Anda di halaman 1dari 6

Gigi geligi

Menurut masa pertumbuhan gigi manusia terbagi menjadi dua, yaitu :


1. Gigi susu
Gigi susu berjumlah 20 buah dan mulai tumbuh pada umur 6 -9 bulan dan lengkap pada umur 2 – 2,5
tahun. Gigi susu terdiri dari 5 gigi pada setiap daerah rahang masing – masing adalah : 2 gigi seri
(incicivus),1 gigi taring

2. Gigi permanen

Gigi permanen berjumlah 28 – 32 terdiri dari 2 gigi seri, 1 gigi taring, 2 gigi premolar, dan 3 gigi molar
pada setiap daerah rahang. Gigi permanen menggantikan gigi susu. Antara umur 6 – 14 tahun 20 gigi
susu diganti gigi permanen. Gigi molar 1 dan 2 mulai erupsi pada umur 6 – 12 tahun sedangkan gigi
molar 3 mulai erupsi pada umur 17 – 21 tahun.

Nomenklatur adalah cara menulis gigi geligi ada beberapa cara nomenklatur yaitu:

1.Cara Zsigmondy :

1. Gigi permanent :
87654321 12345678

87654321 12345678

Contoh : P2 atas kanan = 5 |

I 1 bawah kiri = | 1

1. Gigi decidui :
V IV III II I I II III IV V

V IV III II I I II III IV V

Contoh : c bawah kanan = III |

m2 atas kiri = | V

1. Cara FDI
System 2 angka dari federation dental international (FDI)
i. Angka pertama menunjukan kuadran gigi

ii. Angka kedua menunjukan elemen gigi

1. Gigi Permanent
1-4 untuk gigi permanent

1 = rahang atas kanan 1 2

2 = rahang atas kiri 4 3

3 = rahang bawah kiri

4 = rahang bawah kanan

1817161514131211 2122232425262728

4847464544434241 3132333435363738

1. Gigi decidui
5 – 8 untuk gigi susu

5 = rahang atas kanan 5 6

6 = rahang atas kiri 8 7

7 = rahang bawah kiri

8 = rahang bawah kanan

55 54 53 52 51 61 62 63 64 65

85 84 83 82 81 71 72 73 74 75

Contoh :

43 = permanen, caninus bawah kanan


25 = permanen, premolar dua atas kiri

73 = decidui, caninus bawah kiri

65 = decidui, molar dua atas kiri

3. Cara Palmers

cara yang paling mudah dan universal untuk dental record

1. Gigi tetap
87654321 12345678

87654321 12345678

Gigi yang dilihat dari lateral

Contoh :

P2 atas kanan = 5 |

I1 bawah kiri = | 1

1. Gigi Decidui
EDCBA ABCDE

EDCBA ABCDE

Contoh :

c bawah kanan = C |

m2 atas kiri = | E

4. Cara Amerika

dengan menghitung dari atas kiri, ke kanan, kebawah kanan lalu bawah kiri.
1. Gigi tetap
16 15 . . . . . 9 8..... 2 1

17 18 . . . . .24 25 . . . . .31 32

Contoh :

P2 atas kanan = 13

I1 bawah kiri = 25

1. Gigi Decidui
X IX . . VI V IV . . I

XI XII . . XV XVI XVIII . . … XX

Contoh :

m2 bawah kanan = XI

c atas kiri = III

5. Cara Haderup

+ +

– –

Contoh :

P2 atas kanan = 5 +

I1 bawah kiri = – 1

c bawah kanan decidui = 03 +

m2 atas kiri decidui = +05


6.Cara applegate

Kebalikan dari cara amerika yaitu dengan menghitung dari atas kanan, kebawah kiri, lalu kebawah kanan

1. Gigi Permanent
1 2 . . . . . 8 9 . . . . . 15 16

32 31 . . . . …25 24 . . . . . . 18 17

1. Gigi Decidui
I II . . . V VI . . . . X

XX . . .XVI XV . . . X I

7. System Scandinavian

Jarang digunakan dalam praktek dokter gigi

+ = untuk gigi atas

– = untuk gigi bawah

8 Cara G. B. Denton

1. Gigi tetap : 2 1
3 4

P2ataskanan=2.5

1. Gigi susu : b a
c d

m2 atas kiri = a.5

9. Cara Utrecht / Belanda

Dengan menggunakan tanda-tanda :


S = superior / atas

I = inferior / bawah

d = dexter / kanan

s = sinister / kiri

1. Gigi permanent (penulisan dengan huruf besar)


Contoh : P2 atas kanan = P2 Sd

I1 bawah kiri = I1 Is

1. Gigi Decidui (penulisan dengan huruf kecil)


Contoh : c bawah kanan = c Id

m2 atas kiri = m2 S