Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PENDAHULUAN

Badan Layanan Umum Daerah atau disingkat BLUD adalah Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) atau Unit Kerja pada Satuan Kerja Perangkat Daerah di
lingkungan pemerintah daerah di Indonesia yang dibentuk untuk memberikan pelayanan
kepada masyarakat berupa penyediaan barang/jasa yang dijual tanpa mengutamakan
mencari keuntungan, dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi
dan produktivitas. BLUD merupakan bagian dari perangkat pemerintah daerah, dengan
status hukum tidak terpisah dari pemerintah daerah. Berbeda dengan SKPD pada
umumnya, pola pengelolaan keuangan BLUD memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan
untuk menerapkan praktik-praktik bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada
masyarakat, seperti pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan daerah pada
umumnya
Dengan ditetapkannya SMKN 57 Jakarta menjadi BLUD diharapkan dapat
meningkatkan tanggung jawab sekolah dalam menyajikan layanan pendidikan yang
menjadi hak masyarakat. Sementara itu,pimpinan lembaga induk bertanggung jawab atas
kebijakan layanan yang hendak dihasilkan. Perubahan ini penting dalam rangka proses
pembelajaran yang lebih rasional untuk mempergunakan sumber daya yang dimiliki,
mengingat tingkat kebutuhan dana yang makin tinggi sementara sumber dana yang tersedia
tetap terbatas. Penganggaran berbasis kinerja dapat diterapkan pada instansi pemerintah
yang tugas dan fungsinya memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti sekolah.
Dengan demikian, sekolah dapat menerapkan pola pengelolaan keuangan yang fleksibel
dengan menonjolkan produktifitas, efesiensi dan efektifitas sebagai bagian dalam
pembaharuan manajemen keuangan sektor publik maupun dalam peningkatan standar
pelayanan pemerintah kepada masyarakat dengan sebutan Badan Layanan Umum Daerah
(BLUD).
Sekolah Menengah Kejuruan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam
manajemen sekolah. SMK sebagai sekolah yang mempersiapkan perserta didiknya untuk
terjun di lapangan kerja atau di dunia usaha dan industri dituntut tidak hanya menyiapkan
kemampuan kerja atau skill compettion saja akan tetapi juga harus mampu menyiapkan
kemampuan berwirausaha bagi peserta didiknya. Dengan kemampuan wirausaha yang
dimilikinya diharapkan peserta didik yang telah lulus dari sekolah dapat mengembangkan

DOKUMEN BLUD SMKN 57 JAKARTA| POLA TATA KELOLA


1
dirinya menghadapi tantangan kehidupan khususnya dalam dunia kerja. Selain itu juga
dalam diri lulusan tumbuh daya adaptif dalam menghadapi perubahan dan perkembangan
yang terjadi di masyarakat. Dengan demikian diharapkan lulusan yang dihasilkan mampu
untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dalam kehidupannya bukan
memberikan beban.
Memperhatikan ini semua maka SMK Negeri 57 Jakarta melaksanakan BLUD di
sekolah. Untuk bisa dikelola dengan baik maka diperlukan tata aturan dalam
pengelolaannya. Dengan adanya tata kelola BLUD maka diharapkan kepastian dan
kejelasan pengelolaan BLUD dapat dikelola dengan baik sehingga dapat menghasilkan
keberadaan BLUD yang efektif dan efisien bagi mendukung peningkatan kualitas layanan
pendidikan di SMKN 57 Jakarta.
Tata kelola yang dibuat di SMK N 57 Jakarta ini disebut dengan Prosedur Tata
Kelola BLUD SMKN 57 Jakarta. Prosedur Tata Kelola BLUD SMKN 57 Jakarta berisi
tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan program BLUD yang ada di SMK N 57
Jakarta, mulai dari visi, misi, tujuan , organisasi dan pengelolaan BLUD tersebut. Dengan
dibuatnya Prosedur Tata kelola ini dapat menjadi acuan dalam melaksanakan tugas
pengelolaan oleh tim yang ditunjuk sekaligus diharapakan pengelolaan BLUD di SMK N
57 Jakarta dapat berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang maksimal dalam turut serta
mengembangkan kemajuan layanan pendidikan di SMK N 57 Jakarta.

Untuk kesempurnaan dan kebaikan dalam pengelolaan BLUD ini maka Prosedur
Tata kelola ini dapat dilakukan peninjauan dan perbaikan apabila diperlukan sehingga
dapat menunjang kelancaran dan kemudahan bagi tim pengelola BLUD yang telah
dibentuk.

A. PRINSIP-PRISIP TATA KELOLA


Berdasarkan pasal 13 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007
tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),
pola tata kelola merupakan peraturan internal SKPD/UKPD yang akan menerapkan Pola
Pengelolaan Keuangan (PPK) BLUD. Selanjutnya dalam pasal 31 dan 32 disebutkan,
BLUD beroperasi bedasarkan pola tata kelola atau peraturan internal, yang memuat antara
lain:

DOKUMEN BLUD SMKN 57 JAKARTA| POLA TATA KELOLA


2
1. Struktur organisasi: menggambarkan posisi jabatan, pembagian tugas, fungsi,
tanggung jawab, dan wewenang dalam organisasi.
2. Prosedur kerja: menggambarkan hubungan dan mekanisme kerja antar posisi
jabatan dan fungsi dalam organisasi.
3. Pengelompokkan fungsi yang logis: menggambarkan pembagian yang jelas dan
rasional antara fungsi pelayanan dan fungsi pendukung yang sesuai dengan prinsip
pengendalian intern dalam rangka efektivitas pencapaian organisasi.
4. Pengelolaan sumber daya manusia: merupakan pengaturan dan kebijakan yang jelas
mengenai sumber daya manusia yang berorientasi pada pemenuhan secara
kuantitatif dan kualitatif/ kompetensi untuk mendukung pencapaian tujuan
organisasi secara efisien, efektif, dan produktif.

Prinsip-prinsip dasar tata kelola dalam pengelolaan BLUD-


SKPD/UKPDsebagaimana disebutkan dalam pasal 31 ayat (2) dan pasal 33
PermendagriNomor 61 Tahun 2007 terdiri dari: Transparansi (Transparency),Akuntabilitas
(Accountability), Pertanggungjawaban (responsibility), danKemandirian (independency),
dengan uraian sebagai berikut:
1. Transparansi (Transparency)
Merupakan asas keterbukaan yang dibangun atas dasar kebebasan arus informasi
agar informasi tersebut dapat secara langsung diterima bagi yang membutuhkan.
2. Akuntabilitas (Accountability)
Merupakan kejelasan fungsi, struktur dan sistem yang dipercayakan kepada SKPD
agar pengelolaannya dapat dipertanggungjawabkan.
3. Pertanggungjawaban (responsibility)
Merupakan kesesuaian atau kepatuhan dalam pengelolaan BLUD-- SKPD terhadap
prinsip bisnis yang sehat dan peraturan perundangundangan.
4. Kemandirian (independency)
Merupakan kemandirian pengelolaan BLUD-SKPD secara professional tanpa
benturan kepentingan dan pengaruh atau tekanan dari pihak manapun yang tidak
sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip bisnis yang sehat.

DOKUMEN BLUD SMKN 57 JAKARTA| POLA TATA KELOLA


3
Keberhasilan BLUD pada umumnya dan BLUD-SKPD/UKPD pada khususnya
dalam menerapkan tata kelola yang baik bukan hanya tergantung pada tersedianya piranti-
piranti dari tata kelola, melainkan juga terletak pada komitmen pimpinan tertinggi BLUD-
SKPDUKPD untuk melaksanakan tata kelola yang diikuti oleh seluruh staf dan pegawai
serta didukung oleh Satuan Pengawas Intern. Namun demikian, adanya pola tata kelola ini
merupakan langkah awal dalam rangka menerapkan prinsi-prinsip pengelolaan yang baik
sebagai acuan/ norma/ panduan dalam interaksi antar organ-organ BLUD-SKPD/UKPD
maupun dengan stakeholders lainnya. Dengan demikian, tujuan dari adanya pola tata kelola
ini adalah sebagai acuan bagi seluruh insan BLUDSKPD/UKPD dalam melaksanakan
praktik-praktik tata kelola yang baik.

B. TUJUAN PENERAPAN TATA KELOLA


Pola Tata Kelola yang diterapkan pada SMK Negeri 57 bertujuan untuk :
1. Memaksimalkan nilai SMK Negeri 57 Jakarta dengan cara menerapkan prinsip
keterbukaan, akuntabilitas, dapat dipercaya dan bertanggung jawab.
2. Mendorong pengelolaan penyelenggaraan SMK Negeri 57 Jakartasecara
profesional, transparan dan efisien, serta memberdayakan fungsi dan
peningkatan kemandirian seluruh unsur SMKN Negeri 57 Jakarta.
3. Mendorong agar seluruh sumber daya manusia di SMK Negeri 57 Jakarta
dalam membuat keputusan dan menjalankan kegiatan senantiasa dilandasi
dengan nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-
undangan yang berlaku, serta kesadaran atas adanya tanggung jawab sosial
terhadap stakeholders.
4. Meningkatkan kontribusi SMK Negeri 57 Jakarta dalam melaksanakan
pengelolaan pelayanan jasa dalam bidang pariwisata.

C. SUMBER REFERENSI TATA KELOLA


Sumber referensi untuk menyusun pola tata kelola BLUD-SKPD antara lain:
1. Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan
Bada Layanan Umum.Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109/PMK.05/2007
2. Dewan Pengawas pada Badan Layanan Umum.
3. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 tahun 2007 tentang Pedoman
Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah.

DOKUMEN BLUD SMKN 57 JAKARTA| POLA TATA KELOLA


4
4. Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor PER-
09/MBU/2012 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good
Corporate Governance) Pada Badan Usaha Milik Negara.
5. Peraturan menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor
PER/02/M.PAN/1/2007 tanggal 25 Januari 2007 tentang Pedoman Organisasi
Satuan Kerja di Lingkungan Instansi Pemerintah yang Menerapkan Pola
Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah.
6. Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusu Ibukota Jakartra Nomor 165
Tahun 2012 tentang Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
Daerah.

D. PERUBAHAN TATA KELOLA


Pola tata kelola BLUD-SKPD ini akan direvisi apabila terjadi perubahan
peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pola tata kelola BLUD-SKPD/ unit
kerja sebagaimana disebutkan diatas, serta disesuaikan dengan fungsi, tanggung jawab,
dan kewenangan organ BLUDSKPD/ UKPD serta perubahan lingkungan.

DOKUMEN BLUD SMKN 57 JAKARTA| POLA TATA KELOLA


5
BAB II
POLA TATA KELOLA

A. STRUKTUR ORGANISASI
Berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta
nomor 381 tahun 2016 tentang pembentukan, organisasi dan tata kerja Sekolah
Menengah Kejuruan Negeri Mandiri mempunyai tugas pokok mempunyai kedudukan,
tugas dan fungsi sebagai SMKN Mandiri merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas
Pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan menengah kejuruan. Untuk
melaksanakan BLUD ini maka SMKN Mandiri dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah
yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui
Kepala Suku Dinas. Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Sekolah dibantu oleh 4
(empat) Wakil Kepala Sekolah yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab
kepada Kepala Sekolah. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, SMKN Mandiri
dikoordinasikan oleh Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan.
Struktur organisasi dari SMKN 57 Jakarta terdiri dari Kepala Sekolah, Kepala
Subbagian Tata Usaha dan Kelompok Jabatan Fungsional. Guna memenuhi syarat tata
kelola organisasi Sekolah Mandiri menuju Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan
Umum Daerah (PPK BLUD). Maka Susunan Organisasi SMKN Mandiri terdiri atas :

a. Kepala Sekolah;

b. Subbagian Tata Usaha dan Keuangan;

c. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum;

d. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan;

e. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan dan Kemitraan;

f. Wakil Kepala Sekolah Bidang Prasarana dan Sarana;

g. Unit Produksi;

h. Program Studi Keahlian dan Paket Keahlian;

i. Satuan Pengawas Internal

j. Tenaga Fungsional

DOKUMEN BLUD SMKN 57 JAKARTA| POLA TATA KELOLA


6
KEPALA SEKOLAH KOMITE SEKOLAH

SATUAN PENGAWAS INTERNAL

SUB BAGIAN TATA USAHA DAN


KEUANGAN

WAKIL KEPALA SEKOLAH WAKIL KEPALA SEKOLAH WAKIL KEPALA SEKOLAH WAKIL KEPALA SEKOLAH
BIDANG KURIKULUM BIDANG KESISWAAN BIDANG HUMAS & BIDANG SARANA
KEMITRAAN PRASARANA

KETUA PROGRAM STUDI KETUA UNIT PRODUKSI


KEAHLIAN & PAKET
KEAHLIAN

TENAGA FUNGSIONAL

Gambar 2.1
BAGAN SUSUNAN ORGANISASI
SEKOLAH MENENGAH NEGERI MANDIRI
Berdasarkan Pergub 381 Tahun 2016

DOKUMEN BLUD SMKN 57 JAKARTA| POLA TATA KELOLA


7
Pengelompokan Fungsi

KETUA UNIT PRODUKSI

SUPERVISOR

HOUSE FRONT OFFICE LAUNDRY PUBLIC AREA ENGINEERING


KEEPING STAFF STAFF STAFF STAFF STAFF

SISWA

Gambar 2.2
Struktur Organisasi Hostel Pradana

KETUA UNIT PRODUKSI

SUPERVISOR

KICTHEN PASTRY STAFF SERVICE STAFF STEWARD MINIMARKET

STAFF STAFF STAFF

SISWA

Gambar 2.3
Struktur Organisasi Ragoon Cafe

DOKUMEN BLUD SMKN 57 JAKARTA| POLA TATA KELOLA


8
KETUA UNIT PRODUKSI

SUPERVISOR

TICKETING GUIDING STAFF


STAFF

SISWA

Gambar 2.4
Struktur Organisasi Travel

KETUA UNIT PRODUKSI

SUPERVISOR

ENGINEERING PUBLIC AREA


STAFF STAFF

SISWA

Gambar 2.5
Struktur Organisasi Graha

DOKUMEN BLUD SMKN 57 JAKARTA| POLA TATA KELOLA


9
KETUA UNIT PRODUKSI

SUPERVISOR SUPERVISOR
SENI TARI SENI
KARAWITAN

SISWA SISWA

Gambar 2.6
Struktur Organisasi Seni Pertunjukan

DOKUMEN BLUD SMKN 57 JAKARTA| POLA TATA KELOLA


10