Anda di halaman 1dari 44

DESIMINASI SEKOLAH

b MODEL
SMAN 1 MAWASANGKA TENGAH

Mewujudkan Prestasi Sekolah
Melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal
La Saruji, S.Pd., M.Sc
Kepala SMA Negeri 1 Mawasangka Tengah
PENDAHULUAN
Apa itu SPMI?
Sistem Penjaminan Mutu
Internal (SPMI) adalah suatu
kesatuan unsur yang terdiri dari
kebijakan dan proses yang
terkait untuk melakukan
penjaminan mutu pendidikan
oleh satuan pendidikan
Bagai Mana Siklus SPMI?

(1) Penetapan Standar Mutu, (2)


Pemetaan Mutu, (3) Penyusunan
Rencana Pemenuhan Mutu,
(4) Pelaksanaan Pemenuhan
Mutu, dan (5) Evaluasi/Audit
Mutu.
Apa Tujuan Akhir SPMI?

Tujuan akhir SPMI adalah


terciptanya budaya mutu pada
satuan pendidikan. Hal inilah
yang juga menjadi tujuan yang
ingin dicapai oleh SMA Negeri 1
Mawasangka Tengah
Permasalahan

Apakah hasil analisis rapor


mutu dapat menjadi bahan
evaluasi penjaminan mutu
internal yang berdampak
terhadap terciptanya budaya
mutu pada SMAN 1
Mawasangka Tengah?
(4) melaks
anakan monitoring dan evaluasi proses pelaksanaan pemenuhan mutu, dan (5) menyusun strategi peningkatan mutu berdasarkan ha

Strategi Pemecahan Masalah

Identifikasi Masalah
1. Standar Pendidik dan tenaga Kependidikan
nilai capaian mutu SMAN 1 Mawasangka
Tengah baru mencapai nilai mutu 2,46 dari
standar minimal 5,06.
2. Standar Sarana dan Prasana Sekolah nilai
capaian mutu SMAN 1 Mawasangka
Tengah baru mencapai nilai mutu 1,49 dari
standar minimal 5,06.
3. Standar Pembiayaan baru mencapai nilai
mutu 3,11 dari standar minimal 5,06
(4) melaks
anakan monitoring dan evaluasi proses pelaksanaan pemenuhan mutu, dan (5) menyusun strategi peningkatan mutu berdasarkan ha

Strategi Pemecahan Masalah

Strategi Pemecahan Masalah


Berdasarkan identifikasi permasalahan
tersebut di atas, maka yang menjadi fokus
strategi pemecahan masalah adalah
melakukan analisis kesuaian nilai rapor mutu
tahun 2017. Berdasarkan hasil analisis
kesesuaian nilai pada rapor mutu tahun
2017, diperoleh informasi tentang standar
yang menjadi prioritas pemenuhan mutu
pada SMAN 1 Mawasangka Tengah tahun
2018.
IMPLEMENTASI BEST PRACTICES
Alasan Pemilihan Strategi Pemecahan
Masalah:

Pentingnya budaya mutu menjadi


alasan pemilihan strategi pemecahan
masalah terhadap hasil analisis rapor
mutu tahun 2017, dimana semua
standar pendidikan yang mempunyai
capaian nilai mutu di bawak 5,06
menjadi prioritas pemenuhan mutu
tahun 2018 dan 2019.
Implementasi Strategi Pemecahan Masalah

Pemetaan mutu sekolah dapat


dilakukan melalui Evaluasi Diri
Sekolah (EDS) berdasarkan Analisi
Rapor Mutu Sekolah tahun
sebelumnya. Instrumen EDS bisa
menggunakan instrumen yang
telah dibuat oleh pemerintah atau
membuat sendiri.
Implementasi Strategi Pemecahan Masalah

Perencanaan pemenuhan mutu


merujuk kepada hasil pemetaan mutu
yang disusun berdasarkan skala
prioritas, di mana indikator atau
subindikator mutu pada standar yang
ada dalam rapor mutu sekolah yang
mutunya paling rendah, lalu
dimasukkan ke dalam Rencana Kerja
Sekolah (RKS) dan Rencana Kerja
Anggaran Sekolah (RKAS).
Profil Sekolah
Profil Sekolah
Profil Sekolah
Profil Sekolah
Profil Sekolah
Profil Sekolah
Profil Sekolah
Profil Sekolah
Profil Sekolah
Apa Saja Karakteristik
SMAN 1 Mawasangka Tengah
Sebagai Sekolah Mode?
Karakteristik SMAN 1 Mawasangka
Tengah sebagai sekolah model
adalah (1) Melaksanakan
Implemetasi Pemenuhan Mutu
Pendidikan Berdasarkan Hasil
Akreditasi Sekolah dan Rapor Mutu.
(2) Memiliki Program Unggulan yaitu
Program Makan Sabu (Makan Sayur
dan Buah) yang dintegrasikan melalui
Muatan Lokal Perkebunan.
Perbandingan Hasil Akreditasi 2016 dan
Nilai Rapor Mutu Tahun 2017
Hasil Analisis Rapor Mutu

Terdapat dua standar yang


memiliki nilai di bawah 5,06:
1. Standar Pendidik dan Tenaga
Kependidikan dengan nilai
capaian 2,46.
2. Standar Sarana dan
Prasarana Pendidikan
dengan nilai capaian 1,49.
Prioritas Pelaksanaan
Pemenuhan Mutu

Prioritas pelaksanaan pemenuhan


mutu, mengacu pada hasil
akreditasi dan analisis rapor
mutu:
1. Pemenuhan Standar Sarana
dan Prasarana
2. Pemenuhan Standar Pendidik
dan Tenaga Kependidikan
Program Pemenuhan Mutu Tahun 2018
dan Tahun 2019

1. Untuk Standar Sarana dan Prasarana


Sekolah, strategi yang dilakukan adalah (1)
Update Dapodik yang terus dilakukan
secara berkala khususnya pada isian data
sarana dan prasarana sekolah, (2)
pengajuan usulan kepada pemerintah
maupun pemerintah daerah melalui
proposal sesuai kebutuhan sekolah, dan
(3) melakukan MoU dengan UD. Lakorua
Molagi untuk pembangunan Kantin
Sekolah dan Pagar Keliling Sekolah.
Program Pemenuhan Mutu Tahun 2018

2. Untuk Standar Pendidik dan Tenaga


Kependidikan, strategi yang dilakukan
antara lain: (1) Diklat Penguatan Kepala
Sekolah untuk memperoleh sertifikat
kepala sekolah, (2) pembagian tugas
pendidik dan tenaga kependidikan sesuai
dengan kualifikasi pendidikan yang dimiliki,
(3) pemenuhan tenaga administrasi yang
memenuhi standar kualifikasi pendidikan
yang sesuai, (4) pemenuhan tenaga
pustakawan yang memenuhi standar
kualifikasi pendidikan yang sesuai, (5) IHT
pengembangan silabus dan RPP, (6) IHT
penyusunan soal HOTS, dan (7)
pelaksanaan supervisi akademik.
Hasil Yang Capai
Dampak Positif yang Dihasilkan

Peningkatan capaian nilai pada


rapor mutu SMAN 1 Mawasangka
Tengah tahun 2018 untuk Standar
Pendidik dan Tenaga Kependidikan
dan Standar Sarana dan Prasarana
Sekolah telah memberikan dampak
positif pada enam standar lainnya
Dampak Positif yang Dihasilkan

1. Pada tahun 2017 daya serap


perguruan tinggi negeri untuk
lulusan SMAN 1 Mawasangka
Tengah sebesar 55% meningkat
menjadi 57% pada tahun 2018
dan 63% pada tahun 2019.
Dampak Positif yang Dihasilkan

2. Pada tahun 2017 SMAN 1


Mawasangka Tengah berhasil
meraih Juara I Lomba Sekolah
Sehat Tingkat Provinsi Sulawesi
Tenggara dan mewakili Provinsi
Sulawesi Tenggara untuk Lomba
Sekolah Sehat Tingkat Nasional.
Dampak Positif yang Dihasilkan

3. Keberhasilan pada aspek pendidikan


karakter dan budi pekerti juga
tergambar pada aktivitas keseharian
warga sekolah antara lain
kedisiplinan, kebersihan sekolah,
kegiatan ibadah untuk aspek spritual
maupun kegiatan-kegiatan sosial telah
menunjukkan hasil yang baik.
SIMPULAN DAN REKOMENDASI

1. Simpulan

SPMI telah menunjukkan capaian


keberhasilan yang baik. Hal ini
menunjukkan bahwa hasil analisis
rapor mutu dapat menjadi bahan
evaluasi penjaminan mutu internal
yang memberikan dampak langsung
terhadap terciptanya budaya mutu
pada SMAN 1 Mawasangka Tengah.
SIMPULAN DAN REKOMENDASI

2. Rekomendasi
[

Karena nilai capaian mutu untuk Standar


Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta
Standar Sarana dan Prasarana Sekolah masih
belum mencapai nilai minimal 5,06, maka
direkomendasikan agar pemenuhan mutu
pada tahun 2020 masih harus menjadi
prioritas. Namun demikian untuk enam
standar lainnya tetap harus ditingkatkan
terutama untuk beberapa subindikator yang
masih belum mencapai bintang lima.
BAGAIMANA KESAN YANG DIRASAKAN DENGAN
ADANYA PROGRAM SEKOLAH MODEL?

Selaku Fasilitator Daerah sekaligus sebagai


Pengawas Pembina pada SMAN 1 Mawasangka
Tengah, berbicara masalah sekolah model Insha
Allah telah memberikan banyak manfaat pada
peningkatan mutu pendidikan khususnya pada
SMAN 1 Mawasangka Tengah.
Drs. La Ena Mudah-mudahan program ini dapat dilaksanakan
Pengawas Pembina
secara berkesimbungan sehingga dapat tercipta
budaya mutu sebagai mana yang diharapkan.
BAGAIMANA KESAN YANG DIRASAKAN DENGAN
ADANYA PROGRAM SEKOLAH MODEL?
Selaku Kepala SMAN 1 Mawasangka Tengah,
saya mengucapkan Sykur Alhamdulillah SMAN 1 pai
Mawasangka Tengah ditetapkan sebagai Sekolah
Model oleh LPMP Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dengan implementasi Sekolah Model, kami telah
merasakan iklim belajar yang cukup baik dari hari
ke hari, dan prestasi sekolah juga telah banyak
La Saruji, S.Pd., M.Sc
Kepala Sekolah dicapai baik dibidang akademik maupun non
akademik
Diharapkan dengan implementasi sekolah model dapat tercipta
Budaya Mutu sebagai mana yang diharapkan serta dapat memberi
imbas bagi sekolah lain sehingga dapat meningkatkan mutu
pendidikan di sekolah maupun di Provinsi Sulawesi Tenggara.
BAGAIMANA KESAN YANG DIRASAKAN DENGAN
ADANYA PROGRAM SEKOLAH MODEL?

Dengan ditetapkannya SMAN 1 Mawasangka


Tengah sebagai Sekolah Model, banyak manfaat
yang telah kami rasakan:
Pertama: telah meningkatkan profesionalisme guru.
Kedua: dengan tersedianya sarana dan prasarana
pembelajaran di sekolah disertai dengan status
Fauziah, S.Si
Wakil Kepala Sekolah
sekolah kami sebagai sehat telah tercipta
lingkungan belajar yang nyaman bagi peserta didik.
Harapan saya program ini dapat terus dilaksanakan secara
berkesinambungan sehingga dapat menghasilkan lulusan-lulusan
lebih baik.
BAGAIMANA KESAN YANG DIRASAKAN DENGAN
ADANYA PROGRAM SEKOLAH MODEL?

Kami guru SMAN 1 Mawasangka Tengah merasakan


manfaat yang luar biasa dengan adanya program
sekolah model untuk mendorong sekolah
mengimplemnetasikan kurikulum 2013,
meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga
kependidikan serta meningkatkan sumberdaya
Anwar Majid, S.Pd
Guru Matematika
yang dimiliki oleh sekolah dengan berpedoman
pada analisis rapor PMP untuk menuju tercapainya
kondisi ideal sesuai dengan SNP.
Maju terus SMAN 1 Mawasangka Tengah, kami dan seluruh warga
sekolah siap mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu
Internal.
BAGAIMANA KESAN YANG DIRASAKAN DENGAN
ADANYA PROGRAM SEKOLAH MODEL?
Kami senang dengan ditetapkannya SMAN 1
Mawasangka Tengah sebagai Sekolah Model.
Banyak manfaat dirasakan, diantaranya:
1. Siswa harus dalam keadaan rapi ketika berada
di lingkungan sekolah.
Nursia, S.Pd
2. Siswa diwajibkan membaca selama 10 menit
Guru Bahasa Indonesia sebelum pembelajaran beralngsung.
3. Siswa diwajibkan shalat Dzuhur bersama pada setiap jam istrahat
kedua.
4. Selalu memperingati hari hari besar keagamaan.
Jayalah terus SMAN 1 Mawasangka Tengah, kami siap melaksanakan
Sistem Penjaminan Mutu Internal
BAGAIMANA KESAN YANG DIRASAKAN DENGAN
ADANYA PROGRAM SEKOLAH MODEL?

Sebagai guru yang masih baru, sebelum adanya


program sekolah model proses pembelajaran di
kelas sering tidak sesuai dengan tahapan-tahapan
pembelajaran yang tercantum dalam RPP. Salah
satunya adalah manajemen waktu pembelajaran.
Namun setelah adanya Program Sekolah Model
Wa Ode Nuraziba, S.Pd
Guru Biologi
maka saya selalu termotifasi untuk melakukan
perbaikan diri dalam kegiatan pembelajaran di
kelas.
Akhirnya saya selaku guru SMAN 1 Mawasangka Tengah siap
mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal untuk
kejauan sekolah yang akan datang.
BAGAIMANA KESAN YANG DIRASAKAN DENGAN
ADANYA PROGRAM SEKOLAH MODEL?

Saya senang sekali sekolah kami ditetapkan sebagai


Sekolah Model sehingga proses belajar mengajar
terasa lebih menyenangkan mulai dari
pembelajaran di kelas, membaca buku di
perpustakaan maupun kegiatan ekstrakurikuler
Fauza seperti pramuka, UKS dan yang lainnya.
Siswa Kelas XII-IPA

Harapan saya semoga SMAN 1 Mawasangka Tengah dapat


mempertahankan capaian ini karena menambah minat kami para
pelajar.
BAGAIMANA KESAN YANG DIRASAKAN DENGAN
ADANYA PROGRAM SEKOLAH MODEL?

Dengan ditetapkan SMAN 1 Mawasangka Tengah


sebagai sebagai sekolah model saya merasa
beruntung dapat bersekolah di sini. Banyak sekali
hal-hal positif yang kami rasakan dan selalu
bersemangan untuk datang ke sekolah.
Melarni Saya selalu bersemangat untuk datang ke sekolah
Siswa Kelas XI-IPA

karena proses pembelajarannya telah berjalan dengan baik, kegiatan


ekstrakurikulernya juga berjalan dengan baik serta karena keindahan
dan kebersihannya.
Harapan saya semoga ini dapat terus dipertahankan sehingga
sekolah kami dapat meberi imbas bagi sekolah lainnya.
BAGAIMANA KESAN YANG DIRASAKAN DENGAN
ADANYA PROGRAM SEKOLAH MODEL?
Sayanga mengucapkan: Saya merasa senang sekali
SMAN 1 Mawasangka Tengah ditetapkan sebagai
Sekolah Model sehingga saya lebih bersemangat
dan lebih giat untuk belajar karena tersedianya
sarana dan prasarana untuk belajar seperti
tersedianya buku-buku diperpustakaan dan
Bela Amelia Yustin Lalumbu
Siswa Kelas X-IPA
tersedianya peralatan laboratorium, proses belajar
mengajar yang telah berjalan dengan baik maupun
kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, UKS dan lainnya yang
sudah berjalan dengan baik.
Selain itu, keindahan dan kebersihannya juga semakin menambah
semangat belajar saya.
Terima Kasih