0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan57 halaman

SKL Perhotelan Jenjang III Berbasis KKNI

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Jenjang III untuk program kursus dan pelatihan perhotelan disusun untuk menstandarkan mutu lulusan sesuai tuntutan industri perhotelan era Industri 4.0. SKL ini mengacomodasi perubahan kompetensi kerja dan menghasilkan pelaksana hotel yang mampu bekerja di berbagai departemen seperti front office, housekeeping, food and beverage serta berkomunikasi dengan tamu hotel. Lama program 400 jam dengan porsi 40%
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan57 halaman

SKL Perhotelan Jenjang III Berbasis KKNI

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Jenjang III untuk program kursus dan pelatihan perhotelan disusun untuk menstandarkan mutu lulusan sesuai tuntutan industri perhotelan era Industri 4.0. SKL ini mengacomodasi perubahan kompetensi kerja dan menghasilkan pelaksana hotel yang mampu bekerja di berbagai departemen seperti front office, housekeeping, food and beverage serta berkomunikasi dengan tamu hotel. Lama program 400 jam dengan porsi 40%
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL)

KURSUS DAN PELATIHAN


PERHOTELAN
JENJANG III

BERBASIS

Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan


Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi
2020
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI i
I. PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1
B. Tujuan Penyusunan SKL 4
C. Uraian Program 4
D. Pengertian 7

II. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BERBASIS KKNI 12

A. Profil Lulusan 12
B. Jabatan Kerja 12
C. Capaian Pembelajaran 12
D. Standar Kompetensi Lulusan 16
E. Rekognisi Pembelajaran Lampau 50

III. PENUTUP 52

i
I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Indonesia memiliki berbagai keunggulan untuk mampu berkembang
menjadi negara maju. Pengembangan di berbagai sektor kehidupan
dapat menciptakan daya saing yang unggul di dunia internasional.
Salah satunya perkembangan dunia industri di Indonesia yang sudah
mulai memasuki era Industri 4.0 yang mengarah pada peningkatan
kualitas sumber daya manusia yang unggul dalam berbagai bidang.
Kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten kian hari kian
meningkat. Oleh karena itu, diperlukan adanya peningkatan
kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia di Indonesia agar
dapat beradaptasi dengan revolusi Industri 4.0 khususnya di bidang
perhotelan.

Keahlian sumber daya manusia tidak hanya membutuhkan keunggulan


dalam hal mutu, tetapi juga memerlukan upaya-upaya pengenalan,
pengakuan, serta penyetaraan kualifikasi pada bidang-bidang keilmuan
dan keahlian yang relevan baik secara bilateral, regional maupun
internasional. Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) secara
khusus dikembangkan untuk menjadi suatu rujukan nasional bagi
upaya-upaya menstandarkan mutu sumber daya manusia di Indonesia.
Pencapaian setiap tingkat kualifikasi sumber daya manusia Indonesia
berhubungan langsung dengan tingkat capaian pembelajaran baik yang
dihasilkan melalui sistem pendidikan maupun pelatihan yang
dikembangkan dan diberlakukan secara nasional. Oleh karena itu,
upaya peningkatan daya saing bangsa akan sekaligus memperkuat jati
diri bangsa Indonesia.

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) merupakan salah satu


langkah untuk mewujudkan mutu dan jati diri bangsa Indonesia dalam
sektor sumber daya manusia yang dikaitkan dengan program
standarisasi sistem pendidikan dan pelatihan secara nasional. Setiap

3
tingkat kualifikasi yang dicakup dalam KKNI memiliki makna dan
kesetaraan dengan capaian pembelajaran yang dimiliki setiap insan
pekerja Indonesia dalam menciptakan hasil karya dan kontribusi yang
bermutu di bidang perhotelan.

Kebutuhan Indonesia untuk segera memiliki Standar Kompetensi


Lulusan berbasis KKNI bidang perhotelan sudah sangat mendesak
mengingat tantangan dan persaingan global pasar tenaga kerja nasional
maupun internasional yang semakin terbuka. Pergerakan tenaga kerja
dari dan ke Indonesia tidak dapat lagi dibendung dengan peraturan
atau regulasi yang bersifat protektif. Ratifikasi yang telah dilakukan
Indonesia untuk berbagai konvensi regional maupun internasional,
secara nyata menempatkan Indonesia sebagai sebuah negara yang
semakin terbuka di berbagai sektor antara lain sektor perekonomian,
pendidikan, ketenagakerjaan, dan lain-lain. Oleh karena itu, persaingan
global tidak lagi terjadi pada ranah internasional akan tetapi sudah
nyata berada pada ranah nasional.

Upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi tantangan globalisasi pada


sektor ketenagakerjaan adalah meningkatkan kualitas sumber daya
manusia melalui ketahanan sistem pendidikan dan pelatihan secara
nasional dengan berbagai cara sebagai berikut.
1. Menstandarkan mutu pendidikan dan pelatihan;
2. Mengembangkan sistem kesetaraan kualifikasi antara capaian
pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan,
pengalaman kerja maupun pengalaman mandiri di bidang
perhotelan;
3. Meningkatkan kerja sama dan pengakuan timbal balik yang saling
menguntungkan antara institusi penghasil tenaga kerja dan
industri pengguna tenaga kerja; dan
4. Meningkatkan pengakuan dan kesetaraan kualifikasi
ketenagakerjaan Indonesia dengan negara-negara lain di dunia baik
terhadap capaian pembelajaran yang ditetapkan oleh institusi

4
pendidikan dan pelatihan maupun terhadap kriteria kompetensi yang
dipersyaratkan di bidang perhotelan.
Secara mendasar langkah-langkah pengembangan tersebut mencakup
permasalahan yang bersifat multi aspek dan keberhasilannya sangat
tergantung dari sinergi dan peran proaktif dari berbagai pihak yang
terkait dengan peningkatan mutu sumber daya manusia nasional
termasuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian
Tenaga Kerja, asosiasi profesi, asosiasi industri, institusi pendidikan
dan pelatihan serta masyarakat luas.

Secara umum, kondisi awal yang dibutuhkan untuk dapat


melaksanakan suatu program penyetaraan kualifikasi sumber daya
manusia nasional tersebut tampak belum cukup kondusif dalam
beberapa hal, misalnya belum meratanya kesadaran mutu di kalangan
institusi penghasil sumber daya manusia nasional, belum tumbuhnya
kesadaran tentang pentingnya kesetaraan kualifikasi antara capaian
pembelajaran yang dihasilkan oleh penghasil sumber daya manusia
nasional dan deskripsi keilmuan, keahlian dan keterampilan yang
dibutuhkan di bidang kerja atau profesi, termasuk terbatasnya
pemahaman mengenai dinamika tantangan sektor tenaga kerja di
tingkat dunia. Oleh karena itu, perlu segera diwujudkan upaya-upaya
untuk mencapai keselarasan mutu dan penjenjangan kualifikasi lulusan
dari institusi pendidikan formal dan nonformal, dengan deskripsi
kompetensi kerja yang diharapkan oleh pengguna lulusan.

Di jalur pendidikan non formal, pada tahun 2019 tercatat sekitar


20.971 lembaga yang menyelenggarakan pendidikan dalam bentuk
beragam jenis kursus dan pelatihan (sumber:
referensi.data.kemdikbud.go.id) di bawah pembinaan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan. Maka, salah satu infrastruktur yang
penting dalam mencapai keselarasan mutu dan penjenjangan kualifikasi
antara lulusan dari institusi penyelenggara kursus dan pelatihan
dengan deskripsi kompetensi kerja yang diharapkan oleh pengguna

5
lulusan adalah dokumen Standar Kompetensi Lulusan disingkat SKL,
sebagaimana dinyatakan pada PP No.13 tahun 2015 tentang Perubahan
kedua atas PP No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang


Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia maka SKL yang telah disusun
tersebut perlu dikaji keselarasannya dengan kualifikasi pada KKNI.
Pembuatan SKL bidang perhotelan ini juga sekaligus dimaksudkan
untuk mengakomodasi perubahan kebutuhan kompetensi kerja dari
pengguna lulusan di dunia kerja dan dunia industri perhotelan.

B. Dasar Hukum
1. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
2. Peraturan Pemerintah No. 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua
Atas Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan.
3. Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia.
4. Pedoman Penyusunan Standar Kompetensi Lulusan Kursus dan
Pelatihan Tahun 2019.

C. Tujuan Penyusunan SKL


SKL Perhotelan Jenjang III disusun dengan tujuan untuk
menstandarkan materi, pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan
peserta pada lembaga kursus dan pelatihan perhotelan; menyusun,
merevisi, dan memutakhirkan kurikulum baik pada aspek perencanaan
maupun implementasinya mengakomodasi perubahan tuntutan
kompetensi kerja SDM di bidang perhotelan.

D. Uraian Program
Teknologi Industri 4.0 berkembang secara berkelanjutan di semua sektor
kehidupan manusia, oleh karena itu program pendidikan dan pelatihan

6
bidang perhotelan pada lembaga kursus dan pelatihan harus dapat
beradaptasi sesuai dengan kebutuhan industri perhotelan.
Program kursus dan pelatihan bidang perhotelan merupakan program
untuk menghasilkan seorang pelaksana (attendant) yang diharapkan
mampu menyelesaikan tugas berlingkup luas dan kasus spesifik,
menguasai prinsip-prinsip dasar dan mampu mengidentifikasi,
melakukan, melayani dan mengevaluasi tugas-tugas pada bidang
perhotelan yang meliputi:
1. Kantor depan (front office);
2. Tata graha (housekeeping);
3. Tata hidang (food and beverage service); dan
4. Produksi makanan (food and beverage product)
Serta mampu berkomunikasi baik dalam bahasa Indonesia maupun
bahasa asing dalam pekerjaannya kepada para tamu hotel dan
bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang diberikan baik secara
mandiri maupun berkelompok.

Lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan program kursus


dan pelatihan ini adalah 400 jam pelajaran (JP), dengan proporsi waktu
40% teori, dan 60% praktik. Pelaksanaan program kursus dan pelatihan
ini mengacu pada metode pelatihan berbasis kompetensi, yang
memprasyaratkan peserta untuk menyelesaikan semua tahapan yang
sudah ditawarkan. Kelulusan peserta kursus dan pelatihan didasarkan
pada uji kompetensi yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi
Kompetensi (LSK) Perhotelan dan Kapal Pesiar Indonesia dan diakui oleh
pemerintah, dan dunia usaha dunia industri (DUDI). Uji kompetensi
dilaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK).

1. Nama Program
Kursus dan Pelatihan Perhotelan Jenjang III berbasis KKNI.
2. Tujuan

a. Umum
Secara umum program Kursus dan Pelatihan Perhotelan Jenjang

7
III berbasis KKNI ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang
memiliki pengetahuan umum, kemampuan kerja dan operasional
lengkap di bidang perhotelan, serta memiliki kewenangan dan
tanggung jawab dalam pekerjaannya agar kompetensi yang
dihasilkan sesuai dengan standar spesifikasi.
b. Khusus
Secara khusus program Kursus dan Pelatihan Perhotelan Jenjang
III berbasis KKNI ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang
kompeten dalam mengidentifikasi, melakukan, melayani dan
mengevaluasi tugas-tugas pada bidang perhotelan yang meliputi:
1. Kantor depan (front office);
2. Tata graha (housekeeping);
3. Tata hidang (food and beverage service); dan
4. Produksi makanan (food and beverage product)

3. Manfaat
Program Kursus dan Pelatihan Perhotelan Jenjang III ini bermanfaat
bagi:
a. peserta kursus dan pelatihan memiliki kemampuan dalam
menyelesaikan tugas berlingkup luas dan kasus spesifik,
memahami prinsip-prinsip dasar dan mampu menyelaraskannya
untuk bidang perhotelan, yang bisa digunakan sebagai bekal
bekerja atau berwirausaha;
b. lembaga pengguna lulusan program Kursus dan Pelatihan
Perhotelan Jenjang III merekrut calon pelaksana (attendant) yang
siap mengaplikasikan kompetensinya di industri terkait dan siap
beradaptasi dengan pekerjaannya;
c. lembaga penyelenggara Kursus dan Pelatihan Perhotelan Jenjang
III menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kualifikasi KKNI.

4. Kualifikasi Peserta

Untuk mengikuti Kursus dan Pelatihan Perhotelan Jenjang III,


peserta memiliki kualifikasi minimal lulusan SMA sederajat atau
berusia minimal 17 tahun dan mempunyai pengalaman dalam

8
bidang perhotelan.

5. Uji Kompetensi
Uji kompetensi dilaksanakan pada akhir program kursus dan
pelatihan. Pelaksanaan uji kompetensi terdiri atas dua jenis tes, yaitu
tes teori dan praktik. Tes teori bertujuan untuk mengukur
penguasaan pengetahuan, prinsip-prinsip dasar dan keterampilan
berpikir peserta kursus dan tes praktik dilakukan untuk mengukur
keterampilan (skill) dalam mengidentifikasi, melakukan, melayani dan
mengevaluasi tugas-tugas pada pada bidang perhotelan yang
meliputi:
1. Kantor depan (front office);
2. Tata graha (housekeeping);
3. Tata hidang (food and beverage service); dan
4. Produksi makanan (food and beverage product).
Kelulusan peserta kursus dan pelatihan didasarkan pada hasil uji
kompetensi yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Kompetensi
(LSK) Perhotelan dan Kapal Pesiar Indonesia dan diakui oleh
pemerintah atau lembaga kursus dan pelatihan yang terakreditasi.

E. Pengertian
1. Hotel adalah bangunan berkamar banyak yang disewakan sebagai
tempat untuk menginap dan tempat makan orang yang sedang dalam
perjalanan.
2. Perhotelan adalah suatu usaha dalam bidang jasa yang menyediakan
bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial, disediakan bagi
setiap orang untuk memperoleh pelayanan, penginapan, makan dan
minum.
3. Kantor depan (front office) adalah salah satu departemen yang ada
dihotel yang mempunyai tanggung jawab atas penerimaan pemesanan
kamar, melakukan proses kedatangan (check in) & keberangkatan
(check out) dan merupakan department yang ada paling depan di hotel
dan merupakan department yang memberikan kesan pertama tamu

9
saat datang pertama kali di hotel (first impression of the hotel) dan
kesan terakhir tamu sebelum mereka meninggalkan hotel (the last
impression) serta memberikan pelayanan yang sangat baik dan bisa
membuat tamu merasa nyaman.
4. Tata graha (housekeeping) adalah suatu departemen yang
mempunyai tugas dan tanggung jawab atas semua kebersihan,
kerapihan dan kenyamanan seluruh area hotel agar tamu merasa
nyaman selama menginap di hotel.
5. Linen adalah bahan-bahan sejenis kain seperti handuk (towel), seprei
(sheet), sarung bantal (pillow case) dan sebagainya yang diperuntukan
sebagai fasilitas pelengkap yang tidak bisa dibawa pulang oleh tamu.
6. Amenitis adalah fasilitas tambahan yang tersedia di dalam kamar
dan bisa tamu bawa pulang yang terdiri dari sabun (soap), shampo,
kondisioner (conditioner), sikat gigi (tooth brush), pasta gigi (tooth
paste), pelembab (body lotion), korek kuping (cotton bud),
perlengkapan jahit sederhana (sewing kit), semir (shoe polish),
kantong sanitari (sanitary bag) dan penutup rambut (shower cap).
7. Alat pembersih adalah peralatan yang digunakan untuk
membersihkan suatu benda seperti lantai, dinding, kaca dan
sebagainya.
8. Bahan pembersih kimia (chemical) adalah suatu zat kimia yang
berbentuk serbuk, cair atau pasta yang digunakan sebagai zat yang
membantu dalam membersihkan suatu benda tertentu.
9. Tata hidang (food and beverage service) adalah bagian dari hotel
yang mengurus dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan
pelayanan makanan dan minuman serta kebutuhan lain yang terkait,
dari para tamu yang tinggal maupun yang tidak tinggal di hotel
tersebut dan dikelola secara komersial serta profesional.
10. Serbet (napkin) adalah sepotong kain (semacam saputangan) untuk
membersihkan (menyeka) bibir pada saat atau setelah makan.
11. Produksi makanan (food and beverage product) adalah salah satu
departemen yang bertanggung jawab terhadap pengolahan makanan
dan minuman yang dihidangkan kepada tamu yang menginap di

10
hotel ataupun tamu yang hanya berkunjung di restoran yang ada di
hotel.
12. Profil lulusan adalah gambaran kemampuan yang dimiliki oleh
lulusan di bidang keterampilan dan jenjang tertentu sesuai
kualifikasi KKNI.
13. Jabatan kerja adalah gambaran jabatan kerja yang bisa dimasuki
oleh lulusan dibidang keterampilan dan jenjang tertentu sesuai
kualifikasi KKNI.
14. Capaian pembelajaran adalah kemampuan yang diperoleh melalui
internalisasi pengetahuan, sikap, keterampilan, kompetensi, dan
akumulasi pengalaman kerja.
15. Pengetahuan adalah penguasaan teori oleh seseorang pada suatu
bidang keilmuan dan keahlian tertentu atau pemahaman tentang
konsep, fakta, informasi, dan metodologi pada bidang pekerjaan
tertentu.
16. Sikap adalah penghayatan seseorang terhadap nilai, norma, dan
aspek di sekitar kehidupannya yang tumbuh dari proses pendidikan,
pengalaman kerja, lingkungan kehidupan keluarga, atau masyarakat
secara luas.
17. Sikap dan tata nilai adalah kecenderungan psikologis, sebagai hasil
dari penghayatan seseorang terhadap nilai dan norma, kehidupan
yang tumbuh dari proses pendidikan, pengalaman kerja, serta
lingkungan keluarga dan masyarakat.
18. Keterampilan adalah kemampuan psikomotorik dan kemampuan
menggunakan metode, bahan, dan instrumen yang diperoleh melalui
pendidikan, pelatihan, dan pengalaman kerja.
19. Tanggung jawab dan hak adalah konsekuensi dari dikuasainya
pengetahuan dan kemampuan kerja dalam melaksanakan kewajiban
kerja secara sadar akan hasil dan risikonya dan oleh karenanya
mendapatkan hak sesuai dengan kualifikasinya.
20. Kompetensi adalah akumulasi kemampuan seseorang dalam
melaksanakan suatu deskripsi kerja secara terukur melalui
asesmen yang terstruktur, mandiri, dan bertanggung jawab di dalam

11
lingkungan kerja.
21. Standar Kompetensi Lulusan mengacu KKNI adalah kemampuan
minimum yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan yang
meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja dalam
menyelesaikan suatu pekerjaan sesuaidengan unjuk kerja yang
dipersyaratkan dan diturunkan dari capaian pembelajaran khusus
pada jenjang KKNI yang sesuai.
22. Elemen kompetensi adalah bagian yang menyusun satu
kompetensi secara utuh dalam bentuk uraian pengetahuan,
kemampuan kerja, tanggung jawab dan hak, maupun sikap
berperilaku.
23. Indikator kelulusan adalah unsur yang menjadi tolok ukur
keberhasilan yang menyatakan seseorang kompeten atau tidak.
24. Pengalaman kerja adalah internalisasi kemampuan dalam
melakukan pekerjaan di bidang tertentu dan selama jangka waktu
tertentu.
25. Deskripsi umum KKNI adalah deskripsi yang menyatakan karakter,
kepribadian, sikap dalam berkarya, etika, moral dari setiap manusia
Indonesia pada setiap jenjang kualifikasi sebagaimana dinyatakan
pada lampiran Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012.
26. Deskripsi kualifikasi KKNI adalah deskripsi yang menyatakan ilmu
pengetahuan, pengetahuan praktis, pengetahuan, afeksi, dan
kompetensi yang dicapai seseorang sesuai dengan jenjang kualifikasi
I sampai dengan IX sebagaimana dinyatakan pada lampiran
Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012.
27. Deskripsi capaian pembelajaran khusus adalah deskripsi capaian
minimum dari setiap program kursus dan pelatihan yang mencakup
deskripsi umum dan selaras dengan deskripsi kualifikasi KKNI.
28. Standar Kompetensi Lulusan berbasis KKNI adalah kemampuan
yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan yang dilandasi
oleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja dalam
menyelesaikan suatu pekerjaan sesuai dengan unjuk kerja yang
dipersyaratkan dan diturunkan dari capaian pembelajaran khusus

12
pada level KKNI. Standar Kompetensi Lulusan berbasis KKNI
dinyatakan oleh tiga parameter yaitu kompetensi, elemen
kompetensi, dan indikator kelulusan.
29. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai
tujuan, isi, bahan pelajaran, cara penyampaian, dan penilaiannya
sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk
menghasilkan lulusan sesuai capaian pembelajaran.
30. Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah pengakuan atas
capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pengalaman
kerja, pendidikan nonformal, atau pendidikan informal ke dalam
sektor pendidikan formal.

13
II. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN BERBASIS KKNI

A. Profil Lulusan

Lulusan program Kursus dan Pelatihan Perhotelan Jenjang III KKNI


mampu melaksanakan serangkaian tugas operasional pada bidang-
bidang perhotelan yang meliputi bidang kantor depan (front office), tata
graha (housekeeping), tata hidang (food and beverage service) dan
produksi makanan (food and beverage product) dengan pengetahuan
operasional yang lengkap, prinsip-prinsip, penguasaan konsep umum,
serta menggunakan alat dan bahan sesuai prosedur yang ditetapkan.

B. Jabatan Kerja

Jabatan kerja yang dapat ditempati dan dilakukan oleh lulusan kursus
dan pelatihan bidang perhotelan adalah sebagai pelaksana (attendant)
untuk masing-masing bidang, setara dengan jenjang III dalam KKNI.

C. Capaian Pembelajaran

CAPAIAN PEMBELAJARAN
BIDANG PERHOTELAN SESUAI KKNI JENJANG III

SIKAP DAN Membangun dan membentuk karakter dan


TATA NILAI kepribadian manusia Indonesia sebagai berikut.
1.Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.Memiliki moral, etika dan perilaku baik, tertib,
teliti, cermat dan adaptif di dalam
menyelesaikan tugasnya.
3.Berperan sebagai warga negara yang bangga
dan cinta tanah air serta mendukung
perdamaian dunia.
4.Mampu bekerja sama dan memiliki kepekaan
sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap
masyarakat dan lingkungannya.
5.Menghargai keanekaragaman budaya,
pandangan, kepercayaan, dan agama serta
pendapat/temuan original orang lain.
6.Menjunjung tinggi penegakan hukum serta
memiliki semangat untuk mendahulukan
kepentingan bangsa serta masyarakat luas.
KEMAMPUAN Mampu melaksanakan tugas spesifik perhotelan
DI BIDANG pada bidang-bidang yang meliputi:

14
KERJA 4.4.1. Kantor depan (front office)
a. Reservasi/pemesanan kamar
b. Pramuantar (porter)
c. Pelayanan resepsionis (check in dan check
out)
d. Transaksi keuangan penjualan kamar
(cashiering)
4.4.2. Tata graha (housekeeping)
a. Membersihkan area kerja dan peralatan.
b. Menyiapkan kamar untuk tamu.
c. Menangani linen dan pakaian tamu.
d. Memberikan layanan tambahan sesuai
permintaan tamu.
4.4.3. Tata hidang (food and beverage service)
a. Menata meja makan
b. Menghidangkan makanan dan minuman.
c. Melakukan layanan pesanan makanan dan
minuman ke kamar (room service).
4.4.4. Produksi makanan (food and beverage
product)
a. Menyiapkan bahan makanan sesuai dengan
menu.
b. Memasak aneka hidangan telur (egg dishes)
dan hot cakes.
c. Mengolah aneka jenis salad.
PENGETAHUAN Memiliki pengetahuan operasional yang lengkap,
YANG prinsip-prinsip serta konsep umum di bidang
DIKUASAI perhotelan, meliputi:
1. Kantor depan (front office)
a. Prosedur dan konsep umum
reservasi/pemesanan kamar.
b. Prosedur dan konsep umum pengantaran
barang bawaan tamu.
c. Prosedur dan konsep umum pelayanan
check in dan check out tamu.
d. Prosedur dan konsep umum pelayanan
transaksi keuangan penjualan kamar
(cashiering).
2. Tata graha (housekeeping)
a. Prosedur dan konsep umum
membersihkan area kerja dan peralatan.
b. Prosedur dan konsep umum menyiapkan
kamar untuk tamu.
c. Prosedur dan konsep umum menangani
linen dan pakaian tamu.
d. Prosedur dan konsep umum memberikan
layanan tambahan sesuai permintaan
tamu.

15
3. Tata hidang (food and beverage service)
a. Prosedur dan konsep umum menata meja
makan.
b. Prosedur dan konsep umum
menghidangkan makanan dan minuman.
c. Prosedur dan konsep umum melakukan
layanan pesanan makanan dan minuman
ke kamar (room service).
4. Produksi makanan (food and beverage
product)
a. Prosedur dan konsep umum menyiapkan
bahan makanan sesuai dengan menu.
b. Prosedur dan konsep umum memasak
aneka hidangan telur (egg dishes) dan hot
cakes.
c. Prosedur dan konsep umum mengolah
aneka jenis salad.
TANGGUNG 1. Mampu bekerja sama dan melakukan
JAWAB DAN komunikasi dalam lingkup kerjanya.
HAK 2. Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri
dan dapat diberi tanggung jawab atas
kuantitas dan mutu hasil kerja orang lain.

D. Standar Kompetensi Lulusan

UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
SIKAP DAN TATA NILAI

1. Mengaktuali 1.1. Bertakwa 1.1.1. Bertakwa kepada


sasi kepada Tuhan RTuhan Yang
karakter Yang Maha Maha Esa
dan Esa
kepribadian
1.2. Memiliki 1.2.1. Memiliki moral,
manusia
moral, etika etika, dan
Indonesia
dan perilaku kepribadian yang
baik, tertib, baik dalam
teliti, cermat menyelesaikan
dan adaptif di tugasnya sebagai
dalam warga negara
menyelesaikan yang bangga dan
tugasnya cinta tanah air
1.2.2. Tertib, teliti,
cermat dan
adaptif dalam
menyelesaikan
tugas yang
dikerjakan

16
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
1.3. Berperan 1.3.1. Memiliki karakter
sebagai warga dan kepribadian
negara yang manusia
bangga dan Indonesia
cinta tanah air
serta
mendukung
perdamaian
dunia
1.4. Bekerja sama 1.4.1. Kemampuan
dan memiliki bekerja sama dan
kepekaan memiliki
sosial yang kepekaan yang
tinggi terhadap tinggi terhadap
masyarakat masyarakat dan
dan lingkungannya
lingkungannya
dan
kepedulian
yang tinggi
terhadap
masyarakat
dan
lingkungannya
1.5. Menghargai 1.5.1. Memahami
keanekaragam keanekaragaman
an budaya, budaya,
pandangan, pandangan,
kepercayaan, kepercayaan, dan
dan agama agama serta
serta pendapat/temuan
pendapat/tem original orang lain
uan original
orang lain
1.6. Menjunjung 1.6.1. Menunjukkan
tinggi hasil pekerjaan
penegakan sesuai dengan
hukum serta kesepakatan
memiliki pengguna dan
semangat tidak berdampak
untuk pada timbulnya
mendahuluka keresahan
n kepentingan khalayak, tidak
bangsa serta bertentangan
masyarakat dengan norma
luas agama, hukum
serta norma yang
berlaku

17
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
KEMAMPUAN DI BIDANG KERJA
2. 2.1. Melakukan 2.1.1. Ketepatan
Reservasi / komunikasi menjawab telepon
pemesanan melalui telepon masuk sesuai
kamar standard
perusahaan
2.1.2. Ketepatan
melakukan
panggilan telepon
sesuai standar
perusahaan
2.1.3. Ketepatan
mengkomunikasik
an beberapa hal
khusus ke
departemen
terkait
2.1.4. Ketepatan
menggunakan
perangkat telepon
yang digunakan
sesuai prosedur
2.2. Memproses 2.2.1. Ketepatan
reservasi kamar menginformasikan
ketersediaan
fasilitas hotel
2.2.2. Ketepatan
menjawab
permintaan
reservasi dengan
sopan dan ramah
2.2.3. Ketepatan
menawarkan
alternatif lain jika
pesanan kamar
tidak tersedia dan
daftar tunggu
2.2.4. Ketepatan
menginformasikan
tentang fasilitas
hotel serta
layanannya
2.2.5. Ketepatan
menyarankan
pelayanan lainnya
2.2.6. Ketepatan
menjelaskan
harga pelayanan
dengan benar

18
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
2.3. Mencatat 2.3.1. Keakuratan
rincian mencatat data
reservasi tamu secara rinci
termasuk 2.3.2. Ketepatan
perubahan dan mencatat
pembatalan permintaan
khusus sesuai
dengan
persyaratan dan
prosedur
perusahaan
2.3.3. Ketepatan
mencatat rincian
pembayaran
secara akurat
2.3.4. Ketepatan
memproses
pembayaran yang
sudah dicatat
sesuai dengan
prosedur
perusahaan
2.3.5. Ketepatan
melengkapi
dokumen
reservasi
2.3.6. Ketepatan
mengarsipkan
dokumen
reservasi untuk
memudahkan
pencarian
2.3.7. Ketepatan
mencatat
pembatalan
reservasi sesuai
permintaan tamu
dan prosedur
perusahaan
2.3.8. Ketepatan
mencatat
perubahan
reservasi sesuai
permintaan tamu
dan prosedur
perusahaan
3. 3.1. Menangani 3.1.1. Ketepatan
Pramuantar kedatangan dan menyambut
(porter) keberangkatan kedatangan tamu
tamu 3.1.2. Ketepatan

19
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
mengatur bawaan
tamu pada waktu
kedatangan tamu
3.1.3. Ketepatan
mengarahkan
tamu pada area
yang tepat untuk
registrasi
3.1.4. Ketepatan
mengatur bawaan
tamu pada waktu
keberangkatan
tamu
3.2. Mengidentifikas 3.2.1. Ketepatan
i barang menghitung
bawaan tamu bawaan tamu
3.2.2. Ketepatan
mencatat barang
bawaan tamu
3.2.3. Ketepatan
melakukan
pencatatan data
barang bawaan
tamu pada
luggage bag
maupun errand
card
3.2.4. Ketepatan
mengoperasikan
sistem
penyimpanan
sesuai dengan
prosedur hotel
3.3. Menata barang 3.3.1. Ketepatan cara
bawaan tamu di menata barang
troli bawaan tamu
pada troli
3.3.2. Ketepatan cara
mengangkut
barang bawaan
tamu sesuai
dengan faktor-
faktor keamanan,
kesehatan dan
keselamatan
3.3.3. Ketepatan
menempatkan
barang bawaan
tamu sesuai
dengan faktor-

20
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
faktor keamanan,
kesehatan dan
keselamatan
3.4. Mengantarkan 3.4.1. Ketepatan
barang bawaan membawa barang
tamu ke kamar bawaan tamu ke
kamar sesuai
dengan prosedur
hotel
3.4.2. Ketepatan
memberi petunjuk
arah ke kamar
tamu saat
pengantaran
3.4.3. Ketepatan
meletakkan
barang bawaan
tamu di atas
baggage rack di
dalam kamar
4. 4.1. Menyambut 4.1.1. Ketepatan
Pelayanan tamu menyambut tamu
resepsionis dengan salam,
(check in sapa, senyum,
dan check ramah pada saat
out) check in
4.2. Melakukan 4.2.1. Ketepatan
proses mengkonfirmasi
registrasi rincian reservasi
kepada tamu
dengan jelas dan
akurat.
4.2.2. Ketepatan
melakukan
prosedur
pendaftaran tamu
dengan reservasi
secara benar dan
akurat
4.2.3. Ketepatan
melakukan
prosedur
pendaftaran tamu
tanpa reservasi
secara benar dan
akurat
4.3. Mampu 4.3.1. Ketepatan
mengatur menempatkan
penempatan jenis kamar,
jenis kamar fasilitas dan harga

21
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
sesuai dengan
permintaan tamu
4.3.2. Ketepatan
membuat guest
card/kartu tamu,
4.3.3. Ketepatan
menyiapkan kunci
kamar, voucher
breakfast/tiket
sarapan dan
dokumen tamu.
4.3.4. Ketepatan
menginformasikan
fasilitas safety
deposit box
4.3.5. Ketepatan
menginformasikan
waktu
keberangkatan
(check out time)
4.4. Melaksanakan 4.4.1. Ketepatan
proses memeriksa daftar
keberangkatan keberangkatan
(check out) secara akurat
4.4.2. Ketepatan
membuat tagihan
tamu secara
akurat
4.4.3. Ketepatan
menjelaskan
jumlah tagihan
dan rekening
kepada tamu
dengan sopan dan
terinci
4.4.4. Ketepatan
melakukan proses
meminta kembali
kunci-kunci dari
tamu
4.4.5. Ketepatan
menangani
permintaan tamu
untuk bantuan
keberangkatan
(check out) dengan
bantuan sub-
departemen
terkait sesuai
prosedur

22
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
4.5. Melakukan 4.5.1. Ketepatan
koordinasi menginformasikan
dengan bagian keberangkatan
tata graha tamu kepada
(housekeeping) departemen tata
graha
(housekeeping)
untuk
memudahkan
persiapan tagihan
5. 5.1. Melakukan 5.1.1. Ketepatan
Transaksi
proses menerima
keuangan
pembayaran pembayaran uang
penjualan
tunai
kamar
5.1.2. Ketepatan
(cashiering)
memeriksa
pembayaran uang
tunai
5.1.3. Ketepatan
menghitung
pembayaran uang
tunai
5.1.4. Ketepatan
menyiapkan
tanda terima
sesuai prosedur
5.1.5. Ketepatan
mencatat data
pada tanda terima
proses
penerimaan uang
tunai
5.1.6. Ketepatan
memproses
transaksi non
tunai sesuai
dengan prosedur
hotel
5.1.7. Ketepatan
mencatat
transaksi dengan
teliti dan akurat
5.2. Mencatat 5.2.1. Ketepatan
laporan mencatat laporan
transaksi transaksi
pembayaran pembayaran
dengan benar dan
akurat
5.2.2. Ketepatan
memeriksa

23
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
dokumen untuk
pembayaran
sesuai dengan
prosedur hotel
5.2.3. Ketepatan
melaksanakan
seluruh transaksi
dengan cara yang
cepat dan sesuai
dengan standar
hotel
6. 6.1. Memilih alat 6.1.1. Ketepatan
Membersihka
dan bahan mengenali
n area kerja
pembersih permukaan
dan
barang yang akan
peralatan.
dibersihkan
6.1.2. Ketepatan memilih
alat dan bahan
pembersih yang
sesuai prosedur
operasional
standar
6.2. Melakukan 6.2.1. Ketepatan
proses melakukan
pembersihan pembersihan
sesuai prosedur
operasional
standar
6.3. Menyimpan 6.3.1. Ketepatan
kembali alat mencatat jenis,
dan bahan jumlah dan
pembersih kondisi alat dan
bahan pembersih
6.3.2. Ketepatan
menyimpan alat
dan bahan
pembersih sesuai
dengan prosedur
operasional
standar
7. 7.1. Mengidentifikas 7.1.1. Ketepatan
Menyiapkan
i status kamar mengenali status
kamar untuk
tamu hunian kamar
tamu.
7.1.2. Ketepatan
menghitung
jumlah orang yang
menghuni kamar
tamu
7.2. Menata 7.2.1. Ketepatan

24
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
perlengkapan di menghitung
trolley kebutuhan lena
(linen) sesuai
jumlah kamar
yang terisi tamu
7.2.2. Ketepatan
menghitung
kebutuhan
amenitis sesuai
jumlah kamar
tamu yang terisi
7.2.3. Ketepatan dalam
menempatkan
bahan lena (linen)
dan amenitis tamu
di dalam troli
kerja
housekeeping
7.3. Mengakses 7.3.1. Ketepatan
kamar tamu mengakses kamar
untuk tamu untuk
pelayanan melakukan
pelayanan
kebersihan sesuai
prosedur
7.4. Menata tempat 7.4.1. Ketepatan
tidur tamu membawa lena
(making bed) (linen) sesuai
dengan prosedur
operasional
standar menata
tempat tidur tamu
7.4.2. Ketepatan
menerapkan
teknik yang benar
dalam menata
tempat tidur tamu
7.4.3. Ketepatan menata
tempat tidur tamu
sesuai prosedur
7.5. Membersihkan 7.5.1. Ketepatan memilih
dinding dan alat dan bahan
mebeler kamar untuk
tamu membersihkan
dinding dan
mebeler sesuai
prosedur
operasional
standar
7.5.2. Ketepatan

25
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
menerapkan
teknik
membersihkan
dinding dan
mebeler sesuai
dengan prosedur
operasional
standar
7.6. Membersihkan 7.6.1. Ketepatan memilih
lantai kamar alat dan bahan
tamu untuk
membersihkan
lantai sesuai
prosedur
operasional
standar
7.6.2. Ketepatan
menerapkan
teknik
membersihkan
lantai sesuai
dengan prosedur
operasional
standar
7.6.3. Ketepatan dalam
menggunakan alat
kerja mesin
penghisap debu
7.7. Membersihkan 7.7.1. Ketepatan memilih
kamar mandi alat dan bahan
untuk
membersihkan
kamar mandi
sesuai prosedur
operasional
standar
7.7.2. Ketepatan
menerapkan
teknik
membersihkan
kamar mandi
sesuai dengan
prosedur
operasional
standar
7.8. Melengkapi 7.8.1. Ketepatan
amenitis kamar menghitung
tamu kebutuhan
amenities sesuai
prosedur

26
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
operasional
standar
7.8.2. Ketepatan menata
penempatan
amenitis sesuai
prosedur
operasional
standar
7.9. Membuat 7.9.1. Ketepatan
laporan membuat laporan
pembersihan hasil kerja sesuai
kamar tamu prosedur
operasional
standar
8. 8.1. Menerima 8.1.1. Ketepatan
Menangani
pakaian tamu menerima pakaian
linen dan
tamu untuk
pakaian
proses pencucian
tamu.
sesuai prosedur
operasional
standar
8.2. Melakukan 8.2.1. Ketepatan
proses mengkonfirmasi
pencatatan rincian jumlah,
kondisi pakaian jenis dan kondisi
tamu pakaian tamu
8.2.2. Ketepatan
melakukan
penandaan
pakaian tamu
sesuai prosedur
8.3.1. Ketepatan
8.3. Melakukan
memilah jenis
proses
bahan pakaian,
pencucian
warna pakaian,
pakaian tamu
kondisi pakaian
untuk dicuci
sesuai dengan
prosedur
operasional
standar
8.3.2. Ketepatan memilih
penggunaan
detergen bahan
pencuci sesuai
prosedur
operasional
standar
8.3.3. Ketepatan
menakar

27
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
penggunaan
detergen bahan
pencuci sesuai
prosedur
operasional
standar
8.3.4. Ketepatan
menggunakan
mesin pencuci
sesuai prosedur
operasional
standar
8.4. Melakukan 8.4.1. Ketepatan
proses menyeterika
penyeterikaan pakaian tamu
pakaian tamu sesuai prosedur
operasional
standar
8.4.2. Ketepatan melipat,
menggantung atau
membungkus
pakaian tamu
sesuai prosedur
operasional
standar
8.5. Melakukan 8.5.1. Ketepatan
proses melakukan
pengantaran pengantara
pakaian tamu pakaian tamu
sesuai dengan
jumlah, kondisi
dan waktu
pengantaran yang
disepakati sesuai
prosedur
operasional
standar
8.6. Melakukan 8.6.1. Ketepatan
proses membuat lembar
pembayaran penagihan dan
jasa pencucian bukti pembayaran
pakaian tamu sesuai prosedur
operasional
standar
9. 9.1. Menerima 9.1.1. Keakuratan dalam
Memberikan
permintaan menerima
layanan
tambahan permintaan
tambahan
pelayanan dari tambahan
sesuai
tamu pelayanan dari
permintaan
tamu

28
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
tamu. 9.1.2. Keakuratan dalam
melakukan
pencatatan yang
teratur
9.2. Melakukan 9.2.1. Ketepatan dalam
proses memenuhi
pemenuhan tambahan
pelayanan pelayanan sesuai
tambahan dari dengan
tamu permintaan dan
waktu yang
disepakati oleh
tamu
9.3. Mendokumenta 9.3.1. Ketepatan
sikan hasil mencatat laporan
pemenuhan pemenuhan
pelayanan permintaan
tambahan tambahan
kepada tamu pelayanan

10. 10.1. Menyiapkan 10.1.1 Ketepatan


Menata meja
peralatan menjaga
makan (table
makan (linen, kebersihan dan
setup)
silverware, higienitas
chinaware peralatan makan
dan (linen, silverware,
glassware) chinaware dan
glassware)
10.1.2 Ketepatan
memilih
peralatan makan
(linen, silverware,
chinaware dan
glassware) yang
sesuai dengan
jenis elaborate
setup pada tray
10.1.3 Ketepatan
menyusun
peralatan makan
(linen, silverware,
chinaware dan
glassware) pada
tray
10.2. Membuat 10.2.1. Ketepatan
lipatan serbet membuat 5 jenis
(folding napkin yang
napkin) diujikan

10.3. Menata 10.3.1. Ketepatan dalam

29
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
peralatan menggunakan
makan di taplak meja
meja makan (table cloth)
10.3.2. Ketepatan dalam
menata peralatan
makan (linen,
silverware,
chinaware dan
glassware) di
atas meja
makan.
10.3.3. Ketepatan
menata meja
makan (table
setup) sesuai
dengan arah
jarum jam
(clockwise)
10.3.4. Ketepatan
menata meja
makan kapasitas
4 orang dalam
waktu 5 menit.
11. 11.1. Membawa 11.1.1. Ketepatan dalam
Menghidang
piring (plate) membawa 4
kan
sesuai dengan piring (plate)
makanan
prosedur pada saat
dan
menghidangkan
minuman.
(serving) sesuai
prosedur
11.1.2. Ketepatan dalam
membawa piring
pada saat
membersihkan
(clear up) sesuai
dengan prosedur
11.1.3. Ketepatan
membedakan
jenis-jenis piring
(plate) sesuai
fungsinya
11.2. Membawa 11.2.1. Ketepatan
gelas membawa gelas
(glassware) (glassware)
sesuai dengan dengan
prosedur menggunakan
tray
11.2.2. Ketepatan dalam
memilih gelas
(glassware)

30
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
sesuai dengan
jenis minuman
yang
dihidangkan
11.3. Menghidangk 11.3.1. Ketepatan
an makanan menghidangkan
kepada tamu makanan dari
sebelah kanan
(right side) tamu
11.3.2. Ketepatan dalam
meletakan piring
(plate) sesuai
dengan prosedur.
11.4. Menghidangk 11.4.1. Ketepatan
an minuman menghidangkan
kepada tamu minuman dari
sebelah kanan
(right side) tamu
11.4.2. Ketepatan dalam
meletakan gelas
(glassware) atau
cangkir (tea cup)
di atas meja
makan sesuai
prosedur
12. 12.1. Menerima 12.1.1. Ketepatan dalam
Melakukan
panggilan memberi salam
layanan
telepon sapa (greeting)
pesanan
sesuai dengan
makanan
prosedur.
dan
12.1.2. Ketepatan
minuman ke
menginformasika
kamar (room
n departemen
service).
sesuai prosedur
12.1.3. Ketepatan
menawarkan
bantuan kepada
penelepon sesuai
prosedur.
12.1.4. Ketepatan
berkomunikasi
dengan bahasa
Indonesia sesuai
dengan prosedur
12.1.5. Ketepatan
berkomunikasi
dengan bahasa
Inggris sesuai
dengan prosedur
12.2. Mencatat 12.2.1. Ketepatan

31
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
pesanan mencatat
pesanan (taking
order) sesuai
dengan yang
dipesan oleh
tamu
12.2.2. Keakuratan
mengkonfirmasi
ulang pesanan
yang dipesan
(repeat order)
12.2.3. Ketepatan
memasukan
pesanan kedalam
sistem POS
12.2.4. Ketepatan
mengirimkan
pesanan ke
departemen
dapur (kitchen
department)
sesuai pesanan.
12.2.5. Ketepatan
mencetak
tagihan tamu
(guest bill) sesuai
dengan prosedur.
12.3. Menata baki 12.3.1. Ketepatan dalam
layanan menata baki
makanan dan layanan
minuman ke makanan dan
kamar (setup minuman ke
room service kamar (setup
tray) room service tray)
sesuai dengan
prosedur.
12.3.2. Ketepatan
menutup
makanan yang
akan diantarkan
sesuai dengan
prosedur.
12.4. Mengantarka 12.4.1. Ketepatan
n pesanan memeriksa ulang
makanan dan pesanan yang
minuman ke akan diantarkan
kamar tamu 12.4.2. Ketepatan
membawa baki
sesuai dengan
prosedur

32
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
keamanan,
kebersihan dan
keselamatan.
12.4.3. Keakuratan
memeriksa ulang
nomor kamar
sebelum
mengetuk pintu
12.4.4. Ketepatan cara
mengetuk pintu
kamar tamu
yaitu sebanyak 3
kali.
12.4.5. Ketepatan
mengucapkan
“room service”
sampai terdengar
oleh tamu
12.4.6. Ketepatan
menginformasika
n bahwa
pesanannya
sudah tiba.
12.4.7. Ketepatan
memohon ijin
untuk memasuki
kamar tamu.
12.4.8. Ketepatan
bertanya dimana
baki ingin
ditempatkan.
12.4.9. Ketepatan
menginformasika
n layanan
jemput baki (pick
up tray service).
12.4.10. Ketepatan
bertanya
apakah masih
ada yang bisa
dibantu.
12.4.11. Ketepatan
mengucapkan
“selamat
menikmati”
dalam bahasa
Indonesia.
12.4.12. Ketepatan
mengucapkan
“selamat

33
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
menikmati”
dalam bahasa
Inggris.
12.4.13. Ketepatan
untuk mohon
ijin
meninggalkan
kamar tamu.
13. 13.1. Membersihkan 13.1.1. Ketepatan
Menyiapkan
area kerja menyanitasi
bahan
area kerja
makanan
sesuai dengan
sesuai
prosedur.
dengan
menu. 13.2. Menyiapkan 13.2.1. Ketepatan
peralatan dalam
menyiapkan
peralatan-
peralatan
memasak
sesuai dengan
menu yang
akan diolah
13.3. Membersihkan 13.3.1. Ketepatan
peralatan kerja menyanitasi
peralatan kerja
(knife, cutting
board, spatula,
container, saute
pan etc) sesuai
dengan
prosedur.
13.4. Membersihkan 13.4.1. Ketepatan cara
bahan-bahan mencuci bersih
makanan bahan
(vegetables) makanan
yang akan (vegetables)
diolah yang akan
diolah sesuai
standar hotel.
13.5. Memotong 13.5.1. Ketepatan cara
(cutting method) memotong
sayuran untuk sayuran sesuai
salad dengan jenis
potongan yang
diminta sesuai
prosedur.
14. 14.1. Memasak 14.1.1. Ketepatan
Memasak
hidangan memasak
aneka
telur (egg hidangan telur
hidangan
dishes) untuk (egg dishes)

34
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
telur (egg makan pagi untuk makan
dishes) dan (breakfast) pagi (breakfast)
hot cakes. sesuai yang
diminta oleh
penguji.
14.2. Menata 14.2.1. Ketepatan
hidangan menata hidangan
telur (egg telur (egg dishes)
dishes) pada pada piring
piring (plating) sesuai
(plating) dengan prosedur
14.3. Membuat 14.3.1. Ketepatan
adonan batter membuat adonan
batter untuk
macam-macam
breakfast hot
cakes
14.4. Memasak 14.4.1. Ketepatan
hidangan hot memasak
cakes untuk hidangan hot
makan pagi cakes seperti pan
(breakfast) cake, waffle dan
poffertjes untuk
makan pagi
(breakfast) sesuai
dengan yang
diminta sesuai
dengan prosedur
14.5. Menata 14.5.1. Ketepatan
hidangan hot menata hidangan
cakes pada hot cakes pada
piring piring (plating)
(plating) sesuai dengan
prosedur
15. 15.1. Membuat 15.1.1. Ketepatan
Mengolah
salad membuat salad
aneka jenis
dressing dressing dengan
salad.
menggunakan
bahan-bahan
dan peralatan
yang sudah
disiapkan
sebelumnya
sesuai prosedur
15.2. Menyiapkan 15.2.1. Ketepatan
salad menyiapkan
salad pada piring
khusus salad
(salad bowl)
sesuai dengan

35
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
prosedur
15.3. Menata 15.3.1. Ketepatan
hidangan menata hidangan
salad salad dan
dressing-nya
sesuai dengan
prosedur
PENGETAHUAN YANG DIKUASAI
16. 16.1. Memahami 16.1.1. Ketepatan
Menguasai
prinsip- menjelaskan
pengetahuan
prinsip prinsip-prinsip
operasional,
komunikasi komunikasi
prosedur,
dalam proses dalam proses
dan konsep
reservasi reservasi sesuai
umum
reservasi/ dengan prosedur
pemesanan 16.1.2. Ketepatan
kamar menjelaskan cara
berkomunikasi
dalam proses
reservasi melalui
telepon sesuai
dengan prosedur
16.2. Memahami 16.2.1. Ketepatan
prosedur menjelaskan
reservasi jenis-jenis
kamar hotel reservasi kamar
hotel
16.2.2. Ketepatan
menjelaskan
media yang
digunakan
untuk reservasi
kamar hotel
16.2.3. Ketepatan
menjelaskan
sumber-sumber
reservasi kamar
hotel
16.2.4. Ketepatan
menjelaskan
bentuk data
tamu dari
permintaan
khusus pada
proses reservasi
kamar hotel
16.2.5. Ketepatan
menjelaskan
jenis

36
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
pembayaran
reservasi kamar
hotel
16.2.6. Ketepatan
menjelaskan
rincian
pembayaran
sesuai reservasi
kamar hotel
16.3. Memahami 16.3.1. Ketepatan
prosedur menjelaskan
perubahan prosedur
dan perubahan
pembatalan reservasi kamar
reservasi hotel
kamar hotel 16.3.2. Ketepatan
menjelaskan
prosedur
pembatalan
reservasi kamar
hotel
17. 17.1. Memahami 17.1.1. Ketepatan
Menguasai
prosedur menjelaskan
pengetahuan
penanganan prosedur
operasional,
kedatangan penanganan
prosedur,
dan kedatangan tamu
dan konsep
keberangkata hotel
umum porter
n tamu 17.1.2. Ketepatan
(pramuantar)
menjelaskan
prosedur
penanganan
keberangkatan
tamu hotel
17.2. Mengetahui 17.2.1. Ketepatan
jenis barang menjelaskan
bawaan tamu jenis-jenis
hotel barang bawaan
tamu hotel
17.2.2. Ketepatan
menjelaskan
prosedur
penyimpanan
barang bawaan
tamu hotel
17.3. Memahami 17.3.1. Ketepatan
prosedur menjelaskan
penataan jenis-jenis
barang peralatan yang
bawaan tamu digunakan untuk
hotel penataan barang

37
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
bawaan tamu
hotel
17.3.2. Ketepatan
menjelaskan
prosedur
penataan barang
bawaan tamu
hotel
17.3.3. Ketepatan
menjelaskan
prosedur
pengambilan
barang bawaan
tamu hotel
17.4. Memahami 17.4.1. Ketepatan
prinsip menjelaskan
pengantaran faktor-faktor K3
barang dalam
bawaan tamu pengantaran
hotel ke barang bawaan
kamar tamu hotel ke
kamar
18.2.18. 18.1. Memahami 18.1.1. Ketepatan
Menguasai
kaidah menjelaskan
pengetahuan
penyambutan aturan-aturan
operasional,
tamu dalam
prosedur,
penyambutan
dan konsep
tamu hotel pada
umum
saat check in
pelayanan
18.2. Mengetahui 18.2.1. Ketepatan
resepsionis prinsip- mengidentifikasi
(check in prinsip prosedur
dan check pendaftaran pendaftaran
out) tamu tamu tanpa
(registration) reservasi
pada saat 18.2.2. Ketepatan
check in
mengidentifikasi
prosedur
pendaftaran
tamu dengan
reservasi
18.2.3. Ketepatan
menyebutkan
rincian reservasi
kamar hotel
18.2.4. Ketepatan
menjelaskan
dokumen tamu
yang dibutuhkan

38
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
pada saat check
in
18.2.5. Ketepatan
menjelaskan cara
menginformasika
n waktu
keberangkatan
(check out time)
kepada tamu
18.2.6. Ketepatan
menjelaskan
kunci kamar
(room key/key
card)
18.3. Memahami 18.3.1. Ketepatan
pengalokasia menjelaskan
n kamar jenis-jenis kamar
sesuai hotel
jenisnya 18.3.2. Ketepatan
menjelaskan
pengalokasian
jenis kamar
sesuai dengan
permintaan tamu
18.4. Memahami 18.4.1. Ketepatan
prinsip- menjelaskan
prinsip proses prosedur
keberangkata keberangkatan
n tamu hotel tamu (check out)
(check out) 18.4.2. Ketepatan
menjelaskan
proses
pembuatan
tagihan (guest
bill /guest folio)
19. 19.1. Memahami 19.1.1. Ketepatan
Menguasai
prinsip- menjelaskan
pengetahuan
prinsip jenis-jenis
operasional,
transaksi tagihan di hotel
prosedur,
pembayaran 19.1.2. Ketepatan
dan konsep
tagihan hotel menjelaskan
umum
transaksi prinsip-prinsip
keuangan transaksi
penjualan pembayaran
kamar tagihan secara
(cashiering) tunai
19.1.3. Ketepatan

39
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
menjelaskan
prinsip-prinsip
transaksi
pembayaran
tagihan secara
non tunai
19.1.4. Ketepatan
menjelaskan
prinsip-prinsip
proses
pembuatan
tanda terima
pembayaran
19.2. Mengetahui 19.2.1. Ketepatan
jenis-jenis mengidentifikasi
laporan kan jenis-jenis
transaksi laporan
pembayaran transaksi
tagihan hotel pembayaran
tagihan hotel
20. 20.1. Memahami 20.1.1. Ketepatan
Menguasai
jenis-jenis menjelaskan
pengetahuan
peralatan dan jenis-jenis alat
operasional,
bahan pembersih
prosedur,
pembersih manual beserta
dan konsep
beserta fungsinya
umum
fungsinya 20.1.2. Ketepatan
membersihka
menjelaskan
n area kerja
jenis-jenis alat
dan
pembersih yang
peralatan
menggunakan
mesin beserta
fungsinya
20.1.3. Ketepatan
menjelaskan
jenis-jenis bahan
pembersih kimia
(chemical)
20.2. Memahami 20.2.1. Ketepatan
prinsip- menjelaskan
prinsip dalam prinsip-prinsip
melakukan K3 dalam
proses melakukan
pembersihan proses
pembersihan
20.2.2. Ketepatan
menjelaskan
prinsip-prinsip
dalam

40
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
melakukan
proses
pembersihan
dengan
menggunakan
alat pembersih
manual
20.2.3. Ketepatan
menjelaskan
prinsip-prinsip
dalam
melakukan
proses
pembersihan
dengan
menggunakan
alat pembersih
yang
menggunakan
mesin
20.2.4. Ketepatan
menjelaskan
standar hasil
pembersihan
20.3. Memahami 20.3.1. Ketepatan
kaidah dalam menjelaskan K3
menyimpan dalam
kembali alat penyimpanan
pembersih alat pembersih
dan bahan manual
pembersih 20.3.2. Ketepatan
menjelaskan K3
dalam
penyimpanan
alat pembersih
yang
menggunakan
mesin
20.3.3. Ketepatan
menjelaskan K3
penyimpanan
bahan pembersih
kimia (chemical)
21. Menguasai 21.1. Memahami 21.1.1. Ketepatan
pengetahuan status hunian menjelaskan
operasional, kamar tamu status hunian
prosedur, (room status) kamar (room
dan konsep status)
umum dalam 21.1.2. Ketepatan
menyiapkan menjelaskan

41
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
kamar untuk perubahan
tamu. status hunian
kamar tamu
(room status)
21.2. Memahami 21.2.1. Ketepatan
kaidah dalam menjelaskan
menata macam-macam
perlengkapan perlengkapan
di troli kerja yang akan ditata
housekeeping di troli kerja
housekeeping
21.2.2. Ketepatan
memperkirakan
kebutuhan
amenitis sesuai
jumlah kamar
tamu yang terisi
21.2.3. Ketepatan
memperkirakan
kebutuhan lena
(linen) sesuai
jumlah kamar
tamu yang terisi
21.2.4. Ketepatan
menjelaskan
proses
penempatan
amenitis tamu di
troli kerja
housekeeping
21.2.5. Ketepatan
menjelaskan
proses
penempatan
bahan lena
(linen) di troli
kerja
housekeeping
21.3. Memahami 21.3.1. Ketepatan
prosedur menjelaskan
mengakses prosedur
kamar tamu mengakses
untuk kamar tamu
memberikan untuk
pelayanan memberikan
kebersihan pelayanan
kebersihan
21.4. Memahami 21.4.1. Ketepatan
prosedur menjelaskan
menata konsep K3 dalam

42
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
tempat tidur menata tempat
tamu (making tidur tamu
bed) (making bed)
21.4.2. Ketepatan
menjelaskan
jenis-jenis lena
(linen)
21.4.3. Ketepatan
menjelaskan
bagian-bagian
dari tempat tidur
(bed)
21.4.4. Ketepatan
menjelaskan
prosedur menata
tempat tidur
tamu
menggunakan 3
helai sprei (triple
flat sheet)
21.4.5. Ketepatan
menjelaskan
prosedur menata
tempat tidur
tamu
menggunakan
duvet
21.5. Memahami 21.5.1. Ketepatan
prinsip- menjelaskan
prinsip dalam prinsip-prinsip
membersihka K3 dalam
n dinding membersihkan
kamar tamu dinding kamar
tamu
21.5.2. Ketepatan
menyebutkan
alat-alat
pembersih untuk
membersihkan
dinding kamar
tamu
21.5.3. Ketepatan
menyebutkan
bahan-bahan
pembersih kimia
(chemical) untuk
membersihkan
dinding kamar
tamu
21.5.4. Ketepatan

43
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
menjelaskan
teknik
membersihkan
dinding kamar
tamu sesuai
standar prosedur
hotel
21.6. Memahami 21.6.1. Ketepatan
prinsip- menjelaskan
prinsip dalam prinsip-prinsip
membersihka K3 dalam
n mebeler di membersihkan
kamar tamu mebeler di
kamar tamu
21.6.2. Ketepatan
menyebutkan
jenis-jenis
mebeler yang
ada di kamar
tamu
21.6.3. Ketepatan
menjelaskan
jenis-jenis bahan
dasar yang
digunakan
untuk mebeler
yang ada di
kamar tamu
21.6.4. Ketepatan
menjelaskan
alat-alat untuk
membersihkan
mebeler sesuai
dengan bahan
dasarnya
21.6.5. Ketepatan
menjelaskan
bahan-bahan
pembersih
(chemical) untuk
membersihkan
mebeler sesuai
dengan bahan
dasarnya
21.6.6. Ketepatan
menjelaskan
prosedur
membersihkan
mebeler yang
ada di kamar

44
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
tamu sesuai
dengan bahan
dasarnya
21.7. Memahami 21.7.1. Ketepatan
prinsip- menjelaskan
prinsip dalam prinsip-prinsip
membersihka K3 dalam
n lantai membersihkan
kamar tamu lantai kamar
tamu
21.7.2. Ketepatan
menjelaskan
jenis-jenis lantai
kamar tamu
21.7.3. Ketepatan
menjelaskan
alat-alat untuk
membersihkan
lantai sesuai
dengan jenisnya
21.7.4. Ketepatan
menjelaskan
bahan-bahan
pembersih kimia
(chemical) untuk
membersihkan
lantai sesuai
dengan jenisnya
21.7.5. Ketepatan
menjelaskan
metode atau
teknik
membersihkan
lantai sesuai
dengan jenisnya
21.8. Memahami 21.8.1. Ketepatan
prinsip- menjelaskan
prinsip dalam prinsip-prinsip
membersihka K3 dalam
n kamar membersihkan
mandi tamu kamar mandi
tamu
21.8.2. Ketepatan
menjelaskan
alat-alat untuk
membersihkan
kamar mandi
tamu
21.8.3. Ketepatan
menjelaskan

45
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
bahan-bahan
pembersih kimia
(chemical) untuk
membersihkan
kamar mandi
tamu
21.8.4. Ketepatan
menjelaskan
metode atau
teknik
membersihkan
kamar mandi
tamu
21.9. Memahami 21.9.1. Ketepatan
kaidah menjelaskan
membuat istilah-istilah
laporan yang terdapat
pembersihan dalam laporan
kamar tamu pembersihan
(room kamar tamu
attendant (room attendant
control sheet) control sheet)
21.9.2. Ketepatan
menjelaskan
kaidah dalam
mengisi laporan
pembersihan
kamar tamu
(room attendant
control sheet)
22. Menguasai 22.1. Memahami 22.1.1. Ketepatan
pengetahuan prosedur menjelaskan
operasional, menerima prosedur
prosedur, pakaian tamu menerima
dan konsep pakaian tamu
umum untuk proses
menangani pencucian sesuai
linen dan prosedur
pakaian 22.2. Memahami 22.2.1. Ketepatan
tamu konsep menjelaskan
pencatatan jenis-jenis
kondisi pakaian tamu
pakaian tamu 22.2.2. Ketepatan
menjelaskan
kondisi-kondisi
tertentu dari
pakaian tamu
yang akan dicuci
22.2.3. Ketepatan
menjelaskan

46
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
metode atau
teknik
penandaan
pakaian tamu
22.3. Memahami 22.3.1. Ketepatan
prinsip- menjelaskan
prinsip dalam prinsip-prinsip
mencuci K3 dalam
pakaian tamu mencuci pakaian
tamu
22.3.2. Ketepatan
menjelaskan
jenis-jenis bahan
pakaian tamu
22.3.3. Ketepatan
menjelaskan
bahan-bahan
kimia (chemical)
yang digunakan
untuk mencuci
pakaian tamu
22.3.4. Ketepatan
menjelaskan
alat-alat yang
digunakan
untuk mencuci
pakaian tamu
beserta
fungsinya
22.3.5. Ketepatan
menjelaskan
proses
penyortiran
pakaian tamu
sesuai jenis dan
warnanya
22.3.6. Ketepatan
memperkirakan
penggunaan
bahan-bahan
kimia untuk
mencuci pakaian
tamu sesuai
dengan
kebutuhan
22.4. Memahami 22.4.1. Ketepatan
prinsip- menjelaskan
prinsip dalam alat-alat untuk
menyeterika menyeterika
pakaian tamu pakaian tamu

47
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
sesuai jenis dan
kondisi
pakaiannya
22.4.2. Ketepatan
menjelaskan
prosedur
menyeterika
pakaian tamu
sesuai jenis dan
bahan
pakaiannya
23. Menguasai 23.1. Memahami 23.1.1. Ketepatan
pengetahuan prinsip- menjelaskan
operasional, prinsip jenis-jenis
prosedur, menerima permintaan
dan konsep permintaan tambahan
umum tambahan pelayanan dari
memberikan pelayanan tamu
layanan dari tamu 23.1.2. Ketepatan
tambahan menjelaskan
sesuai keterkaitan
permintaan antara
tamu. departemen atau
sub-departemen
yang ada di hotel
dalam
memenuhi
permintaan
tambahan
pelayanan dari
tamu
23.2. Memahami 23.2.1. Ketepatan
prosedur menjelaskan
memenuhi prosedur
pelayanan memenuhi
tambahan pelayanan
dari tamu tambahan dari
tamu
23.3. Memahami 23.3.1. Ketepatan
konsep menjelaskan
pendokument konsep
asian hasil pendokumentasi
pemenuhan an hasil
pelayanan pemenuhan
tambahan pelayanan
kepada tamu tambahan
kepada tamu
24. 24.1. Mengetahui 24.1.1. Ketepatan
Menguasai
jenis-jenis menyebutkan
pengetahuan
peralatan jenis-jenis lena

48
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
operasional, makan (linen, (linen) beserta
prosedur, silverware, fungsinya
dan konsep glassware 24.1.2. Ketepatan
umum dan menyebutkan
menata chinaware) jenis-jenis
meja makan peralatan makan
(table setup) (silverware)
beserta
fungsinya
24.1.3. Ketepatan
menyebutkan
jenis-jenis gelas
(glassware)
beserta
fungsinya
24.1.4. Ketepatan
menyebutkan
jenis-jenis
perlengkapan
pecah belah
(chinaware)
beserta
fungsinya
24.2. Mengetahui 24.2.1. Ketepatan
nama-nama menyebutkan
lipatan serbet nama-nama
(folding jenis lipatan
napkin) napkin
24.3. Memahami 24.3.1. Ketepatan
prinsip- menjelaskan
prinsip dasar jenis-jenis
dalam penataan meja
menata (table setup)
peralatan 24.3.2. Ketepatan
makan di menjelaskan
meja makan fungsi penataan
(table setup) meja makan
(table setup)
25. 25.1. Memahami 25.1.1. Ketepatan
Menguasai
jenis-jenis menjelaskan
pengetahuan
pelayanan jenis-jenis
operasional,
dalam pelayanan tata
prosedur,
menghidangk hidang (service)
dan konsep
an makanan yang dilakukan
umum
kepada tamu di hotel
menghidang
25.1.2. Ketepatan
kan
menjelaskan
makanan
perbedaan
dan
masing-masing
minuman.
jenis pelayanan

49
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
beserta
fungsinya
25.2. Memahami 25.2.1. Ketepatan
prosedur menjelaskan
dalam prosedur
menghidangk menghidangkan
an minuman minuman kepada
kepada tamu tamu
26. 26.1. Memahami 26.1.1. Ketepatan
Menguasai
kaidah dalam menjelaskan
pengetahuan
menerima kaidah dalam
operasional,
panggilan menerima
prosedur,
telepon di panggilan
dan konsep
bagian telepon di bagian
umum
layanan layanan pesanan
layanan
pesanan makanan dan
pesanan
makanan dan minuman ke
makanan
minuman ke kamar (room
dan
kamar (room service)
minuman ke
service)
kamar (room
service) 26.2. Memahami 26.2.1. Ketepatan
hal-hal yang menjelaskan hal-
harus hal yang harus
dilakukan dilakukan pada
pada saat saat mencatat
mencatat pesanan
pesanan
26.3. Mengetahui 26.3.1. Ketepatan
peralatan menyebutkan
yang peralatan untuk
digunakan penataan baki
untuk menata layanan
baki layanan makanan ke
makanan dan kamar (room
minuman ke service tray
kamar (room setup)
service tray 26.3.2. Ketepatan
setup) menyebutkan
peralatan untuk
penataan baki
layanan
minuman ke
kamar (room
service tray
setup)
26.4. Mengetahui 26.4.1. Ketepatan
prinsip-prinsip menjelaskan
dalam prinsip-prinsip
membawa baki K3 dalam
layanan membawa baki

50
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
makanan dan layanan
minuman ke makanan dan
kamar tamu minuman ke
(room service kamar tamu
tray) (room service
tray)
26.4.2. Ketepatan
menjelaskan tata
cara membawa
baki layanan
makanan dan
minuman ke
kamar tamu
(room service
tray)
27. 27.1. Memahami 27.1.1. Ketepatan
Menguasai
prinsip- menjelaskan
pengetahuan
prinsip pentingnya
operasional,
kebersihan membersihkan
prosedur,
area kerja area kerja
dan konsep
27.1.2. Ketepatan
umum
menjelaskan
persiapan
keamanan
bahan
pangan (food
makanan
safety)
sesuai
27.1.3. Ketepatan
dengan
menjelaskan
menu.
istilah higienis
(hygiene)
27.1.4. Ketepatan
menjelaskan
istilah sanitasi
(sanitized)
27.2. Mengetahui 27.2.1. Ketepatan
peralatan menyebutkan
yang harus peralatan-
disiapkan peralatan yang
sesuai dengan harus disiapkan
menu sesuai dengan
menu
27.3. Memahami 27.3.1. Ketepatan
prinsip- menjelaskan
prinsip dalam prinsip-prinsip
membersihka keamanan
n peralatan pangan (food
kerja safety) dalam
membersihkan
peralatan kerja
27.4. Mengetahui 27.4.1. Ketepatan
prinsip- menjelaskan

51
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
prinsip dalam prinsip-prinsip
membersihka keamanan
n bahan- pangan (food
bahan safety) dalam
makanan membersihkan
(vegetables) bahan-bahan
yang akan yang akan diolah
diolah
27.5. Memahami 27.5.1. Ketepatan
jenis-jenis menjelaskan
potongan jenis-jenis
(cutting potongan (cutting
method) method) sayuran
sayuran untuk salad
untuk salad
28. 28.1. Mengetahui 28.1.1. Ketepatan
Menguasai
jenis-jenis menyebutkan
pengetahuan
hidangan jenis-jenis
operasional,
telur (egg hidangan telur
prosedur,
dishes) untuk (egg dishes)
dan konsep
makan pagi untuk makan
umum
(breakfast) pagi (breakfast)
memasak
aneka 28.2. Mengetahui 28.2.1. Ketepatan
kaidah dalam menjelaskan
hidangan
telur (egg menata kaidah dalam
dishes) dan hidangan menata hidangan
telur (egg telur (egg dishes)
hot cakes.
dishes) pada pada piring
piring (plating)
(plating)
28.3. Mengetahui 28.3.1. Ketepatan
bahan-bahan menyebutkan
dalam bahan-bahan
membuat yang digunakan
adonan batter untuk membuat
adonan batter
28.4. Mengetahui 28.4.1. Ketepatan
jenis-jenis menyebutkan
hidangan hot jenis-jenis
cakes untuk hidangan hot
makan pagi cakes untuk
(breakfast) makan pagi
(breakfast)
28.5. Mengetahui 28.5.1. Ketepatan
kaidah dalam menjelaskan
menata kaidah dalam
hidangan hot menata hidangan
cakes pada hot cakes pada
piring piring (plating)
(plating)

52
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
29. 29.1. Mengetahui 29.1.1. Ketepatan
Menguasai
prinsip- menjelaskan
pengetahuan
prinsip salad konsep salad
operasional,
dressing dressing
prosedur,
29.1.2. Ketepatan
dan konsep
menjelaskan
umum
jenis-jenis salad
mengolah
dressing
aneka jenis
salad. 29.2. Memahami 29.2.1. Ketepatan
hal-hal yang menjelaskan hal-
harus hal yang harus
diperhatikan diperhatikan
dalam pada saat
menyiapkan menyiapkan
salad salad
29.3. Mengetahui 29.3.1. Ketepatan
kaidah dalam menjelaskan
menata kaidah dalam
hidangan menata hidangan
salad pada salad pada piring
piring (plating)
(plating)
TANGGUNG JAWAB DAN HAK
30.1. Bekerja sesuai 30.1.1. Menaati
30. Mampu
standar peraturan yang
bekerja
prosedur berlaku
sama dan
operasional 30.1.2. Ketepatan
melakukan
tempat membuat
komunikasi
bekerja laporan kerja
dalam
sesuai standar
lingkup
prosedur
perhotelan
operasional yang
serta
berlaku.
bertanggung
30.2. Bekerja secara 30.2.1. Ketepatan
jawab pada
pekerjaan profesional menyelesaikan
dan penuh pekerjaan sesuai
sendiri dan
dedikasi batas waktu
dapat diberi
tanggung yang diberikan.
30.2.2. Menjaga dan
jawab atas
kuantitas merawat fasilitas
serta peralatan
dan mutu
hasil kerja kerja agar tetap
terpelihara.
orang lain.
30.3. Mampu 30.3.1. Ketepatan dalam
berkomunikas berkomunikasi
i dengan baik dengan baik
sesama kolega menggunakan
maupun bahasa
dengan tamu Indonesia
hotel 30.3.2. Ketepatan dalam

53
UNIT
ELEMEN INDIKATOR
NO KOMPETEN Masukan/ Revisi
KOMPETENSI KELULUSAN
SI
berkomunikasi
dengan baik
menggunakan
bahasa Inggris

E. Rekognisi Pembelajaran Lampau

Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah proses penilaian dan


pengakuan berbasis KKNI, atas capaian pembelajaran seseorang yang
diperoleh selama hidupnya, baik melalui program pendidikan formal,
informal, non-formal maupun secara otodidak.

RPL dapat dikembangkan pada sektor pendidikan, ketenagakerjaan


(kenaikan pangkat, jenjang karir) atau pemberian penghargaan dan
pengakuan oleh masyarakat terhadap seseorang yang telah
menunjukkan bukti-bukti unggul dalam keahlian atau kompetensi
tertentu.

RPL diharapkan dapat memperluas akses dan kesempatan serta


mempercepat waktu bagi masyarakat luas dalam meningkatkan
kemampuan maupun keahliannya melalui program kursus dan
pelatihan.

Pengembangan dan pelaksanaan RPL harus didasari oleh beberapa


prinsip berikut:
1. Mengutamakan transparansi dan akuntabilitas. Informasi tentang
proses penyelenggaraan dan persyaratan untuk mengikuti RPL harus
dapat diakses secara luas baik oleh pengguna (individu yang
membutuhkan) maupun masyarakat umum;
2. Institusi atau lembaga penyelenggara RPL harus telah terakreditasi
oleh badan akreditasi tingkat nasional, memiliki mandat yang sah
dari institusi atau badan yang relevan dan berwenang untuk hal
tersebut;

54
3. Menunjukkan kesadaran mutu terhadap penyelenggaraan dan
implikasi RPL pada lulusan, khusus nya dan masyarakat luas pada
umumnya;
4. Setiap institusi atau lembaga penyelenggara RPL harus melakukan
evaluasi secara berkelanjutan untuk menjamin pencapaian mutu
lulusan sesuai dengan standar yang di tetapkan;
5. Penyelenggara kursus dan pelatihan yang memiliki sifat multi
disiplin perlu mempertimbangkan kemungkinan untuk
menyelenggarakan program RPL.

55
III. P E NUTUP

Industri perhotelan, yang merupakan industri padat karya, sangat


memerlukan sumber daya manusia yang kompeten baik untuk bekerja
di dalam maupun luar negeri. Permintaan yang tinggi akan sumber
daya manusia di bidang perhotelan yang kompeten dan tersertifikasi
menuntut adanya lembaga kursus dan pelatihan perhotelan yang
kredibel untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Adanya standar kemampuan yang diperlukan oleh industri perhotelan


membuat Kursus dan Pelatihan Perhotelan memerlukan Standar
Kompetensi Lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri
sehingga Sumber Daya Manusia yang ada mampu bersaing di tingkat
nasional maupun internasional. Oleh karena itu arah pengembangan
lembaga kursus dan pelatihan di Indonesia pada waktu yang akan
datang juga harus menuju ke arah internasionalisasi, sehingga dapat
dicapai kesetaraan baik capaian pembelajaran, standar kompetensi atau
mutu lulusan.

Tendensi pergerakan pekerja antar negara akan semakin besar di waktu


yang akan datang sebagai implikasi dari globalisasi. Oleh karena itu
lembaga kursus dan pelatihan di Indonesia akan menjadi salah satu
penyedia sumber daya manusia nasional terampil yang potensial baik
untuk Indonesia sendiri maupun negara-negara lain yang
membutuhkan. Hal ini menuntut perlunya ditumbuhkan kesadaran
yang tinggi akan penjaminan mutu berkelanjutan, baik dalam
lingkungan internal lembaga penyelenggara maupun secara eksternal
melalui badan-badan akreditasi dan sertifikasi. Keunggulan dalam
memenangkan persaingan antara lulusan lembaga kursus dan
pelatihan nasional dengan lembaga kursus dan pelatihan internasional
harus menjadi salah satu fokus pengembangan di masa yang akan
datang.

Sebagai bangsa yang memiliki kekayaan intelektual maka berbagai

54
kursus dan pelatihan yang khas di Indonesia sudah berkembang
dengan pesat sampai saat ini, terutama dalam bidang industri
perhotelan. Walaupun demikian, masih diperlukan upaya untuk
memperoleh pengakuan yang lebih luas baik di tingkat nasional
maupun internasional, mengembangkan standar kompetensi lulusan
yang khas serta menjadikannya sebagai kekayaan intelektual nasional.

Terkait dengan kursus dan pelatihan perhotelan ini, maka arah


pengembangan spesifik yang akan dilakukan adalah lulusan dapat
mengawali karir kerja di bidang perhotelan sebagai pelaksana
(attendant) yang mampu mengidentifikasi, melakukan, melayani dan
mengevaluasi tugas-tugas pada bidang perhotelan yang meliputi kantor
depan (front office), tata graha (housekeeping), tata hidang (food and
beverage service) dan produksi makanan (food and beverage product).

55

Anda mungkin juga menyukai