GANGGUAN KONSEP DIRI
HARGA DIRI RENDAH
Nama :
Cindy Sukma Pertiwi Djais S. Kep
PENGERTIAN HARGA DIRI RENDAH
Harga diri Rendah adalah penilaian pribadi terhadap hasil
yang dicapai dengan menganalisa seberapa jauh perilaku
memenuhi ideal diri (Stuart dan Sundeen, 1998 :227).
Harga diri rendah merupakan evaluasi diri
dari perasaan tentang diri atau kemampuan diri yang negatif
baik langsung maupun tidak langsung.
TANDA DAN GEJALA HARGA DIRI RENDAH
1. Mengkritik diri sendiri atau orang lain
2. Perasaan dirinya sangat penting yang berlebih-lebihan
3. Perasaan tidak mampu
4. Rasa bersalah
5. Sikap negative pada diri sendiri
6. Sikap pesimis pada kehidupan
7. Menolak kemampuan diri sendiri
8. Pengurangan diri/mengejek diri sendiri
9. Perasaan cemas dan takut
PENYEBAB
- Mengungkapkan perasaan malu untuk
berhubungan dengan orang lain
- Mengungkapkan kekhawatiran terhadap
penolakan oleh orang lain
- Menurun/tidak adanya komunikasi verbal
- Bicara dengan suara pelan dan tidak ada
kontak mata saat berbicara
- Klasifikasi harga diri rendah dan penyebabnya
Harga diri rendah dapat terjadi secara :
a. Situasional
Yaitu terjadi trauma yang tiba-tiba, misalnya harus operasi,
kecelakaan, dicerai suami, putus sekolah, putus hubungan kerja, perasaan malu karena
sesuatu (korban perkosaan, dituduh KKN, dipenjara tiba-tiba).
b. Kronik
Yaitu perasaan negatif terhadap diri telah berlangsung lama,
yaitu sebelum sakit/ dirawat. Klien ini mempunyai cara berfikir yang negatif. Kejadian sakit
dan dirawat akan menambah persepsi negatif terhadap dirinya. Kondisi ini mengakibatkan
respons yang maladaptive. Kondisi ini dapat ditemukan pada klien gangguan fisik yang kronis
atau pada klien gangguan jiwa. Dalam tinjauan life span history klien, penyebab HDR adalah
kegagalan tumbuh kembang, misalnya sering disalahkan, kurang dihargai, tidak diberi
kesempatan dan tidak diterima dalam kelompok (Yosep, 2007)
CARA MERAWAT KLIEN HARGA DIRI RENDAH
Pasien :
SP 1
1. Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien
2. Membantu pasien menilai kemampuan pasien yang masih dapat digunakan
3. Membantu pasien memilih kegiatan yang akan di latih sesuai dengan kemampuan pasien
4. Melatih pasien sesuai kemampuan yang di pilih
5. Memberikan pujian yang wajar terhadap keberhasilan pasien
6. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan pasien
SP 2
1. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien
2. Melatih kemampuan kedua
3. Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatan harian
Membersihkan rumah Mencuci Piring Merapikan tempat tidur
Mencuci pakaian Memasak makanan
Keluarga :
SP 1
1. Mendiskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat pasien
2. Menjelaskan pengertian, tanda dan gejala harga diri rendah yang di alami pasien beserta
proses terjadinya
3. Menjelaskan cara-cara merawat pasien harga diri rendah
SP 2
1. Melatih keluarga mempraktekan cara merawat pasien dengan harga diri rendah
2. Melatih keluarga melakukan cara merawat langsung kepada pasien Harga diri rendah
SP 3
1. Membantu keluarga membuat jadwal aktivitas di rumah termasuk minum obat ( Discharge
planning )
2. Menjelaskan follow up pasien setelah pulang