Anda di halaman 1dari 3

Parlindungan kudadiri, 0810031802199

Implementasi Network Attached Storage mengunakan FreeNAS dalam mengelola


file data mahasiswa di Laboratorium STMIK-AMIK Riau, dibawah bimbingan
Susandri, M.Kom.
58 + ix / 55 Gambar /4 pustaka + 1 jurnal (2008)

ABSTRAK

Perkembangan teknologi komputerisasi pada saat ini sangatlah pesat, ini


memungkinkan suatu lembaga di haruskan mengikuti perkembangan
komputerisasi tersebut. Di samping itu juga harus ditunjang dengan teknologi
jaringan komputer yang memadai sehingga bisa membuat komunikasi terlaksana
dengan baik dan efektif. Di Laboratorium STMIK-AMIK Riau belum memiliki
sebuah server FreeNAS yang digunakan untuk menampung data dosen dan
mahasiswa. Server ini dapat melayani untuk keperluan belajar mengajar tanpa
harus mengkewatirkan data hilang di saat komputer dalam kondisi di perbaiki.
dengan adanya komputer server FreeNAS membantu kinerja dosen mahasiswa
dan juga komputer pada laboratorium untuk dapat digunakan secara maksimal.
Dengan penerapan server FreeNAS dapat meminimalisasi masalah-masalah yang
ada selama ini seperti setting IP address dan data-data yang sering hilang.

Kata kunci : server FreeNAS, Mahasiswa, Dosen

i
1.1. Identifikasi Masalah

Dari latar belakang diatas maka dapat di indentifikasi permasalahan diatas

yang terjadi sebagai berikut:

a. Belum tersediannya modul secara elektronik (softcopy) yang dapat di

akses oleh mahasiswa.

b. Pemanfaatan waktu praktikum kurang efektif.

c. Belum tersedianya penyimpanan data terpusat serta Pendistribusian

dan penyimpanan file mahasiswa pada laboratorium STMIK-AMIK

Riau.

PENUTUP

5.1. Kesimpulan

Dari uraian yang telah dibahas diatas penulis dapat simpulkan bahwa untuk

dapat mengunakan server FreeNAS diperlukan peninjauan terhadap hardware

yang digunakan terutama pada server FreeNAS. Server adalah tulang pungung

dalam jaringan. Semua konfigurasi masing-masing komputer client terletak di

server.

Dengan penerapan jaringan berbasis server FreeNAS akan menambah

efektifitas dan efesiensi kerja masing-masing unit kerja di Laboratorium STMIK-

AMIK Riau, sehingga data-data yang selalu bermasalah selama ini, dapat di

ii
backup dengan baik, dan kehilangan data takkan terjadi lagi, serta pengeluaran

dana yang selama ini selalu di keluhkan, dengan adanya server ini dapat

diminimalisir.

1. Total Biaya yang di butuhkan lebih murah dibandingkan jika harus

memperbaruhi atau bahkan membeli komputer server branded yang baru.

2. Penyimpanan dan Backup data terpusat di server sehingga mempermudah

administrator dalam manajemen file.

3. Bebas perawatan dan bebas ganguan pada komputer client.

4. Lebih efektif dan efisiensi didalam melakukan pekerjaan,sharing data

bahkan pertukaran data dapat dilakukan melalui satu komputer.

Adapun kelemahan dari Server FreeNAS sistem ini adalah:

1. Diperlukan perhatian khusus terhadap server, mengingat data terpusat

di server.jika server terkena virus, seluruh data terancam hancur.

2. Kapasitas akan menurun seiring dengan bertambahnya data-data yang

disimpan oleh komputer client.

iii