Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN PENGAMATAN USAHA

“Mie Ayam dan Bakso”

Disusun Oleh:

Nurmala Intan 15110070

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA

(STKIP-PGRI) BANDAR LAMPUNG

2017
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
LAMPIRAN
BAB I PENDAHULUAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
1.1 Latar Belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
1.2 Rumusan Masalah .............................................
1.3 Tujuan Penulisan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . .
1.4 Metode Penelitian ............................................
BAB II PEMBAHASAN ...................................... .
2.1 Sejarah atau Latar Belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
2.2 Analisis SWOT . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
2.3 Analisis 4P .................................................
2.4 Model Bisnis . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
2.5 Aspek Organisasi dan Manajemen ................................

BAB III Penutup ..........................................


3.1 Kesimpulan ................................................
3.2 Saran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat
limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan makalah
ini tepat pada waktunya. Makalah ini membahas tentang Usaha Kecil Menengah yaitu penjualan
Mie Ayam dan Bakso yang di dirikan oleh Bapak Nurhasan.
Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk
menyelesaikan tugas mata kuliah Pengenalan Dunia Kerja. Di samping itu, makalah ini juga
disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang Usaha Kecil Menengah yang kami sajikan
berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber.
Kami tidak lupa mengucapkan terimakasih pada pihak-pihak yang telah membantu
menyelesaikan makalah ini. Terutama kepada pemilik usaha kecil menengah Bapak Hasan dan
istrinya yang turut membantu dalam mejalankan usaha tersebut.
Dalam Penulisan makalah ini kami merasa masih banyak kekurangan baik pada teknis
penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang kami miliki. Untuk itu kritik dan
saran yang membangun dari semua pembaca sangat kami harapkan demi penyempurnaan pada
tugas makalah kami berikutnya. Terimakasih.

Bandar lampung, 10 Desember 2017

Penulis,
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat maka diperlukan peran
serta para pelaku ekonomi atau para pengusaha sesuai dengan bidangnya masing-
masing.Demikian juga, dorongan dan motivasi baik dari pemerintah maupun masyarakat
terhadap pengusaha terutama usaha kecil dan menengah demi meningkatkan kesejahteraan
keluarga khususnya dan ekonomi masyarakat pada umumnya.
Di zaman sekarang ini sulitnya mencari pekerjaan menyebabkan banyaknya
pengangguran, Hal inilah yang menyebabkan seseorang membuat usaha bisnis. Usaha bisnis
tidak mesti besar akan tetapi usaha kecil menengah (UKM) pun sudah dapat mengurangai jumlah
pengangguran di zaman sekarang ini. Usaha bisnis yang paling di butuhkan oleh masyarakat
adalah dalam hal makanan karena makanan merupakan suatu kebutuhan yang harus di penuhi
oleh manusia.
Menurut dari hasil pengamatan saya selama ini di masa yang modern ini atas banyaknya
konsumen yang menyukai atau menggemari berbagai hal yang cepat saji, salah satunya yang
paling banyak di gemari oleh konsumen adalah makanan yang serba instant. Maka di masa ini
banyak sekali seorang produsen atau pedagang yang menjual makanan yang cepat saji atau bisa
disebut juga makanan yang instant.
Maka dari itu penulis mencoba melakukan observasi lapangan atau langsung bertemu
dengan salah satu penjual yang melakukan usaha kecil yang menurut kelompok kami menarik
untuk dibahas karena melakukan kegiatan usahanya di tempat yang ramai akan aktivitas
mahasiswa dan usaha tersebut baru dirintis beberapa bulan. Kami melakukan wawancara untuk
mengetahui sejauh mana usaha dan upaya peningkatan ekonomi keluarganya, bagaimana peran
serta teknologi terkait usaha tesebut.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan dari latar belakang masalah yang telah saya uraikan, maka saya dapat
merumuskan masalah apasaja yang ada di dalam materi ini yaitu sebagai berikut:
1. Apa latar belakang anda membuat usaha bisnis ini ?
2. Bagaimana Keuntungan dan Kerugian dari penjualan dalam usaha ini ?
3. Hal-Hal apa saja yang diperlukan untuk memulai bisnis makanan ini ?
1.3 Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan ini adalah karena ingin mengetahui jawaban serta solusi dari
perumusan masalah yang telah saya uraikan di atas, Selain itu saya juga ingin mengetahui
bagamana prospek bisnis ini untuk jangka panjang.
1.4 Metode Penelitian
Metode yang saya lalui dalam penyusunan penulisan ini antara lain dengan mewawancara
seorang yang berusaha bisnis ini dan dari berbagai sumber yang berhubungan mengenai usaha
bisnis ini.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah atau latar belakang dari usaha bisnis jualan Mie Ayam & Bakso
Latar belakang saya ( orang yang membuat usaha bisnis Mie Ayam & Bakso ) membuat
usaha bisnis ini dikarenakan karena pada zaman sekarang ini banyak sekali masyarakat atau
sebagai pihak konsumen ingin mencari atau mendapatkan makanan yang cepat saji (instant).
Oleh Karena itu saya sebagai seorang yang ini membuat usaha bisnis tertarik akan adanya hal
seperti ini, dan saya ingin membuat atau membuka suatu usaha bisnis makanan yang sedang
digemari oleh masyarakat tersebut.
Pada awal mulanya saya bingung usaha apa yang saya ingin buat, tetapi karena dilihat
dari segi kebutuhan (keinginan) konsumen saat ini yang menginginkan makanan yang cepat saji,
maka saya mencoba untuk membuat usaha bisnis makanan. Lalu setelah saya pilih-pilih jenis
makanan apakah yang saya ingin buat maka akhirnya saya berkeinginan untuk memilih jenis
makanan Mie Ayam & Bakso.
Saya menyadari bahwa bisnis makanan seperti ini sudah ada banyak sekali. Akan tetapi
saya tahu bahwa setiap orang itu memiliki perbedaan masing-masing. Oleh karena itu, saya akan
membuat usaha ini memiliki ciri khas dari usaha yang sudah ada kebanyakan.
Saya memulai usaha bisnis ini sudah sejak era prde baru, akan tetapai sempat mengalami
pailit dan sekarang mulai merintis kembali sudah sejak 4 tahun belakangan ini. Alhamdulillah
usaha bisnis ini cukup menguntungkan. Dengan adanya ciri khas yang dimiliki oleh usaha saya
ini seperti dari cara penyajian makanannya, dari cara tatanan tempat duduk serta peralatan untuk
makannya, serta dari lokasi tempat penjualan kami yang strategis, membuat usaha bisnis kami ini
sedikit berbeda dengan yang lainnya.
Selain itu Para pengunjng pun merasa enak, nyaman, serta puas atas cirri khas yang di
miliki oleh kami ini. Saya memang hanya membuka usaha bisnis ini dari sore hingga malam
saja, Hal ini dikarenakan karena kalau sore atau malam banyak masyarakat yang sudah selesai
atau sudah pulang dari rutinitasnya dalam sehari itu, seperti yang sekolah, kuliah, serta yang
bekerja pun telah selesai mengerjakan tugasnya. Selain itu karena letak tempat usaha saya ini
yang cukup strategis yaitu dipinggir jalan raya sehingga mudah unuk di ketahui, ditemui serta
dapat di jangkau oleh masyarakat. Dan dari semua hal inilah yang menyebabkan usaha bisnis
saya ini dapat berjalan sampai sekarang ini.
 Data Perusahaan
a) Nama Usaha
Kami mendirikan usaha ini dengan nama “Mie Pangsit Hasan” nama tersebut terbentuk
atas kesepakatan pihak keluarga.
b) Tempat Usaha
Usaha ini akan didirikan di pelataran rumah .
c) Waktu Operasional
Waktu operasional akan dilaksanakan pada Senin sampai dengan Minggu pada pkl. 13.00
WIB s.d. 22.00 WIB

2.2 Analisis SWOT


Setiap kegiatan untuk memulai usaha, maka hal yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah
mengukur kemapuan kami terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu melalui analisis SWOT:
1. Strength (Kekuatan)
a) Rasanya enak dan unik
b) Keunikan Rasa
c) Dapat disukai oleh semua kalangan
d) Harga terjangkau oleh semua kalangan
e) Bahan bakunya terjangkau dan mudah diperoleh
f) Cara pembuatannya mudah
2. Weakness (Kelemahan)
a) Tidak tahan lama
b) Banyak saingan
c) Belum mempunyai cabang
d) Kurang modal untuk memulai usaha
e) Harga bahan baku yang tidak stabil
3. Oppoturnity (Peluang)
a) Memiliki peluang yang cukup besar karena selain memiliki cita rasa yang enak dan unik
juga memiliki kandungan gizi yang memadai.
b) Memiliki lokasi yang strategis karena terletak di persimpangan jalan yang banyak dilalui
oleh banyak orang.
4. Treath (Ancaman)
a) Banyak memiliki pesaing selain dari pedagang mie ayam lain sendiri juga dari pesaing
makanan sejenis seperti bakso dan soto.
b) Dalam memproduksi memungkinkan pihak lain mencuri resep ataupun ide usaha yang
telah dikembangkan.
c) Harga bahan baku yang sewaktu-waktu bisa naik dapat menyebabkan kenaikan harga
yang mungkin dapat mengurangi pembeli
d) Bila hujan turun maka orang malas keluar rumah sehingga pembeli tidak begitu banyak
(jarang).

2.3 Analisa 4P
1. Product (Produk)
Produk yang di jual berupa mie ayam+bakso dan segala jenis minuman yang merupakan
makanan yang memiliki angka kecukupan gizi yang memadai.
2. Price (Harga)
Harga yang di tawarkan dari produk yang kami buat dapat dijangkau oleh semua kalangan baik
itu kalangan bawah, kalangan menengah, maupun kalangan atas.
3. Promotion (Promosi)
Untuk mengenalkan ke para calon consumen penjual melakukan promosi dengan cara yaitu
memasang baner ditempat usaha, mempromosikan langsung ke orang-orang yang berlalulalang
disekitar tempat usaha, dengan dibantu anaknya penjual juga melakukan promosi melalui media
social .
4. Place (Tempat)
Tempat yang digunakan dalam usaha ini adalah pelataran rumah pemilik usaha itu sendiri yang
berada di tepi jalan yang cukup strategis.
2.4 Model Bisnis
a. Target konsumen
Dalam menjual mie ayam dan bakso target konsumen nya adalah semua kalangan.
b. Produk
Produk yang di jual berupa mie ayam + bakso dan segala jenis minuman yang merupakan
makanan yang memiliki angka kecukupan gizi yang memadai.
d. Coustomer relationship
Cara untuk membuat hubungan dengan konsumen yaitu dalam penjualan jus pedagang dibantu
anaknya melalui media social mempromosikan produk .
e. Revenue stream
Pendapatan Harian
- Mie ayam 150 porsi @Rp 12.000,- = Rp 1.800.000,-
- Bakso 50porsi@Rp.10.000,- = Rp 500.000,-
- Minuman 30 porsi @Rp 6.000,- = Rp 180.000,-
Total Pendapatan Harian Rp 2.480.000,-
Pendapatan Bulanan = Rp 2.480.000,-x 30 = Rp 74.400.000,-

f. Sumber daya yang digunakan


Dalam menjual jus sumber daya yang dilakukan yaitu: tempat usaha,bahan-bahan mie dan jus
buah-buahan .
g. Key aktivitieis
Dalam membuat jus dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: pengupasan buah, memblender
buah+es batu+gula pasir, setelah itu pengemasan jus ke dalam cup.
2.5 ASPEK ORGANISASI DAN MANAJEMEN
2.5.1. Struktur Organisasi
Adapun susunan organisasi pada “Mie Pangsit Hasan” adalah sebagai berikut :
Struktur Organisasi

OWNER

CHEFT WAITRESS

Struktur Organisasi dibuat untuk mengetahui tugas, wewenang dan tanggung jawab dari masing-
masing jabatan. Meskipun demikian semua mempunyai peran yang fleksible.

5.2. Job Description


1. Owner adalah pemilik kedai yaitu Bapak Nurhasan
2. Chef adalah seseorang yang bertanggung jawab dalam operasional produksi di restoran
yaitu Bapak Nurhasan dan istri.
3. Wailter/Waitreess adalah sekelompok orang yang melayani kebutuhan tamu restoran.
Dalam hal ini bapak Nurhasan sudah memiliki 4 orang karyawan yang dipekerjaan.
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Berdasarkan uraian yang telah saya jelaskan maka saya dapat mengambil beberapa kesimpulan
yaitu sebagai berikut :
1. Dengan adanya penelitian seperti ini kita dapat mengerti alasan seseorang mendirikan
usaha bisnis ini.
2. Dalam usaha bisnis ini tidak terlalu sulit untuk dilakukan oleh masyarakat karena untuk
membuat usaha ini biayanya relative standar untuk masyarakat dan dari kalangan kelas
apapun dapat membuatnya.
3. Banyak cara yang dapat membuat usaha bisnis ini berkembang, yaitu dari segi tempat,
mutu, harga, serta kualitas dari produk yang kita pakai.
3.2 Saran
Pada kesempatan ini saya ingin memberikan saran kepada masyarakat yang ingin membuat
bisnis baru terutama bagi pemula khususnya antara lain adalah sbb:
1. Mempunyai modal yang besarnya sesuai dengan bisnis yang akan kita jalankan.
2. Pemilihan tempat dan promosi merupakan faktor yang penting dalam berwirausaha.
3. Kita harus berfikir kritis terhadap keadaan yang ada,dalam bisnis harus update agar usaha
kita dapat bertahan.
4. Mempunyai kreativitas tinggi untuk menciptakan terobosan-terobosan baru sehingga
usaha kita dapat berkembang.
5. Yang paling penting dalam memulai bisnis jangan mempunyai perasaan takut akan
kegagalan yang berlebihan karena hal itu akan menghambat jalannya usaha.Usaha tidak
akan berkembang hanya jalan ditempat karena adanya persaan yang berlebihan
LAMPIRAN

Gambar 1. Foto bersama pemilik usaha

Gambar 2. Foto tempat usaha