0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
225 tayangan11 halaman

UTS Advokasi Kesehatan

Ujian Tengah Semester (UTS) mata kuliah Advokasi Kesehatan membahas tentang advokasi kesehatan, komunikasi, lobi, negosiasi, dan kemitraan. Mahasiswa diuji dengan soal pilihan ganda dan essay mengenai konsep-konsep tersebut.

Diunggah oleh

Astrid Febriyanti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
225 tayangan11 halaman

UTS Advokasi Kesehatan

Ujian Tengah Semester (UTS) mata kuliah Advokasi Kesehatan membahas tentang advokasi kesehatan, komunikasi, lobi, negosiasi, dan kemitraan. Mahasiswa diuji dengan soal pilihan ganda dan essay mengenai konsep-konsep tersebut.

Diunggah oleh

Astrid Febriyanti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)

PROGRAM STUDI S1 KESEHATAN MASYARAKAT


INSTITUT KESEHATAN INDONESIA JAKARTA
MATA KULIAH ADVOKASI KESEHATAN

Nama : Astrid Febriyanti


Prodi : Kesehatan Masyarakat
NPM : 1813201003

Pilihan Ganda!
1. Upaya pendekatan terhadap orang lain yang dianggap mempunyai
pengaruh terhadap keberhasilan suatu program atau kegiatan yang
dilaksanakan. Pernyataan ini merupakan pengertian dari ...
a. Promosi Kesehatan
b. Advokasi
c. Lobi
d. Negosiasi

2. Bentuk-bentuk kegiatan advokasi dibawah ini, kecuali:


a. Lobi politik
b. Seminar dan Presentasi
c. Perkumpulan
d. Daya tarik

3. Bentuk komunikasi yang efektif dalam advokasi adalah…


a. Interpersonal
b. Kelompok kecil
c. Kelompok besar
d. Intrapersonal

4. Mengapa manajemen komunikasi diperlukan…


a. Mengekspresikan Emosi.
b. Meningkatkan wawasan dan keterampilan mengenai konsep dan aplikasi
komunikasi efektif bagi leader.
c. Memastikan semua pihak di dalam organisasi mendapatkan informasi
yang diperlukan, berfungsi untuk pemecahan masalah dan pengambilan
keputusan.
d. Merancang strategi diri.

5. Memberikan informasi, mengekspresikan emosi dan mempengaruhi orang


lain merupakan bagian dari komunikasi. Elemen-elemen tersebut
merupakan….
a. Pengertian komunikasi
b. Tujuan komunikasi
c. Prinsip dasar komunikasi
d. Tahapan komunikasi

6. Manakah dibawah ini komponen komunikasi yang paling tepat…


a. Komunikator, pesan, advokasi, feedback.
b. Komunikator, feedback, media, advokasi.
c. Komunikator, pesan, media, mediasi.
d. Komunikator, pesan, media, komunikan.

7. Tanda-tanda komunikasi yang efektif adalah…


a. Informasi yang diterima sama dengan informasi yang dikirim.
b. Umpan balik sesuai dengan masalah.
c. A dan B benar
d. A dan B salah
8. Manakah dibawah ini yang merupakan sasaran dari advokasi…
a. Tokoh masyarakat c. Bidan
b. Dokter d. Direktur

9. Di dalam skema advokasi yang bekerja di garis depan dan kerja basis
dinamakan dengan….
a. Bentuk lingkar Inti c. legal drafting
b. Massa d. Prime Mover

10. Pernyataan benar dibawah ini merupakan kaidah asas titik tolak advokasi
menurut Sharma….
a. Membuat perencanaan advokasi
b. Menyatukan isu, solusi, dan kemauan politik
c. Menjangkau kebanyak kehidupan masyarakat
d. Evaluasi program kesehatan

11. Terkucilkannya kelompok masyarakat yang dibela (diadvokasikan isunya)


merupakan pernyataan dari…
a. Sumber-sumber kekuatan isu
b. Visi advokasi
c. Resiko kerja advokasi
d. Proses Advokasi

12. Proses terencana dan sistematis yang dilakukan untuk memperbaiki


atau mengubah suatu kebijakan publik sesuai dengan kehendak atau
kepentingan siapa yang mendesakkan terjadinya perbaikan dan perabahan
tersebut, dengan jalan mempengaruhi para penentu kebijakan, merupakan
pengertian dari….
a. Advokasi Kesehatan c. Resiko kerja Advokasi
b. Advokasi Kebijakan d. Misi Advokasi

13. Proses yg ditempuh melalui lobi, negosiasi, mediasi dengan pihak2


terkait di parlemen merupakan proses….
a. Legislasi c. Politik dan Birokrasi
b. Jurispudensi d. Sosialisasi dan Mobilisasi

14. Pada pembagian kerja advokasi, yang melaksanakan fungsi juru bicara,
perunding dan pelobi serta menggalang sekutu adalah…
a. Kerja garis depan c. Kerja basis
b. Kerja pendukung d. Kerja belakang

15. Manakah dibawah ini yang merupakan jaringan kerja advokasi….


a. Kerja garis depan c. Kerja basis
b. Kerja pendukung d. Semua benar

16. Satu-satunya cara utk mempengaruhi atau mengubah persepsi


merupakan pengertian dari…
a. Lobi c. Negosiasi
b. Persepsi d. Komunikasi efektif

17. Mendorong dan memotivasi masyarakat umum untuk berkomunikasi


dengan wakil legislatifnya tentang suatu isu atau masalah merupakan
jenis lobi…
a. Secara langsung c. Tingkat akar rumput
b. Secara tidak langsung d. Negosiasi

18. Dibawah ini yang merupakan kriteria pelobi yang baik adalah…..
a. Berpenampilan menarik c. Semua benar
b. Hanya mendengar d. Semua salah

19. Dibawah ini yang merupakan pendekatan memahami lobi menurut Panuju
(2010)…..
a. Brainstorming c. Cognitive problem
b. Networking d. Semua benar

20. Proses dimana dua atau lebih pihak berupaya memperoleh kesepakatan
yang dapat diterima oleh pihak yang terkait dalam menghadapi situasi
yang kemungkinan mengandung ketidaksepahaman atau ketidaksetujuan
dari pihak-pihak yang terkait merupakan pengertian dari….
a. Lobi c. Negosiasi
b. Persepsi d. Komunikasi efektif

21. Situasi menang-menang (win-win solution) dimana dalam proses negosiasi


tidak ada pihak yang dikalahkan karena semua merasa dimenangkan
merupakan….
a. Tujuan Negosiasi c. Persepsi
b. Pengertian Negosiasi d. Komunikasi efektif

22. Menurut Robbins, Odendaal dan Roodt ada 5 tahap dari proses negosiasi,
yaitu….
a. Persiapan dan perencanaan, penetuan aturan dasar, klarifikasi dan
justifikasi, negosiasi, implementasi
b. Persiapan dan perencanaan, penetuan aturan dasar, klarifikasi dan
justifikasi, pengumpulan data, sosialisasi
c. Persiapan dan perencanaan, penetuan aturan dasar, klarifikasi dan
justifikasi, komunikasi efektif, implementasi
d. Persiapan dan perencanaan, penetuan aturan dasar, klarifikasi dan
justifikasi, negosiasi, sosialisasi
23. Kerjasama antara usaha kecil dengan usaha menengah atau dengan
usahabesar disertai pembinaan dan pengembangan oleh usaha menengah
atau usaha besar dengan prinsip saling memerlukan, saling memperkuat
dan saling menguntungkan merupakan pengertian dari….
a. Lobi c. Negosiasi
b. Kemitraan d. Persepsi

24. Indikator keberhasilan dari kemitraan adalah…


a. Penyamaan Persepsi c. Semua benar
b. Komunikasi intensif d. Semua salah

25. Manakah dibawah ini yang paling tepat tujuan strategis dari komunikasi
kesehatan…..
a. Membentuk perilaku dan sikap yang tepat dalam mengkomunikasikan
pesan kesehatan dengan baik kepada masyarakat, serta memiliki gaya
bicara yang menyenangkan serta percaya diri sehingga pesan dapat
tersampaikan dengan baik.
b. Memahami interaksi yang terjadi dengan audience atau masyarakat oleh
pelaku kesehatan saat menyampaikan pesan kesehatan dan mengerti
dengan baik mengenai hubungan antara kesehatan dengan perilaku
individu yang diberikan informasi.
c. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam hal melaksanakan
komunikasi dengan efektif baik secara verbal maupun nonverbal guna
menyampaikan informasi dan pesan-pesan kesehatan pada masyarakat
luas.
d. Menyampaikan informasi kesehatan dari satu pihak ke pihak lain, yang
mana diharapkan dan ditujukan supaya pihak yang diberi informasi
akan menyampaikan lagi informasi tersebut ke pihak selanjutnya.

Essay!
1. Berikan 5 contoh kemitraan dalam kesehatan!
Jawab :
1. paguyuban Penderita Tuberkulosis Kec. Sumberjambe
2. Asosiasi ibu menyusui indonesia
3. Balai keperawatan
4. Kemitraan antara bindan dan dukun bayi
5. Unilever dan FDI World Dental Federation tentang pentingnya menyikat gigi

2. Kapan Lobi dan negosiasi diperlukan!


Jawab :
Upaya negosiasi dan lobi diperlukan manakala :

1. Kita tidak mempunyai kekuasaan untuk memaksakan suatu hasil yang kita inginkan
2. Terjadi konflik antar para pihak, yang masing-masing pihak tidak mempunyai cukup kekuatan atau
mempunyai kekuasaan yang terbatas untuk menyelesaikannya secara sepihak.

  3. Keberhasilan kita dipengaruhi oleh kekuasaan atau otoritas dari pihak lain.

  4. Kita tidak mempunyai pilihan yang lebih baik untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi atau
mendapatkan sesuatu yang kita inginkan.

3. Pada hari Senin, 12 November 2018 wakil kelompok mahasiswa semester 5


kelas advokasi Kesehatan beraudiensi dengan Komisi D DPRD Kab Bogor.
Pada saat tersebut hadir Ketua dan anggota Komisi D, wakil stakeholder
yaitu Dinas Pertacip (bertanggung jawab pada sumber air bersih), wakil
Dinas Kesehatan, wakil program Upaya Penyelamatan Bayi Baru Lahir
(Save Newborn Live) dari Save the Children, perwakilan warga kampung
Sukamaju (tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan wanita) dan media massa
(Kompas dan Pos Indonesia). Baik warga kelompok rentan kampung
Sukamaju maupun mahasiswa menyajikan isu advokasi, data dan fakta
serta testimoni. Isu advokasi terkait dengan pemenuhan hak air bersih dan
tingginya kematian bayi baru lahir. Tanggapan DRD telah diperoleh dan
oleh DPRD akan dikeluarkan nota kesepahaman. Berkaitan dengan upaya
ini, buatlah rumusan isu masalah advokasi terkait kesehatan yang
memenuhi kriteria SMART!
Jawab :
SMART

1. Specifik / khsuus
Warga kampung harus melakukan audit atau komunikasi kepada pemerintah DPRD terkait pemenuhan
hak air bersih .

2. Measureable ( dapat di ukur )


Target produktivitas air bersih di kampung suka maju harus mencapai 100 %

3. Attainable ( yang dapat di capai )

Pemenuhan hak air bersih masih kurang memadai dan angka kematian bayi masi tinggi , oleh
karna itu perlu di perhatiakan oleh pemerintahan setempat agar pemenuhan air bersih terpenuhi
dan angka kematian bayi menurun .

4. Realistis

Masyarkat harus melakukan pemeliharan lingkungan yang baik agar sanitasi lingkungan nya bersih
dan air berrsih pun dapat di jangkau dan terpenuhi .
5, Timebound
Batas waktu untuk melakuan modifikasi secepatnya agar program cepat tercapai .
4. Kelompok atau tim advokasi Anda diberikan tugas untuk melakukan lobi
perlunya dukungan kebijakan dan program KIA KB di Kabupaten A dengan
anggota DPRD Fraksi B yang kurang mendukung program KIA KB. Kiat lobi
yang bagaimana akan dilakukan oleh Anda? Jelaskan!

JAWAB :

Lobi akar rumput, yang menggunakan masyarakat untuk mempengaruhi pengambil


keputusan..

Jadi saya akan mengunakan lobi akar rumput mengunakan masyarakat


untuk mempengaruhi anggota DPRD Fraksi B ( pengambil keputusan )

5. Dengan menggunakan apa yang telah Anda ketahui tentang sasaran


Advokasi Anda, Uraikan pengetahuan dan sikap terhadap tujuan Anda
untuk setiap sasaran advokasi. Tandai dimana diperlukan penelitian lagi.
Gunakan daftar kosong berikut untuk sebuah kasus yang Anda ketahui!

Tujuan Advokasi :

Sasaran Pengetahuan Keyakinan Persoalan yang


Advokasi sasaran advokasi sasaran advokasi menjadi kepedulian
tentang Tentang sasaran advokasi
persoalan/tujuan persoalan/tujuan (mungkin tidak
terkait dengan
persoalan Anda)
Kepala Meningkatakan Masyarakat / anak Peningkatan pemeriksaan
puskesmas pelayanan mutu anak / ibu yang anak secara berkala
kesehatan dalam rangka memiliki anak Pelaksanaan kunjungan ke
tinggi nya kematian anak rumah rumah

Mentri Meminta agar murid Murid & guru Pelaksanaan guna


pendidikan murid di berikan kuota memberikan kuota agar
gratis belajar belajar dan mengajar menjadi
efisien
== S E L A M A T M E N G E R J A K A N ==

Anda mungkin juga menyukai