Anda di halaman 1dari 24

FARMAKOEKONOMI

COST UTILITY ANALYSIS


Definisi Cost-Utility Analysis

Tujuan Cost-Utility Analysis

Kelebihan dan Kekurangan Cost-Utility Analysis

Penggunaan Cost-Utility Analysis

Langkah-Langkah Dalam Menghitung QALY


Definisi Cost-Utility Analysis

Analisis utilitas-biaya (AUB—cost-utility analysis, CUA) adalah


teknik analisis ekonomi untuk menilai “utilitas (daya guna)”
atau kepuasan atas kualitas hidup yang diperoleh dari suatu
intervensi kesehatan

Outcome : Klinik yang khusus yaitu


Quality-Adjusted Life Year (QALY)  penggabungan
kualitas (morbiditas) maupun kuantitas
(mortalitas) hidup
TERMINOLOGI
PADA CUA
QALY (quality-adjusted life years)
Quality-adjusted life years (QALY) atau ‘Jumlah Tahun yang
Disesuaikan’ (JTKD) adalah suatu hasil yang diharapkan dari
suatu intervensi kesehatan yang terkait erat dengan besaran
kualitas hidup. Pada QALY, pertambahan usia (dalam tahun)
sebagai hasil intervensi disesuaikan nilainya dengan kualitas
hidup yang diperoleh (Bootman et al)
Analisis utilitas-biaya (AUB—cost-utility analysis, CUA) adalah
teknik analisis ekonomi untuk menilai “utilitas (daya guna)”
atau kepuasan atas kualitas hidup yang diperoleh dari suatu
intervensi kesehatan. Kegunaan diukur dalam jumlah tahun
dalam keadaan sehat sempurna, bebas dari kecacatan,
yang dapat dinikmati umumnya diekspresikan dalam
qualityadjusted life years (QALY), atau ‘jumlah tahun berkualitas
yang disesuaikan’.

Hasil (outcomes) pengobatan adalah hasil yang diperoleh dari


suatu intervensi kesehatan sebaliknya, tidak dilakukannya
intervensi kesehatan yang secara langsung mempengaruhi
panjang usia (mortalitas) atau kualitas hidup seseorang,
sekelompok orang, atau sebuah populasi.
QALY dapat dikatakan sebagai
jumlah tahun pertambahan usia dikalikan dengan kualitas hidup
yang dapat dinikmati.

Atau dengan kata lain, pertambahan


usia (dalam tahun) sebagai hasil intervensi disesuaikan nilainya
dengan kualitas hidup yang diperoleh.

Utilitas (daya guna – utility), adalah tingkat kepuasan yang


diperoleh pasien setelah mendapatkan suatu intervensi
kesehatan,

misalnya setelah mendapatkan pengobatan kanker


atau penyakit jantung. Unit utilitas yang digunakan biasanya
adalah QALY (Quality-adjusted life years), atau JTKD.
Utilitas merujuk pada tambahan usia (dalam tahun) yang
dapat dinikmati dalam keadaan sehat sempurna oleh pasien karena
menggunakan suatu obat.

Jumlah tahun tambahan usia (dibanding kalau


tidak diberi obat) dapat dihitung secara kuantitatif, yang jika dikalikan
dengan kualitas hidup yang dapat dinikmati akan memberikan unit yang disebut
Quality Adjusted Life Years-QALY atau ‘jumlah tahun yang disesuaikan’
(JTKD).

Dikaitkan dengan aspek biaya, Kajian Farmakoekonomi ini akan


memberikan unit utilitas-biaya (cost-utility) yang menunjukkan unit moneter
yang harus dikeluarkan untuk setiap JTKD yang diperoleh. Semakin kecil
jumlah rupiah yang harus dibayar untuk mendapatkan tambahan JTKD,
semakin tinggi utilitas-biaya suatu obat
Pemilihan Obat,

1.Apakah obat (atau, secara umumnya teknologi kesehatan)


yang akan digunakan itu efektif?
2. Siapa yang akan menerima manfaat dari penggunaan obat
(teknologi kesehatan) itu?
3. Berapa biaya yang diperlukan untuk penggunaan obat
(teknologi kesehatan) itu?
4. Bagaimana efektivitasnya jika dibandingkan dengan obat
(teknologi kesehatan) yang telah digunakan?
Metode analisis utilitas-biaya (AUB)
Hasil (outcome)-nya dinyatakan dengan utilitas yang terkait dengan
peningkatan kualitas atau perubahan kualitas akibat intervensi kesehatan
yang dilakukan.

Menurut Bootman hasil pengobatan dalam bentuk kuantitas dan kualitas hidup itu
mencerminkan keadaan berikut:

1. Apakah penyakit yang diderita atau pengobatan terhadap penyakit yang diberikan
secara kuantitas akan memperpendek usia pasien?
2. Apakah kondisi penyakit yang diderita pasien atau pengobatan terhadap penyakit
tersebut tidak seperti yang diinginkan? “ya”, sebesar apa?
3. Apakah dampaknya terhadap usia? Berapa banyak berkurangnya usia (kuantitatif)
dan kepuasan (kualitas) hidup?
Dalam praktek, AUB hampir selalu digunakan
untuk membandingkan

alternatif yang memiliki tujuan (objective)


sama, seperti:
1. Membandingkan operasi versus kemoterapi;
2. Membandingkan obat kanker baru versus
pencegahan (melalui
kampanue skrining).
Beberapa istilah yang lazim digunakan dalam
AUB, termasuk:
Tujuan Cost-Utility Analysis

Tujuan dari CUA adalah untuk memperkirakan


perbandingan antara suatu biaya intervensi yang
berhubungan dengan kesehatan dan menghasilkan
keuntungan dalam hal kualitas hidup dalam setahun oleh
para penerima manfaat kesehatan
Pentingnya CUA

Pada bebrapa kasus :


Seseorang yg terkena penyakit Kanker Lama hidup
dan kualitas hidupnya berbeda tergantung pada
pilihan terapinya.
Kadang suatu terapi dapat memperpanjang kualitas
hidup, tapi bersifat toksik .
Maka pengukuran CUA ini digunakan :
untuk mengukur dengan menggabungkan baik lama
kehidupan maupun kualitas hidupnya
Kelebihan dan Kekurangan CUA

Kelebihan :
Tipe outcome kesehatan yang berbeda dan
penyakit dengan beberapa outcome dapat
dibandingkan dengan menggunakan satu
unit pengukuran  QALY

Kekurangan :
Kesulitan untuk menentukan utility atau
QALY secara tepat
Kelebihan dan Kekurangan CUA
Pengunaan CUA

1. Jika Health related quality of life (HRQoL) adalah outcome penting, contoh :
membandingkan intervensi yang tidak berpengaruh pada mortilitas, tetapi
berpengaruh pada fungsi dan kenyaman pasien (terapi osteoarthritis)
2. Jika HRQoL adalah outcome penting, contoh : (terapi infark miokard akut) 
outcome yang diukur tidak hanya keselamatan jiwa, tetapi kualitas hidup
yang terselamatkan
3. Jika intervensi mempengaruhi baik mortilitas maupun morbiditas, misal :
evaluasi terapi estrogen pada wanita post menopouse yang dapat
meningkatkan kualitas hidup,dapat menurunkan mortalitas yang
disebabkan penyakit lain (misal peny. Jantung), tetapi dapat meningkatkan
mortilitas dari penyakit lain (misalnya kanker)
4. Jika intervensi yang dibandingkan mempunyai outcome yang luas dan
diperlukan satu unit outcome untuk dibandingkan.
5. Jika tujuannya adalah membandingkan intervensi yang dilakukan evaluasi
terhadap biasa per QALY yang diperoleh
Langkah-Langkah dalam Menghitung QALY

1. Deskripsi masing-masing penyakit atau status


kesehatan

2 Memilih metode untuk menentukan utility

3 Memilih subyek yang akan ditentukan utility

4 Mengalikan utility dengan lama hidup untuk


masing-masing pilihan untuk mendapatkan
nilai QALYs
1. Deskripsi masing-masing penyakit atau status kesehatan

Deskripsi harus menggambarkan pengaruh kesehatan yang diharapkan


dari suatu penyakit atau keadaan kesehatan dengan singkat. Meliputi
nyeri, rasa tidak nyaman, keterbatasan dalam beraktivitas, waktu yang
digunakan untuk terapi, perubahan yang mungkin pada persepsi
kesehatan (cemas atau keprihatinan ) dan perubahan mental

Contoh (dialis ginjal di RS) : Anda selalu merasa lelah dan letih.
Sebuah cateter dimasukkan dalam lengan atau kaki, yang membatasi
gerak anda. Tidak ada rasa sangat nyeri, tetapi keadaan yang tidak
menyenangkan dan bersifat kronis. Beberapa orang menjadi tertekan
karena menyusahkan oranglain dan membatasi aktivitasnya dan
beberapa merasa seperti hidupnya tergantung alat bantu.
2. Memilih metode untuk menentukan utility

Rating Scale (RS)

Standart Gamble (SG)

c
Time Tradeoff (TTO)
a. Rating Scale (RS) 100(1,0) Kesehatan Sempurna

90 (0,9) Alergi Musiman


Retak Pergelangan Tangan

80 (0,8)

Rating Scale terdiri dari garis dengan 70 (0,7) Patah Kaki


skala seperti thermometer, dengan
kesehatan yang sempurna pada tempat 60 (0,6) Dialisis (1 tahun)
paling atas (100) dan kematian dibawah
50 (0,5)
(0)  Dialisis (5 tahun)

Visual Analog Scale (AVS) 40 (0,4)


Angina Berat
30 (0,3)

20 (0,2)

Rating Scale (Rascati, 2009) 10 (0,1) Koma (1 tahun)

0 (0,0) Kematian
b. Standart Gamble (SG)

Pada metode ini setiap subyek


ditawarkan dua alternatif :
a.Alternatif pertama adalah terapi
dengan dua keluaran yang mungkin, Contoh : seseorang dihadapkan pada dua
yaitu kembali ke kesehatan normal atau pilihan, yaitu transplantasi ginjal dengan
mati segera. probabilitas meninggal 20 % (kesempatan untuk
b. Alternatif kedua keluaran yang pasti kembali normal 80%_ selama operasi (alternatif
dari keadaan kesehatan kronik 1) atau dialisis selama sisa hidupnya (alternatif
berdasarkan harapan hidup seseorang 2)
(probabilitas/p) dari kesehatan normal
atau kematian segera
(1-p).
Standart Gamble (Rascati, 2009)

SEHAT
Probabilitas p

Alternatif 1
Meninggal
Probabilitas 1-p

Alternatif 2 Disease state


c. Time Tradeoff (TTO)

Pada metode ini, subyek dihadapkan dua


alternatif.
*Alternatif pertama adalah keadaan penyakit
dengan lama harapan hidup yang pasti (t) dan
kematian.
*Alternatif kedua adalah menjadi sehat dengan
waktu x, dimana waktunya lebih pendek dari Contoh : seseorang dengan harapan hidup
pada t. score utility 50 tahun, dan alternatif kedua menjadi
untuk keadaan kesehatan dihitung dengan sehat (bisa melihat) selama 25 tahun. Jika
membagi x dengan t. seseorang lebih memilih bisa melihat
selama 25 tahun daripada buta selama 50
tahun, jumlah tahun (x) dimana
seseoarang bisa melihat akan menurun
sampai orang tersebut tidak memilih
antara 2 alternatif. Jika seseorang
berharap bisa hidup 50 tahun, maka titi
perbedaan dari orang tersebut adalah 40
tahun dapat meilhat vs 50 tahun menjadi
buta, score utility = x/t = 40/50 atau 0,8
Time Tradeoff (Rascati, 2009)

Nilai Utility

Alternatif 1

1,0
Sehat

Alternatif 2

Keadaan Sakit

Kematian 0 Waktu
x 1