Anda di halaman 1dari 20

1

MODUL P5 TEMA KWU


“MEMBUAT TEMPE”
INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS PENULIS MODUL

Nama : …
Sekolah : SMAN 1 Sutojayan
Tahun Penyusunan : 2022
Kelas : X
Alokasi waktu : 96 Jam ( 12 minggu @ 8 jp/Mg)

B. SARANA DAN PRASARANA

1. Kacang kedelai 1 kg
2. Ragi tempet 2 gram
3. Wadah besar
4. Panci untuk merebus
5. Plastik ziplock
6. Sarung tangan karet atau plastik
7. Saringan besar

C. TARGET PESERTA DIDIK

 Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan
memahami materi ajar.
 Peserta didik dengan kesulitan belajar: memiliki gaya belajar yang terbatas
hanya satu gaya misalnya dengan audio. Memiliki kesulitan dengan bahasa dan
pemahaman materi ajar, kurang percaya diri, kesulitan berkonsentrasi jangka
panjang, dsb.
 Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan
cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki
keterampilan memimpin.

(centang yg dipilih!)

D. RELEVANSI TEMA DAN TOPIK PROJEK UNTUK SATUAN PENDIDIKAN


1. Tema dan topik KWU sangat relevan dengan satuan pendidikan karena menjadi sarana
life skill peserta didik.
2. Menyiapkan kemandirian peserta didik.
2

C. PROFIL PELAJAR PANCASILA

 Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhla mulia.
 Berkebinekaan Global.
 Bergotong Royong.
 Kreatif.
 Bernalar Kritis.
 Mandiri
(centang yg dipilih!)

KOMPONEN INTI

A. DESKRIPSI SINGKAT PROYEK


1. Projek ini terdiri dari 5 tahap: pengenalan, kontekstualisasi, perencanaan, aksi, dan
refleksi. Tahap pengenalan dan kontekstualisasi adalah bagian dari penyadaran
kewirausahaan.
2. Materi projek tentang pembuatan temped an turunannya.

(pengetahuan yang berupa fakta dan informasi, dan juga prosedural, pemahaman konseptual, pemikiran dan penalaran
keterampilan, dan kolaboratif dan strategi komunikasi.)

B. DIMENSI DAN SUB ELEMEN DARI PROFIL PELAJAR PANCASILA


1. Dimensi:
 Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhla mulia.
 Berkebinekaan Global.
 Bergotong Royong.
 Kreatif.
 Bernalar Kritis.
 Mandiri

(centang yg dipilih!)

2. Sub Elemen

Dimensi Sub-elemen Target Pencapaian di akhir Fase E (SMA, 15-18 tahun) Aktivitas
Terkait

Mandiri Pemahaman diri dan Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan 1,2, 3, 4, 5, 6, 7,
8, 9, 10, 11, 12,
situasi yang dihadapi yang dihadapi
13, 14, 15

Kreatif menghasilkan Menghasilkan gagasan yang beragam untuk 1,2, 3, 4, 5, 6, 7,


8, 9, 10, 11, 12,
gagasan yang orisinal mengekspresikan pikiran dan atau perasaannya,
13, 14, 15
menilai gagasannya, serta memikirkan segala
resikonya dengan mempertimbangkan banyak
perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika
3

gagasannya direalisasikan

menghasilkan karya Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran 1,2, 3, 4, 5, 6, 7,


8, 9, 10, 11, 12,
dan tindakan yang dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau
13, 14, 15
orisinal tindakan, serta mengevaluasinya dan
mempertimbangkan dampak dan resikonya

memiliki keluwesan Bereksperimen dengan berbagai pilihan secara kreatif 1,2, 3, 4, 5, 6, 7,


8, 9, 10, 11, 12,
berpikir dalam untuk memodifikasi gagasan sesuai dengan
13, 14, 15
mencari alternatif perubahan situasi
solusi permasalahan

Gotong royong kolaborasi - kerja Membangun tim dan mengelola kerjasama untuk 1,2, 3, 4, 5, 6, 7,
8, 9, 10, 11, 12,
sama mencapai tujuan bersama sesuai dengan target yang
13, 14, 15
sudah ditentukan

Beriman, akhlak pribadi - Menyadari bahwa aturan agama dan sosial 1,2, 3, 4, 5, 6, 7,
8, 9, 10, 11, 12,
bertakwa integritas merupakan aturan yang baik dan menjadi bagian dari
13, 14, 15
kepada Tuhan diri sehingga bisa menerapkannya secara bijak dan
Yang Maha kontekstual.
Esa, dan
Berakhlak
Mulia

Sumber: Evy Verawaty - Sekolah Cikal Jakarta


4

(Referensi) Perkembangan Sub-elemen Antarfase - Kreatif

Sub-elemen Belum berkembang Mulai berkembang Berkembang sesuai Sangat Berkembang


harapan

menghasilkan Mengembangkan Menghubungkan Menghasilkan Menghasilkan


gagasan yang gagasan yang ia miliki gagasan yang ia miliki gagasan yang gagasan yang
orisinal untuk membuat dengan informasi beragam untuk beragam untuk
kombinasi hal yang atau gagasan baru mengekspresikan mengekspresikan
baru dan imajinatif untuk menghasilkan pikiran dan/atau pikiran dan/atau
untuk kombinasi gagasan perasaannya, menilai perasaannya, menilai
mengekspresikan baru dan imajinatif gagasannya, serta gagasannya, serta
pikiran dan/atau untuk memikirkan segala memikirkan segala
perasaannya. mengekspresikan risikonya dengan risikonya dengan
pikiran dan/atau mempertimbangkan mempertimbangkan
perasaannya. banyak perspektif banyak perspektif
seperti etika dan nilai seperti etika dan nilai
kemanusiaan ketika kemanusiaan ketika
gagasannya gagasannya
direalisasikan. direalisasikan dalam
bentuk aksi nyata
program
kewirausahaan.

menghasilkan Mengeksplorasi dan Mengeksplorasi dan Mengeksplorasi dan Mengeksplorasi dan


karya dan mengekspresikan mengekspresikan mengekspresikan mengekspresikan
tindakan yang pikiran dan/atau pikiran dan/atau pikiran dan/atau pikiran dan/atau
orisinal perasaannya sesuai perasaannya dalam perasaannya dalam perasaannya dalam
dengan minat dan bentuk karya bentuk karya bentuk karya
kesukaannya dalam dan/atau tindakan, dan/atau tindakan, dan/atau tindakan,
bentuk karya serta serta serta
dan/atau tindakan mengevaluasinya dan mengevaluasinya dan mengevaluasinya dan
serta mengapresiasi mempertimbang kan mempertimbangkan mempertimbangkan
dan mengkritik karya dampaknya bagi dampak dan risikonya dampak dan risikonya
dan tindakan yang orang lain bagi diri dan bagi diri dan
dihasilkan lingkungannya lingkungannya
dengan menggunakan dengan menggunakan
berbagai perspektif. berbagai perspektif
dalam bentuk
proposal rancang
karya kewirausahaan.

memiliki berupaya mencari Menghasilkan solusi Bereksperimen Bereksperimen


keluwesan solusi alternatif saat alternatif dengan dengan berbagai dengan berbagai
berpikir dalam pendekatan yang mengadaptasi pilihan secara kreatif pilihan secara kreatif
mencari diambil tidak berhasil berbagai gagasan dan untuk memodifikasi untuk memodifikasi
alternatif solusi berdasarkan umpan balik untuk gagasan sesuai gagasan sesuai
permasalahan identifikasi terhadap menghadapi situasi dengan perubahan dengan perubahan
situasi dan permasalahan situasi. situasi dalam aksi
nyata pelaksanaan
program
kewirausahaan.
5

(Referensi) Perkembangan Sub-elemen Antarfase - Mandiri

Sub-elemen Belum berkembang Mulai berkembang Berkembang sesuai Sangat Berkembang


harapan

Mengenali Menggambarkan Membuat penilaian Mengidentifikasi


kualitas dan pengaruh kualitas yang realistis kekuatan dan
minat diri serta dirinya terhadap terhadap tantangan-tantangan
tantangan yang pelaksanaan dan kemampuan dan yang akan dihadapi
dihadapi hasil belajar; serta minat , serta pada konteks
mengidentifikasi prioritas pembelajaran, sosial
kemampuan yang pengembangan diri dan pekerjaan yang
ingin dikembangkan berdasarkan akan dipilihnya di
dengan pengalaman belajar masa depan.
mempertimbangkan dan aktivitas lain
tantangan yang yang dilakukannya.
dihadapinya dan
umpan balik dari
orang dewasa

(Referensi) Perkembangan Sub-elemen Antarfase - Gotong Royong

Sub-elemen Belum berkembang Mulai berkembang Berkembang sesuai Sangat Berkembang


harapan

kolaborasi - kerja Menunjukkan Menyelaraskan Membangun tim dan Membangun tim dan
sama ekspektasi (harapan) tindakan sendiri mengelola kerjasama mengelola kerjasama
positif kepada orang dengan tindakan untuk mencapai untuk mencapai
lain dalam rangka orang lain untuk tujuan bersama tujuan bersama
mencapai tujuan melaksanakan sesuai dengan target secara mandiri
kelompok di kegiatan dan yang sudah sesuai dengan target
lingkungan sekitar mencapai tujuan ditentukan. yang sudah
(sekolah dan rumah). kelompok di ditentukan.
lingkungan sekitar,
serta memberi
semangat kepada
orang lain untuk
bekerja efektif dan
mencapai tujuan
bersama.

Sumber: Evy Verawaty - Sekolah Cikal Jakarta


6

(Referensi) Perkembangan Sub-elemen Antarfase - Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak
Mulia

Sub-elemen Belum berkembang Mulai berkembang Berkembang sesuai Sangat Berkembang


harapan

akhlak pribadi - Membiasakan Berani dan konsisten Menyadari bahwa Menyadari bahwa
integritas melakukan refleksi menyampaikan aturan agama dan aturan agama dan
tentang pentingnya kebenaran atau fakta sosial merupakan sosial merupakan
bersikap jujur dan serta memahami aturan yang baik dan aturan yang baik dan
berani konsekuensinya menjadi bagian dari menjadi bagian dari
menyampaikan untuk diri sendiri dan diri sehingga bisa diri sehingga bisa
kebenaran atau fakta orang lain menerapkannya menerapkannya
secara bijak dan secara bijak dan
kontekstual kontekstual dalam
aksi nyata program
kewirausahaan

Sumber: Evy Verawaty - Sekolah Cikal Jakarta

C. TUJUAN SPESIFIK FASE


1. Membuat perencanaan usaha dengan diawali kegiatn survey kebutuhan dan minat
masyarakat terhadap temped an turunnya.
2. Membuat tempe dengan variasi produk.
3. Menghitung harga pokok penjualan dan rugi laba
4. Menciptakan desain produk kemasan yang marketable.
5. Memasarkan secara offline dan online.
6. Menganalisis strategi pemasaran.
7. Menciptakan inovasi produk dan pemasaran.
8. Memanfaatkan barang bekas untuk kegiatan produktif (Reuse)

D. ALUR KEGIATAN PROJEK


1. Projek ini terdiri dari 5 tahap: pengenalan, kontekstualisasi, perencanaan, aksi, dan
refleksi. Tahap pengenalan dan kontekstualisasi adalah bagian dari penyadaran
kewirausahaan.
2. Projek dilaksanakan selama 12 minggu (96 jp, 8 jp per Minggu).
Aktivitas/ Materi Keterangan
Minggu
ke-
1 KWU/Entrerpreneurship 1. Guru melaksanakan skenario pembelajaran
dengan menggunakan berbagai media dan
lembar kerja.
2. Siswa berkolaborasi melaksanakan strategi
pembelajaran yang disiapkan guru.
2 Pengenalan bahan dan Sda & praktikum
peralatan membuat tempe
3 Praktikum membuat tempe Sda & praktikum
– resep 1 & membuat
7

desain kemasan,
4 Praktikum membuat tempe Sda & praktikum
– resep 2 & membuat
desain kemasan,
5 Praktikum membuat tempe Sda & praktikum
– resep 3 & membuat
desain kemasan,
6 Praktik jual offline dan Sda & praktikum
online.
7 Praktikum membuat Sda & praktikum
produk turunan tempe &
membuat desain kemasan,
8 Praktikum membuat Sda & praktikum
produk turunan tempe &
membuat desain kemasan
9 Praktikum membuat Sda & praktikum
produk turunan tempe &
membuat desain kemasan
10 Praktik jual offline dan Sda & praktikum
online.
11 Praktik jual offline dan Sda & praktikum
online, menghitung HPP &
Rugi-Laba
12 Tahap Refleksi. Menggenapi proses dengan berbagi karya,
evaluasi dan refleksi

3. Langkah-langkah pembelajaran secara garis besar sbb:

 Tahap Kegiatan Pembelajaran Jenis Penilaian


Pembelajaran  
Pendahuluan 1.  Guru memberikan salam dan berdoa serta mengecek
kehadiran siswa .
2.  Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran Teori/praktik dan
penilaiannya. Kemudian memberikan Apersepsi dan
motivasi.
3. Guru membagi kelompok berdasarkan hasil asesmen
diagnostik (minat, profil belajar, dan kesiapan
belajar).
Kegiatan Inti 1.  Guru memberikan stimulasi dengan tayangan
1.   Pemberian Video/gambar/ slide materi. 
rangsangan 2. Guru menjelaskan prosedur kerja.
 (strimulus)
2.   Pertanyaan/ 1.   Guru membimbing siswa untuk berpikir kritis, Penilaian
identifikasi mengajukan pertanyaan . Kemudian guru menilai Diskusi.
masalah keterampilan siswa dalam mengungkap
permasalahan  yang disajikan.
3.    Mengumpulkan 1.    Siswa berkumpul pd kelompok yang terdiri dari 3-
data 4 orang. Kemudian melaksanakan rencana kerja
sesuai Lembar kerja peserta didik (LKPD).
8

4.      Pengolahan  dat 1.  Siswa berdiskusi dalam kelompok Penilaian


a untuk menganalisis hasil proyek. Guru melakukan Produk
pendampingan intensif pd kelompok lambat belajar
(diferensiasi pembelajaran & sesekali mendampai
kelompok cepat belajar)
5.      Verification  1.  Siswa  mempresentasikan dari hasil pengolahan Penilaian
(Pembuktian) data dan mengevaluasinya.  diskusi.
  2. Siswa menyusun laporan. Penilaian
3.  Guru menilai kemampuan siswa berkomunikasi secara Portofolio.
lisan dan tulisan
6.      Penarikan 1.   Siswa diminta untuk menarik kesimpulan secara
Kesimpulan bersama-sama.
Kegiatan Penutup 1.    Guru memberikan apresiasi, refleksi terhadap
kegiatan diskusi dan mengakhiri
kegiatan dengan mengucapkan salam dan
menyampaikan materi pertemuan selanjutnya.

E. ASESMEN
Jenis asesmen:
 Asesmen sebelum pembelajaran (diagnostik)
 Asesmen selama proses pembelajaran (formatif)
 Asesmen pada akhir proses pembelajaran (sumatif).
(centang yg dipilih!)

Bentuk asesmen:
 Sikap (Profil Pelajar Pancasila) dapat berupa: observasi, penilaian diri, penilaian
teman sebaya, dan anekdotal.
 Performa (presentasi, drama, pameran hasil karya, jurnal, dsb.)
 Tertulis (tes objektif: essay, pilihan ganda, isian, jawaban singkat, benar-salah).
(centang yg dipilih!)
9

FORM ASESMEN PROJEK:

LEMBAR PENILAIAN DISKUSI

KELAS :.……………..
Pernyataan
Pengungkapan Ketepatan
Kebenaran Dan lain
gagasan yang penggunaan
No Nama Peserta Didik Konsep sebaginya
orisinil istilah

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak
Ya

Ya

Ya

Ya
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
10

LEMBAR PENILAIAN PORTOFOLIO

Satuan Pendidikan : ………………………………..


Mata Pelajaran : P5 Tema KWU
Kelas : ………………………………..

Lingkup Materi:
4.1
Tujuan Pembelajaran:
4.1.1.

Lingkup Materi:
4.2
Tujuan Pembelajaran:
4.2.1.

Jenis Portofolio : Individual dengan input dan bantuan kelompok kooperatif


TujuanPortofolio: Memantau perkembangan kemampuan, keterampilan, dan komunikasi

Tugas
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………

Rubrik Penilaian
Nama siswa : ………………….
Kelas : ………………….
No Kategori Skor Alasan
1 1. Apakah portofolio lengkap dan sesuai dengan rencana?
2 2. Apakah lembar isian dan lembar kuesioner yang dibuat sesuai?
3 3. Apakah terdapat uraian tentang prosedur pengukuran /
pengamatan yang dilakukan?
4 Apakah isian hasil pengukuran/pengamatan dilakukan secara
benar?
5. Apakah data dan fakta yang disajikan akurat?
11

6. Apakah interpretasi dan kesimpulan yang dibuat logis?


7. Apakah tulisan dan diagram disajikan secara menarik?
8. Apakah bahasa yang digunakan untuk menginterpretasikan
lugas, sederhana, runtut dan sesuai dengan kaidah EYD?

Jumlah

Kriteria:
100 = sangatbaik,
80 = baik,
60 = cukup,
40 = kurang, dan
20 = sangat kurang

Total skor penilaian


Nilai =
40
12

LEMBAR PENILAIAN PRODUK

Satuan Pendidikan : ………………………………..


Mata Pelajaran : P5 –Tema KWU
Kelas : ………………………………..

Lingkup Materi:
4.3
Tujuan Pembelajaran:
4.1.2.

Lingkup Materi:
4.4
Tujuan Pembelajaran:
4.2.2.

Nama Proyek : ………………………………..


Nama Peserta Didik : ………………………………..
No Aspek Skor
1 PerencanaanBahan 2 50 7 100
5 5
2 Proses Pembuatan
a. PersiapanAlatdanBahan
b. TeknikPengolahan
c. K3 ( Keamanan, Keselamatan, danKebersihan)
3 HasilProduk
a. BentukFisik
b. Bahan
c. Warna
d. Pewangi
e. ……..
Total
Skor
 Aspek yang dinilaidisesuaikandenganjenisproduk yang dibuat
 Skor diberikan tergantung dari ketepatan dan kelengkapan jawaban yang diberikan.
Semakin lengkap dan tepat jawaban, semakin tinggi perolehan skor.
13

KONVERSI NILAI:

RENTANG NILAI KUALIFIKASI KETERANGAN


< 69 BB Belum berkembang
70 - 80 MB Mulai berkembang
81 – 90 BSH Berkembang sesuai harapan
91 – 100 SB Sangat berkembang

Contoh kategori dan deskripsi rapor Projek:

F. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Apa yang kalian tahu tentang konsep sukses dari karakter KWU?
2.  Apakah karakter KWU sudah ada di dlam diri kalian?

G. PENGAYAAN DAN REMEDIAL


1. Pengayaan
a. Target peserta: 25 % siswa cepat belajar.
b. Materi: Membuat shampo.
c. Tujuan: mengembangkan inovasi dan kreativitas.
d. Metode/strategi pengayaan: PjBL.
e. Langkah pengayaan: guru memberikan lembar kerj untuk dikerjakan siswa secara
mandiri berkelompok.

2. Remedial
a. Target peserta: maksimal 25% siswa lambar belajar.
b. Materi: Projek KWU – membuat sabun.
c. Tujuan: meningkatkan kemampuan siswa membuat produk sabun.
d. Metode/strategi: PjBL.
e. Langkah: guru memberikan lembar kerja untuk dikerjakan siswa secara mandiri
terbimbing.
14

H. REFLEKSI PESERTA DIDIK DAN PENDIDIK

No Aspek yang Direfleksi Ya Tidak Rencana Perbaikan


A Perencanaan Pembelajaran
1 Apakah tersedia Modul Projek?

2 Apakah elemen sains dan


ketrampilan proses mengarah
pada pengembangan berpikir
tingkat tinggi (C3/aplikasi,
C4/analisis, C5/evaluasi,
C6/kreasi)?
3 Apakah kegiatan/pengalaman
belajar menggambarkan yang
melayani kebutuhsn peserta
didik?

No Aspek yang Direfleksi Ya Tidak Rencana Perbaikan


4 Apakah bentuk penilaian yang
dipilih sesuai dengan
kompetensi yang hendak diukur?

B Strategi Pembelajaran
1 Apakah apersepsi dan
penyampaian tujuan
pembelajaran dilaksanakan?

2 Apakah kegiatan pembelajaran


menunjukkan suasana yang
menyenangkan dan mendorong
antusias siswa?

3 Apakah kegiatan pembelajaran


mendorong siswa untuk berpikir
tingkat tinggi (kegiatan untuk
menjawab pertanyaan Mengapa
dan Bagaimana)?

4 Apakah kegiatan pembelajaran


mendorong siswa menemukan
15

konsep atau membangun


pemahaman sendiri?

5 Apakah kegiatan pembelajaran


mendorong interaksi antara guru,
siswa dan sumber belajar?

6 Apakah kegiatan pembelajaran


memberikan kesempatan siswa
untuk mengungkapkan
pendapat?

7 Apakah kegiatan pembelajaran


mendorong siswa mengalami
dan melakukan kegiatan secara
langsung?

8 Apakah ada variasi metode


pembelajaran? Jika ya, sebutkan!

9 Apakah ada kegiatan refleksi


untuk menemukan pesan moral
dari kegiatan pembelajaran?

No Aspek yang Direfleksi Ya Tidak Rencana Perbaikan


10 Apakah kesimpulan dan
penguatan diberikan?

C Manajemen Kelas
1 Apakah tata tertib dan
kesepakatan kelas tersedia dan
diterapkan?

2 Apakah kelas ditata dengan baik


sehingga memudahkan
mobilitas, interaksi dan
komunikasi dalam kelas?

3 Apakah intruksi untuk setiap


kegiatan disampaikan dengan
jelas?

4 Apakah waktu untuk setiap


langkah kegiatan dikelola
dengan baik?
16

5 Apakah bahan dan peralatan


pembelajaran dikelola dengan
baik dari segi jumlah, penataan,
dan penggunaannya sehingga
semua siswa terlayani dengan
baik?

D Penilaian
1 Apakah perkembangan belajar
siswa dipantau dengan baik
sehingga dapat diketahui
kemajuan dan kesulitan belajar
mereka?

2 Apakah umpan balik diberikan


terhadap hasil belajar sehingga
siswa mengetahui kekuatan dan
kelemahan mereka?

3 Apakah guru memberikan


penghargaan (misal: pujian)?

E PROFIL PELAJAR
PANCASILA
1 Apakah dimensi profil pelajar
Pancasila telah ditetapkan sesuai
tema Projek?
2 Apakah sub elemen profil
pelajar Pancasila telah
ditetapkan sesuai tema Projek?
3 Apakah target capaian profil
pelajar Pancasila telah
dideskripsikan dengan baik dan
sesuai tema Projek?
4 Apakah aktivitas projek profil
pelajar Pancasila telah diurutkan
sesuai dengan tahap-tahap yang
telah direncanakan?
17

LAMPIRAN

A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

1. Lembar Kerja 1: Mencari pengusaha temped an turunannya yang sukses


Nama siswa/kelompok :
Kelas :

Pertanyaan
a. Sebutkan biodata pengusaha sukses tersebut?
b. Apa yang menjadi alasan sang tokoh mulai menjadi wirausahawan?
c. Apa produk/jasa yang dihasilkan?
d. Apa saja tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha?
e. Apa yang memotivasi tokoh untuk tetap bertahan dan berkembang?
f. Apa saja strategi yang ditunjukkan tokoh dalam menjalankan usaha?
g. Apakah tokoh tersebut pernah gagal?
h. Bagaimana sikap atau karakteristik tokoh?
i. Apakah kamu memiliki sikap dan karakteristik yang sama dengan tokoh?
j. Apa pesan moral yang dapat diambil dari kisah tentang tokoh tersebut?

2. Lembar Kerja 2-14: Membuat Tempe


Nama siswa/kelompok :
Kelas :

Alat dan bahan:


1. ..
2. …
3. dst

Prosedur Kerja:
1. …
2. …
3. …

Hasil:
1. Foto produk:
18

3. Lembar Kerja 3: … dst bisa dilengkapi sesui kebutuhan.

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Cara Membuat Tempe

Alat dan Bahan Membuat Tempe :

o Baskom
o Saringan
o Dandang
o Kipas angin
o Sotel kayu
o Tampah
o Kompor
o Kacang Kedelai
o Ragi tempe
o Daun pisang/kantong plastik

Langkah-langkah Cara membuat tempe :

1. Cuci bersih semua peralatan terlebih dahulu. Keringkan.


2. Cuci bersih kacang kedelai.
19

3. Rendamlah kacang kedelai kurang lebih selama 13-18 jam.


4. Jika sudah lunak, kelupas kulitnya.
5. Bilas menggunakan air.
6. Rebus kembali biji kedelai yang sudah dibilas air tadi.
7. Tiriskan pada tampah. Kipasi menggunakan kipas angin hingga tidak terlalu panas.
8. Masukkan ragi tempe ke biji kedelai secara merata, aduk rata.
9. Masukkan biji kedelai yang sudah diberi ragi pada daun pisang atau kantong plastik.
Untuk tebal tipisnya sesuai dengan selera anda.

Untuk mendapatkan tempe yang baik, waktu yang dibutuhkan untuk proses fermentasi adalah 2
hari dengan suhu kamar. Usahakan kacang kedelai anda sudah tertutupi jamur.

MENGENAL DAN MEMBUAT


LARU TEMPE
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa mengidentifikasikan jenis dan macam laru tempe yang digunakan
dalam pembuatan tempe
2. Siswa mampu menangani bahan baku laru tempe dalam pembua
tempe
3. Siswa memproduksi/membuat laru tempe dalam pembuatan tempe
B. URAIAN MATERI
1. Pendahuluan
Laru tempe sering disebut ragi tempe adalah suatu sediaan atau
media yang mengandung mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan
tempe. Mikroorganisme tersebut dikenal dengan nama kapang atau jamur.
Bahan yang digunakan untuk membuat laru yang banyak dijual di
pasaran biasanya dalam bentuk tepung yang dibuat dari beras, jagung,
ampas singkong atau umbi-umbian lainnya serta dalam bentuk “Usar “.
Usar yang dimaksud adalah
laru tempe yang dibuat dan
dipasarkan dalam bentuk lembaran
daun waru kering (Hibiscus tiliaceus)
atau daun jati (Tectona grandis) yang
ditumbuhi kapang tempe.
Berdasarkan atas tingkat
kemurniannya, ragi tempe dapat
dibedakan atas murni tunggal,
campuran, dan murni campuran.
23
Tingkat kemurnian ragi tersebut dibedakan berdasarkan jenis dan
jumlah mikroorganisme yang terdapat pada ragi. Pada ragi campuran selain
kapang terdapat pula bakteri, khamir dan ragi. Ragi inilah yang banyak
dijual dipasaran dan digunakan dalam pembuatan tempe secara tradisional.
Ragi jenis murni tunggal dan murni campuran dapat diperoleh dengan
cara memproduksi sendiri dengan memanfaatkan mikroorganisme yang
sesuai dan yang kita inginkan.
Syarat-syarat dari mikroorganisme tersebut antara lain :
- Tidak bersifat patogen (menyebabkan keracunan)
- Dapat tumbuh dengan cepat dalam media organik yang cocok
- Mampu mempertahankan sifat-sifat fisiologisnya
- Menghasilkan enzim yang dibutuhkan
- Mampu menghasilkan rasa dan flavor tempe yang baik
Dari beberapa penelitian yang dilakukan pada beberapa produsen
tempe, mikroorganisme yang ditemukan antara tempe Malang, tempe Solo,
dan tempe Jakarta ternyata berbeda-beda.
Pada tempe Malang jenis
mikroorganismenya adalah jenis
kapang Rhizopus oligosporus, R.
oryzae, R arrhizus dan Mucor rouxii.
Sedangkan tempe dari daerah Solo
dan sekitarnya mikroorganismenya
adalah R. oryzae dan R. stolonifer.
20

Pada tempe dari daerah Jakarta kapangnya adalah Mucor javanicus,


Trichosporum pullulans dan Fusarium sp. Perbedaan rasa dan flavor tempe
yang terjadi karena masing-masing kapang menghasilkan enzim yang
berbeda sehingga reaksi yang terjadipun akan berbeda, misalnya
oligosporus mempunyai aktivitas protease dan lipase yang tinggi,
amilolitiknya rendah, menghasilkan antioksidan serta aroma dan flavor yang
khas tempe. Perbedaan tersebut dimungkinkan disebabkan oleh adanya
24
perbedaan lingkungan atau faktor geografis di masing-masing tempat, atau
kemungkinan juga oleh karena faktor kesukaan konsumen.
Jenis-jenis laru yang dikenal seperti disebut sebelumnya adalah laru
dari tempe, laru beras, laru singkong dan usar.
7. Proses Pembuatan Laru
Secara umum tahapan-tahapan yang
perlu dilakukan dalam
pembuatan laru adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan medium untuk menumbuhkan kapang misalnya beras
dikukus setengah matang, singkong dibuat tepung gaplek atau dalam
bentuk onggok (ampas tapioka) atau bahan sumber karbohidrat
lainnya.
- Medium yang telah siap, diinokulasi dengan spora kapang yang
diinginkan.
- Pemeraman/fermentasi pada suhu kamar selama 2-4 hari.
- Pengeringan medium yang telah ditumbuhi kapang yang sporanya
telah matang.
- Masing-masing kapang memiliki warna spora yang berbeda misalnya
Rhizopus sp. mempunyai warna spora abu-abu sampai kehitaman,
Aspergillus niger memiliki warna spora hitam pekat dan sebagainya.
- Penumbukan atau penggilingan medium yang telah kering dan
kemudian dilakukan penyaringan.
- Pengemasan pada wadah yang kedap air.
25
C. RANGKUMAN
Laru tempe sering disebut ragi tempe adalah suatu sediaan atau
media yang mengandung mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan
tempe. Mikroorganisme tersebut dikenal dengan nama kapang atau jamur.
Jenis-jenis laru yang dikenal seperti disebut sebelumnya adalah laru dari
tempe, laru beras, laru singkong dan usar.Proses pembuatan laru meliputi
persiapan medium, inokulasi spora kapang pada medium, pemeraman,
pengeringan, penumbukan/penggilingan, penyaringan dan pengemas

C. GLOSARIUM

D. DAFTAR PUSTAKA
1.
https://www.academia.edu/37576341/Cara_Membuat_Tempe_Alat_dan_Bahan_Membuat_Tem
pe_Langkah_langkah_Cara_membuat_tempe

Anda mungkin juga menyukai