Anda di halaman 1dari 10

CRITICAL BOOK REPORT

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

DISUSUN OLEH:

PUTERI ANUGRAH SEPTIANINGSIH

2151121041

KELAS : Regular Dik. 15 C

DOSEN PENGAMPU:

Prayetno, S.IP., M.Si.

PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS


FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2017
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, saya
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
dan inayah-Nya kepada saya sehingga saya dapat menyelasaikan tugas Critical Book Report
untuk mata kuliah “Pendidikan Kewarganergaraan.”

Critical Book Report adalah tugas yang mengharuskan seseorang untuk megulas,
meringkas, dan mengevaluasi buku secara kritis. Sehingga kita dapat menguasai dan memahami
isi dari buku lebih dalam.

Tujuan saya menulis tugas ini yang utama untuk memenuhi tugas individu dari dosen
pembimbing Bapak Prayetno, S.IP., M.Si dalam mata kuliah “Pendidikan Kewarganegaraan”.

Terlepas dari semua itu, saya menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak kekurangan
dalam penulisan Critical Book Report ini. Oleh karena itu, dengan senang hati saya menerima
segala saran dan kritik dari pembaca demi kesempurnaan tugas ini. Semoga Critical Book Report
ini membawa manfaat bagi para pembaca dan bagi penulis sendiri khususnya.

Medan, November 2017

Penulis

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..................................................................................................................... i


DAFTAR ISI..................................................................................Error! Bookmark not defined.
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................................... 1
A. Informasi Bibliografi ........................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN BUKU SECARA UMUM ..................................................................... 2
BAB III PEMBAHASAN CRITICAL BOOK REPORT ............................................................... 3
A. Latar Belakang Masalah ...................................................................................................... 3
B. Permasalahan ....................................................................................................................... 3
C. Kajian Teori Yang Digunakan ............................................................................................. 3
D. Metode Yang Digunakan ..................................................................................................... 4
E. Analisis Critical Book Report .............................................................................................. 4
1. Kelebihan Buku Pendidikan Kewarganegaraan ............................................................... 4
2. Kelemahan Buku .............................................................................................................. 5
3. Kelayakan Buku ............................................................................................................... 5
BAB IV PENUTUP/KESIMPULAN ............................................................................................. 7
A. Kesimpulan .......................................................................................................................... 7
B. Saran .................................................................................................................................... 7

ii
BAB I

PENDAHULUAN
A. Informasi Bibliografi

Judul : Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi


Penulis : Budi Juliardi, S.H., M. Pd.
ISBN : 978-979-769-757-0
Penerbit : RajaGrafindo Persada
Tahun terbit : 2014
Urutan cetak : Cetakan kedua
Dimensi buku : 15,5 cm X 23 cm
Tebal buku : 201 halaman

1
BAB II

PEMBAHASAN BUKU SECARA UMUM

Berbagai permasalahan bangsa Indonesia sejak kemerdekaannya dirasa semakin


kompleks dan mengakar, seperti permasalahan pengangguran, kerawanan sosial, hinggan
tindak kriminal. Permasalahan lain yang tak kurang pentingnya adalah kondisi mental dan
karakter bangsa yang kian lama kiam menjadi-jadi. Nilai kebangsaan kian terkikis oleh
kemajuan zaman. Nilai-nilai yang susah payah dibangun oleh para founding father, baik
semangat gotong royng dan toleransi mulai ditinggalkan. Untuk mengatasinya, salah satu
cara yang paling tepat adalah melalui kembali menerapkan nilai-nilai luhur yang telah ada.

Buku Pendidikan Kewarganegaraan diperuntukkan untuk menghadirkan materi


mengenai pemahaman bagaimana menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dengan baik dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara, bagaimana menciptakan nasionalisme, mapun
menciptakan semangat untuk bela Negara. Buku ini memuat panduan materi yang didasarkan
pada SK Dirjen Dikti No. 43/DIKTI/2006 dan UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan
Tinggi yang berisi bagaimana mengembangkan kemampuan pribadi dan pembangunan
karakter peserta didik di berbagai bidang baik sosial, budaya, ekonomi, hingga politik. Buku
yang dalam pembahasannya dibagi dalam Sembilan bab (Pengantar Pendidikan
Kewarganegaraan; Filsafat Pancasila; Identitas Nasional; Politik dan Strategi; Demokrasi
Indonesia; Hak Asasi Manusia dan Rule of Law; Hak dan Kewajiban Warga Negara;
Geopolitik Indonesia, dan Geostrategi Indonesia) ini juga disertai dengan contoh-contoh yang
berkaitan dengan keseharian sesuai dengan Pembelajaran Kontekstual. Dengan demikian,
mahasiswa akan menjadi ilmuwan dan professional yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta
tanah air, demokratis, dan berkeadaban serta berdya saing berdasarkan sistem nilai Pancasila.

2
BAB III

PEMBAHASAN CRITICAL BOOK REPORT

A. Latar Belakang Masalah


Critical book adalah hasil kritik/bandingan tentang suatu topik materi yang pada
umumnya di perkuliahan terhadap buku yang berbeda. Penulisan critical book ini pada
dasarnya adalah untuk membandingkan buku Pendidikan Kewarganegaraan oleh Budi
Juliardi, S.H., M.Pd. dengan 1 buku lainnya yang memiliki topik sejenis dengan buku
ini yang akan dijadikan sumber referensi. Setiap buku yang dibuat oleh penulis tertentu
pastilah mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Kelayakan suatu buku
dapat kita ketahui jika kita melakukan resensi terhadap buku itu dengan perbandingan
terhadap buku lainnya. Suatu buku dengan kelebihan yang lebih dominan dibandingkan
dengan kekurangan nya artinya buku ini sudah layak untuk dipakai dan dijadikan sumber
referensi bagi khalayak ramai.

B. Permasalahan
1. Apa saja kelebihan buku Pendidikan Kewarganegaraan terhadap sumber referensi
buku lainnya?
2. Apa saja kekurangan buku Pendidikan Kewarganegaraan terhadap sumber referensi
buku lainnya?
3. Bagaimana kelayakan buku Pendidikan Kewarganegaraan ini jika dibandingkan
sumber referensi buku lainnya?

C. Kajian Teori Yang Digunakan


Amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 35 Ayat 3 menyatakan
bahwa kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat mata kuliah Agama, Pancasila,
Pendidikan Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia untuk program sarjana dan diploma.
Maka, dengan demikian bahan ajar dari salah satu mata kuliah wajib yaitu Pendidikan
Kewarganegaraan haruslah disusun sesuai dengan Standar Kopetensi (SK) yang telah
ditetapkan oleh Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang
Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) yakni untuk memperkuat wahana

3
pendidikan karakter Bangsa Indonesia dalam rangka menghadapi era globalisasi dan
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mampu mengantarkan mahasiswa bersikap
adaptif, kompetitif, dan menjadi lulusan yang cinta tanah air, siap bela negara, serta
mampu meningkatkan jati diri bangsanya.

D. Metode Yang Digunakan


Metode yang digunakan pada buku ini ialah metode pendekatan deduktif dimana
pada buku ini memberikan wawasan terhadap mahasiswa tentang definisi atau
pemaparan, contoh-contoh dan juga latihan, dimana sesuai dengan apa yang disampaikan
oleh Major (2006) yang menyatakan bahwa dalam pembelajaran dengan pendekatan
deduktif dimulai dengan menyajikan generalisasi atau konsep. Dikembangkan melalui
kekuatan argumen logika. Contoh urutan pembelajaran: (1) definisi disampaikan; dan (2)
memberi contoh, dan beberapa tugas mirip contoh dikerjakan siswa dengan maksud
untuk menguji pemahaman siswa tentang definisi yang disampaikan.

E. Analisis Critical Book Report

1. Kelebihan Buku Pendidikan Kewarganegaraan


 Buku karya Budi Juliardi, S.H. M.Pd. ini mencakup pembahasan materi yang
cukup luas dan lengkap dibandingkan dengan buku referensi lain nya yang
berjudul sama yaitu Pendidikan Kewarganegaraan yang ditulis oleh Prof. Dr.
H. Kaelan, M.S.
 Pada buku ini terdapat analisis kasus di setiap materi sehingga pembaca akan
lebih memahami karena diberikan contoh konkrit.
 Sebelum memasuki isi dari suatu bab penulis memberikan keterangan
orientasi dengan bahasa yang baik sehingga dapat memotivasi para pembaca
untuk kelanjutan bacaannya.
 Buku ini sangat bagus karena materi-materi yang dibahas dibuat dengan
lengkap dan disertai juga dengan gambar. Buku ini juga terdapat konsep-
konsep dan kata kunci di setiap materinya yang dibahas.

4
 Di setiap akhir pembahasan bab terdapat tugas yang diberikan oleh penulis
untuk mengasah kemampuan berfikir mahasiswa secara kritis terkait dengan
pembahasan yang sudah disajikan pada pembahasan setiap bab.
 Dalam buku ini juga disediakan glossarium atau daftar istilah yang berfungsi
menyajikan kata-kata berserta artinya yang terkait dengan buku tersebut untuk
memudahkan kita untuk memahami sesuatu kata.
 Referensi yang ditulis oleh pembaca berasal dari buku bacaan, baik buku lokal
maupun buku interlokal dan tidak ada yang terdapat dari situs internet atau
blog di internet yang berarti bahwa buku ini sangat baik untuk uji
kebenarannya, karena yang terdapat dalam blog-blog situs internet belum
teruji kebenaraannya.

2. Kelemahan Buku
 Gambar pada buku ini hanya berwarna hitam dan putih, sehingga terkadang
tulisan yang terdapat pada gambar yang bertujuan untuk menjelaskan gambar
tersebut tidak terlihat dengan jelas dan terlebih lagi buku ini terkesan seperti
buku duplikat atau fotokopian
 Desain dalam tulisan kurang kratif karena hanya ada warna hitam pada tulisan
di dalam buku ini, sehingga pembaca mudah bosan.
 Kesimpulan dalam akhir bab dan atau pada akhir buku tidak ada yang
mengakibatkan pembaca tidak bisa menyimpulkan isi pada akhir bab dan atau
isi pada keseluruhan buku tersebut.

3. Kelayakan Buku
Buku ini sudah sangat layak untuk menjadi sumber belajar atau bahan ajar
untuk mahasiswa dan dosen. Karena, buku ini sudah memuat panduan materi
yang didasarkan pada Standar Kompetensi (SK) Dirjen Dikti No. 43/DIKTI/2006
dan UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang berisi bagaimana
mengembangkan kemampuan pribadi dan pembangunan karakter peserta didik di
berbagai bidang baik sosial, budaya, ekonomi, hingga politik dan juga disusun
sesuai dengan Standar Kopetensi (SK) yang telah ditetapkan oleh Peraturan
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang Standar Nasional

5
Pendidikan Tinggi (SN Dikti) yakni untuk memperkuat wahana pendidikan
karakter Bangsa Indonesia dalam rangka menghadapi era globalisasi dan
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mampu mengantarkan mahasiswa
bersikap adaptif, kompetitif, dan menjadi lulusan yang cinta tanah air, siap bela
negara, serta mampu meningkatkan jati diri bangsanya.

6
BAB IV

PENUTUP/KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Pembahasan dalam buku ini sudah memuat panduan materi yang
didasarkan pada Standar Kompetensi (SK) Dirjen Dikti No. 43/DIKTI/2006 dan
UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang berisi bagaimana
mengembangkan kemampuan pribadi dan pembangunan karakter peserta didik di
berbagai bidang baik sosial, budaya, ekonomi, hingga politik dan juga disusun
sesuai dengan Standar Kopetensi (SK) yang telah ditetapkan oleh Peraturan
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang Standar Nasional
Pendidikan Tinggi (SN Dikti) yakni untuk memperkuat wahana pendidikan
karakter Bangsa Indonesia dalam rangka menghadapi era globalisasi dan
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang mampu mengantarkan mahasiswa
bersikap adaptif, kompetitif, dan menjadi lulusan yang cinta tanah air, siap bela
negara, serta mampu meningkatkan jati diri bangsanya. Sehingga, buku ini sangat
layak menjadi referensi atau sumber belajar bagi mahasiswa di universitas baik
negeri maupun swasta di bidang ilmu apapun.

B. Saran
Dilihat dari beberapa kelemahan pada buku ini, maka saran saya sebagai pengulas
dari buku ini ialah penulis sebaiknya mencetak gambar dengan menggunakan warna agar
lebih menarik dimata pembaca, jika memang tidak bisa menggunakan gambar yang
berwarna maka sebaiknya penulis dapat menggunakan gambar yang jelas sehingga
keterangan pada gambar terlihat jelas dan pembaca tidak kesulitan dalam membaca
keterangan gambar tersebut. Terlebih lagi, alangkah baiknya jika penulis membuat
rangkuman pada setiap bab dan atau rangkuman keseluruhan isi buku. Sehingga pembaca
mampu menagkap intisari dari penjelasan yang ingin disampaikan oleh penulis dalam
buku ini.