1.³Berhentilah jangan salah gunakan, kehebatan ilmu pengetahuan untuk menghancurkan´ (Puing ± album Sarjana Muda 1981) 2.

³Hei jangan ragu dan jangan malu, tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu´. (Bangunlah Putra-Putri Pertiwi ± album Sarjana Muda 1981) 3.´Cepatlah besar matahariku, menangis yang keras janganlah ragu, hantamlah sombongnya dunia buah hatiku, doa kami dinadimu´. (Galang Rambu Anarki ± album Opini 1982) 4.³Jalan masih teramat jauh, mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh´. (Maaf Cintaku ± album Sugali 1984) 5.³Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari, bila luka di kaki belum terobati´. (Berkacalah Jakarta ± album Sugali 1984) 6.³Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti kan datang, karang tajam sepintas seram, usah gentar bersatu terjang´. (Cik ± album Sore Tugu Pancoran 1985) 7.³Aku tak sanggup berjanji, hanya mampu katakan aku cinta kau saat ini, entah esok hari, entah lusa nanti, entah´. (Entah ± album Ethiopia 1986) 8.³Mengapa bunga harus layu?, setelah kumbang dapatkan madu, mengapa kumbang harus ingkar?, setelah bunga tak lagi mekar´. (Bunga-Bunga Kumbang-Kumbang ± album Ethiopia 1986) 9.³Ternyata banyak hal yang tak selesai hanya dengan amarah´. (Ya Ya Ya Oh Ya ± album Aku Sayang Kamu 1986) 10.³Dalam hari selalu ada kemungkinan, dalam hari pasti ada kesempatan´. (Selamat Tinggal Malam ± album Aku Sayang Kamu 1986) ²²²²²²²²²²²²²²²²²²± 11.³Kota adalah hutan belantara akal kuat dan berakar, menjurai didepan mata siap menjerat leher kita´. (Kota ± album Aku Sayang Kamu 1986) 12.³Jangan kita berpangku tangan, teruskan hasil perjuangan dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan´. (Lancar ± album Lancar 1987) 13.³Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam´. (Surat Buat Wakil Rakyat ± album Wakil Rakyat 1987)

takdirmu jelas bukan takdirku´.³Api revolusi.³Kalau cinta sudah di buang. segala sesuatu ada harga karena uang´.³Seperti udara kasih yang engkau berikan. haruskah padam digantikan figur yang tak pasti?´. Ibu´.³Orang tua pandanglah kami sebagai manusia. nasibmu jelas bukan nasibku.³Kau anak harapanku yang lahir di zaman gersang. (Ibu ± album 1910 1988) 17. keringkan hati yang penuh tangis walau hanya sesaat´. (Nak ± album 1910 1988) 15. tak mampu ku membalas. (Bongkar ± album Swami 1989) .³Dendam ada dimana mana di jantungku. (Nona ± album Mata Dewa 1989) ²²²²²²²²²²²²²²²²²²± 21.³Hangatkan tubuh di cerah pagi pada matahari. (Buku Ini Aku Pinjam ± album 1910 1988) 18. jangan harap keadilan akan datang´. bangunlah dari tidurmu. luka di bumi ini milik bersama. (Bongkar ± album Swami 1989) 26. di jantungmu. sampai nanti sampai habis terjual harga diri´.³Kucoba berkaca pada jejak yang ada. ternyata aku sudah tertinggal.³Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli?.³Wahai kawan hei kawan. biar mereka bicara telinga kita terkunci´. (Ada Lagi Yang Mati ± album 1910 1988) 19. kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta´. (Mimpi Yang Terbeli ± album 1910 1988) 16. (Perempuan Malam ± album Mata Dewa 1989) 20. (Oh Ya! ± album Swami 1989) 22. bahkan jauh tertinggal´. (Bongkar ± album Swami 1989) 25. bagi mereka yang diperkuda jabatan´. masih ada waktu untuk kita berbuat. oh ya! ya takdir. buanglah mimpi-mimpi´. di jantung hari-hari´. (Eseks eseks udug udug (Nyanyian Ujung Gang) ± album Swami 1989) 23.³Memang usia kita muda namun cinta soal hati.³Kesedihan hanya tontonan.³Oh ya! ya nasib.14. (Condet ± album Swami 1989) 24.

belum tentu menyerah´. maki puji dan hinaan. diracun jalan napasnya diperkosa kesuburannya´. walau berat aku rasa kau mengerti´. (Orang-Orang Kalah ± album Kantata Takwa 1990) 30. tidak merubah sang jagoan menjadi makhluk picisan´.³Orang orang harus dibangunkan.³Kesadaran adalah matahari.³Aku rasa hidup tanpa jiwa. (Gelisah ± album Kantata Takwa 1990) 34. (Alam Malam ± album Cikal 1991) 38. tapi aku tetap berdiri´. duhai tiada.³Dimana kehidupan disitulah jawaban´. (Paman Doblang ± album Kantata Takwa 1990) 29. orang yang miskin ataupun kaya sama ganasnya terhadap harta´.³Mereka yang pernah kalah. aku bernyanyi menjadi saksi´.³Ada dan tak ada nyatanya ada´. duhai ada.³Satu luka perasaan. (Rajawali ± album Kantata Takwa 1990) 28. jiwa gelisah bagai halilintar´. (Pulang Kerja ± album Cikal 1991) 37. kesabaran adalah bumi.³Aku sering ditikam cinta. Allah tempatku berpegang dan bertawakal. Allah maha tinggi dan maha esa. (Kesaksian ± album Kantata Takwa 1990) 32.³Kebimbangan lahirkan gelisah. pernah dilemparkan badai. (Air Mata ± album Kantata Takwa 1990) 35.27. (Nyanyian Jiwa ± album Swami Il 1991) . (Kantata Takwa ± album Kantata Takwa 1990) 33. dan perjuangan adalah pelaksanaan kata kata´. ku percaya´.³Alam semesta menerima perlakuan sia sia. duhai bumi. keberanian menjadi cakrawala.³Bagaimanapun aku harus kembali. (Nocturno ± album Kantata Takwa 1990) ²²²²²²²²²²²²²²²²²²± 31. duhai alam raya. Allah maha lembut´. kenyataan harus dikabarkan.³Duhai langit. kuserahkan ragaku padamu. duhai cinta.³Ingatlah Allah yang menciptakan. (Untuk Bram ± album Cikal 1991) 36. (Ada ± album Cikal 1991) 39.

³Angin pagi dan nyanyian sekelompok anak muda mengusik ingatanku.³Mengapa besar selalu menang?. satu niat satulah darah kita.³Jalani hidup. hatiku melolong protes pada kamu´. aku ingat mimpiku. (Hura Hura Huru Hara ± album Dalbo 1993) . sudah tak pentingkah bagi manusia?´ (Lagu Empat. (Lagu Dua ± album Hijau 1992) 46. bebas berbuat sewenang wenang.³Apa jadinya jika mulut dilarang bicara?. tenang tenang tenanglah seperti karang´.40. kami berdiri menjaga dirimu´.³Kita harus mulai bekerja.³Sebentar lagi kita akan menjual air mata kita sendiri.³Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta walau aku tahu tak terdengar. (Aku Disini ± album Belum Ada Judul 1992) 44. apa jadinya jika mata dilarang melihat?.³Kenapa kebenaran tak lagi dicari?.³Anjingku menggonggong protes pada situasi. bicara apa adanya. aku tak mau mengingkari hati nurani´.³Biar keadilan sulit terpenuhi. jadilah robot tanpa nyawa yang hanya mengabdi pada perintah´.³Aku mau jujur jujur saja. apakah itu hasil akhir kehidupan?´. harus mengalah dan menyingkir´.³Kenapa banyak orang ingin menang?. biar kedamaian sulit terpenuhi. (Lagu Empat.album Hijau 1992) 49. karena air mata kita adalah air kehidupan´. (Lagu Tiga ± album Hijau 1992) 47. (Besar Dan Kecil ± album Belum Ada Judul 1992) 43. aku ingat harapan yang semakin hari semakin panjang tak berujung´. jariku menari tetap tak akan berhenti sampai wajah tak murung lagi´.album Hijau 1992) 48. (Lagu Lima ± album Hijau 1992) 50. (Lagu Satu ± album Hijau 1992) 45. (Karena Kau Bunda Kami ± album Dalbo 1993) ²²²²²²²²²²²²²²²²²²± 51. apa jadinya jika telinga dilarang mendengar?. (Hio ± album Swami Il 1991) ²²²²²²²²²²²²²²²²²²± 41. kamu adalah kamu aku adalah aku´. mengapa kecil selalu tersingkir?. (Di Mata Air Tidak Ada Air Mata ± album Belum Ada Judul 1992) 42. persoalan begitu menantang.

aku manusia yang berbuat sesuai aturan dan keinginan´.³Nyanyian duka nyanyian suka. (Mata Hati ± album Mata Hati 1995) 63. yang tak kumengerti masih saja terasa sepi´.³Sang jari menari jangan berhenti. (Songsonglah ± album Kantata Samsara 1998) 65.³Waktu terus bergulir.³Berani konsekuen pertanda jantan´. jangan marah-marah nanti cepat mati.52. dimana bedanya?´.³Tertawa itu sehat. kupasrahkan diriku digenggaman-Mu´. (Doa Dalam Sunyi ± album Orang Gila 1994) 58. (Lagu Pemanjat ± album Lagu Pemanjat 1996) 64. sedang kita belum berpikir. (Satu Satu ± album Orang Gila 1994) 55. melangkah dengan pasti menuju gerbang baru´.³Aku bukan seperti nyamuk yang menghisap darahmu. (Awang Awang ± album Orang Gila 1994) 59.³Oh susahnya hidup. lebih baik diam saja´. (Nyanyian Preman ± album Kantata Samsara 1998) . (Nasib Nyamuk ± album Anak Wayang 1994) ²²²²²²²²²²²²²²²²²²± 61.³Pertemuan dan perpisahan. kita akan pergi dan ditinggal pergi´. (Hua Ha Ha ± album Dalbo 1993) 53. bagaimana bisa dianggap diam?. santai sajalah´.³Lepaslah belenggu ragu yang membelit hati. (Menunggu Ditimbang Malah Muntah ± album Orang Gila 1994) 56. desa sudah menjadi kota´.³Aku disampingmu begitu pasti. rumah tetangga digusur raksasa. apakah ada bedanya?´ (Terminal ± single 1994) 54. (Awang Awang ± album Orang Gila 1994) 60. pengusaha zaman merdeka´.³Jika kata tak lagi bermakna.³Bagaimana bisa mengerti?. tarian duka tarian suka. (Oh ± single 1995) 62.³Pelan-pelan sayang kalau mulai bosan.³Mau insaf susah. dimana awal akhirnya?. (Menunggu Ditimbang Malah Muntah ± album Orang Gila 1994) 57. urusan hati belum selesai. menipu itu jahat´. sedang kita belum bicara´.

(Seperti Matahari ± album Suara Hati 2002) 73. menyongsong hari esok yang lebih baik´.³Matinya seorang penyaksi bukan matinya kesaksian´.³Terhadap yang benar saja sewenang wenang. agar hidup jadi tak sia-sia´. (Lagu Buat Penyaksi ± album Kantata Samsara 1998) 68. habis itulah yang diajarkan´. walau hati panas bahkan terbakar sekalipun´.³Dunia kita satu.³Jangan heran korupsi menjadi jadi. (Langgam Lawu ± album Kantata Samsara 1998) 67. (Mungkin ± album Manusia Setengah Dewa 2004) 76.³Gelombang cinta gelombang kesadaran merobek langit yang mendung. (Matahari Bulan Dan Bintang ± album Manusia Setengah Dewa 2004) 77.³Jangan goyah percayalah teman perang itu melawan diri sendiri. apalagi yang salah´.³Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut. (Politik Uang ± album Manusia Setengah Dewa 2004) 74. (Para Tentara ± album Manusia Setengah Dewa 2004) 75. (Desa ± album Manusia Setengah Dewa 2004) .³Urus saja moralmu urus saja akhlakmu. (Doa ± album Suara Hati 2002) ²²²²²²²²²²²²²²²²²²± 71. padahal tanpa diundang pun kematian pasti datang´.³Begitu mudahnya nyawa melayang. (Manusia Setengah Dewa ± album Manusia Setengah Dewa 2004) 79. membuat miskin jiwa kita´.³Dengarlah suara bening dalam hatimu. selamat datang kemerdekaan kalau kita mampu menahan diri´. biarlah nuranimu berbicara´. kenapa kita tidak bersatu?´. datang paceklik kita tak bingung´.³Harta dunia jadi penggoda. seperti matahari yang menyinari bumi´. (Di Ujung Abad ± album Suara Hati 2002) 69.³Di lumbung kita menabung. (Dendam Damai ± album Suara Hati 2002) 70.³Berdoalah sambil berusaha. (Seperti Matahari ± album Suara Hati 2002) 72.³Memberi itu terangkan hati. (Matahari Bulan Dan Bintang ± album Manusia Setengah Dewa 2004) 78. peraturan yang sehat yang kami mau´.66.

³Persoalan hidup kalau diikuti tak ada habisnya. hukum Tuhan katakan ³Sabar!´. (Cemburu ± album 50:50 2007) 92. siram siram sirami dengan sayang.³Hukum alam berjalan menggilas ludah.³Dewa-dewa kerjanya berpesta.³Tanam-tanam pohon kehidupan.³Satu hilang seribu terbilang. sambil nyogok bangsa manusia´.³Dunia politik dunia bintang. (Ikan-Ikan ± album 50:50 2007) ²²²²²²²²²²²²²²²²²²± 91.³Ada apa gerangan mengapa mesti tergesa gesa. benalu-benalu kita bersihkan´. (Dan Orde Paling Baru ± album Manusia Setengah Dewa 2004) ²²²²²²²²²²²²²²²²²²± 81. (Selancar ± 2006) 87. ada juga yang janjikan indahnya surga tapi neraka terasa´. (Haruskah Pergi ± 2006) 86. (Asik Nggak Asik ± album Manusia Setengah Dewa 2004) 83.³Hidup ini indah berdua semua mudah.80. soal lama pergi soal baru datang´.³Tutup lubang gali lubang falsafah hidup jaman sekarang´. orang berubah tingkah laku tak berubah´. (17 Juli 1996 ± album Manusia Setengah Dewa 2004) 84. (Tanam-Tanam Siram-Siram ± single 2006) 85. tak ada yang bisa sembunyi dari kematian. tanam tanam tanam masa depan. pasti´. (Pulanglah ± album 50:50 2007) 89. (KaSaCiMa ± album 50:50 2007) 90. yakinlah melangkah jangan lagi gelisah´. (Rubah ± album 50:50 2007) 88. patah tumbuh hilang berganti´. tak bisakah tenang menikmati bulan penuh dan bintang´.³Ada kamu yang mengatur ini semua tapi rasanya percuma. (Kemarau ± uncassette) .³Tak ada yang lepas dari kematian.³Jaman berubah perilaku tak berubah. dunia hura hura para binatang´. (Buktikan ± album Manusia Setengah Dewa 2004) 82.³Buktikan buktikan!. kalau hanya omong burung beo pun bisa´.

³Kau paksa kami untuk menahan luka ini.³Tuhan ampunilah kami. (Merdeka ± uncassette) 99.³Nyatakan saja apa yang terasa walau pahit biasanya.³Yang pasti hidup ini keras. sedangkan kau sendiri telah lupa´. (Harapan Tak Boleh Mati ± uncassette) 96. jangan lagi membungkuk bungkuk agar dunia mengakuimu´. jangan disimpan jangan dipendam. ampuni bangsa kami. (Saat Minggu Masih Pagi ± uncassette) 97. (Luka Lama ± uncassette) 100.³Oh yang ditinggalkan tabahlah sayang. tabahlah terimalah´.93. (Joned ± uncassette) 94. lindungi kami dari kekhilafan.³Usiamu tak lagi muda untuk terus terusan terjajah. jangan berkecil hati bangkit kembali´. (Nyatakan Saja ± uncassette) 98. terimalah disisi-Mu korban bencana ini´. ³Oh Tuhan tolonglah. ampuni dosa-dosa kami. ini rahmat dari Tuhan kita juga pasti pulang´. Ramadhan mengetuk hati orang orang yang gila perang´. ampuni kesombongan kami. oh ya Tuhan tolonglah.³Oh negeriku sayang bangkit kembali. (Selamat Tinggal Ramadhan ± uncassette) . merdekakan jiwa´. (Harapan Tak Boleh Mati ± uncassette) 95.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful