THE CASE OF ROLEPLAY
“PHYSICAL CHECK-UP”
Pada suatu hari, ada seorang pasien yang datang ke suatu tempat
praktik dokter dikarenakan merasakan sakit perut selama berhari-hari. Ketika
ia memasuki lokasi praktik ia disambut oleh perawat dan perawat tersebut
menanyakan mengapa pasien tersebut datang dan mengeluh penyakit apa.
Perawat : Assalamualaikum, ada yang bisa kami bantu?
Pasien : Waalaikumsalam, begini sus saya sakit perut sejak 4 hari yang
lalu.
Perawat : Baik, apakah anda mempunyai kartu sehat?
Pasien : Ada sus.
Perawat : Terimakasih, silahkan duduk dan menunggu sebentar ya,
sebentar lagi akan saya panggil.
Pasien : Baik sus terimakasih.
Setelah itu pasien berjalan menuju kursi penunggu untuk menunggu
gilirannya dipanggil untuk cek tekanan darahnya. Sementara perawat
menyiapkan alat dan menulis dokumentasi pasien. Tiba saatnya pasien
dipanggil oleh perawat.
Perawat : pasien A.
Pasien : Iya sus.
Perawat : Saya akan mengecek tekanan darah anda ya. Tekanan darah
anda sedikit rendah, apakah anda sedang mengonsumsi obat-obatan? Atau
memiliki alergi tertentu?
Pasien : Tidak ada alergi sus, hanya mengkonsumsi paracetamol sus.
Perawat : Baik, mari saya antarkan ke ruangan dokter.
Kemudian pasien tersebut diantarkan ke ruangan dokter oleh perawat
untuk menjalani pengecekan fisik lebih lanjut.
Perawat : Permisi dokter, ini ada pasien mengalami sakit perut dan berat
badan turun drastis dokter.
Dokter : Baik sus terimakasih, silahkan duduk.
Pasien : Terimakasih dokter.
Dokter : Jadi bagaimana? Apa yang anda keluhkan?
Pasien : Jadi, akhir-akhir ini saya sering merasa lelah, dan kadang-kadang
saya terkena sakit kepala dan sakit perut. Selain itu, saya juga demam dokter,
namun ini saya sudah merasa lebih baik.
Dokter : Kapan anda mulai mengalami gejala-gejala ini?
Pasien : Saya mulai merasa lelah sekitar seminggu yang lalu kemudian
mulai sakit kepala dan demam datang.
Dokter : Apakah anda mengkonsumsi obat?
Pasien : Hanya vitamin dan paracetamol ketika saya demam.
Dokter : Apa vitamin yang anda konsumsi?
Pasien : Saya konsumsi tablet multi-vitamin dan Vitamin C ekstra setiap
hari.
Dokter : Biarkan saya melakukan cek fisik. Silakan tarik napas dalam-
dalam, tahan napas, dan buang napas. Lakukan lagi silahkan. Apakah anda
sedang dalam masa diet?
Pasien : Iya dokter.
Dokter : Apakah anda menderita insomnia?
Pasien : Iya dokter.
Dokter : Sepertinya anda memiliki masalah pada pencernaan. Selain itu,
saya tidak melihat ada masalah lain. Mungkin dikarenakan pola diet anda dan
stres menyebabkan sakit kepala, gangguan perut, dan sulit tidur sehingga
imunitas anda menurun sehingga anda demam. Untuk saat ini, cobalah untuk
mulai diet ringan saja dan olahraga. Ini dapat memecahkan masalah anda.
Datang kembali untuk bertemu saya lagi jika gejala terus berlangsung, dan saya
akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Saya akan memberikan resep untuk
anda.
Pasien : Jadi begitu dok, terimakasih.
Dokter : Ambil obat dengan resep ini di apotek depan, semoga lekas
sembuh.
Pasien : Terima kasih, Dokter.
Dokter : Sama-sama.
Setelah melakukan check-up dan berkonsultasi dengan dokter, pasien
bergegas menuju apotik untuk menebus resep dokternya.
Pharmacist : Welcome. How may I help you?
Pasien : I would like to pick up a prescription, please.
Pharmacist : Sure. Let me see… well, I guess we have all medicines written on
your prescription. Let me get them for you.
Pasien : Okay.
Pharmacist : Here you are.
Pasien : Thanks. How should I use them?
Pharmacist : You need to take this one three times a day one hour before
meal.
Pasien : Okay
Pharmacist : Those are antibiotics. You need to take them three times a day
after meal. You have to finish them all.
Pasien : Okay.
Pharmacist : Is there anything else I can help you again?
Pasien : No, that is all.
Pharmacist : Very well. That will be Rp. 25,000,-
Pasien : Can I pay by credit card?
Pharmacist : I’m sorry. We’ll take payment by cash only.
Pasien : It’s okay. Here’s the money.
Pharmacist : Thank you. Here’s the receipt
Pasien : Thank you.