100% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
4K tayangan2 halaman

Diskusi 5

Dokumen tersebut membahas kerangka kebijakan moneter di Indonesia. Kebijakan moneter bertujuan mencapai keseimbangan internal dan eksternal serta tercapainya tujuan ekonomi makro. Bank Indonesia menganut kerangka kerja Inflation Targeting Framework dengan menggunakan suku bunga sebagai sasaran operasional, yang bertujuan mencapai sasaran inflasi yang ditetapkan pemerintah secara transparan dan akuntabel.

Diunggah oleh

Moh Ronaldho
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
4K tayangan2 halaman

Diskusi 5

Dokumen tersebut membahas kerangka kebijakan moneter di Indonesia. Kebijakan moneter bertujuan mencapai keseimbangan internal dan eksternal serta tercapainya tujuan ekonomi makro. Bank Indonesia menganut kerangka kerja Inflation Targeting Framework dengan menggunakan suku bunga sebagai sasaran operasional, yang bertujuan mencapai sasaran inflasi yang ditetapkan pemerintah secara transparan dan akuntabel.

Diunggah oleh

Moh Ronaldho
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Mohamma Ronaldho

Nim : 041141264

Kebijakan moneter pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan untuk
mencapai keseimbangan internal dan eksternal serta tercapainya tujuan ekonomi makro.
Jelaskan kerangka kebijakan moneter di Indonesia!

Jawab :

Kebijakan moneter pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan untuk mencapai
keseimbangan internal (pertumbuhan ekonomi yang tinggi,stabilitas harga,pemerataan
pembangunan) dan keseimbangan eksternal (keseimbangan neraca pembayaran) serta
tercapainya tujuan ekonomi makro, yakni menjaga stabilisasi ekonomi yang dapat di ukur
dengan kesempatan kerja, kestabilan harga serta neraca pembayaran internasional yang
seimbang. Apabila kestabilan dalam kegiatan perekonomian terganggu, maka kebijaka moneter
dapat dipakai untuk memulihkan (tindakan stabilisasi).

Kerangka Kebijakan Moneter Di Indonesia


Dalam melaksanakan kebijakan moneter, Bank Indonesia menganut kerangka kerja yang
dinamakan Inflation Targeting Framework (ITF) dengan penggunaan suku bunga sebagai
sasaran operasional. Kerangka kerja ini diterapkan secara formal sejak 1 Juli 2005, setelah
sebelumnya menggunakan kebijakan moneter yang menerapkan uang primer (base money)
sebagai sasaran kebijakan moneter. Dengan kerangka ini, Bank Indonesia secara eksplisit
mengumumkan sasaran inflasi kepada publik dan kebijakan moneter di arahkan untuk mencapai
sasaran inflasi yang di tetapkan oleh pemerintah tersebut. Untuk mencapai inflasi, kebijakan
moneter dilakukan secara foward looking, artinya perubahan stance kebijakan moneter dilakukan
melalui evaluasi apakah perkembangan inflasi kedepan masih sesuai dengan sasaran inflasi yang
telah di rencanakan (Bank Indonesia,2011)

Dalam kerangka kerja ini,


kebijakan moneter juga
ditandai oleh transparasi
dan akuntabilitas
kebijakan kepada publik.
Secara operasional,
stance kebijakan moneter
dicerminkan oleh
penetapan suku bunga
kebijakan (BI Rate) yang diharapkan akan mempengaruhi suku bunga pasar uang dan suku
bunga deposito dan suku bunga kredit perbankan. Perubahan suku bunga ini akhirnya akan
mempengaruhi output dan inflasi.
Sumber :
1. BMP ESPA4227/MODUL 6 Hal 6.11-6.12
2. Materi Inisiasi 5
Mohon izin dikoreksi apabila ada kesalahan dalam mengerjakan Diskusi

Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai