Anda di halaman 1dari 2

TUGAS KEWIRAUSAHAAN

1. Nama : Tantry Agung Dewani


Jenis Usaha : Usaha Churros
Merek : Churro Rita
Alasan :
Tantry merintis usaha Churros ini karena ia melihat peluang pasar Churros yang begitu
besar. Di kawasan Jakarta Timur yang terkenal sebagai kawasan padat penduduk dan
dapat menjadi tempat berbisnis yang baik, belum ada pembuat Churros yang enak.
Sehingga ia berpartner dengan rekannya yang adalah seorang Chef asal Jepang untuk
memodifikasi rasa Churros yang pas untuk lidah orang Indonesia.
Cara Mengembangkan Bisnis:
Tantry membuat perbedaan tekstur Churros dengan bisnis lainnya, yaitu tekstur yang
benar-benar lembut di dalam tetapi sangat crispy di bagian luar. Ia juga berusaha
membuat resep racikan adonan Churros yang tepat sehingga menjadi pembeda dengan
usaha lainnya. Ia juga memberikan berbagai pilihan topping yang dapat dipilih sesuai
selera konsumen. Tantry juga meminta bantuan teman artisnya untuk mengendorse
produknya di media sosial.
Pasar Sasaran :
Pasar sasarannya adalah kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Juga ia melebarkan usahanya
dengan melayani pesanan dengan sistem pesan antar sehingga mendapatkan penjualan
terbesar. Ia juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi sehingga makin
banyak masyarakat yang mengetahui bisnisnya.
Cara Mengatasi Kebutuhan Sumber Daya
Sumber Data : http://m.bisnis.com/amp/read/20160105/263/507300/bisnis-camilan-
kriuk-laba-churros-gurih
2. Nama : Nadia Rahmalya
Jenis Usaha : Usaha Klapertart dan Churros
Merek : Bakoel Cilik
Alasan Menjalankan Usaha:
Nadia awalnya menjual klapertart, lalu ia menambahkan menu baru yaitu Churros, karena
ia melihat bahwa makanan ini (churros) mudah diterima masyarakat, sehingga ada
peluang bisnis yang dapat dikembangkan.
Cara Mengembangkan Bisnis:
Nadia mempelajari pembuatan Churros dengan menonton berbagai video acara memasak
yang ada di Youtube, lalu melakukan sedikit improvisasi agar rasa Churros lebih enak
dan tahan lama.
Pasar Sasaran :
Nadia pada awalnya memilih pasar sasarannya yaitu teman-temannya sendiri. Namun
karena promosi yang gencar dilakukan, mulai banyak pesanan yang diterima oleh Nadia.
Cara Mengatasi Kebutuhan Sumber Daya:
Sumber daya (bahan-bahan) yang dibutuhkan untuk pembuatan Churros termasuk tidak
sulit untuk ditemukan sehingga ketersediaannya terjamin. Selain itu, karena Nadia
menjualnya dengan sistem pesanan, maka Nadia dapat mengendalikan jumlah pesanan
yang diterima agar sesuai dengan sumber daya yang ada (termasuk pembuatannya).
Sumber Data : http://m.bisnis.com/amp/read/20160105/263/507300/bisnis-camilan-
kriuk-laba-churros-gurih