(SENSOR JARAK)
Ada banyak jenis sensor jarak seperti ultrasonik, IR, Proximity, laser, dll. Memilih jenis sensor yang tepat
untuk proyek Arduino atau Raspberry PI yang Kita buat menjadi tugas yang sulit untuk di tangani.
Karenannya, Pada pertemuan kali ini kita mempelajari:
- Apa itu sensor jarak dan bagaimana cara kerja sensor jarak ?
- Jenis sensor jarak
- Membandingkan sensor jarak: Bagaimana memilih sensor jarak ?
PENGERTIAN:
Sensor jarak adalah sensor yang digunakan untuk menentukan kedekatan suatu objek tanpa adanya kontak
fisik.
BAGAIMANA CARA KERJA SENSOR JARAK:
Biasanya terkait dengan sensor ultrasonik, ini berfungsi dengan mengeluarkan sinyal (tergantung pada
teknologi; gelombang ultrasonik, IR, LED, dll.) Dan mengukur perubahan ketika sinyal kembali.
Ukuran perubahan bisa dalam bentuk
- Waktu yang dibutuhkan sinyal untuk kembali
- Intensitas sinyal yang dikembalikan
SENSOR JARAK VS SENSOR PROXIMITY
Karena sensor jarak umumnya dapat dikaitkan dengan sensor proximity karena korelasi yang serupa,
fungsionalitas kedua sensor dapat dengan mudah disalahpahami. Karenanya, berikut perbandingan singkat
antara keduanya untuk membantu Kita memahami perbedaan antara sensor jarak dan sensor proximity.
- Sensor proximity mendeteksi jika suatu objek berada dalam area penginderaan tempat sensor
dirancang untuk beroperasi. Karenanya, tidak serta merta menunjukkan jarak antara sensor dan
objek.
- Sensor jarak merasakan jarak dari objek dan alat pengukur melalui arus keluarannya. Arus bisa
dalam bentuk gelombang ultrasonik, laser, IR, dll.
JENIS SENSOR JARAK
Sekarang setelah kita memiliki pemahaman tentang apa itu sensor jarak, kita akan menyelami berbagai
sensor pengukuran jarak yang ada di pasaran, masing-masing dengan teknologi penginderaannya sendiri.
Berikut daftar berbagai jenis sensor jarak:
A. Sensor jarak ultrasonic
Jenis sensor pengukur jarak yang paling umum adalah Sensor Ultrasonik. Juga dikenal
sebagai sensor Sonar, ini mendeteksi jarak ke objek dengan memancarkan gelombang
ultrasonik frekuensi tinggi.
Sensor Ultrasonik Sebenarnya ada banyak tipe tetapi pada aplikasi Arduino adanya sensor
ultrasonic model SRF-04, di karnakan sensor ini harganya relative murah dan mudah diperoleh .
Sensor ultrasonik yang terdiri dari 2 sensor kiri dan kanan yaitu yang kiri transmitter (pengirim
sinyal suara) dan yang kanan receiver (penerima sinyal suara) dengan kemampuan pengukuran 3
sampai 300 cm.
Cara Kerja Sensor jarak ultrasonic:
kerja sensor ini adalah Trigger mengirimkan suara ultrasonic kedepan, dan jika didepan ada benda,
suara tersebut akan memantul dan diterima oleh Echo. Nah dari pantulan suara (pulsa) ini, kita
dapat mengetahui berapa jarak benda yang ada didepan sensor
Untuk apa Sensor Ultrasonik digunakan:
Sekarang setelah kita memahami cara kerja sensor ultrasonik, kita akan melihat kegunaannya.
Berikut adalah aplikasi sensor jarak ultrasonik yang umum digunakan:
- Pengukuran Jarak
- Sensor robotic
- Smart cars : Ya, Tesla menggunakan sensor ultrasonik sebagai bagian dari program Autopilot-
nya!
- Unmanned aerial vehicles (UAV) atau Kendaraan udara tanpa awak
Kelebihan Sensor Ultrasonik:
- Tidak terpengaruh oleh warna dan transparansi objek karena mendeteksi jarak melalui
gelombang suara.
- Berfungsi dengan baik di tempat yang redup.
- Cenderung mengkonsumsi arus / daya yang lebih rendah.
Kekurangan Sensor Ultrasonik:
- Jangkauan deteksi terbatas.
- Resolusi rendah dan refresh rate lambat, membuatnya tidak cocok untuk mendeteksi target
yang bergerak cepat.
- Tak dapat mengukur jarak benda yang bertekstur / permukaan ekstrim.
PRAKTIKUM
Periapan Alat dan bahan:
- Arduino Uno
- Sensor Ultrasonik HC-SRF04
- LCD 16 X 2
Rangkaian Sensor dan LCD:
Kode Program:
#include <NewPing.h>
#include <LiquidCrystal.h>
// Konstanta untuk mengkonfigurasi LCD
const int LCD_RS = 7;
const int LCD_EN = 6;
const int LCD_D4 = 5;
const int LCD_D5 = 4;
const int LCD_D6 = 3;
const int LCD_D7 = 2;
// Inisialisasi LCD
LiquidCrystal lcd(LCD_RS, LCD_EN, LCD_D4, LCD_D5, LCD_D6, LCD_D7);
// Konstanta untuk sensor jarak
const int TRIGGER_PIN = 9;
const int ECHO_PIN = 8;
const int MEASURE_LIMIT = 200;
// Inisialisasi sensor jarak menggunakan library NewPing
NewPing sonar(TRIGGER_PIN, ECHO_PIN, MEASURE_LIMIT);
void setup() {
// Inisialisasi LCD
lcd.begin(16, 2);
// Tampilkan informasi di layar LCD
lcd.setCursor(0, 0);
lcd.print("mahirelektro.com");
delay(2000);
lcd.clear();
lcd.setCursor(0, 0);
lcd.print("Jarak = ");
}
void loop() {
// Tunggu sebentar sebelum membaca sensor
delay(50);
// Baca jarak menggunakan sensor ultrasonic
int distance = sonar.ping_cm();
// Tampilkan jarak di LCD
lcd.setCursor(8, 0);
lcd.print(distance);
lcd.println(" cm ");
}