Anda di halaman 1dari 7

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Rasionalisasi permasalahan/isu yang di bahas dalam TRI


Sering sekali pemimpin tidak mendeglasian wewenang ini di dalam kepemimpinan nya.
Adapun alasan-alasan mengapa mereka tidak menggunakan pendeglasian tersebut ialah:
a) Pemimpin sering tidak mendelegasikan tugas karena pemimpin tidak tahu atau takut, dan
mempertahankan status kepemimpinannya, serta tidak memercayai orang lain/mencurigai
orang lain.
b) Pemimpin sering mendelegasikan semua tugas karena pemimpin tidak tahu ataupun ingin
membebaskan diri/meringankan diri dari kewajibannya.
c) Pemimpin sering mendelegasikan sedikit tugas karena pemimpin takut atau sangat hati-
hati, atau kurang/tidak percaya

1.2 Tujuan TRI


Tujuan dari TRI ini adalah sebagai berikut :
a) Mengetahui fungsi delegasi wewenang di dalam organisasi
b) Mengetahui peranan pemimpin di dalam menjalankannya delegasi organisasi
c) Mengetahui penyalahgunaan delegasi wewenang di dalam organisasi
d) Memberikan ide cara penanggulangan penyalahgunaan delegasi wewenang

1.3 Manfaat TRI


Manfaat dari TRI ini ialah memberikan inspirasi kepada setiap pembaca dengan di
kemukakan beberapa ide mengenai cara mengatasi delegasi wewenang didalam sebuah
organisasi.

BAB II
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN KEPEMIMPINAN

2.1 Permasalahan Umum Kepemimpinan

a) Pemimpin merasa lebih bila mereka tetap mempertahankan hak pembuatan keputusan.
b) Pemimpin tidak bersedia menghadapi resiko bahwa bawahan akan melaksanakan
wewenangnya dengan salah atau gagal.
c) Pemimpin tidak atau kurang mempunyai kepercayaan akan kemampuan bawahannya.
d) Pemimpin merasa bahwa bawahan lebih senang tidak mempunyai hak pembuatan
keputusan yang luas.
e) Pemimpin takut bahwa bawahan akan melaksanakan tugasnya dengan efektif sehingga
posisinya sendiri akan terancam.
f) Pemimpin tidak mempunyai kemampuan menajerial untuk mendelegasikan tugasnya.

Hambatan-hambatan proses pendelegasian tidak semuanya berasal dari manajer. Para bawahan
mungkin juga menolak adanya pendelegasian wewenang. Hal ini disebabkan karena :

a) Delegasi berarti bawahan menerima tambahan tanggung jawab dan akuntabilitas.


Terkadang lebih mudah pergi ke manajer untuk memecahkan suatu masalah daripada
membuat keputusan sendiri.
b) Selalu ada perasaan bahwa bawahan akan melaksanakan wewenang barunya dengan
salah dan menerima kritik.
c) Banyak bawahan kurang mempunyai kepercayaan diri dan merasa tertekan bila
dilimpahai wewenang pembuatan keputusan yang lebih besar.

2.2 Identifikasi Permasalahan sesuai tema yang dibahas

Permasalahan 1

Dalam sebuah Pemilihan Presiden Universitas Porsea, Novia terpilih menjadi presiden. Di
dalam kepemimpinan setelah setahun ,Novia menganggap bahwa tugasnya sebagai presiden
semakin berat . Ditambah lagi dengan tugas kampus yang begitu banyak. Novia tidak lagi
memperhatikan setiap pekerjaan dan tanggung jawabnya. Lama kelamaan Novia melimpahkan
3/4 kepada bawahannya seperti sekretaris dan bendahara. Segala pekerjaannya ia beratkan
kepada mereka dan semata-mata jabatan nya sebagai Presiden Universitas Porsea hanyalah
sebagai simbol. Dan pada akhir nya ia hanya memerintah kan setiap tugas yang dia emban akan
ia berikan kepada bawahannya.

Permasalahan 2

Adi Subroto adalah seorang Direktur sebuah perusahaan PT. TRI PAV PULP yang bergerak di
bidang pembibitan kayu mengalami konflik antara perusahaan dengan karyawan. Konflik ini
terjadi yang disebabkan oleh adanya miss communication antar atasan dengan karyawan.
Adanya perubahan kebijakan dalam perusahaan mengenai penghitungan gaji atau upah kerja
karyawan , namun pihak perusahaan belum memberitahukan para karyawan, sehingga
karyawan merasa diperlakukan semena-mena oleh pihak perusahaan. Para karyawan
mengambil tindakan yaitu dengan mendemo perusahaan, Namun tindakan ini berujung pada
PHKbesar-besaran yang dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan manapun pasti pernah
mengalami konflik internal.

Permasalahan 3

Seorang ketua OSIS di SMA N 1 Siantar Narumonda sedang melakukan kunjungan ke sekolah
lain dalam rangka mempererat ikatan persaudaraan antar SMA. Di sana ia mengikuti sebuah
seminar. Di sisi lain pada waktu yang bersamaan, sekolah SMA N 1 N Siantar Narumonda sudah
menjadwalkan untuk rapat bulanan antara sesama anggota OSIS. Namun,. Ketua OSIS tersebut
membatalkan rapat tersebut karena ia berhalangan. Padahal di satu sisi ia memiliki seorang
wakil, sekretaris dan bendahara untuk mengawasi dan memimpin jalannya rapat tersebut.
Karena tidak kepercayaan nya kepada wakil, bendahara, dan sekretaris ia membatalkan rapat
tersebut padahal semua anggota OSIS sudah berkumpul di ruangan rapat.

Bab III
SOLUSI DAN PEMBAHASAN

Solusi Permasalahan 1
Kepemimpinan merupakan ujung tombak organisasi yang mengarahkan orang-orang dan
mendayagunakan sumber-sumber lain demi kepentingan organisasi.
Menurut saya , permasalah yang terjadi di atas sungguh sangat fatal. Novia tidak mengemban
tanggung jawabnya sebagai pemimpin. Memang benar, tugas sebagai pemimpin bukanlah hal
yang mudah. Menerima berbagai tugas dari beberapa arah itu sudah menjadi resiko yang
dihadapi oleh setiap pemimpin. Dan pantang sekali bagi seorang pemimpin untuk
membebankan bawahannya untuk semua tugas-tugas nya.
Solusi yang baik menurut saya dalam permasalahan ini ialah , sebagai pemimpin harus lah
mampu mengatur atau memanage waktu nya untuk berbagai hal. Jika hal ini berkelanjutan
maka lebih baik Novia di turunkan sebagai Presiden di universitas tersebut.

Solusi Permasalahan 2
Komunikasi adalah Alat yang di gunakan untuk mengetahui keadaan , situasi dan kondisi .
Dalam sebuah organisasi komunikasi sangat di butuhkan. Jika hilangnya komunikasi antar
anggota maupun antar anggota dan pemimpin maka tujuan yang hendak di capai tidak akan
tercapai.
Menurut saya, Seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu membaca
situasi dan kondisi yang terjadi di dalam organisasi yang ia pimpin. Atasan harus sering
memantau bawahannya dan mengadakan kontak langsung dengan karyawannya. Selain itu
pemimpin juga harus bertanya kepada manajer nya mengenai situasi dan kondisi yang ada di
dalam organisasi tersebut. Dengan cara tersebut di dalam sebuah organisasi antara pemimpin
dan bawahan tidak terjadi miss comunication. Dengan begitu atasan dapat mengetahui
bagaimana sifat dan keinginan para karyawannya tersebut. Dalam mengubah kebijakan
mengenai perhitungan gaji atau upah kerja karyawan seharusnya ikut di bicarakan dengan para
karyawan, karena perubahan kebijakan dalam suatu perusahaan harus segera di beritahukan
kepada pihak yang bersangkutan termasuk para karyawan juga, apalagi mengenai gaji.

Solusi Permasalah 3
Saling percaya di dalam organisasi adalah salah satu hal yang paling penting. Di samping itu
untuk saling melengkapi dan bekerjasama juga hal yang perlu atau sangat penting di dalam
organisasi untuk mencapai tujuan yang telah disepakati.
Menurut saya solusi dalam permasalahan ini adalah belajar untuk menghargai dan
mempercayai orang lain. Apalagi jika dalam tujuan yang sama. Karena di dalam mencapai
sebuah tujuan tidak akan bisa hanya seorang pemimpin yang bekerja untuk mendapatkan hasil
yang maksimal.

BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Kesimpulan dari TRI ini ialah delegasi adalah :
Pendelegasian adalah kegiatan seseorang untuk menugaskan stafnya / bawahannya untuk
melaksanakan bagian dari tugas pemimpin yang bersangkutan dan pada waktu bersamaan
memberikan kekuasaan kepeda staf/bawahan tersebut, sehingga bawahan itu dapat
melaksanakan tugas tugas itu sebaik baiknya serta dapat mempertanggung jawabkan hal hal
yang didelegasikan.
Manfaat Pendelegasian Wewenang
1. Pemimpin memiliki banyak kesempatan untuk mencari dan menerima peningkatan
tanggungjawab dari tingkatan manajer yang tinggi
2. Memberikan keputusan yang lebih baik
3. Pelimpahan yang efektif mempercepat pembuatan keputusan
4. Melatih bawahan memikul tanggungjawab, melakukan penilaian dan meningkatkan
keyakinan diri serta kesediaan untuk berinisiatif
Dalam Pendelegasian, hal- hal yang harus di perhatikan ialah :
1. Saling percaya dalam satu organisasi
2. Bertanggung jawab atas tugas dan tanggung jawab yang di emban
3. Saling melengkapi kekurangan antar Organisasi
4. Mengetahui kondisi dan situasi yang terjadi antar unsur-unsur pembentuk organisasi

4.2 Rekomendasi
Maka dari pembahasan diatas, kita ketahui bersama bahwasannya sebagai seorang Pemimpin
kita harus mengetahui pentingnya delegasi wewenang dalam sebuah organisasi demi kemajuan
bersama dan menjalankannya nya di dalam kegiatan berorganisasi. Dan melalui pembahasan ini,
di rekomendasikan agar memiliki sikap dan sifat yang terarah terhadap tujuan organisasi
tersebut.