Anda di halaman 1dari 46

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Tantangan dalam dunia arsitektur dapat dilihat dari praktek dan karya arsitektur itu
sendiri. Teori yang berkembang di dunia Arsitektur berasal dari kritikan, penafsiran, dan
deskripsi dari hasil pekerjaan yang telah dihasilkan dan berhasil membangun opini
masyarakat sehingga timbul pemahaman baru. Dalam perkembangan dunia arsitektur,
muncul aliran post modern yang menekankan pada kunci dominansi persoalan tunggal, hal
ini berbeda dengan arsitektur modern yang bersifat formalisme, dan gagasan
fungsionalisme, kebutuhan “ pemecahan radikal ” dan ungkapan jujur bahan dan struktur.
Sejak pertengahan tahun 1960–an, teori arsitektur benar-benar telah menjadi
interdisipliner ; bergantung pada kritis. Proyek perbaikan modernisme ini disajikan sebagai
pembuatan teori agenda baru untuk arsitektur, dilihat dari sudut pandang politik, etika, ilmu
bahasa, estetika, dan fenomenologi.
Teori dapat digolongkan menjadi beberapa pokok pikiran masalah berdasarkan
subjeknya diantaranya : Preskriptif, proskriptif, Afirmatif, atau Kritis. Yang kesemuanya itu
berbeda dari sudut pandang deskriptif yang netral.
Teori preskriptif menawarkan penjelasan baru mengenai masalah khusus yang
berfungsi untuk menentukan norma baru yang digunakan sebagai pedoman dalam praktek.
Jadi ini menaikan standart metode desain. Jenis ini dapat bersifat kritis dalam situasi status
quo.
Sedangkan teori proskritif yang menawarkan keadaan standart apa yang dihindarkan
dalam desain. Urbanisme dalam sudut pandang proskriptif didefinisikan tidak secara negatif
tetapi lebih kepada pemecahan atau pembelajaran untuk mengatasi hal tersebut, contohnya
dengan menentukan zona fungsional. Seperti kode perencanaan kota untuk Seaside, Florida
oleh Andreas Duany dan Elizabeth Plater – Zyberk.
Teori kritis menilai perkembangan dunia arsitektur dan hubungannya dengan
masyarakat. Jenis tulisan yang berpolemik ini sering memiliki orientasi politik atau etika
yang dinyatakan untuk mendorong perubahan. Teori kritis secara ideologi didasarkan pada
marxisme atau feminisme. Contoh yang bagus dari teori kritis adalah Critical Regionalisme
karya arsitektur kenneth Frampton yang mengusulkan ketahanan terhadap homogenisasi

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 1


lingkungan visual melalui tradisi bangunan lokal. Teori kritis bersifat spekulatif,
mengandung pertanyaan dan terkadang utopia.
Inti dari teori – teori yang ada pokoknya mengenai masalah pelaksanaan dan seni.
Berasitektur dinyatakan sebagai cikal bakal seni bangunan yang halus. Hal ini sangat berbeda
dengan prinsip ilmu matematika dan ilmu yang lainnya. Dilihat dari subjek dasar, prinsip
dalam dunia arsitektur dapat digolongkan menjadi 5 point, diantaranya:
a. Arsitektur yang memiliki tingkatan mutu yang diharuskan oleh seorang arsitek dalam hal
kepribadian, pendidikan, dan pengalaman.
b. Apresiasi arsitektur baik berupa seni maupun kesenangan sebagai salah satu kriteria
arsitektur.
c. Teori desain atau metode konstruksi. Meliputi: teknik, bagian, jenis, bahan, dan prosedur
unsur pokok.
d. contoh contoh senjata arsitektur, pemilihan, dan penyajian yang menyatakan sikap menulis
terhadap sejarah.
e. Sikap tentang hubungan antara teori dan praktek. Pandangan yang tentang subyek pokok ini
dinyatakan oleh arsitektur Bernard Tschumi. Bagi Tschumi arsitek bukanlah seni dan teori
yang mengambarkan. Tulisannya menunjukan bahwa peran teori merupakan penafsiran dan
propokasi.
Jika teori harus membawa hasil sesuai dengan yang diperkirakan maka satu satunya
teori yang dapat diterima Preskriptif atau Proskriptif. Kedua aspek dalil ini ditantang oleh
para pembuat teori postmodern seperti Alberto Perez Gomez yang berpendapat bahwa
kekuatan kritis dari proyek yang tidak dibangun untuk arsitektur kertas. Teori juga
menyelamatkan hubungan arsitektur dengan alam paradikma pilosofi dan ilmiah sebagian
besar telah membentuk pandangan arsitektur tentang daerah aktifitas dimana alam menjadi
pemandangan alam melalui upaya desainer.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 2


2.Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah :

a. Bagaimana mengenal arsitektur posmodern?


b. Bagaimana perkembangan arsitektur posmodern ?
c. Bagaimana membedakan mana arsitektur modern dan mana arsitektur posmodern ?

3. Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan adalah untuk :


a. Mahasiswa bisa mengenal arsitektur posmodern ?
b. Mahasiswa perkembangan arsitektur posmodern ?
c. Mahasiswa bisa membedakan mana arsitektur modern dan mana arsitektur posmodern ?

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 3


BAB II
PEMBAHASAN I

1. Interpretasi Arsitektur Post Modern


Arsitektur Postmodern tidak dapat dipisahkan dengan Arsitektur Modern karena
Arsitektur Postmodern merupakan :
a. Kelanjutan Arsitektur Modern.
b. Reaksi terhadap Arsitektur Modern.
c. Koreksi terhadap Arsitektur Modern.
d. Gerakan melengkapi dari apa yang masih belum terpenuhi dalam arsitektur Modern.
e. Menyodorkan alternatif sehingga arsitektur tidak hanya satu jalur saja.
f. Memberi kesempatan untuk menangani arsitektur dari kemungkinan-kemungkinan,
pendekatan-pendekatan dan alternatif-alternatif yang lebih luas dan bebas.
Dengan demikian mempelajari arsitektur Postmodern tidak bisa tanpa melalui
Arsitektur Modern karena Arsitektur Postmodern merupakan langkah atau tindak lanjut
terhadap evaluasi yang dilakukan mengenai arsitektur Modern. Arsitektur Post Modern
merupakan arsitektur yang telah melakukan feed back / umpan balik terhadap Arsitektur
Modern. Pemunculan Arsitektur Modern tidak seragam dan secara garis besar dapat
dikelompokan dalam tiga ciri penampilan:
 Purna Modern.
o Purna Modern merupakan pengindonesiaan dari post-modern versi Charles Jencks
(ingat, pengertian veris Jencks itu berbeda dari pengertian umum dari `Post Modern'
yang digunakan dalam judul bahan kuliah ini).
o Ditandai dengan munculnya ornamen, dekorasi dan elemen-elemen kuno (dari Pra
Modern) tetapi dengan melakukan transformasi atas yang kuno.
o Menyertakan warna dan tekstur menjadi eleman arsitektur yang penting yang ikut
diproses dengan bentuk dan ruang.
o Tokohnya antara lain : Robert Venturi, Michael Graves, Terry Farrell
 Neo Modern
o Dahulu diberi nama Late Modern oleh Charles Jencks, sehingga pengertiannya tetap
tidak berubah.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 4


o Tidak menampilkan ornamen dan dekorasi lama tetapi menojolkan Tektonika (The Art
of Construction). Arsitekturnya dimunculkan dengan memamerkan kecanggihan yang
mutakhir terutama teknologi.
o Sepintas tidak terlihat jauh berbeda dengan Arsitektur Modern yakni menonjolkan
tampilan geometri.
o Menampilkan bentuk-bentuk tri-matra sebagai hasil dari teknik proyeksi dwi matra
(misal, tampak sebagai proyeksi dari denah). Tetapi, juga menghadirkan bentukan yang
trimatra yang murni (bukan sebagai proyeksi dari bentukan yang dwimatra).
o Tokohnya antara lain : Richard Meier, Richard Rogers, Renzo Piano, Norman Foster.
o Tampilan dominan bentuk geometri.
o Tidak menonjolkan warna dan tekstur, mereka ini hanya ditampilkan sebagai aksen.
Walaupun demikian, punya warna favorit yakni warna perak.
 3. Dekonstruksi
o Geometri juga dominan dalam tampilan tapi yang digunakan adalah geometri 3 dimensi
bukan dari hasil proyeksi 2 D sehingga muncul kesan miring dan semrawut.
o Tokohnya antara lain: Peter Eisenman, Bernard Tschumi, Zaha Hadid, Frank O'Gehry.
o Menggunakan warna sebagai aksen dalam komposisi sedangkan tekstur kurang
berperan.

2. Pokok-pokok Pikiran Arsitek Postmodern


Pokok-pokok pikiran yang dipakai arsitek Postmodern yang tampak dari ciri-ciri di atas
berbeda dengan Modern. Di sini akan disebutkan tiga perbedaan penting itu.
a. Tidak memakai semboyan Form Follows Function arsitektur posmo mendefinisikan
arsitektur sebagai sebuah bahasa dan oleh karena itu arsitektur tidak mewadahi melainkan
mengkomunikasikan. Yang dikomunikasikan oleh ketiganya itu berbeda-beda, yaitu :
 PURNA MODERN : yang dikomunikasikan adalah identitas regional, identitas
kultural, atau identitas historikal. Hal-hal yang ada di masa silam itu dikomunikasikan,
sehingga orang bisa mengetahui bahwa arsitektur itu hadir sebagai bagian dari
perjalanan sejarah kemanusian.
 NEO MODERN : mengkomunikasikan kemampuan teknologi dan bahan untuk
berperan sebagai elemen artistik dan estetik yang dominan.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 5


 DEKONSTRUKSI : yang dikomunikasikan adalah: - unsur-unsur yang paling
mendasar, esensial, substansial yang dimiliki oleh arsitektur.- Kemampuan maksimal
untuk berarsitektur dari elemen-elemen yang essensial maupun substansial.
Karena pokok-pokok pikiran itu dapat pula dikatakan bahwa :
o Arsitektur PURNA MODERN memiliki kepedulian yang besar kepada masa silam
(The Past),
o Arsitektur NEO MODERN memiliki kepedulian yang besar kepada masa ini (The
Present), sedangkan
o Arsitektur DEKONSTRUKSI tidak mengikatkan diri ke dalam salah satu dimensi
Waktu (Timelessness). Pandangan seperti ini mengakibatkan timbulnya pandangan
terhadap Dekonstruksi yang berbunyi "Ini merupakan kesombongan dekonstruksi."
b. Fungsi ( bukan sebagai aktivitas atau apa yang dikerjakan oleh manusia terhadap
arsitektur).
Yang dimaksud dengan “fungsi” di sini bukanlah “aktivitas”, bukan pula “apa yang
dikerjakan/ dilakukan oleh manusia tehadap arsitektur” (keduanya diangkat sebagai
pengertian tentang “fungsi” yang lazim digunakan dalam arsitektur modern). Dalam
arsitektur posmo yang dimaksud fungsi adalah peran adan kemampuan arsitektur untuk
mempengaruhi dan melayani manusia, yang disebut manusia bukan hanya pengertian
manusia sebagai mahluk yang berpikir, bekerja melakukan kegiatan, tetapi manusia
sebagai makhluk yang berpikir, bekerja, memiliki perasaan dan emosi, makhluk yang
punya mimpi dan ambisi, memiliki nostalgia dan memori. Manusia bukan manusia
sebagai makhluk biologis tetapi manusia sebagai pribadi.
“Fungsi = apa yang dilakukan arsitektur, bukan apa yang dilakukan manusia; dan dengan
demikian, fungsi bukan aktivitas”
Dalam posmo, perancangan dimulai dengan melakukan analisa fungsi arsitektur, yaitu :
 Arsitektur mempunyai fungsi memberi perlindungan kepada manusia (baik
melindungi nyawa maupun harta, mulai nyamuk sampai bom),
 Arsitektur memberikan perasaan aman, nyaman, nikmat,
 Arsitektur mempunyai fungsi untuk menyediakan dirinya dipakai manusia untuk
berbagai keperluan,
 Arsitektur berfungsi untuk menyadarkan manusia akan budayanya akan masa
silamnya,
 Arsitektur memberi kesempatan pada manusia untuk bermimpi dan berkhayal,

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 6


 Arsitektur memberi gambaran dan kenyataan yang sejujur-jujurnya.
Berdasarkan pokok pikiran ini, maka :
o Dalam PURNA MODERN yang ditonjolkan didalam fungsinya itu, adalah
fungsi-fungsi metaforik (simbolik) dan historikal.
o NEO MODERN menunjuk pada fungsi-fungsi mimpi, yang utopia (masa depan
yang sedemikian indahnya sehingga tidak bisa terbayangkan).
o DEKONSTRUKSI menunjuk pada kejujuran yang sejujur-jujurnya.
c. Bentuk dan Ruang
Di dalam posmo, bentuk dan ruang adalah komponen dasar yang tidak harus berhubungan
satu menyebabkan yang lain (sebab akibat), keduanya menjadi 2 komponen yang
mandiri, sendiri-sendiri dan bebas, sehingga bisa dihubungkan atau tidak. Yang jelas
bentuk memang berbeda secara substansial, mendasar dari ruang. Ciri pokok dari bentuk
adalah ada dan nyata,terlihat,teraba, sedangkan ruang mempunyai ciri khas ada dan tak
terlihat,tak nyata. Kedua ciri ini kemudian menjadi tugas arsitek untuk mewujudkannya.
Berdasarkan pokok pikiran ini, maka dalam arsitektur :
 PURNA MODERN bentuk menempati posisi yang lebih dominan daripada ruang,
 NEO MODERN sebaliknya bertolak belakang , menempatkan ruang sebagai unsur
yang dominan, sedangkan dalam
 DEKONSTRUKSI tidak ada yang dominan, tidak ada yang tidak dominan, bentuk dan
ruang memiliki kekuatan yang sama.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 7


PEMBAHASAN II

1. Definisi Postmodern
Postmodern adalah istilah yang memiliki arti yang berbeda dalam konteks yang
berbeda, dilihat dari tiga sudut yakni: sebagai periode sejarah dengan hubungan khusus ke
modern; sebagai golongan paradikma siknifikan untuk pertimbangan persoalan dan obyek
budaya; sebagai kelompak tema.

Postmodern dikenal sebagai kapitalisme akhir, kapitalisme multi nasional,


masyarakat konsumen pada pertengahan tahun 1960-an tantangan terhadap ideologi gerakan
modern dan terhadap arsitektur modern yang menurunkan nilai dipercepat serta berkembang
biak sehingga dikenal sebagai kritik postmodern.

Perusakan kompleks perumahan pruitti-Igoe di St Louis misauri pada tahun 1972


secara luas diterima sebagai berakhirnya visi arsitektur modern. Lembaga teori di New York
pada tahun 1967-1985 dan Venice, keduanya menjalankan publikasi yang sangat banyak
yang menawarkan program pengajaran, konfrensi, simposium, panel dan pameran hal
tersebut juga dilakukan oleh Insitute Arcsitekture and Urban Studies (IAUS) di Manhattan.
IAUS menerbitkan surat kabar Skyline dua jurnal, dan serangkaian buku dibawah terbitan
opposition. Penekanan berat lembaga tersebut pada teori berkarakteristik post modern.

2.Menurut pendapat

“Postmodern adalah meleburnya batas wilayah dan pembedaan antar budaya tinggi dengan
budaya rendah, antara penampilan dan kenyataan, dan segala oposisi biner lainnya yang
selama ini dijuntung tinggi oleh teori sosial dan filsafat konvensional. Dengan demikian,
postmodern secara umum adalah proses dediferensiasi dan munculnya peleburan di segala
bidang”
(Jean Baudrillard dalam buku Dr. Munir Fuady,2005)

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 8


“Post modern merupakan intensifikasi yang dinamis, yang merupakan upaya terus menerus
untuk mencari kebaruan, eksperimentasi dan revolusi kehidupan, yang menentang dan tidak
percaya pada segala bentuk narasi besar, berupa penolakannya terhadap filsafat metafisis,
filsafat sejarah, dan segala bentuk pemikiran totalitas, seperti Hegelian, Liberalisme,
Marxisme, dan lain-lain. Postmodern dalam bidang filsafat dapat diartikan segala bentuk
refleksi kritis atas paradigma modern dan atas metafisika pada umumnya”
(Jean Francois Lyotard dalam buku Dr. Munir Fuady,2005)

3. Ciri- Ciri Arsitektur Postmodern

Menurut Sallie McFague dalam buku Dr. Munir Fuady,2005 mengatakan bahwa ciri dari
postmodern adalah :

· Menginginkan penghargaan besar terhadap alam.

· Menekankan pentingnya bahasa dalam kehidupan manusia.

· Mengurangi kekaguman terhadap ilmu pengetahuan, kapitaslisme, dan teknologi.

· Menerima tantangan agama lain terhadap agama dominant.

· Menerima dan peka terhadap agama baru.

· Menggeser dominasi kulit putih di dunia barat.

· Mendorong kebangkitan golongan tertindas, seperti golongan ras, gender, kelas sosial yang
tersisihkan.

· Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya interdependensi secara radikal dari semua pihak
dengan cara yang dapat terpikirkan.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 9


4. Aliran dalam Arsitektur Postmodern

Ada tiga golongan besar dalam postmodern, yaitu :

a. Golongan yang memiliki pemikiran untuk meruntuhkan modernism yang pada akhirnya
malah mempunyai kesamaan pemikiran dengan pra modernism.

b.Golongan yang memiliki pemikiran terkait dengan dunia sastra dan linguistik. Golongan ini
mendekonstruksi gambaran tentang dunia, Tuhan, diri, tujuan, makna, dunia nyata, dan
sebagainya.

c. Golongan dengan pemikiran paling luas dan moderat yang berusaha merevisi dan
memperbaharui paham modernism.

5 Tokoh Arsitektur Postmodern dan Karyanya

Arsitektur postmodern merupakan perkembangan gaya bangunan setelah kebosanan terhadap


arsitektur modern yang dianggap monoton dan kurang mewakili keragaman ide para arsitek
pada masa itu. Mengenai arsitek yang terkenal untuk gaya arsitektur modern maka 5 tokoh
inilah jawabannya.

1. Robert Venturi

Lahir tahun 1925 dan merupakan salah satu figur postmodern yang penting. Bersekolah di
American Academy di Roma. Sebelumnya pernah bekerja di kantor milik Eero Saarinen Louis
Kahn sampai tahun 1958. Karya-karyanya antara lain :

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 10


The Guild House in Philadelphia by Robert Venturi (1960–63)

Dibuka : 1963
Lantai :6
Gaya arsitektur : Arsitektur pasca modern
Mulai dibangun : 1960
Ditunjuk sebagai situs warisan dunia : 2004
Arsitek : Robert Venturi

Guild House adalah bangunan tempat tinggal di Philadelphia yang merupakan karya penting
dan berpengaruh dari arsitektur abad ke-20 dan merupakan karya besar pertama oleh Robert
Venturi . Seiring dengan Rumah Vanna Venturi , ini dianggap sebagai salah satu ungkapan
awal arsitektur Postmodern , dan membantu membangun Venturi sebagai salah satu arsitek
terkemuka abad ke-20.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 11


Vanna Venturi House by Robert Venturi (1964)

Rumah Vanna Venturi , salah satu karya arsitektur postmodern yang pertama , terletak di sekitar Chestnut
Hill di Philadelphia, Pennsylvania. Ini dirancang oleh arsitek Robert Venturi untuk ibunya Vanna Venturi,
dan dibangun antara 1962-1964. [1] Rumah itu dijual pada tahun 1973 dan lagi pada bulan Juni 2016, saat
dibeli oleh penduduk setempat.
Sebuah lengkungan applique non-struktural dan jendela "lubang di dinding", di antara elemen-elemen
lainnya, bersama dengan buku Venturi Complexity and Contradiction in Architecture adalah tantangan
terbuka bagi ortodoksi modernis. Sejarawan arsitektur Vincent Scully menyebutnya "bangunan kecil
terbesar pada paruh kedua abad ke-20."

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 12


Fire Station Number 4 in Columbus, Indiana (1968)

Salah satu proyek awal Venturi dan Scott Brown adalah Fire Station 4 di Columbus, Indiana.
Bangunan tahun 1968 berselubung batu bata berwarna merah dan putih dan terdiri dari tempat
penyimpanan dan tempat tinggal, sebuah ruang untuk truk pemadam kebakaran, dan sebuah
menara selang.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 13


Episcopal Academy Chapel

Akademi Episcopal , yang didirikan pada tahun 1785, adalah sebuah sekolah pendidikan
swasta untuk nilai Pre-K sampai 12 yang berbasis di Newtown Square, Pennsylvania . Sebelum
tahun 2008, kampus utama berlokasi di Merion dan kampus satelit terletak di Devon . Fasilitas
Newtown Square berjarak 123 hektar (0,50 km 2 ). Akademi Episkopal secara konsisten masuk
sebagai sekolah swasta terbaik di negara ini oleh berbagai media, termasuk Wall Street
Journal . Akademi berafiliasi dengan Gereja Episkopal di Amerika Serikat .

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 14


Frist Campus Center at Princeton University (2000)

Frist Campus Center adalah focal point kehidupan sosial di Princeton University . Pusat
kampus adalah kombinasi dari Laboratorium Fisika Palmer yang terdahulu, dan sebuah
penambahan modern selesai pada tahun 2001. Uang itu dikaruniai kekayaan dari keluarga Frist
yang dibuat di bisnis rumah sakit swasta. [ rujukan? ]
Dirancang oleh Venturi, Scott Brown & Associates, firma arsitek ternama Robert
Venturi (alumni Princeton) dan Denise Scott Brown , bangunan ini terdiri dari ekspansi
modern ke Collegiate Gothic Palmer Hall. Volume bangunan baru memenuhi halaman dari
struktur berbentuk C sebelumnya, dan meluas di sisi yang terbuka untuk menciptakan fasad
timur yang baru. Pada tahun 2008 dan 2009, renovasi ekstensif dilakukan pada tingkat 100
oleh Arsitek James Bradberry
Ruang 302 adalah ruang kuliah yang dipugar sesuai kondisinya pada saat Albert
Einstein kuliah di sana.
Bangunan ini juga telah digunakan untuk gambar eksternal Rumah Sakit Pengajaran Princeton-
Plainsboro fiktif di serial televisi House .

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 15


2. Michael Graves

Arsitek yang eksis tahun 1934-2015 merupakan tokoh dibalik karya arsitektur yang terkenal.
Sebelumnya ia menganut paham modernisme kemudian berubah ke postmodern tahun 1982.
Karyanya yang menganut paham postmodern antara lain :

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 16


Portland Building by Michael Graves (1982)

The Portland Building , yang disebut-sebut sebagai Portland Municipal Services Building ,
adalah gedung perkantoran 15 lantai yang terletak di 1120 SW 5th Avenue di pusat
kota Portland , Oregon . Bangunan ini menampung kantor-kantor Kota Portland dan terletak
berdekatan dengan Balai Kota Portland . Itu ditambahkan ke National Register of Historic
Places pada tahun 2011.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 17


Humana Building in Louisville, Kentucky, (1982)

LOUISVILLE, Ky.- Ada beberapa gedung pencakar langit, bahkan dalam dekade menara
mengejutkan ini, yang selama ini dinanti sebagai desain arsitek Michael Graves untuk markas
baru Humana Inc., perusahaan perawatan kesehatan swasta

Tapi Humana dianggap sebagai ujian nyata bagi Mr. Graves. Karena ini adalah bangunan urban
terbesarnya, pertanda seberapa bagus dia bisa pindah dari bangunan berskala kecil sampai yang
besar. Dan di luar signifikansinya untuk reputasi Michael Graves, Humana adalah contoh
mencolok dari sebuah perusahaan besar yang makmur yang berusaha membangun sebuah
struktur markas yang akan berdiri sebagai sebuah pernyataan melawan arsitektur perusahaan
modern yang modern. Ini pasti pernyataan yang paling bersemangat sejak AT &
T. menugaskan Philip Johnson dan John Burgee untuk membangun gedung pencakar langit
granitnya yang terbagi separuh di New York City - sebuah bangunan yang markas Humana
baru pasti akan dibandingkan.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 18


Team Disney building in Burbank, California, (1986)

Team Disney Building mengkonsolidasikan kantor perusahaan Disney setelah rencana induk
MGA tahun 1985 untuk properti tersebut.Dengan bangunan perkantoran seluas 350.000 kaki
persegi dengan garasi parkir kelas 1000-mobil, façade depan adalah interpretasi Post-Modern
Parthenon, dengan kurcaci, tingginya hampir 20 kaki, menahan pedimen dan menghadap plaza
pejalan kaki dan mencerminkan kolam.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 19


The Denver Public Library by Michael Graves (1995)

Michael Graves, arsitek Perpustakaan Pusat, dipuji di seluruh dunia sebagai salah satu pendiri
sekolah arsitektur Postmodern. Kaum postmodernis menolak gedung pencakar langit modern
untuk bentuk klasik, bahan alami dan warna berabad-abad yang lalu.Beberapa proyek Graves
yang paling terkenal adalah Walt Disney Corporate Headquarters di Burbank, California; Hotel
Disney World Swan and Dolphin di Orlando, Florida; Gedung Portland (Oregon); dan Gedung
Humana (Louisville, Kentucky). New York Times menyebut Michael Graves "suara paling asli
yang pernah dihasilkan arsitektur Amerika dalam beberapa lama."

Pembangunan Perpustakaan Pusat yang baru didanai oleh penerbitan obligasi yang disetujui
oleh 75 persen mayoritas pemilih Denver pada tahun 1990. Pada tahun 1995, Perpustakaan
Pusat yang baru dibuka untuk pengakuan nasional. Sekarang perpustakaan terbesar antara Los
Angeles dan Chicago, dan setiap tahun lebih dari satu juta orang mengunjungi Perpustakaan
Pusat.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 20


3. Charles Moore

Merupakan tokoh postmodern dari Italia. Dalam karyanya yang menganut paham postmodern
ia juga menambahkan gaya klasik revival dan Art Deco sehingga ada kesan mengangkat
sejarah. Karya-karyanya antara lain :

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 21


Piazza d'Italia in New Orleans, by Charles Moore, completed 1978

Bangunan ini adalah salah satu icon postmodern yang banyak diulas dalam dunia arsitektur
modern. Menggunakan idiom arsitektur modern yang digabungkan dengan berbagai elemen
arsitektur klasik secara eklektik, arsitektur ini membawa kembali memori dari masa lalu ke
masa depan, dalam konteks yang dapat diterima sebagai penguat dari 'kekosongan' akibat
arsitektur modern yang terlalu fungsional. Hal ini karena, bangunan-bangunan lama dalam
kompleks pemukiman imigran dari Italia ini dipandang memerlukan sentuhan baru untuk
memberikan jiwa bagi fungsi bangunan yang tidak mencerminkan kebudayaan Italia.

Dalam dunia postmodern, akhirnya makna bangunan yang dibutuhkan untuk menumbuhkan
identitas muncul dengan cara-cara seperti ini, karena tuntutan untuk memiliki identitas yang
tidak dapat diberikan oleh keseragaman arsitektur modern. Dalam Piazza d'Italia, elemen-
elemen dalam arsitektur yang tumbuh di Italia, muncul menjadi bagian baru yang menyegarkan
keseluruhan kompleks, seperti munculnya kolom-kolom doric, corinthian, dan ionic yang
diletakkan dengan cara tidak formal seperti arsitektur pendahulunya, namun dengan cara yang
humoris dengan memasukkan unsur-unsur baru yang bersifat sculptural.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 22


Haas School of Business at the University of California, Berkeley by Charles Moore (1992)

The Haas School of Business pertama kali didirikan sebagai College of Commerce
dari Universitas California pada tahun 1898. Piagam Universitas California, yang diadopsi
pada tahun 1868, termasuk di antara tujuannya studi perdagangan. Bupati Universitas Arthur
Rodgers, AS Hallidie dan George T. Marye Jr. kemudian mengusulkan pendirian sebuah
College of Commerce, Sekolah itu adalah sekolah bisnis perguruan tinggi ketiga di Amerika
Serikat dan yang pertama di universitas negeri.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 23


Beverly Hills Civic Center by Charles Moore (1990)

Bangunan ini dirancang oleh arsitek ternama Charles Moore (1925-1993) dengan gaya arsitektur
postmodern Ini mencakup halaman, barisan tiang, promenade, dan bangunan, dengan ruang
terbuka dan semi tertutup, tangga dan balkon. Itu selesai pada tahun 1990.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 24


4. Philip Johnson

Philip Johnson lahir tahun 1906. Memulai karir sebagai arsitek dengan paham modern murni.
Bangunan karya Philip banyak menerapkan aliran Internatonal Style. Hingga kemudian
membanting stir ke arah postmodern saat merancang ATT&T Building (sekarang namanya 550
Madison Avenue). Berikut Karya-karyanya :

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 25


550 Madison Avenue, (Formerly AT&T Building) by Philip Johnson (1982)

Bangunan ini dirancang oleh arsitek Philip Johnson pada tahun 1982 Ini menjadi kontroversial
segera untuk bagian atas hiasnya (kadang-kadang diejek sebagai " Chippendale ", setelah
karakteristik pedimans terbuka dari bookcase terkenal Inggris dan lemari lainnya), namun
dinikmati dengan cara masuk melengkung yang spektakuler, berukuran sekitar tujuh tingkat
tingginya. Dengan penambahan hias ini, bangunan tersebut menantang
permintaan modernisme arsitektur untuk fungsionalitas yang hebat dan desain yang benar-
benar efisien. Efek bangunan pada masyarakat luas telah digambarkan sebagai melegitimasi
gerakan arsitektur postmodern di panggung dunia.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 26


Bank of America Center in Houston, Texas by Philip Johnson (1983)

Bank of America Center adalah sebuah representasi tinggi yang merupakan salah satu contoh
penting pertama konstruksi arsitektur postmodern di pusat kota Houston , Texas . Sebelumnya
dikenal sebagai RepublicBank Center , NCNB Center , dan NationsBank Center, bangunan ini
selesai pada bulan Oktober 1983 dan dirancang oleh arsitek pemenang penghargaan Philip
Johnson dan mitra John Burgee , dan mengingatkan pada arsitektur Gothic Belanda di rumah-
rumah kanal di Belanda. . Ini memiliki tiga kemunduran menara tersegmentasi, masing-masing
dengan "garis atap bergaris yang terjal yang diakhiri dengan menara". Menara ini
dikembangkan oleh Hines Minat dan dimiliki oleh perusahaan patungan MM Properties dan
afiliasi General Electric Pension Trust.
Pusat perbankan bertempat di gedung yang terpisah, karena masalah konstruksi, dan memiliki
lobi tiga tingkat. Bangunan ini berisi galeri seni di lobi dan berencana menyelenggarakan
pameran yang dikurasi.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 27


PPG Place, Pittsburgh, Pennsylvania by Philip Johnson (1979–84)

PPG Place, sebuah kompleks bangunan besar termasuk sebuah menara bertingkat 40 (635 kaki)
dengan lima bangunan satelit yang mencakup area enam blok kota, dirancang oleh Philip
Johnson dan John Burgee. Di PPG Place, Johnson menggunakan kosa kata arsitektur Gothic
yang longgar, menerjemahkannya ke dalam bahan modern dan teknik konstruksi. Pada tahun
yang sama dengan gedung AT & T di New York City, Place PPG berdiri mungkin sebagai
salah satu bangunan Johnson yang paling menunjukkan kecerdasan dan kedekatannya dengan
pesan campuran.Dengan mencampur bentuk historis dengan metode konstruksi modern,
Johnson menciptakan bangunan post-modernis yang benar-benar unik, sebagian karena
penggunaan materialnya, yang sangat sesuai karena PPG adalah produsen terkemuka rakitan
dinding tirai.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 28


500 Boylston Street building in Boston, Massachusetts, by Philip Johnson (1989)

Bangunan yang dirancang oleh arsitek Philip Johnson dan John Burge.

500 Boylston Street adalah bangunan Post-Modern seluas 1,3 juta kaki persegi yang terletak di
bagian Back Bay di Boston dan bagian dariHigh Spine , selesai pada tahun 1989. Tempat ini
berada di samping Trinity Church yang bersejarah , Boston . Ini mendominasi bagian barat
blok kota yang dibatasi oleh jalan-jalan Boylston , Clarendon dan Berkeley dan St. James
Avenue. Biayanya $ 100.000.000 untuk membangun. Situs ini berisi sekitar 137.000 kaki
persegi (12.700 m 2 ) lahan, dengan sekitar 500 kaki (150 m) bagian depan di Boylston Street.
Enam lantai pertama adalah ruang kantor ritel dan kecil. Di atas itu ada perkantoran 19 lantai
dengan ruang kantor Kelas A. Ini memiliki sekitar 715.000 kaki persegi (66.400 m 2 ) ruang
kantor. Tempat ini memiliki tempat parkir bawah tanah untuk 1.000 mobil yang berbagi
dengan 222 Berkeley Street .

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 29


400 West Market in Louisville, Kentucky by Philip Johnson (1993)

400 West Market adalah gedung pencakar langit di Downtown Louisville, Kentucky . Struktur
tinggi 35 lantai, 549 kaki (167 m) dirancang oleh arsitek John Burgee dengan Philip
Johnson dan selesai pada tahun 1993 dengan biaya US $ 100 juta. Bangunan tersebut, yang
aslinya bernama Capital Holding Center, kemudian dinamai Providian Center
dan AEGON Center karena bisnisnya telah dinamai dan dijual.AEGON meninggalkan gedung
tersebut pada tahun 2010, dan bangunan itu dinamai 400 West Market pada tahun 2014. [4]
Saat ini gedung tertinggi di negara bagian Kentucky , bangunannya dibangun dari beton
bertulang, berlawanan dengan konstruksi baja biasa untuk bangunan yang tinggi. Lantai atas
bangunan juga diterangi di malam hari. Pencahayaan 400 West Market berubah dari warna
putih biasa menjadi kombinasi warna merah dan hijau dari Hari Thanksgiving hingga
Hari Tahun Baru .

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 30


Glass house Pavilion for the Glass House in New Canaan, Connecticut (1995)

Pintu gerbang merah dan hitam "Da Monsta", dibangun tanpa sudut kanan dan dari senjata api
yang dimodifikasi, adalah salah satu dari sedikit struktur yang terlihat dari jalan. Dekat itu
adalah pintu masuk gerbang setinggi 20 kaki (6.1 m), yang dibuat dari booming perahu
layar."Da Monsta" terinspirasi oleh karya arsitek ekspresionis Jerman Hermann Finsterlin .
Nama itu dipilih setelah percakapan dengan kritikus arsitektur Herbert Muschamp saat
Johnson merasa rumah itu memiliki kualitas makhluk hidup.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 31


5. Frank Gehry

Sepertinya tokoh arsitek yang satu ini sudah sangat terkenal, terutama dengan karyanya
Guggenheim Bilbao. Lahir 1929 dan merupakan tokoh besar postmodern. Membuka kantor
pertama tahun 1970 dan menghasilkan karya yang sangat menginspirasi sebagai berikut :

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 32


Gehry residence in Santa Monica (1978)

Gehry Residence adalah rumah arsitek Frank Gehry sendiri. Ini awalnya merupakan
perpanjangan, dirancang oleh Gehry dan dibangun di sekitar rumah bergaya kolonial Belanda
yang ada. Penggunaan bahan tidak konvensional, seperti pagar rantai dan baja
bergelombang.Kadang-kadang dianggap sebagai salah satu gedung dekonstruksi paling awal,
meskipun Gehry menyangkal hal ini.
Gehry Residence terletak di Santa Monica, California . Pada tahun 1977, Frank dan Berta
Gehry membeli sebuah bungalo merah muda yang pada awalnya dibangun pada tahun
1920. Gehry ingin mengeksplorasi dengan bahan yang telah dia gunakan - logam, kayu lapis,
pagar rantai, dan bingkai kayu. Pada tahun 1978, ia memilih membungkus bagian luar rumah
dengan eksterior baru sambil tetap membiarkan eksterior tua terlihat. Dia hampir tidak
menyentuh fasad belakang dan selatan dan ke sisi lain rumah yang dia terjepit di atas batu kaca
miring. Kemudian, pada musim gugur tahun 1991, ia memilih untuk merombak karena
kebutuhan keluarga yang sedang berkembang yang saat itu termasuk dua remaja laki-laki.
Banyak tetangga Gehry tidak senang dengan bangunan yang tidak biasa yang dibangun di
lingkungan mereka.
Pada 2016, rumah tersebut masih dimiliki oleh Frank Gehry. Meskipun hampir selesai
pembangunan tempat tinggal lain yang menghadap ke Rustic Canyon, dia berencana untuk
menjaga rumah Santa Monica dalam keluarga.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 33


Norton Beach House, Venice, California (1983)

Dirancang pada tahun 1984 untuk artis Lynn Norton dan penulis William Norton, Frank
Gehry's Norton House dikenal dengan bentuk eksentrik dan materialitas eklektiknya. Sama
seperti rumahnya sendiri di Santa Monica, Norton House adalah kumpulan benda sehari-
hari. Orang-orang Nortons sebenarnya telah melihat rumah Gehry pada tahun 1983 dan jelas
menyetujui eksperimennya. Dengan komisi tersebut, Gehry melanjutkan eksplorasi pembuatan
arsitektur dengan bahan sehari-hari, biaya rendah, dan bentuk-bentuk patung.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 34


Dancing House in Prague (1996)

The Dancing House merupakan sebutan untuk bangunan kantor yang terletak di kota Prague,
Republik Ceko. Didesain oleh arsitek kelahiran Kroasia, Vlado Milunic bekerja sama dengan
arsitek dari Kanada Frank Gehry. Pembagunan gedung dimulai pada tahun 1994 dan baru
selesai pada tahun 1996.

Gedung ini merupakan salah satu bukti sejarah besar dalam perang dunia kedua, sebelum di
bangunnya gedung ini sebuah rumah telah hancur akibat serangan bom. Di dekat sana pernah
di tinggali oleh mantan presiden Republik Ceko yaitu Vaclav Havel.
bangunan ini di dukung oleh 99 panel beton yang berbeda bentuk dan ukuran, diatas bengunan
terdapat sebuah struktur logam yang dikenal bernama Medusa. Interior bangunan ini diisi
dengan interior abad ke-18 dan abad ke-19. bengunan ini terdapat dua bangunan inti yaitu,
menara kaca dan sebuah gedung yang memiliki kaca - kaca yang bergelombang.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 35


Guggenheim Bilbao, Bilbao, Spain (1997)

Museum Guggenheim Bilbao adalah museum seni modern dan kontemporer yang dirancang
oleh arsitek Kanada-Amerika Frank Gehry , dan berlokasi di Bilbao , Basque
Country , Spanyol . Museum ini diresmikan pada tanggal 18 Oktober 1997 oleh
mantan Raja Juan Carlos Idari Spanyol. Dibangun di sepanjang Sungai Nervion , yang
membentang melalui kota Bilbao ke Laut Cantabrian , ini adalah salah satu dari beberapa
museum milik Solomon R. Guggenheim Foundation dan menampilkan pameran karya
seniman Spanyol dan internasional yang permanen dan mengunjungi. Ini adalah salah satu
museum terbesar di Spanyol.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 36


Keberadaan Post Modern di Indonesia

Kalau mengambil pokok-pokok pikiran Post Modern untuk meninjau keadaan dan
perkembangan arsitektur di Indonesia, maka arsitektur Post Modern sudah ada di Indonesia
sejak tahun 1970-an melalui pandangan dan karya dari Y.B Mangunwijaya. Di sini YB
Mangunwijaya menghadirkan karya arsitektur yang tergolong ke dalam sub-langgam
PurnaModern.
Akan tetapi bila dilihat dari ciri visual Post Modern maka Post Modern belum cukup
populer, alias hanya beberapa buah saja yang berusaha menghadikannya misalnya AMI
(Arsitek Muda Indonesia) dengan anggotanya Sonny Sutanto (karyanya di Surabaya adalah
hotel Novotel; menunjukkan sub-langgam PurnaModern), Yori Antar, Sardjono Sani
(menampakkan sub-langgam Neomodern), dan lainnya yang keseluruhannya berjumlah kurang
lebih 20 orang. Pada 5 Oktober 2000, kelompok ini menerbitkan buku kedua (tentang rekaman
perjalanan AMI selama berpameran di Belanda hampir dua tahun yang lalu).

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 37


ARSITEKTUR POST MODERN DI BANDUNG

GRAND ROYAL PANGHEGAR

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 38


ARSITEKTUR POSMODERN HOTEL GRAND ROYAL PANGHEGAR

Konsep Fasad Hotel Grand Royal Panghegar Bandung


Pemilik hotel Grand Royal Panghegar menginginkan sebuah hotel yang konteks dengan
bangunan-bangunan Art Deco disekitarnya. Art Deco sebagai langgam arsitektur
bangunanbangunan bersejarah di kota Bandung dirasa penting untuk tetap dipertahankan
eksistensinya. Konsep Art Deco diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk
menginap dan tinggal di bagunan yang sekarang menjadi salah satu hotel pariwisata yang ada

Gambar 1 : Grand Royal Panghegar


di kota Bandung. Berangkat dari keinginan owner, arsitek memberikan solusi desain bangunan
posmodern yang tercipta dari penggabungan arsitektur Art Deco dengan arsitektur modern

(Endar, 2012).
Unsur-unsur fasad yang mencerminkan arsitektur posmodern
Fasad Grand Royal Panghegar didesain dengan semangat memunculkan kembali gaya Art
Deco sebagai karakteristik bangunan-bangunan yang ada di Kota Bandung. Ornamen Art Deco

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 39


bisa ditemukan pada sebagaian besar fasad bangunan Grand Royal Panghegar,baik itu podium,
badan bangunan, sampai kepala bangunan semuanya tidak terlepas dari sentuhan ornamen Art
Deco. Grand Royal Panghegar banyak mengeksplor karakter Art Deco dari bangunan-
bangunan bersejarah yang ada di Kota Bandung dan juga beberapa bangunan Art Deco yang
ada di dunia.

Ornamen Art Deco pada pilar terlihat sangat jelas dan cepat dimengerti oleh orang pada saat
pertama kali melihatnya. Kontekstual jelas terlihat dengan penggunaan ornamen Art Deco pada
pilar hotel Grand Royal Panghegar. Terdapat manipulasi terhadap bentuk geometris subtractive
yang biasanya di terapkan pada dinding dan bukaan bangunan. Pada Grand Royal Panghegar
bentuk geometris subtractive digunakan untuk mendekorasi kolom. Langgam Art Deco
menunjukkan adanya kontekstualisme pada Grand Royal Panghegar dengan lingkungan sekitar
yang banyak didominasi oleh bangunan-bangunan bersejarah yang memiliki langgam Art
Deco. Salah satu contohnya adalah unsur jendela pada Gedung setasiun Ketreta Api Bandung
yang memiliki kemiripan dengan jendela pada Grand Royal Panghegar.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 40


Tabel 2 : Gaya arsitektur modern pada entrance Grand Royal
PanghegarHeadquarter

Entrance bangunan memiliki karakter arsitektur modern pada umumnya. Kesan minimalis dan
kejujuran material sengaja dimunculkan pada desain entrance tersebut. Tidak adanya ornamen
Art Deco membuat entrance bangunan terlihat kontras dengan bentuk-bentuk yang ada
disekitarnya. Hal ini sesuai dengan teori Jencks bahwa arsitektur posmodern tidak anti
modernisasi.
Analisis Fasad Pada Massa Bangunan Baru Grand Royal Panghegar
Unsur Arsitektur Modern
Penerapan unsur-unsur arsitektur modern minimalis pada fasad massa bangunan baru cukup
direpresentasikan dengan jelas pada penggunaan cladding, pemilihan material, pemilihan
warna dan tekstur, penggabungan komposisi massa bangunan, dan tidak ditemukannya
penggunaan motif yang rumit. Secara keseluruhan, desain pada fasad massa bangunan baru
dibuat sederhana, elegan, dan menerapkan prinsip “form follow function” juga “less is more”.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 41


Gambar 2 : Rencana akhir desain Grand Royal
Panghegar

Unsur Art Deco


Langgam asli dari bangunan Hotel Panghegar memang secara sengaja tidak dihilangkan
keasliannya secara signifikan dan tetap diterapkan pada massa bangunan baru. Unsur-unsur Art
Deco seperti penggunaan pola pengulangan atau repetitif, pemilihan tekstur dan warna
monokrom, dan bentuk massa yang geometris tetap diterapkan pada fasad massa bangunan
baru. Fasad Grand Royal Panghegar didominasi ornamen-ornamen Art Deco. Art Deco
merupakan langgam arsitektur yang populer di bandung pada tahun 1920-1930an. Meskipun
hotel Grand Royal Panghegar telah mengalami renovasi besar-besaran pada tahun 2005- 2009
dengan menambah bangunan baru, langgam Art Deco tetap dipilih sebagai karakteristik dan
daya tarik bangunan tersebut. Penggunaan unsur-unsur Art Deco pada fasad bangunan dan juga
penggunaan warna ciri khas Art Deco seperti pada umumnya merupakan gambaran arsitektur
posmodern yang pro-history. Ornamen Art Deco merata di setiap bagian bangunan. Pada
bagian podium terdapat dinding berbentuk lengkung yang memiliki banyak ornamen. Pada
badan bangunan terdapat dinding masif berwarna coklat yang memiliki ukiran ciri khas Art
Deco. Dinding masif tersebut digabungkan dengan elemen kaca dekoratif Art Deco yang dibuat
lebih modern di bagian tengah bangunan. Dibagian paling atas terdapat simbol-simbol yang
memberikan bentuk keberagaman pada fasad bangunan. Pada bagian podium bangunan,
ornamen Art Deco lebih bervariasi. Pilar-pilar berwarna gelap terlihat mendominasi podium
bangunan. Selain itu terdapat kaca reflektif yang dihiasi dengan garis-garis frame yang
merupakan transformasi dari bentuk Art Deco menjadi sesuatu yang lebih modern. Terdapat
juga dinding bertekstur dengan pola garisgaris yang terlihat tidak terlalu jelas adalah salah satu
karakter dinding Art Deco.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 42


Gambar 3 : Podium bangunan Grand Royal
Panghegar

Lebih keatas lagi yaitu bagian tengah atau badan bangunan, ornamen Art Deco sangat terlihat
jelas pada bagian tower sebelah kiri. Pada tower tersebut dinding Art Deco menghiasi fasad
bagian samping bangunan di padukan dengan bukaan kaca tidak terlalu lebar. Kemudian di
bagian ujung kiri dan kanan bangunan tedapat balkon berulang dari bawah sampai atas. Balkon
tersebut memberi kesan garis-garis timbul yang akan tampak selaras bila dipadukan dengan
kolom dan dinding Art Deco di bagian kaki bangunan. Jerry Adam dan Rizki Swandara Jurnal
Reka Karsa – 10 Unsur modern juga terlihat pada badan menara bangunan yaitu bukaan kaca
lebar pada bagian tengah bangunan. Bukaan kaca dominan memanjang dari lantai bawah
sampai lantai atas memberikan kesan sederhana seperti gaya arsitektur modern. Tetapi hal ini
menjadi berbeda makna bila ditambah dengan garis-garis horisontal disetiap lantai. Garis-garis
di tengah memberikan kesan bahwa ada kombinasi antara arsitektur modern dengan seni Art
Deco.

Gambar 4 : Badan bangunan Grand Royal Panghegar

Selanjutnya pada bagian kepala bangunan juga tidak terlewat dari sentuhan ornamen Art Deco.
Dinding Art Deco yang tadinya dua baris disebelah kiri dan dua baris di sebelah kanan
dikurangi menjadi satu baris. Hal ini untuk membedakan antara badan bangunan dengan bagian

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 43


kepala. Kombinasi tersebut merupakan kebalikan dari badan bangunan yang lebih di dominasi
oleh ornamen Art Deco. Bagian kepala lebih banyak menggunanakn karakter modern dengan
bukaan kaca lebar lebih dominan. Meskipun demikian pada bagian yang menghadap samping
terdapat ornamen Art Deco berupa pilar-pilar sejajar di sepanjang jendela.

Gambar 5 : Kepala Grand Royal Panghegar

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan bangunan Grand Royal
Panghegar memiliki kesamaan dengan arsitektur posmodern, diantaranya memiliki makna
double codding yang terlihat dari adanya kombinasi antara teknik modern dengan sesuatu yang
lain (sejarah). Beragam ornamen Art Deco dapat dilihat pada bangunan grand Royal Panghegar
baik yang diterapkan secara jelas ataupun yang mengalami modifikasi bentuk.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 44


BAB III

PENUTUPAN

1. Kesimpulan

Kesimpulan Teori Arsitektural Postmodern


Pada postmodern teori titik beratnya ada pada pelestarian aset – aset perkotaan yang
menjadi artifak budaya , dimana seni memainkan peranan penting dalam teori arsitektur
postmodern dari pada teknologi. Segi positif dari arsitektur modern adalah didasarkan pada
prinsip kenikmatan salah satu contohnya adalah kualitas ruang yang terbentuk mesti nyaman,
standard dan sebagainya.
Salah satu hal yang menantang dalam arsitektur postmodern adalah adanya
pengulangan secara original, meminjam hasil karya orang lain untuk ditampilkan kembali pada
kebanyakan karya arsitektur modern seperti menghasilkan karya maskulin untuk artis yang
feminim,salah satu cara menarik perhatian penikmat seni.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 45


2. Daftar Pustaka.

Catanese. J.a., end Snyder C.J., 1984. Pengantar Arsitektur. Erlangga. Jakarta
Ching, DK., Francis. 2000. Arsitektur Bentuk,Ruang dan Tatanan. Erlangga. Jakarta.
Paul – Alan Johson, 1994. The Theory Of Architecture : Van Nostrand Reinhold Company.
New York
Prestel, 1991, Arcitecture In Transition : Between Deconstruction and New Modern, Munich.
Germany.
Wiryomartono. B. P., 1990. Perkembangan Gerakan Arsitektur Modern Di Jerman dan
Postmodernism. Universitas Atma Jaya. Jogjakarta.
Tanudjaja. F.C.J.S., 1998. Arsitektur Modern: Tradisi-Tradisi dan Aliran-Aliran Serta
Peranan Politik-Politik. Universitas Atma Jaya. Jokjakarta.
Portoghesi. Paolo., 1987. Postmodern. Rizoli, New York
London. Academy., 1981. Postmodern Classicim, London, Academy
Paul – Alan Johson, 1994. The Theory Of Architecture : Van Nostrand Reinhold Company.
New York
Prestel, 1991, Arcitecture In Transition : Between Deconstruction and New Modern, Munich.
Germany.
Ching, DK., Francis. 2000. Arsitektur Bentuk,Ruang dan Tatanan. Erlangga. Jakarta.
Catanese. J.a., end Snyder C.J., 1984. Pengantar Arsitektur. Erlangga. Jakarta
Wiryomartono. B. P., 1990. Perkembangan Gerakan Arsitektur Modern Di Jerman dan
Postmodernism. Universitas Atma Jaya. Jogjakarta.
Tanudjaja. F.C.J.S., 1998. Arsitektur Modern: Tradisi-Tradisi dan Aliran-Aliran Serta
Peranan Politik-Politik. Universitas Atma Jaya. Jokjakarta.

Sejarah Arsitektur Barat ( Postmodern) 46