Anda di halaman 1dari 6

MENGANALISIS POLA PENYAJIAN TEKS IKLAN SLOGAN

DAN POSTER
1. Menyimpulkan Teks Iklan
Teks iklan berisi pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan materi iklan. Kamu dapat
menyimpulkan isi teks iklan tersebut. Langkah-langkah menyimpulkan teks iklan sebagi
berikut.

a. Bacalah dengan cermat pernyataan-pernyataan dalam teks iklan.


b. Temukan ide pokok dalam teks iklan.
c. Susunlah pernyataan berdasarkan ide pokok dan kata kunci dari kalimat penjelas dengan
kalimat sendiri.

Contoh:

Hasil Simpulan:
Iklan di atas menjelaskan tentang perusahaan otomotif PT Daihatsu mengeluarkan mobil
dengan merek terbarunya bernama XENIA-WT-i dengan harga RP115,4 juta bisa di nayar CAS
atau KREDIT. Asco Daihatsu menyediakan mobil XENIA ini yang dilengkapi dengan banyak
kelebihan dan keunggulan salah satunya adalah hemat bahan bakar minyak dan ramah
lingkungan dengan variasi warna dan bentuk.
2. Menyimpulkan Teks Slogan
Bagaimana cara menyimpulkan teks slogan? Berikut langkah-langkah menyimpulkan isi teks
slogan sebagai berikut.
a. Bacalah dengan cermat kalimat dalam teks slogan.
b. Temukan ide pokok dalam teks slogan.
c. Tulislah simpulan berdasarkan ide pokok dengan kalimat sendiri.

Contoh:

Hasil Simpulan:
Slogan di atas menjelaskan tentang bagaimana kita bangkit dari kegagalan yang kita alami.
Slogan tersebut mengajak kita untuk selalu berusaha dan tak pernah menyerah apabila kita
gagal mendapatkan sesuatu yang kita iginkan. Bangkit dan teruslah berjuang.
3. Menyimpulkan Teks Poster
Cara menyimpulkan isi teks poster sebagai berikut
a. Bacalah dengan cermat kalimat dalam teks poster.
b. Temukan ide pokok dalam teks poster.
c. Tulislah simpulan berdasarkan ide pokok dengan kalimat sendiri.

Hasil Simpulan:
Poster di atas menjelaskann tentang bahaya merokok yang dapat mengganggu kesehatan
manusia. Poster tersebut membahas tentang bahaya yang terkandung dalam rokok kita sering
kita isap setiap harinya. Dengan kata lain poster di atas mengajak kita untuk hidup sehat tanpa
merokok.
PERBEDAAN PUISI NARATIF, BALADA DAN ROMANSA
PUISI BALADA :
Puisi Balada adalah puisi yang mengungkapkan getaran tabir hidup dalam menggambarkan
perilaku seseorang

Contohnya : puisi balada WS.Rendra "Orang-Orang Tercinta"

Kita bergantian menghirup asam


Batuk dan lemas terceruk
Marah dan terbaret-baret
Cinta membuat kita bertahan
dengan secuil redup harapan

Kita berjalan terseok-seok


Mengira lelah akan hilang
di ujung terowongan yang terang
Namun cinta tidak membawa kita
memahami satu sama lain

Kadang kita merasa beruntung


Namun harusnya kita merenung
Akankah kita sampai di altar
Dengan berlari terpatah-patah
Mengapa cinta tak mengajari kita
Untuk berhenti berpura-pura?

Kita meleleh dan tergerus


Serut-serut sinar matahari
Sementara kita sudah lupa
rasanya mengalir bersama kehidupan
Melupakan hal-hal kecil
yang dulu termaafkan

Mengapa kita saling menyembunyikan


Mengapa marah dengan keadaan?
Mengapa lari ketika sesuatu
membengkak jika dibiarkan?
Kita percaya pada cinta
Yang borok dan tak sederhana
Kita tertangkap jatuh terperangkap
Dalam balada orang-orang tercinta
PUISI ROMANSA
Romansa adalah puisi yang berisi tentang kisah-kisah percintaan, Romansa pada umumnya
lahir dari pengalaman pengarang tentang kisah percintaan yang pernah dialaminya

Contohnya :

Mencintaimu
Mungkin aku bukanlah cinta yang paling sempurna
Hanya sebatas hati yang ingin mencurahkan rasa padamu
Karena mencintaimu adalah keindahan dilangit hatiku
Dan, mencintaimu adalah kesempurnaan kebahagiaan hatiku.
Aku mencintaimu
Seperti bunga mencintai keharumannya
Seperti hujan mencintai tetes airnyaS
eperti bulan mencintai malamnya
Seperti matahari yang mencintai cahayanya
Jantung ini tidak akan berdetak selamanya
Tapi jika Tuhan mengijinkan
Selama jantungku berdetak
Ijinkan mencintaimu dalam ketulusan
Aku mencintaimu
Bukan karena aku ini memiliki apa yang ada di dalam dirimu
Hanya ingin melihatmu tersenyum
Melukis rasa bahagia di setiap titian hidupmu
Aku mencintaimu
Bukan karena aku kagum pada dirimu
Hanya ini membuatmu sempurna
Meski aku tak pernah bisa sempurna
Aku mencintaimuB
ukan kemarin atau saat ini
Tapi percayalah, Kemarin, kini, dan nanti
Adalah saat-saat di mana aku kan terus mencintaimu.
PUISI NARATIF
Puisi Naratif adalah puisi yang mengandung suatu cerita menjadi pelaku, perwatakan, setting,
maupun rangkaian peristiwa tertentu yang menjalin suatu cerita.

Contoh :

JENASAH
Mataku terkapar ke tengah pintu dekat mimbar
Sorot lampu samping pilar
Dan aula yang tenang
Di tengah terbaring jenazah
Berpagar beranda bunga
Dan panji-panji Mahajaya
Malam makin tenang saja
Di benakku suara: hingar sekretariat negara
Sejenak tenang, langkah riuh berderap
Silang siur dengan kapal terbang
Gardu dan pagar-pagar besi gempar sekali
Kegaduhan dan sepatu duri berlari
Kemudian mataku hinggap ke jenazah
dekat kesamaran gerombol mahasiswa
terpacak bendera
Di ujung bangku tegak pekur para mahasiswa
di lengannya pita hitam dan selampai
Dari celah-celah mereka, kulirik kertas putih,
tertulis nama : Arief Rahman Hakim
Malam tambah jauh dan makin tua
Tiba-tiba di belakangku muncul mahasiswa
dengan ragu bertanya : “Bapak siapa?”
Wartawan atau alat negara?
Dengan sigap kujawab : “Saya penyair yang turut ambil bagian dalam demonstrasi tadi pagi!”
Di jalan pulang ke Timur,
desah gerimis mulai turun
Aku tunduk melangkah dan melangkah
Lama baru sadar kemeja telah basah
Kutatap belakang jauhan tampak gedung-gedung salemba
Nun aula Universitas Indonesia
Tempat upacara duka
Terbaring putra tanah air
Menanti kupahat dalam puisi