Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH

KASUS PEMBELIAN DINE IN (DEBIT/KREDIT)


PADA PT MY PIZZA
Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Praktikum
Analisis dan Perancangan Sistem
Dosen Mata Kuliah: Astrid Chairunnisa Putri Nurdiana, S.E.

Disusun Oleh :
Kelompok 2
Affifah Khuzamah (0116101376)
Mia shafira (0116101191)
Fitria Kharima Putri (0116101027)
Rima Rohima Desi (0116101422)
Rangga Erlangga (0116101266)
M. Nuur Ihsan R.T. (0116101347)

UNIVERSITAS WIDYATAMA
FAKULTAS EKONOMI
PRODI AKUNTANSI S1
BANDUNG
2019

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan
Hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah yang
berjudul “Kasus Pembelian Dine In PT. My Pizza” ini tepat pada waktunya.
Adapun tujuan penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Ibu
Astrid Chairunnisa Putri Nurdiana, S.E pada mata kuliah praktikum analisis dan
perancangan sistem. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah
wawasan tentang bagaimana membuat DFD dan Flowchart pada kasus pembelian
dine in bagi para pembaca dan juga bagi penulis.
Penulis tentu menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna
dan masih banyak terdapat kesalahan serta kekurangan didalamnya. Untuk itu,
penulis mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk makalah ini, agar
makalah ini dapat menjadi makalah yang lebih baik lagi. Apabila terdapat banyak
kesalahan pada makalah ini penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Bandung, 08 Desember 2019

Penulis

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................... i

DAFTAR ISI ................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Gambaran Umum Perusahaan ................................................................... 1


1.2 Rumusan Masalah ..................................................................................... 2
1.3 Maksud dan Tujuan................................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN

2.1 DFD Level Nol ......................................................................................... 3


2.2 DFD Level Satu ........................................................................................ 4
2.3 Flowchart .................................................................................................. 4
2.4 Standar Operasi Perusahaan ...................................................................... 7
BAB III PENUTUP

4.1 Kesimpulan ................................................................................................. 8


DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 9

iii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Gambaran Umum Perusahaan

PT. My Pizza menyajikan pizza dengan berbagai rasa pada topping nya antara lain:
Rasa Smoke beef, tuna, sosis atau makarel dengan tiga ukuran yaitu ukuran personal
dengan size diameter 20 cm, medium size dengan diameter 40 cm dan family size dengan
diameter ukuran 60 cm, serta berbagai juice dan soft drink, juice antara lain: strawberry,
jambu biji, sirsak, alpukat, jeruk dan belimbing. Soft drink dalam bentuk cup antara lain:
coca cola, fanta, sprite dan sari jeruk. Kebijakan harga jual adalah sebagi berikut:

1. Personal size Rp 40.000,-


2. Medium size Rp 60.000,-
3. Family size RP 80.000,-
4. Minuman juice Rp 15.000,-
5. Soft Drink Rp 10.000,-
(Harga belum termasuk pajak pertambahan nilai)
PT. My Pizza dirikan pada tahun 2010 oleh tiga orang pemilik yaitu: ODH sebanyak
25% saham, ADL 40% saham, dan MGT 30% saham dengan total modal saham dan telah
disetor penuh sebesar Rp 4.000.000.000,- dengan akta notaris N0. 27 tanggal 17 Januari
2010 dan telah diumumkkan pada lembar Negagra No. H426789. Struktur organisasi
berdasaekan RUPS telah ditetapkan sebagai berikut:
1. MGT diangkat sebagai Komisaris Utama
2. ODH ditetapkan sebagai Komisaris
3. ADL ditetapkan sebagai Direktur
Direktur membawahi:
1. Divisi penjualan dan promosi
2. Divisi produksi dan pengembangan produk
3. Divisi keuangan dan akuntansi
4. Divisi personalia dan pengembangan SDM

1
Masing
-masing divisi mempunyai kepala bagian dan kepala bidang. My Pizza
mempunyai cabang di 4 lokasi strategis di Kota Bandung. Sistem penjualan dibagai dalam
tiga kelompok yaitu:
1. Makan ditempat (dine in)
2. Dibawa ke rumah (take away or take out)
3. Dikirim ke rumah (delivery)
Dalam makalah ini penulis hanya membahas kasus penjualan take away non tunai atau
menggunakan kartu debit dan kartu kredit.

1.2 Rumusan Masalah


Dalam makalah ini, permasalahan yang akan dibahas tentang kasus penjualan
take away non tunai adalah sebagai berikut:
1. Bagaimana DFD level nol (0) pada kasus pembelian dine in?
2. Bagaiaman DFD level 1 (satu) pada kasus pembelian dine in?
3. Bagaimana Flowchart pada kasus pembelian dine in?
4. Bagaimana standar operasio perusahaan sistem pembelian dine in?

1.3 Maksud dan Tujuan


Berdasarkan uraian rumusan masalah diatas, maka tujuan penulisan dari
makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui DFD level nol (0) pada pembelian dine in.
2. Untuk mengetahui DFD level 1 (satu) pada kasus pembelian dine in.
3. Untuk mengetahui Flowchart pada kasus pembelian dine in .
4. Untuk mengetahui standar operasio perusahaan sistempembelian dine in.

2
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 DFD Level 0 (Nol)

Diagaram konteks atau DFD level nol menggambarkan satu lingkaran besar
yang dapat mewakili seluruh proses yang terdapat di dalam suatu sistem. Diagram
ini merupakan bagaiman sistem berinteraksi dengan external entity. Berikut ini
merupakan DFD level nol dalam kasus pembelian dine in PT. My Pizza:

2.2 DFD Level 1 (Satu)

Data Flow Diagram (DFD) level 1 adalah satu lingkaran besar yang mewakili
lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya. DFD ini menunjukkan proses-
proses utama yang terjadi di dalam sistem yang sedang dibangun. Berikut ini
merupakan DFD level 1 dari kasus pembelian dine in paada PT. My Pizza:

3
4
Penjelasan DFD 1 :

 Proses pemesanan : Pembeli memesan makanan/minuman sesuai dengan


menu yang tersedia kepada pelayan. Pada proses pemesanan, pelayan
mendapatkan data pesanan dan memberikan nota pesanan kepada pembeli.
 Proses pembayaran debit/kredit : pembeli menyerahkan nota pesanan
sebagai bukti pemesanan untuk dilakukan pembayar menggunakan kartu
debit/kredit yang akan diserahkan ke kasir. kasir mendapatkan nota pesanan
dan kartu debit/kredit sehingga menghasilkan data pembayaran non tunai
setelah itu kasir memproses nota pesanan yang akan di serahkan kepada
proses produksi
 Proses produksi : kasir mendapatkan nota pesanan makanan/minuman yang
akan diserahkan ke bagian dapur sehingga proses produksi mendapatkan
data pesanan. setelah bagian dapur selesai membuat, makanan/minuman
diserahkan kepada pembeli dan memberikan struk pembelian kepada kasir.
 Proses penyerahan struk pembelian: nota pesanan yang sudah selesai (di
cap) akan diserahkan ke bagian keuangan sebagai data laporan penjualan
lalu bagian keuangan akan memberikan laporan penjualan kepada bagian
akuntansi
 Proses pelaporan : laporan penjualan diserahkan kepada bagian keuangan.
Lalu laporan di berikan kepada bagian akuntansi untuk diproses dan akan
menghasilkan buku besar penjualan sehingga didapatkan data laporan
keuangan yang akan di laporkan ke bank oleh bagian keuangan.

2.3 Flowchart
Flowchart atau bagan alir adalah bagan (chart) yang menunjukkan alir di dalam
program atau prosedur sistem secara logika. Bagan alir digunakan terutama
untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi. Berikut ini merupakan
bagan alir dari kasus pembelian dine in pada PT. My Pizza:

5
6
7
Penjelasan flow chart sistem penjualan PT. MY PIZZA adalah sehagai berikut:
Makan di tempat (dine in):

(a) Pembeli datang dan memilih tempat duduk,


(b) Jika tersedia (ada) pembeli langsung duduk, tetapi jika (tidak) maka
pembeli harus menunggu.
(c) Setelah mendapatkan tempat duduk, pramusaji menghampiri dengan
memberikan buku menu untuk dipilih.
(d) Setelah pembeli memilih menu yang dikehendaki, maka pramusaji
mencatat kedalam nota pesanan dengan menuliskan kode produk makanan
dan minuman.
(e) Setelah dicatat, pramusaji membacakan kembali pesanan untuk
dikonfirmasi dan penegasan setelah itu nota pesanan diserahkan ke bagian
dapur (koki).
(f) Dapur melakukan proses pembuatan sesuai dengan nota. Setelah pizza dan
minuman selesai dibuat, nota pesanan dan pizza serta minuman diserahkan
ke pramusaji.
(g) Kasir menginput kode produk makanan dan minuman serta jumlah yang
dipesan sesuai dengan nota pesanan ke dalam database.
(h) Pembeli meminta bill pesanan (cash register) kepada kasir, kemudian kasir
menyebutkan jumlah rupiah yang harus dibayar oleh pembeli.
(i) Pembeli melakukan pembayaran dengan cara: Kartu Debit (Debit card) atau
Kartu Kredit (Credit Card).
(j) Setelah proses pembayaran selesai maka kasir akan menyerahkan (lembar
1 untuk pembeli dan lembar 2 untuk dsimpan dikasir yang nantinya akan
dibuat laporan penjualan) struk cash register.
(k) Berdasarkan nota pesanan, pizza dan minuman diserahkan kepada pembeli
sesuai dengan nomor urut pesanan yang tertera pada nota pesanan
(l) Pembeli siap untuk menyantap makan dan minuman tersebut.
(m) Nota pesanan asli di serahkan ke kasir untuk di cap barang sudah diambil
atau diserahkan dan disimpan untuk dilaporkan sebagai laporan penjualan
pada hari itu ke bagian keuangan dan selanjutnya diserahkan ke bagian
akuntansi ke esokan harinya untuk di catat ke dalam buku besar penjualan
dan buku kas dan atau buku bank.
(n) Hasil penerimaan hari itu oleh bagian keuangan di setorkan ke bank
seluruhnya keesokan harinya.
(o) Kasir membuat laporan total penjualan harian sebanyak 2 lembar
berdasarkan kas register yang terjadi pada hari itu ditandatangani dan
pembayaran dengan debit card atau credit card dan ditandatangani oleh duty
manager dan diserahkan ke bagian akuntansi.

8
(p) Bagian akuntansi memeriksa laporan penjualan dan cash register, setelah
sesuai lalu diserahkan kebagian akuntansi untuk dihitung harga pokoknya.
Dasar perhitungan harga pokok adalah berdasarkan .harga pokok standar
berdasarkan formula atau menu masing masing pizza.
(q) Bagian akuntansi akan mencatat ke dalam buku penjualan, buku harga
pokok dan buku kas dan bank.
(r) Setelah itu bagian akuntansi membuat laporan penjualan yang sudah diinput
dalam buku besar.
(s) Bagian keuangan menerima laporan penjualan berupa buku besar
(t) Bagian keuangan mengirimkan buku besar penjualan ke bank sebagai hasil
penjualan

2.4 Standar Operasi Perusahaan


Prosedur Kerja

• Jam 09:00 semua pekerja sudah berada pada masing-masing pos


• Jam 10:00 pekerja semua sudah menyiapkan makanan dan minuman untuk
dijual
• Jam 11:00 pekerja siap menerima pesanan pizza mulai dari telpon, sms,
aplikasi my pizza, gojek dan dll
• Jam 12:20 pekerja di perbolehkan sholat dzuhur dengna catatan sholatnya
bergantian, karna pemesanan terus berjalan walaupun waktu sholat dan
waktu makanan
• Jam 13:45 semua pekerja sudah siap menjalankan seperti biasa /dalam
posisi masing-masing
• Jam 14:40 pekerja diperbolehkan sholat ashar dengan catatan shoatnya
bergantian ,karna pemesanan terus berjalan walaupun waktu sholat
• Jam 15:15 semua pekerja sudah diposisi masing-masing
• Jam 17:00 pekerja diperbolehkan sholat magrib dalam catatan bergantian
untuk sholatnya,karna pemesanan terus berjalan walaupun waktu sholat
dan pekerja diperbolehkan membawa makanan ringan
• Jam 17:15 pekerja sudah diposisi masing-masing
• Jam 21:00 delivery closing ( pemesanan ditempat tetap berjalan )
• Jam 22:00 closing semua pemesanan melalu delivery maupun ditempat

9
• Jam 22:30 semua pekerja diperbolehkan pulang.

SOP BAG. KEUANGAN

1. Divisi yang berkepentingan, membuat BKK/BKB sesuai kebutuhan dan


dilampiri dengan bukti pendukung.
2. Minta persetujuan dan paraf kepala bagian terkait.
3. Sampaikan ke bagian akuntansi keuangan untuk diverifikasi.
4. Bagian akuntansi keuangan memeriksa kebenaran bukti dan dokumen
pendukungnya. Membutuhkan kode rekening serta paraf sebagai
verifikator.
5. Kepala bagian akuntansi keuangan melakukan otorisasi pengeluaran
kas/bank yang didukung bukti/dokumen.
6. Manajer keuangan melakukan persetujuan pembiayaan kas/bank.
7. Kasir melakukan pembayaran kepada divisi yang berkepentingan.

SOP BAG. KASIR


1. Menghitung dan memastikan jumlah Modal Kasir, Jumlah Uang Petty Cash,
Jumlah Uang Dompet Petty Cash sesuai. (Di hitung pada saat Open/Closing
Resto).
2. Memposting Pesanan dan melayani pembayaran.
3. Membuat dan membukukan Pengeluaran Foodcost dan Non Foodcost.
4. Mencatat Void/Diskon (Jika ada).
5. Mencatat Invoice/Tagihan (Jika ada)
6. Merisettel Komputer, Mesin EDC dan mencatat Omzet harian (saat close resto).

SOP DAPUR
1. pertama melakukkan pengecekan panel listrik dan me mastikan perlatan dapur
dalam kondisibaik dan siap di gunakan .
2. pastikan kondisi lingkuan tempat keerja dalam kondisi bersih dan rapi agar
dalam melakukkanaktivitas kerja menjadi mudah .
3. sebelum membuat produk atau orderan pastikan semua peralatan dalam
keadaan bersih dansiap di gunakan .
4. verivikasi bahan makanan cek kondisi kelayakan bahan makanan tanggal kada
luarsa(expaired) ,jumlah barang , stok bararang ,barang yang di prepare seperti
pasta- pasta , soup(kuah ), dan daging siap olah .
5. cek pengunaan barang setiap hari , bahan makanan untuk penggunaan harus
di beri label ,nama barang , komposisi , dan tanggal .
6. barang siap guna atau siap pakai harus dalam kondisi fresh dan segar

10
Pertanyaan

1. vio : misalkan karyawan tidak memenuhi sop apa sanksinya ?


2. triski : contoh dari fasilitas yang diberikan kepada calon buyer ?
3. siti : apa maksud dari rekening bersama ?
4. intan : dari dokumen tersebut tembusnya kemana ?

jawaban

1. Peringatan Tertulis, mutasi, penurunan jabatan, pencabutan tunjangan,


denda, diberhentikan secara tidak hormat, dipaksa mengundurkan diri.
2. Pembayaran melalui atm bersama yang dapat dilakukan pembayaran
oleh hampir semua jenis bank, jika dilakukan pembayaran kredit
ataupun debit.
3. Rekening bersama (Rekber) adalah suatu perantara yang menjembatani
pembayaran transaksi jual beli antara penjual dan pembeli yang bersifat
netral, tidak memihak penjual maupun pembeli. Dan dapat digunakan oleh
berbagai bank.
4. Dokumen tersebut (kas register) akan dibuat laporan penjualan oleh kasir
dan dilampirkan sebagai bukti penjualan yang akan diberikan kepada
bagian keuangan.

DAFTAR PUSTAKA

11
Jenius. 2012. Pengertian, Fungsi, dan Contoh dari Data Flow Diagram
(DFD). URL: https://7enius.wordpress.com/2012/03/11/pengertian-fungsi-
dan-contoh-dari-data-flow-diagramdfd/. Diakses tanggal 7 Desember 2019
Winarso, E, Yusuf, P, dan Gunanta, R. 2017. Modul Praktikum Analisis &
Perancangan Sistem. Universitas Widyatama. Bandung.

12