%) (cuk aputih
dapat digunakan), larutan klorin 0,5 % untuk dekontaminasi peralatan
dan sarung tangan, formulir catatan untuk mencatat temuan
Langkah- 1. Mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan
langkah 2. Mempersiapkan pasien, dan mengisi formulir serta mengisi
informed consent
3. Memastikan alat dan bahan sudah siap dan steril
4. Menganjurkan ibu untuk BAK dan membersihkan bagian kemaluan
sampai bersih dan memint ibu untuk melepas pakaian termasuk
pakaian dalam
5. Memposisikan ibu di atas meja ginekologi, menutup badan ibu
dengan kain, nyalakan lampu/senter dan arahkan ke vagina ibu
6. Cuci tangan dengan air sabun dan air mengalir keringkan dengan
kain bersih dan lakukan palpasi perut ibu
7. Pasang sarung tangan
8. Periksa kemaluan bagian luar, lakuakan pemeriksaan pada bagian
dalam vagina ibu (VT) untuk memastikan adanya nyeri goyang
serviks dan ada atau tidaknya benjolang pada bagian vagina hingga
serviks
9. Memberitahukan pasien bahwa spekulum akan dimasukkan
10. Memasukkan spekulum dengan hati-hati dan perlahan-lahan
11. osisikan spekulum agar serviks terlihat sempurna, jika serviks sudah
terlihat sempurna maka lakukan penguncian pada spekulum dalam
posisi terbuka
12. Amati serviks dan periksa apakah ada infeksi (cervicitis) seperti
cairan putih keruh (mucopus), ektopi (ectropion), tumor yang
terlihat atau kista Nabothian, nanah atau lesi strawberry (infeksi
Trichomonas)
13. Gunakan kapas lidi untuk membersihkan cairan yang keluar, darah
atau mukosa serviks
14. Identifikasi cervical OS dan SSK serta area sekitarnya
15. Masukkan kapas lidi kedalam larutan asam asetat kemudian oleskan
pada serviks dan pastikan serviks benar-benar telah terolesi asam
asetat secara merata
16. Tunggu minimal 1 menit agar dapat diserap dan sampai muncul
reaksi acetowhite
17. Periksa SSK dengan teliti, lihat apakah serviks mudah berdarah, cari
apakah ada plak putih yang menebal atau epitel acetowhite
18. Menilai hasil IVA test yang negatif atau positif
19. Melepaskan spekulum secara perlahan dan hati-hati
20. Bersihkan pasien dan masukkan spekulum kedalam larutan klorin
21. Cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir dan kringkan degan
handuk
22. Menganjurkan ibu untuk duduk dan memakai pakaian
23. Catat hasil tes IVA dan temuan-temuan lain seperti bukti adanya
infeksi (Cervicitis), Ektropion, tumor yang tampak kasar atau kista
Nabothian, ulkus atau strawberry serviks jika terjadi perubahan
acetowhite yang merupakan ciri dari serviks yang berpenyakit,
catatlah hasil pemeriksaan serviks sebagai abnormal.
24. Memberitahukan hasil pemeriksaan baik itu negatif atau positif.
Jika negatif maka anjurkan ibu untuk melakukan tes IVA ulang 1
tahun lagi jika tidak ada keluhan
Jika postitif atau diduga kanker maka dilakukan rujukan untuk
proses pengobatan lanjutan (krioterapi)
Hal-hal 1. Kelengkapan Alat
yang perlu 2. KIE pasien dengan baik dan benar
di
perhatikan
Unit 1. Kepala UPT Puskesmas Sikui
terkait 2. Ketua Koordinator Bidang Kesehatan Ibu dan Anak UPT Puskesmas
Sikui
3. Bidan/Pelaksana