Anda di halaman 1dari 17

KONTRAK KERJA PERTAMBANGAN BATUBARA

COAL MINING OPERATION

Nomor : 001/RC-APP/IX/2017

ANTARA
BETWEEN

PT. RABANI CORPORINDO


DENGAN
WITH
PT. ADZKIYA PUTRI PERTAMA

Kontrak kerja Operasi Tambang ini dibuat dan This Coal Mining Operation contract is made
ditandatangani pada hari Rabu, tanggal Dua puluh and signed on Wednesday dates 27th
tujuh bulan September tahun Dua Ribu Tujuh September 2017 between :
Belas) antara :

1. PT. RABANI CORPORINDO, 1. PT. RABANI CORPORINDO, a


perusahaan yang terdaftar di, company registered in, organized and
diselenggarakan dan ada berdasarkan existing under the laws of the Republic of
undang-undang Republik Indonesia dengan Indonesia with its head office at Wisma
kantor pusatnya di Wisma Mitra Sunter Mitra Sunter LT.9 Suite 902 Jl. Yos
LT.9 Suite 902 Jl. Yos Sudarso Kav. 89 Sudarso Kav. 89 Boulevard Mitra Sunter
Boulevard Mitra Sunter Blok C2 Jaya, Blok C2 Jaya, Tanjung Priok, Jakarta
Tanjung Priok, Jakarta Utara; DKI Jakarta Utara; DKI Jakarta Raya – Indonesia,
Raya - Indonesia, selanjutnya disebut hereinafter referred to as “FIRST
"PIHAK PERTAMA". PARTY”.

2. Rusdi Adi Pratama selaku Direktur PT 2. Rusdi Adi Pratama as Director of PT


ADZKIYA PUTRI PRATAMA ADZKIYA PUTRI PRATAMA domiciled
berkedudukan di Jalan Mangkuraja No. 23 at Jalan Mangkuraja No. 23 Loa Ipuh Kec.
Loa Ipuh Kec. Tenggarong, Kukar Tenggarong, Kukar acting lawfully for
bertindak secara sah untuk dan atas nama and on behalf of the above-mentioned
perusahaan tersebut di atas, untuk company, hereinafter referred to as
selanjutnya disebut ”PIHAK KEDUA”. SECOND PARTY.

Selanjutnya PIHAK PERTAMA dan PIHAK Furthermore, the FIRST PARTY and THE
KEDUA disebut PARA PIHAK SECOND PARTY called THE PARTIES

PARA PIHAK terlebih dahulu menjelaskan BOTH PARTIES firstly explain as follows:
sebagai berikut:
a. FIRST PARTY is a coal mining
a. PIHAK PERTAMA adalah kontraktor contractor Second Partyointed by the
penambangan batubara yang ditunjuk oleh Government of The Republic of Indonesia
Pemerintah Republik Indonesia dalam IUP under Mining Permit (IUP) with the
dengan wilayah kerja di Penajam-Paser working area in Penajam-Paser Utara,
Utara, Propinsi Kalimantan Timur. East Kalimantan Province.

Halaman : 1 dari 17
b. PIHAK KEDUA adalah perusahaan b. SECOND PARTY is a company with the
dengan lini bisnis Layanan Pendukung business line of General Mining Support
Pertambangan Umum dan memegang izin Services and holding the relevant
usaha yang relevan yang dikeluarkan oleh operating license issued by the related
otoritas Pemerintah Indonesia terkait dan Indonesian Government authorities and
karena armada peralatan penambangan owing a fleet of mining equipment
yang tersedia di Kalimantan Timur. available in East Kalimantan.
c. PIHAK PERTAMA memiliki niat untuk c. FIRST PARTY has intension to develop
mengembangkan deposit batubara di coal deposits in the working area and
wilayah kerja dan PIHAK KEDUA SECOND PARTY has intension to strip
berniat untuk menanggalkan overburden / the overburden/interburden/parting/ coal
interburden / perpisahan & coal getting getting by using the mining equipment.In
dengan menggunakan peralatan consideration of the mutual covenants
pertambangan Dengan mempertimbangkan hereinafter contained it is hereby agreed
ketentuan bersama yang dikemukakan di as follows:
atas, dengan ini disepakati sebagai berikut:

PASAL 1 ARTICLE 1
LINGKUP PERJANJIAN SCOPE OF AGREEMENT

1. PIHAK PERTAMA menunjuk PIHAK 1. FIRST PARTY Second Partyoints


KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima SECOND PARTY and SECOND
pengangkatan ini untuk memasok dan PARTY accepts this Second
mengawasi peralatan yang memadai untuk Partyointment to supply and supervise
melakukan pengupasan lapisan penutup / the adequate number of associated
pembebanan / perpisahan (bahan non equipment for conducting stripping of
batubara) dan batubara yang masuk ke overburden/interburden/parting
lokasi tambang Gunung Seteleng atau (inserted non coal material) & Coal
penggantinya yaitu terletak di Penajam- getting at the Gunung Seteleng mine
Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. sites or its substitute which is (are)
located at penajam-paser utara, East
2. Bahwa PIHAK PERTAMA memiliki
Kalimantan Province.
wewenang atas daerah konsensi
pertambangan batubara di area Pit dengan 2. That the FIRST PARTY has authority
luas 121,30 ha dan bermaksud untuk over a coal mining concession area in
memberikan kepada PIHAK KEDUA the Pit area of 121,30 ha and intends to
kewenangan sebagai kontraktor provide to SECOND PARTY.
pelaksanaan penambangan batubara. Authority as a coal mining contractor.
3. Pekerjaan PIHAK PERTAMA adalah 3. FIRST PARTY's job is to direct the
mengarahkan PIHAK KEDUA agar SECOND PARTY to conduct mining
melakukan penambangan sesuai dengan in accordance with the final design of
design akhir tambang yang diterbitkan the mine issued Mine Plan FIRST
Mine Plan PIHAK PERTAMA PARTY
4. Ruang lingkup pekerjaan PIHAK KEDUA 4. The scope of work of SECOND
terbatas pada: PARTY is limited to:
a. Pelaksanaan pekerjaan infrastruktur a. Implementation of mining
tambang terbatas pada jalan utama infrastructure works is limited
tambang. to mine main roads.

Halaman : 2 dari 17
b. Land clearing yakni pembersihan b. Land clearing ie clearance of
tanah tumbuh dipermukaan sesuai the soil grows on the surface
batasan Design Tambang. according to the limits of the
Mine Design.
c. Pengupasan lapisan tanah pucuk top
soil kemudian diangkut dan c. Peeling the topsoil top soil layer
ditimbun terpisah pada tempat yang is then transported and
telah ditentukan. stockpiled separately in the
designated place.
d. Pengupasan lapisan tanah penutup
(over burden) dan ditimbun terpisah d. Peeling off the overburden and
pada tempat yang telah ditentukan. being stockpiled separately in
the designated place.
e. Pembersihan dan penggalian
lapisan batubara dan e. Cleaning and excavating coal
mengangkutnya dari lokasi seams and transporting them
tambang ke tempat penumpukan from the mine site to the
(stockpile/jetty) yang ditetapkan stockpile / jetty set by the
PIHAK PERTAMA. FIRST PARTY
f. Melakukan penambangan sesuai f. Conduct mining in accordance
dengan lokasi yang telah ditentukan with the location specified by
oleh kedua belah pihak sesuai both Parties according to agreed
design yang disepakati dan lahan design and land that has been
yang telah dibebaskan oleh PIHAK released by FIRST PARTY.
PERTAMA. g. SECOND PARTY in the
g. PIHAK KEDUA dalam execution of the work will not
pelaksanaan pekerjaan tidak akan leave or leave the excavation
menyisakan atau meninggalkan pits.
lubang bekas galian.
PASAL 2 ARTICLE 2
JANGKA WAKTU PERJANJIAN DURATION OF THE AGREEMENT

1. This Agreement shall enter into force


1. Perjanjian ini berlaku dari dimulainya
from the commencement of mining to
penambangan hingga produksi batubara di
on-site coal production in accordance
lokasi sesuai dengan IUP PIHAK
with the IUP of the FIRST PARTY
PERTAMA selama 1 (satu) tahun
for 1 (one) year as from the signing of
terhitung dari penandatanganan kontrak
this cooperation contract
kerjasama ini.

2. Perjanjian dapat diperpanjang atas 2. The agreement may be extended upon


persetujuan Para Pihak. the consent of the Parties.

PASAL 3 ARTICLE 3
PELAKSANAAN PENAMBANGAN IMPLEMENTATION OF MINING

1. Bahwa area pelaksanaan penambangan 1. Whereas the mining implementation


yang diberikan PlHAK PERTAMA area granted by the FIRST PARTY to
kepada PIHAK KEDUA merupakan area the SECOND PARTY is a mining
penambangan di daerah Penajam Paser area in the Panajam Paser Utara area,
Halaman : 3 dari 17
Utara, sesuai dengan Instruksi dari in accordance with the Instruction of
managemen PIHAK PERTAMA. the FIRST PARTY management.

2. Pelaksanaan penambangan oleh PIHAK 2. The implementation of mining by


KEDUA harus sesuai dengan desain SECOND PARTY must be in
tambang yang dibuat oleh PIHAK accordance with the Mining Plan made
PERTAMA. by the FIRST PARTY.

3. Semua pekerjaan penambangan yang 3. All forms of mine design undertaken


dikerjakan PIHAK KEDUA harus by the SECOND PARTY shall be
disupervisi/disurvey PIHAK PERTAMA controlled / surveyed by the FIRST
terhadap penurunan elevasinya. PARTY against the decrease in its
elevation.

4. Jika perubahan desain tambang diperlukan 4. If a mine design change is required on


berdasarkan target produksi, faktor the grounds of production target,
ekonomi terhadap harga jual batubara dan economic factor to the sale price of
keamanan, PIHAK KEDUA akan coal and security, SECOND PARTY
berkoordinasi terlebih dahulu untuk will coordinate first to get written
mendapatkan persetujuan tertulis dari Second Partyroval from FIRST
PIHAK PERTAMA untuk melakukan PARTY to make changes to the design
perubahan pada rancangan tambang atau of the mine or design block as a whole
blok desain sebagai secara keseluruhan dan and give notice to the FIRST PARTY
memberikan pemberitahuan kepada via Notification Letter and or by
PIHAK PERTAMA melalui Surat electronic mail (e-mail ).
Pemberitahuan dan atau melalui surat
elektronik (e-mail).
5. If a change of mining operation is
5. Apabila diperlukan perubahan pelaksanaan required by reason of the achievement
penambangan dengan alasan pencapaian of targets and mining security,
target dan keamanan penambangan, SECOND PARTY shall notify the
PIHAK KEDUA akan memberitahukan FIRST PARTY through Notice and /
PlHAK PERTAMA melalui Surat or by electronic mail (e-mail).
Pemberitahuan dan atau melalui surat
Elektronik (e-mail).

PASAL 4 ARTICLE 4
FASILITAS PENDUKUNG SUPPORTING FACILITIES

1. PIHAK KEDUA harus menyediakan Alat 1. SECOND PARTY shall provide


Berat, sarana dan sarana perawatan yang Heavy Equipment, maintenance
diperlukan untuk melakukan pekerjaan facilities and tools needed to do the
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1. work as mentioned in Article 1. During
Selama operasi jika peralatan yang tersedia operation if the available equipment are
tidak dapat mencapai target produksi, not able to achieve production target
PIHAK KEDUA harus menyediakan atau SECOND PARTY shall arrange or
menyewakan peralatan tambahan. rent the additional equipment.

Halaman : 4 dari 17
2. Alat berat yang disediakankan oleh 2. Heavy equipment provided by
PIHAK KEDUA untuk pekerjaan yang SECOND PARTY for work contained
tercantum di dalam pasal 1 seperti in article 1 as shown in Appendix I.
ditunjukkan pada Lampiran I. Alat berat Heavy equipment nominated by
yang dinominasikan oleh PIHAK KEDUA SECOND PARTY to strip stripping /
untuk melakukan pengupasan lapisan loading / splitting and coal removal as
penutup / pembebanan / pemisahan dan in Appendix 1 is a proprietary
pengambilan batubara seperti pada apparatus SECOND PARTY by
Lampiran 1 adalah alat berat milik PIHAK submitting a copy of the legality /
KEDUA dengan menyerahkan salinan letters of ownership (Tax Invoice,
legalitas/surat-surat kepemilikan (Faktur BPKB and STNK) which is then
pajak, BPKB dan STNK) yang kemudian verified to the original document by the
diverifikasi ke dokumen asli oleh PIHAK FIRST PARTY.
PERTAMA.
3. If one of the parties terminates this
3. Apabila salah satu pihak mengakhiri
contract before expiration, then the
kontrak kerjasama ini sebelum habis masa
Party that ends MANDATORY to
berlakunya, maka Pihak yang mengakhiri
replace all losses suffered with the
WAJIB untuk menganti segala kerugian
provisions of the remaining amount of
yang dialami dengan ketentuan jumlah sisa
the month multiplied by the value of
bulan dikali dengan nilai kerugian yang
the losses suffered by the party who
dialami pihak yang menerima pemutusan
received the termination of this
kontrak kerjasama ini.
cooperation contract.

4. PIHAK PERTAMA dapat mengarahkan 4. The FIRST PARTY may direct the
PIHAK KEDUA untuk memobilisasi SECOND PARTY to mobilize
peralatan tambahan (alat berat yang additional equipment (equipment of
spesifikasinya lebih besar) ke armada yang greater specification) to the fleet listed
tercantum dalam Lampiran I, sesuai biaya in Annex I, at the expense of the
PIHAK KEDUA, seandainya PIHAK SECOND PARTY, in case the
KEDUA tidak mencapai target produksi SECOND PARTY does not achieve
yang disepakati sebagaimana tercantum the agreed production target set forth in
dalam Pasal 8 dalam dua bulan berturut- Article 8 in two months consecutive.
turut. Sebagai alternatif, PIHAK As an alternative, FIRST PARTY has
PERTAMA memiliki hak untuk the right to involve other contractors to
melibatkan kontraktor lain untuk correct production shortages.
memperbaiki kekurangan produksi.

Halaman : 5 dari 17
PASAL 5 ARTICLE 5
MOBILISASI PERALATAN MOBILIZATION OF EQUIPMENT

1. That the SECOND PARTY


1. Bahwa PIHAK KEDUA melakukan
undertakes the mobility to the mining
mobilitas ke area penambangan dan
area and the equipment is in good
peralatannya dalam kondisi baik dan dapat
condition and can be used properly
dipergunakan dengan baik dengan tingkat
with a high level of security.
keamanan yang tinggi.
2. Any mobilization and demobilization
2. Setiap mobilisasi dan demobilisasi unit alat
of the SECOND PARTY's proprietary
milik PIHAK KEDUA di lingkungan
tool unit within the Mining activity
kegiatan tambang PIHAK PERTAMA,
environment, the SECOND PARTY
maka PIHAK KEDUA harus membuat
shall make a letter and Electronic (E-
surat dan Elektronik (e-mail)
Mail) notice to the FIRST PARTY.
pemberitahuan ke PIHAK PERTAMA.
3. FIRST PARTY bears the cost of
3. PIHAK PERTAMA menanggung biaya
mobilization of SECOND PARTY
Mobilisasi unit PIHAK KEDUA dari
Samarinda ke Penajam dan PIHAK units from Samarinda to Penajam and
SECOND PARTY bear the cost of
KEDUA menanggung biaya De
demobilization
Mobilisasinya
4. The FIRST PARTY is not responsible
4. PIHAK PERTAMA tidak bertanggung
for the safety and security of the
jawab terhadap keamanan dan keselamatan
SECOND PARTY equipment unit
peralatan unit PIHAK KEDUA selama
during mobilization and during on-site
mobilisasi dan selama bekerja di lokasi.
work.

PASAL 6 ARTICLE 6
HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK RIGHTS AND OBLIGATIONS OF BOTH
PARTY

1. Hak dan Tanggung Jawab PIHAK 1. Rights & Responsibility of FIRST


PERTAMA meliputi: PARTY includes:

a. Mine planning and mining method


a. Metode perencanaan dan penambangan
which shall be discussed/coordinated
tambang yang akan
with SECOND PARTY.
dibahas/dikoordinasikan dengan PIHAK
KEDUA.
b. Menyediakan area kerja. b. Providing working areas.
c. Menyediakan dokumen perizinan / lisensi c. Provide all necessary permits/licenses
yang diperlukan yang terkait dengan related to working areas.
wilayah kerja
d. PIHAK PERTAMA berhak untuk d. FIRST PARTY reserves the right to
melakukan pengawasan dan pengecekan di supervise and check the field / location
lapangan / lokasi penumpukan / of accumulation / stockpiling of coal
penimbunan batubara hasil produksi produced by SECOND PARTY.
PIHAK KEDUA.
e. FIRST PARTY entitled to calculate

Halaman : 6 dari 17
e. PIHAK PERTAMA berhak untuk the amount of coal produced by the
melakukan perhitungan jumlah batubara SECOND PARTY, for that SECOND
yang telah dihasilkan oleh PIHAK PARTY if requested by the FIRST
KEDUA, untuk itu PIHAK KEDUA tanpa PARTY and provide data on the
diminta harus memberikan kepada amount of coal that has been produced.
PIHAK PERTAMA data atas jumlah
batubara yang telah diproduksi.
f. FIRST PARTY reserves the right to
f. PIHAK PERTAMA berhak untuk conduct tests to be able to know the
melakukan tes untuk dapat mengetahui quality of coal that has been mined by
kualitas batubara yang telah ditambang SECOND PARTY.
oleh PIHAK KEDUA.
g. FIRST PARTY is entitled to the
g. PIHAK PERTAMA berhak terhadap achievement of the Total Securities
Pencapaian Target kerja PIHAK KEDUA Target as set forth in article 8
sebagaimana tercantum pada pasal 8

2. Hak dan Tanggung Jawab PIHAK 2. Rights & Responsibility of SECOND


KEDUA meliputi: PARTY includes:

a) Menerima pelimpahan/kewenangan dari a) Subscription fee and consumption of


PIHAK PERTAMA untuk melakukan electricity and cleaning water during
kegiatan operasional penambangan the lease term shall be paid by the
batubara di lokasi yang telah ditentukan. SECOND PARTY on time in
accordance with the prevailing
provisions.

b) PIHAK KEDUA berhak atas pembayaran b) SECOND PARTY is entitled to the


jasa kontraktor dari PIHAK PERTAMA payment of contractor services of the
dengan sistem Double Rate yang FIRST PARTY with a Double Rate
dikerjakan oleh PIHAK KEDUA system employed by SECOND
meliputi: PARTY.
 Cost operational removal over  Operational cost ob removal,
burden, coal getting & cleaning. coal getting & cleaning.
 Overburden/parting/interburden  Overburden/parting/interburden
hauling dari pit ke disposal area dan hauling from pit to disposal
batu bara hauling dari pit ke area & Coal hauling from pit to
stockpile. stockpile.
 Menutup lubang galian.  Back filing (cover the ex-mine
hole)
 Reklamasi area tambang yang
dikerjakan sampai dengan top soil  Reclamation of mining areas
works up to the upper ground
 Perawatan jalan hauling  Hauling road maintenance

Halaman : 7 dari 17
c) Melaksanakan kegiatan penambangan c) Carry out coal mining activities until
batubara hingga cadangan batubara habis. coal reserves run out.
d) Melakukan penataan lahan pada bekas area d) To arrange the land in the former
penambangan PIHAK KEDUA di mana mining area of SECOND PARTY
lokasi tersebut telah selesai dilakukan where the location has been completed
kegiatan penambangan batubara. by coal mining activities.
e) Bertanggungjawab terhadap masalah e) Responsible for environmental impact
dampak lingkungan yang ditimbulkan problems caused by mining activities
akibat kegiatan penambangan yang conducted by SECOND PARTY.
dilakukan oleh PIHAK KEDUA.
f) Bertanggungjawab terhadap permasalahan f) Responsible for the problems posed as
yang ditimbulkan sebagai reaksi a reaction to society due to the
masyarakat akibat cara kerja atau hasil workings or work of the SECOND
kerja dari PIHAK KEDUA. PARTY.
g) Mematuhi, mentaati segala ketentuan dan g) Comply with, abide by all laws and
peraturan yang berkenaan dengan kegiatan regulations pertaining to the applicable
usaha pertambangan batubara yang coal mining business activities, both
berlaku, baik peraturan dan perundang- regulations and legislation issued by
undangan yang dikeluarkan oleh central, regional and local
pemerintah pusat, daerah maupun adat municipalities; and bears any costs
istiadat setempat; dan menanggung biaya arising from non-compliance with such
yang timbul akibat tidak ditaatinya segala
terms and regulation
ketentuan dan peraturan tersebut.
h) Providing equipment, managing
h) Menyediakan peralatan-peralatan, business, paying for operational costs,
mengelola usaha, membayar biaya providing workers both from outside
operasional, menyediakan tenaga kerja and from the local village with local
baik dari luar maupun dari desa setempat workforce priorities and for non-skilled
dengan prioritas tenaga kerja penduduk workers
setempat dan untuk tenaga kerja non skill
i) Melakukan pemantauan dan pengamanan i) Monitoring and safeguarding
dampak lingkungan sesuai UKL-UPL yang environmental impacts in accordance
ada bersama dengan PIHAK PERTAMA. with the existing UKL-UPL together
with the FIRST PARTY
j) Menanggung semua biaya yang
dikeluarkan guna operasional
j) Bear all expenses incurred for mining
pertambangan.
operations.
k) Tidak membebankan kepada PIHAK k) Not to charge the FIRST PARTY in
PERTAMA dalam permasalahan the employee's and other legal matters
karyawan dan permalahan hukum lainnya as a result of the SECOND PARTY
akibat dari tindakan PIHAK KEDUA. action.
l) Melaksanakan perencanaan dan prosedur
tambang seperti yang diperintahkan oleh l) Implement the mine planning and
PIHAK PERTAMA mengenai metode procedures as instructed by the FIRST
operasi namun tidak terbatas pada PARTY on the method of operation
pengelolaan tanah dan overburden / but not limited to land management
interburden / parting, pembangunan di and overburden / interburden / parting,
kolam pit, permukiman dan sementara di construction in pit ponds, settlements
and temporary pit stockyards.
Halaman : 8 dari 17
pit stockyard. m) Land clearing (before stripping of
m) Pembersihan lahan (sebelum pengupasan excess soil) which includes removal of
tanah berlebih) yang mencakup all vegetation, trees and any structure.
pemindahan semua vegetasi, pohon dan If required by the FIRST PARTY,
struktur apapun. Jika disyaratkan oleh logs / trees shall be removed and stored
PIHAK PERTAMA, log / kayu pohon by the FIRST PARTY before the
harus dilepas dan disimpan oleh PIHAK SECOND PARTY initiates the
PERTAMA sebelum PIHAK KEDUA opening of the land.
memulai pembukaan lahan. n) Soil and heap pitch or increasingly
n) Galian tanah dan timbun atau semakin spread all the upper layers of the
menyebar semua lapisan atas dari lubang mining pit, the SECOND PARTY
penambangan, maka PIHAK KEDUA shall level this topsoil from the final
wajib meratakan tanah lapisan atas ini dari dump contour. With soil mucus as the
kontur dump akhir. Dengan letak lendir topmost material on the surface
tanah sebagai bahan paling atas di containing organic substances suitable
permukaan yang mengandung zat organik for re-vegetation.
yang sesuai untuk vegetasi kembali. o) Digging / loading, loading, loading and
o) Menggali / meratakan, memuat, disposing of cover / loading /
mengangkut dan membuang bahan penutup dissolution materials in accordance
/ pembebanan / pembubaran sesuai dengan with the agreed Mine Plan team of
tim perencanaan tambang PIHAK FIRST PARTIES.
PERTAMA yang telah disepakati. p) Construction and maintenance of
p) Konstruksi dan pemeliharaan jalan berlebih excess road / drill ramps and ramps for
/ jalan pengeboran dan landai untuk akses direct access from the Run of Mine
langsung dari jalan nih batubara Run of coal run (ROM) in the Pit area directly.
Mine (ROM) di dalam area Pit langsung. q) Maintaining coal quality during coal is
q) Menjaga kualitas batubara selama batubara located in Pit area, Stockpile & Jetty
berada di area Pit, area Stockpile & Jetty area covering stock management where
yang mencakup pengelolaan stok dimana SECOND PARTY can assist FIRST
PIHAK KEDUA dapat membantu PARTY in coal sampling to conduct
PIHAK PERTAMA dalam pengambilan analysis.
sampel batu bara untuk melakukan analisis.
r) Clean and dispose of all dirt and
r) Membersihkan dan membuang semua
contaminants during overburden /
kotoran dan kontaminan selama
pemindahan lapisan penutup / containment / displacement removal
that may affect the quality of exposed
pengungkung / pemindahan yang dapat
coal
berdampak pada kualitas batubara yang
terpapar.
s) Mempertahankan ROM coal haul road dari s) Maintain the ROM coal haul road from
titik pemuatan truk batubara di pit di lokasi the point of loading of coal trucks at
tambang ke jalan pengangkutan batu bara the pit at the mine site to the main coal
utama sampai dengan Stockpile. haul road up to Stockpile.

t) Menyediakan fasilitas bengkel "in-pit" di t) Provide in-pit workshop facilities at the


lokasi tambang, sebagaimana PIHAK mine site, as the SECOND PARTY
KEDUA menanggap perlu untuk considers necessary for maintenance of
pemeliharaan peralatan kerja dan alat berat the SECOND PARTY's work
Halaman : 9 dari 17
milik PIHAK KEDUA. equipment and equipment.
u) Mengontrol dan mengelola air tanah dan
u) Control and manage groundwater and
air hujan sejak pembukaan areal Pit dan
rainwater since the opening of the Pit
lokasi di mana PIHAK KEDUA bekerja
area and the location where the
sampai Pit di tambang dan di isi kembali.
SECOND PARTY works until Pit is
Tanggung jawab ini harus terus berlaku
mine and refilled. This responsibility
jika PIHAK KEDUA menangguhkan
should continue to apply if the
kegiatan penambangan di Pit manapun
SECOND PARTY suspends mining
sampai pertambangan di Pit tersebut selesai
activities at any Pit until the mine in Pit
atau diserahkan ke PIHAK PERTAMA.
is completed or submitted to the
FIRST PARTY.
v) Menyediakan jumlah dan kapasitas
peralatan pemompaan yang memadai untuk v) Control and manage water v) Provide
drainase di lokasi tambang. adequate quantities and capacity of
pumping equipment for drainage at the
mine site.
w) Area pembuangan limbah dan pengelolaan
drainase adalah tanggung jawab PIHAK w) The waste disposal and drainage
KEDUA, dan harus menyelesaikan management area is the responsibility
pekerjaan drainase yang beredar sebelum of the SECOND PARTY, and must
menangani lebih dari tanggung jawab atas complete the outstanding drainage
area pembuangan dan pengelolaan drainase work prior to handling more than
ke PIHAK PERTAMA. responsibility for the drainage disposal
and management area to the FIRST
PARTY.
x) Mencegah kecelakaan di dalam area kerja,
jika terjadi kecelakaan kebakaran, PIHAK x) Prevent accidents within the work area,
KEDUA harus merekonstruksi bangunan / in the event of a fire accident,
fasilitas tersebut dengan kondisi eksisting SECOND PARTY must reconstruct
kepada PIHAK PERTAMA sesuai syarat the building / facility with the existing
dan ketentuan perusahaan asuransi yang condition to the FIRST PARTY under
diterapkan oleh PIHAK KEDUA. the terms and conditions of the
insurance company applied by
SECOND PARTY.
y) Menyediakan bahan bakar diesel, pelumas,
suku cadang dan bahan pendukung operasi y) Provide diesel fuel, lubricants, spare
untuk semua peralatan / kendaraan / mesin parts and operating support materials
dan alat berat milik PIHAK KEDUA. for all equipment / vehicles / machines
z) Memberikan dan mempertahankan and heavy equipment belonging to
pekerjaannya sendiri terhadap staf kunci SECOND PARTY.
dan personil lainnya untuk melaksanakan
pekerjaan dengan benar dalam Perjanjian. z) Provide and retain its own work of key
staff and other personnel to carry out
aa) Setiap pekerjaan, peralatan, tenaga kerja the work properly in the Agreement.
dan / atau fasilitas dan pemeliharaannya
yang mungkin diperlukan PIHAK aa) Any work, equipment, manpower and /
KEDUA agar tercapai jadwal produksi or facilities and maintenance that
target, harus dianggap sebagai bagian dari SECOND PARTY may require in
Perjanjian ini. order to achieve a target production
schedule shall be considered part of
Halaman : 10 dari 17
this Agreement.
bb) Jika ada karya lain yang dilakukan oleh
bb) If any other work is done by FIRST
PIHAK PERTAMA dan / atau
PARTY and / or its subcontractor,
subkontraktornya, maka PIHAK KEDUA
SECOND PARTY will cooperate with
akan bekerja sama dengan mereka seperti
them as instructed by FIRST PARTY.
yang diperintahkan oleh PIHAK
PERTAMA.
cc) Mempertahankan keabsahan semua izin cc) To maintain the validity of all the
dan lisensi PIHAK KEDUA sebagaimana SECOND PARTY permit and licenses
dipersyaratkan oleh instansi pemerintah as required by government agencies
seperti tenaga kerja, penyimpanan pelumas such as labor, storage of used
bekas, dll. lubricants, etc.
dd) Menetap dan membayar pajak / retribusi /
retribusi daerah sebagaimana ditetapkan dd) To settle and pay local taxes and levies
oleh badan pemerintah pusat dan daerah as determined by central and local
dan pihak lain yang terkait langsung government agencies and other parties
dengan usaha dan operasi PIHAK directly related to the business and
KEDUA seperti Izin Mendirikan operations of SECOND PARTY such
Bangunan / IMB) untuk semua bangunan as Building Permit / IMB) for all
dan fasilitas yang dibangun. dan digunakan buildings and facilities built. and used
oleh PIHAK KEDUA. by SECOND PARTY.

ee) Mematuhi program Kesehatan dan ee) Comply with the Health and Safety
Keselamatan Kerja sesuai dengan peraturan program in accordance with applicable
dan ketentuan yang berlaku. laws and regulations.
ff) Menghadiri rapat koordinasi berkala yang
dijadwalkan oleh PIHAK PERTAMA ff) Attend a periodic coordination meeting
untuk membahas, hal-hal operasional scheduled by the FIRST PARTY to
seperti lingkungan, keselamatan dan discuss, operational matters such as
kesehatan, dan topik lainnya. environment, safety and health, and
other topics.

gg) Menyediakan / memasok data (tenaga gg) Provide / supply data (manpower,
manusia, keselamatan dan kesehatan, safety and health, lubricating oil
konsumsi minyak pelumas, dll) untuk consumption, etc.) for the purpose of
tujuan laporan PIHAK KEDUA kepada the SECOND PARTY report to
instansi pemerintah. government agencies.

PASAL 7 ARTICLE 7
PENGUKURAN MEASUREMENT

1. Sebelum dimulainya pekerjaan, Para 1. Prior to commencement of works, the


Pihak harus menyetujui profil permukaan Parties shall agree the existing surface
yang ada di lokasi tambang dengan survei
profile of the mine site by weekly joint
gabungan mingguan untuk semua survey for the basis of all future
pengukuran penggalian di masa depan. measurements of excavation work.

Halaman : 11 dari 17
2. Batubara (MT) & BCM (Bank Cubic 2. The Coal (MT) & BCM (Bank Cubic
Meter) volume overburden / interburden / Meter) volume of
parting dikupas dan dipindahkan harus overburden/interburden/parting
dihitung oleh Para Pihak yang stripped and moved is to be calculated
menggunakan Theodolite atau Total by the Parties using the Theodolite or
Station dan Geocomp Computer System Total Station and Geocomp Computer
atau perangkat keras / perangkat lunak lain System or other Second Partylicable
yang sesuai, (setelah dikurangi volume hardware/software, (after deducting the
ekuivalen batubara yang dieksploitasi oleh equivalent volume of exploited coal by
PIHAK PERTAMA). Jika dua metode FIRST PARTY). If two survey
survei digunakan, dan volume yang methods are used, and the calculated
dihitung berbeda kurang 3% dari volumes are different less 3% of the
pengukuran yang lebih rendah, kedua belah lower measurement, both parties agree
pihak setuju untuk menerima rata-rata. Jika to accept an average. If the discrepancy
perbedaan tersebut lebih dari 3% dari is more than 3% of the lower
pengukuran yang lebih rendah, angka hasil measurement, the lower figure of the
survei yang lebih rendah akan digunakan survey result shall be used for intern
untuk keperluan magang, dan perbedaan payment purposes, and the discrepancy
tersebut akan dikoreksi dalam survei ulang will be corrected in the re-survey at the
pada akhir bulan berikutnya. end of the following month.
3. The weight of excavated coal
3. Bobot batubara yang digali (tidak termasuk (excluded from extra/excessive water
kandungan air ekstra / berlebihan, tanah content, clay and impurities, etc.) done
liat dan kotoran, dll.) yang dilakukan oleh
by FIRST PARTY shall be measured
PIHAK PERTAMA diukur dalam metrik in metric ton based on the result of
ton berdasarkan hasil tongkang Draft barge draft Pemkab Jetty.
Survey Report di Jetty.

ARTICLE 8
PASAL 8 WORKING TARGET
TARGET KERJA
1. Target kerja bulanan yang akan dicapai 1) The monthly working target to be
oleh PIHAK KEDUA (dalam kondisi reached by SECOND PARTY (in
normal/cuaca yang baik) adalah 40.000 normal conditions i.e. good weather)
sampai 45.000 MT batubara & 150.000 are 40000 to 45000 MT coal &
sampai 200.000 BCM dari overburden / 150,000 to 200,000 BCM of
interburden sesuai dengan perkiraan overburden/interburden in accordance
Stripping Ratio 5: 1 (Volume overburden / to estimated Stripping Ratio of 5 : 1
interburden to one ton batubara). (Volume of overburden/interburden to
Pemindahan lapisan penutup harus sesuai one ton of coal). Overburden removal
dengan rasio Stripping yang disebutkan. must be according to Stripping ratio
mentioned.
2. Harga yang disepakati PARA PIHAK
yaitu : 2) The prices agreed by the PARTIES
are:
Over Burden Rp 24.000,- (termasuk PPN)
Coal Getting Rp 13.000,- (termasuk PPN) Over Burden Rp 24.000, - (including
Dengan SR 1 : 5 VAT)
Coal Getting Rp 13.000, - (including
VAT)
With SR 1: 5
Halaman : 12 dari 17
PPh 23 menjadi tanggungan PIHAK PPh 23 shall be borne by the SECOND
KEDUA yang akan dipotong oleh PIHAK PARTY to be withheld by the FIRST
PERTAMA sesuai dengan Peraturan PARTY in accordance with the
Perpajakan yang berlaku di Indonesia Indonesian Tax Regulations
3. Definisi rasio pengupasan seperti yang 3) The definition of Stripping Ratio as
disebutkan dalam pasal 8.1. di atas mentioned in clause 8.1. above is
ditentukan berdasarkan hasil survei determine based on the result of
eksplorasi di lapangan hijau (pre exploration survey on the green field
excavation) dan survei gabungan terhadap (pre excavation) and joint survey on
kondisi tambang yang sebenarnya (pasca the actual mine condition (post-
penggalian) terhadap pengukuran jarak excavation) against the tonnage
tempuh yang diukur dari skala truk seperti
transported run of mine measured by
rasio pengupasan galian akan digunakan the truck scale Post excavation
untuk proyek / lingkup pekerjaan ini. stripping ratio will be used final for this
project/scope of work.
4. Angka pasti volume Batubara / overburden 4) The exact figure of monthly
/ interburden bulanan yang akan digali Coal/overburden/interburden volume to
untuk setiap bulan akan dibahas / be removed for each month will be
ditentukan oleh FIRST PARTY di lokasi discussed/determined by FIRST
dalam setiap dua atau tiga bulan atau PARTY on site in every two or three
periode lain yang disepakati dengan months or other agreed period with
mempertimbangkan ketersediaan peralatan, consideration of equipment
jadwal pengiriman, cuaca, dll. availability, shipment schedule,
weather, etc.
5) SECOND PARTY shall manage the
5. PIHAK KEDUA mengelola kegiatan
overburden removal activity in a way
pemindahan lapisan penutup dengan cara
to enable FIRST PARTY to mine the
memungkinkan PIHAK PERTAMA
coal with monthly target of 40,000 to
menambang batubara dengan target
45,000 tons or as otherwise agreed
bulanan 40.000 sampai 45.000 ton atau
between the two parties
yang disetujui oleh kedua belah pihak
(overburden/interburden removal target
(target pemindahan lapisan penutup /
of SECOND PARTY and coal getting
pemberondongan PIHAK KEDUA dan
target of FIRST PARTY).
batubara yang mendapatkan target PIHAK
PERTAMA).
6. Target kerja akan mulai berlaku 6) The working target shall come into
sebagaimana diatur dalam Pasal 2 kontrak effect as stipulated in Article 2 of this
ini. Jika tanggal efektif kontrak ini bukan contract. In case the effective date of
tanggal pertama bulan tertentu, target kerja this contract is not the first date of a
bulan tersebut harus disesuaikan secara certain month, the working target of
proporsional untuk sisa hari dalam bulan that month shall be adjusted
tersebut. proportionally for the remaining days
of that month.The FIRST PARTY
warrants that the SECOND PARTY
may exercise its right as the lessee on
the house without interference from
any party.

Halaman : 13 dari 17
PASAL 9 ARTICLE 9
MEKANISME PEMBAYARAN JASA CONTRACTOR PAYMENT PROCESS
KONTRAKTOR

1. Sebelum dilakukan perhitungan dan 1. Prior to calculation and payment of


pembayaran jasa kontraktor, PIHAK contractor services, FIRST PARTY is
PERTAMA berkewajiban terlebih obliged first to submit report of coal
dahulu menyampaikan laporan volume volume from draft survey report
batubara dari draft survey report. 2. The payment of contractor services to
2. Pembayaran jasa kontraktor yang akan be paid by the FIRST PARTY to the
dibayar oleh PIHAK PERTAMA SECOND PARTY shall be made after
kepada PIHAK KEDUA dilakukan a Minutes signed by the Parties as the
setelah ada Berita Acara yang ditanda basis for the invoicing of BCM and its
tangani oleh Para Pihak sebagai dasar coal values from the attached data
pembuatan invoice yang nilai BCM dan
batubara nya dari data yg dilampirkan.
3. SECOND PARTY shall submit
3. PIHAK KEDUA wajib menyerahkan invoices, tax invoices, minutes of
invoice, faktur pajak, berita acara dan
events and other supporting documents
dokumen pendukung lainnya sebagai as basis of payment of FIRST PARTY
dasar pembayaran PIHAK PERTAMA to FIRST PARTY.
kepada PIHAK KEDUA.
4. Payment of contractor services shall be
4. Pembayaran jasa kontraktor dilakukan made thirty (30) days after the invoice
30 (tiga puluh) hari setelah Invoice is declared complete by the FIRST
dinyatakan lengkap oleh PIHAK PARTY
PERTAMA
5. Payment of contractor services by
5. Pembayaran jasa kontraktor oleh FIRST PARTY to SECOND PARTY
PIHAK PERTAMA kepada PIHAK will be paid through the SECOND
KEDUA akan dibayarkan melalui PARTY account:
rekening PIHAK KEDUA yaitu:

Bank Mandiri Branch Tenggarong, Kutai


Bank Mandiri Cabang Tenggarong, Kartanegara, East Kalimantan
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Account No.148 001 516 9751
No. Rekening 148 001 516 9751 Account Name. PT. ADZKIYA PUTRI
Atas Nama. PT. ADZKIYA PUTRI
PRATAMA
PRATAMA

Sehubungan dengan pembayaran Jasa In connection with the payment of the


Kontraktor di atas, kewajiban pajak/perpajakan Contractor Services above, the tax / tax
ditanggung oleh masing-masing Pihak sesuai liability shall be borne by each Party in
dengan peraturan pajak yang berlaku di accordance with the prevailing tax rules in
Pemerintahan Republik Indonesia. the Government of the Republic of
Indonesia.

Halaman : 14 dari 17
PASAL 10 ARTICLE 10
FORCE MAJEURE FORCE MAJEURE

PARA PIHAK tidak bertanggung jawab kepada Neither of the parties shall be under any
pihak lain sehubungan dengan keterlambatan atau liability to the other in respect of any delay or
kegagalan dalam pelaksanaan due covenant atau failure in the due performance of any of the
kewajiban yang tercantum dalam perjanjian ini covenants or obligations contained in this
dimana penundaan atau kegagalan tersebut timbul agreement where such delay or failure arises
dari force majeure yang harus mencakup antara from force majeure which term shall include
lain tetapi tidak terbatas pada perang, bencana but not be limited to war, natural disasters,
alam, banjir, kebakaran, ledakan, sabotase, flood, fire, explosion, sabotage, accident, riot,
kecelakaan, huru hara, pemogokan, penguncian, civil commotions, strikes, lockouts, labour
gangguan persalinan, embargo, hujan deras dan disturbances, embargo, heavy and continuous
hujan terus menerus (lebih dari satu minggu), rain (more than one week), epidemic decease
wabah atau larangan yang diberlakukan oleh or restrictions imposed by government. The
pemerintah. Pihak yang diderita harus segera suffered party must report immediately to the
melaporkan ke pihak lain melalui verbal / telepon other party by verbal/ telephone within 1 x 24
dalam waktu 1 x 24 jam dan dilanjutkan dengan hours and followed by a written report at the
laporan tertulis paling lambat 3 x 24 jam sejak latest of 3 x 24 hours since the happening of
terjadinya force majeure. force majeure.

PASAL 11 ARTICLE 11
SAFETY SAFETY
SECOND PARTY should establish a safety
PIHAK KEDUA harus membentuk unit
unit at its own expense and carry out all
keselamatan dengan biaya sendiri dan
melaksanakan semua kewajiban sebagaimana obligations as governed by the local
Government Agencies.
diatur oleh Instansi Pemerintah setempat.

PASAL 12 ARTICLE 12
PARTISIPASI PENGELOLAAN PARTICIPATION ON ENVIRONMENT
LINGKUNGAN MANAGEMENT
1. PIHAK KEDUA harus menjaga kondisi 1. SECOND PARTY shall maintain the a
lingkungan yang bersih dan rapi di clean and tidy environment conditions
wilayah kerja, kamp, bengkel dan in working areas, camps, workshops
bangunan operasional tambahan lainnya and other auxiliary operational
yang digunakan oleh PIHAK KEDUA. buildings used by SECOND PARTY
2. PIHAK KEDUA harus menyediakan 2. SECOND PARTY shall provide on its
biaya penyimpanan sementara yang owned cost a licensed temporary
berlisensi untuk bahan limbah berbahaya storage for dangerous waste materials
seperti pelumas limbah, baterai, saringan such as waste lubricants, batteries,
minyak / bahan bakar, dan lain-lain oil/fuel filters, etc (so called “Tempat
(disebut "Tempat Penyimpanan Penyimpanan Sementara Bahan
Sementara Bahan Berbahaya dan Berbahaya dan Beracun/TPS B3”) with
Beracun / TPS B3") 1 1 dengan the construction and method in
konstruksi dan metode dalam sesuai accordance with the requirements of
dengan persyaratan instansi pemerintah associated government institution.
terkait.

Halaman : 15 dari 17
3. PIHAK KEDUA harus mendukung dan 3. SECOND PARTY shall support and
berpartisipasi dalam program evaluasi participate in the evaluation program
pengelolaan dan pemantauan lingkungan on environment management and
untuk industri pertambangan batubara monitoring for coal mining industry
yang dilakukan oleh instansi pemerintah conducted by associated government
terkait (PROPER) lokal dan regional. institution (PROPER) locally and
regional.

PASAL 13 ARTICLE 13
PENYELESAIAN PERSELISIHAN SETTLEMENT OF DISPUTE
Jika ada kejadian berikut ini: If any of the following events occur :

(a) Lebih dari 90 (sembilan puluh) hari (a) More than 90 (ninety) days delay in any
keterlambatan pembayaran; payment;
(b) Karena peraturan pemerintah, biaya operasi (b) Due to government regulation, the
telah meningkat secara berlebihan dan operation cost has excessively increase and
penyesuaian biaya yang wajar berada di luar reasonable cost adjustment is beyond the
kemampuan PIHAK PERTAMA; capability of FIRST PARTY;
(c) Lebih dari 3 (tiga) bulan penundaan kerja (c) More than 3 (three) months mutually
yang disepakati bersama karena alasan di luar agreed suspension of work due to the reasons
kendali Para Pihak. beyond control of the Parties.

Maka kontrak akan dihentikan dan jumlah yang Then the contract will be terminated and the
harus dibayar oleh PIHAK PERTAMA harus sum payable by FIRST PARTY shall be
diajukan ke PIHAK KEDUA sehubungan made to the SECOND PARTY in respect of
dengan pekerjaan yang telah dilaksanakan the work has been executed under this contract
berdasarkan perjanjian kontrak ini. agreement.

Apabila timbul perselisihan sebagai akibat dari If a dispute arises as a consequence of this
perjanjian ini, akan terlebih dahulu diselesaikan agreement, it will first be settled on the basis
secara musyawarah antara kedua belah pihak, of mutual consensus between both parties, but
tetapi apabila tidak tercapai penyelesaian di dalam if no settlement is reached on the basis of
musyawarah, kedua belah pihak sepakat agar mutual consensus, both parties agree that the
perselisihan tersebut diselesaikan di Kepaniteraan dispute shall be settled at the Registrar’s
Pengadilan Negeri Balikpapan. Office of Balikpapan District Court.

Halaman : 16 dari 17
PASAL 14 ARTICLE 14
PERUBAHAN PEMEGANG SAHAM DAN CHANGE OF SHAREHOLDERS AND
MANAJEMEN MANAGEMENT

Dalam hal terjadi perubahan pemegang saham dan In case of the change of shareholders and
manajemen, baik PIHAK PERTAMA atau management is hSecond Partyened either in
PIHAK KEDUA, pemegang saham baru dan FIRST PARTY or SECOND PARTY the
manajemennya harus mematuhi semua syarat dan new shareholders and management shall fully
ketentuan sesuai dengan kesepakatan ini. be complied to all terms and conditions as
stated in this agreement.

PASAL 15 ARTICLE 15
PERUBAHAN AMENDMENT
Segala sesuatu yang belum diatur dalam perjanjian Anything which is not provided for in this
ini beserta perubahan dan atau penambahan- agreement and amendment and or additions
penambahan yang dipandang perlu oleh kedua deemed necessary by both parties shall be
belah pihak akan diatur dalam perjanjian provided for in addendum agreement.
tambahan. In witness whereof, COAL MINING
Demikian perjanjian KONTRAK KERJA OPERATION agreement is made at Musi
PERTAMBANGAN BATUBARA ini dibuat di Balikpapan, on the day, date, month and year
Balikpapan, pada hari, tanggal, bulan dan tahun as mentioned in the preamble hereof in 2 (two)
seperti tersebut dimuka dalam rangkap 2 (dua) copies, each having duly stamp duty and
yang masing-masing bermaterai cukup dan bearing the same legal force.
berkekuatan hukum yang sama.

SECOND PARTY
PIHAK PERTAMA
PIHAK KEDUA
FIRST PARTY
PT. RABANI CORPORINDO PT. ADZKIYA PUTRI PERTAMA

Sanjay Lakhiani Rusdi Adi Pratama


Direktur Direktur

Saksi – Saksi: Witness:


1. ............... 1. ...............

2. ............... 2. ...............

3. ............... 3. ...............

Halaman : 17 dari 17