Anda di halaman 1dari 4

“KEHAMILAN TRIMESTER I”

A. DEFINISI
Kehamilan adalah suatu keadaan di dalam rahim seorang wanita terdapat hasil konsepsi (pertemuan ovum
dan spermatozoa).Kehamilan merupakan suatu proses yang alamiah dan fisiologis (Yanti, 2017).
Menurut Departemen Kesehatan RI, 2007, kehamilan adalah masa dimulai saat konsepsi sampai lahirnya
janin, lamanya hamil normal 280 hari (40 minggu / 9 bulan 7 hari) di hitung dari triwulan/ trimester
pertama dimulai dari konsepsi sampai 3 bulan trimester/ trimester ke-2 dari bulan ke- 4 sampai 6 bulan,
triwulan/ trimester ke-3 dari bulan ke-7 sampai ke-9 (Agustin, 2012: 12).

B. KLASIFIKASI
Dalam masa kehamilan trimester pertama terjadi pertumbuhan dan perkembangan pada sel telur yang telah
dibuahi dan terbagi dalam 3fase yaitu fase ovum, fase embrio dan fase janin. Fase ovum sejak proses
pembuahan sampai proses implamasi pada dinding uterus, fase ini di tandai dengan proses pembelahan sel
yang kemudian disebut dengan zigot. Fase ovum memerlukan waktu 10 – 14 hari setelah proses
pembuahan. Fase embrio ditandai dengan pembentukan organ organ utama,Fase ini berlangsung 2 sampai 8
minggu. Fase janin berlangsung dari 8 minggu sampai tibanya waktu kelahiran, pada fase ini tidak ada lagi
pembentukan melainkan proses pertumbuhan dan perkembangan.

C. ETIOLOGI
Peristiwa hamil tidak terlepas dari kejadian yang meliputi :
1. Ovulasi
Pelepasan sel telur merupakan bagian dari siklus menstruasi normal yang terjadi sekitar 24 hari sebelum
menstruasi mendatang.
2. Inseminasi
Sperma yang keluar saat ejakulasi akan bergerak masuk dari uterus ke tuba fallopi dengan ekornya
menuju ovum dan mengeluarkan zat fertilizin.
3. Fertilisasi dan konsepsi
Fertilisasi dapat terjadi jika ada pertemuan antar sel ovum dan sel sperma. Hasil dari fertilisasi adalah
zigot
4. Implantasi
Implantasi adalah proses insersi sel blastosis kedinding rahim, 6 hasri setelah fertilisasi. Blastosis
biasanya berinsersi dibagian puncak rahim (fundus uteri), dibagian depan atau belakang fundus uteri.
Sel blastosi yang dibagian dalam akan berkembang, sedangkan bagian luar akan tertanam dan
membentuk plasenta.

D. FISIOLOGI
Kehamilan trimester pertama adalah keadaan mengandung embrio atau fetus didalam tubuh 0 – 14 minggu.
Mual dan muntah adalah gejala yang wajar dan sering terjadi pada kehamilan trimester pertama. Mual
biasanya timbul pada pagi hari tetapi dapat pula timbul setiap saat dan pada malam hari. Gejala ini biasanya
terjadi pada usia kehamilan 6 mingu hinngga 10 mingggu (Wardani, 2012). Keadaan mual dan muntah ini
menyebabkan terjadinya peningkatan suasana asam dalam mulut. Adanya peningkatan plak karena malas
memelihara kebersihan, hal ini mempercepat kerusakan gigi (Kemenkes RI,2012).
E. FAKTOR RISIKO
Menurut Direktorat Bina Kesehatan Ibu (2009), faktor risiko pada ibu hamil adalah:
1. Primigravida kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun.
2. Anak lebih dari 4.
3. Jarak persalinan terakhir dan kehamilan sekarang < 2 tahun.
4. Kurang Energi Kronis (KEK) dengan lingkar lengan atas kurang dari 23,5 cm, atau penambahan berat
badan < 9 kg selama masa kehamilan.
5. Anemia dengan haemoglobin <11gr/dl,
6. Tinggi badan <145 cm,
7. Riwayat hipertensi
8. Sedang atau pernah menderita penyakit kronis seperti TBC, kelainan jantung, DM, Psikosis, dll.
9. Riwayat kehamilan buruk seperti KET, Keguguran berulang, KPD, dan Bayi cacat konginental.
10. Riwayat persalinan dengan komplikasi persalian seperti SC, Ekstraksi vaccum, atau forceps.

F. GEJALA KLINIS
1. Tanda dugaan hamil
a. Amenore (tidak haid)
b. Mual muntah
c. Mengidam
d. Anoreksia
e. Mamae menegang dan membesar
f. Pigmentasi kulit
2. Tanda kemungkinan hamil
a. Perut dan uterus membesar
b. Tanda Hegar
c. Tanda Chadwick
d. Tanda Piscaseck
e. Tanda Braxton Hicks
f. Teraba Ballotement
g. Kehamilan positif
3. Tanda pasti hamil
a. Gerakan janin dapat dilihat, dirasa atau diraba
b. Djj terdengar
c. Terlihat melalui USG

G. KOMPLIKASI
1. Nyeri kepala hebat hingga pandangan kabur
2. Mual muntah berlebihan
3. Perdarahan pervaginam
4. Nyeri perut bagian bawah : nyeri perut pada kehamilan 22 minggu atau kurang kemungkinan gejala
utama pada kehamilan ektopik atau abortus
DAFTAR PUSTAKA

eprints.poltekkesjogja.ac.id, 2011, “Bab II Tinjauan Pustaka Kehamilan”, Bab II Tinjauan Pustaka Kehamilan, {
http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/711/4/BAB%20II.pdf}, [diakses, 15 Februari 2021].

digilib.unimus.ac.id, , “Bab II Tinjauan Pustaka Kehamilan”, Bab II Tinjauan Pustaka Kehamilan,


{http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/114/jtptunimus-gdl-kasmiangoc-5690-2-babii.pdf}, [diakses, 15 Februari
2021].

Perawatkitasatu.com, 2018, “Asuhan Keperawatan Pada Ibu Hamil Trimester I”, Asuhan Keperawatan Pada Ibu
Hamil Trimester I, { https://www.perawatkitasatu.com/2018/10/diagnosa-keperawatan-kehamilan-trimester-
1.html}, [diakses, 15 Februari 2021].
H. POHON MASALAH (PATHWAY)
Kesiapan meningkatkan
Fertilisasi Konsepsi Morulla Nidasi proses kehamilan –
melahirkan
Blastulla, trofiblas, desidua Ansietas

Embriogenesis Sangat antusias dengan


Khawatir akan
kehamilan kehamilannya
Organigenesis

Perubahan fisilologis Perubahan pada ibu hamil Perubahan psikologis

GIT Integumen Sistim Sistim reproduksi Sistim reproduksi


(Gastrointestinal) urinaria
Esterogen ↑ Esterogen dan Peningkatan
Esterogen ↑ Progesteron dan HCg ↑ Uterus progesteron ↑ sirkulasi darah
Terbentuk striae membesar
Penurunan gravidarum Peningkatan
Peningkatan asam Hipertrofi
tonus otot Menekan vesika volume darah
lambung otot uterus
Gangguan citra urinaria
Gerak peristlatik tubuh
Mual, muntah Uterus Hemodelusi
menurun Peningkatan
frekuensi BAK membesar

Anemia
Disfungsi Ketidakseimbanga Resiko Perubahan
Gangguan relatif
motiltas GI n nutrisi kurang kekurangan bentuk & postur
eliminasi urin
dari kebutuhan cairan tubuh
Hb dan O2
Konstipasi
Resiko jatuh menurun

Risiko
ketidakefektifan
jaringan perfusi