0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
279 tayangan31 halaman

Wirausaha Bertanggung Jawab di Kelas 1

Dokumen ini membahas tentang pelaksanaan proyek tema kewirausahaan yang bertanggung jawab di SMP DDI Polewali. Proyek ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa tentang proses berwirausaha secara bertanggung jawab.

Diunggah oleh

Ardi Ansyah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
279 tayangan31 halaman

Wirausaha Bertanggung Jawab di Kelas 1

Dokumen ini membahas tentang pelaksanaan proyek tema kewirausahaan yang bertanggung jawab di SMP DDI Polewali. Proyek ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa tentang proses berwirausaha secara bertanggung jawab.

Diunggah oleh

Ardi Ansyah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

*Pelaksanaan Projek Tema Kewirausahaan

WIRAUSAHA YANG
BERTANGGUNG JAWAB Tema : Kewirausahaan
Bagi Guru SMP (FASE D)
2
Berwirausaha merupakan sebuah kemandirian yang diperoleh seseorang melalui proses menetapkan
Tujuan, Alur,
tujuan yang ingin dicapai. Menjadi pilihan untuk bisa mandiri dalam berwirausaha sendiri memiliki Hal Yang Perlu
dan Target tanggung jawab terhadap beberapa pihak, antara lain tanggung jawab terhadap lingkungan, tanggung Diperhatikan Sebelum
Pencapaian jawab terhadap pelanggan, tanggung jawab terhadap tenaga kerja, dan tanggung jawab terhadap
sosial. Sehingga wirausaha juga diharapkan untuk dapat memberikan dampak yang berkesinambungan
Memulai Projek
Projek terhadap pihak-pihak tersebut.

Dengan mengangkat tema Kewirausahaan dan mengacu kepada dimensi Profil Pelajar Pancasila, Komitmen seluruh warga sekolah
Projek “Wirausaha Yang Bertanggung Jawab” ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan sebagai untuk melaksanakan Projek Tema
pendidikan awal siswa terhadap proses dan tahapan dalam berwirausaha serta membentuk siswa Kewirausahaan.
untuk menjadi wirausaha yang peduli dan bertanggung jawab.
Apakah sekolah memiliki jaringan
wirausaha yang dapat berkontribusi ke
Tahapan dalam Projek Wirausaha disusun melalui Konsep Proses Berfikir Projek Wirausaha, yaitu dalam program? Kolaborasi dengan
eksplorasi - identifikasi - ideasi - visualisasi - evaluasi dan persuasi. Masing-masing tahapan akan berbagai pihak untuk implementasi
dijelaskan kedalam alur dan tahapan pada Projek Wirausaha Yang Bertanggung Jawab. projek ini menjadi penting

Salah satu tujuan yang ditetapkan dalam Penguatan Projek Pelajar Pancasila adalah dengan
memberikan pembelajaran lapangan dan melakukan aksi nyata dalam menjawab tema masing-masing,
oleh karena itu dalam pelaksanaan projek tema kewirausahaan peserta didik diharap aktif dan melaksanakan Projek WIrausaha Yang
partisipatif dalam proses belajarnya. Diperlukan kolaborasi dengan pihak lain untuk bisa turut
mendukung berhasilnya projek “Wirausaha Yang Bertanggung Jawab”.
Apakah peserta didik memiliki sarpras
Makna Wirausaha Yang Bertanggung Jawab dalam projek ini adalah wirausaha yang mandiri dan
dalam kegiatan ini usahanya orientasi yang ingin dicapai adalah menjadi solusi dari sebuah
permasalahan, atau wirausaha yang menjalankan bisnis membawa sebuah solusi yang dibutuhkan oleh
masyarakat, tetapi tetap dengan membawa nilai ekonomis dalam bisnisnya. Kategori Wirausaha Yang Sekolah harus menyadari bahwa
Bertanggung Jawab bisa menjadi solusi terhadap salah satu kategori isu : Lingkungan, Pendidikan, pendekatan yang dilakukan untuk
Transportasi, Pariwisata, Gaya Hidup, Kesehatan, Makanan, dan Umum. membangun usaha dalam Projek ini
berasal dari
Melalui projek ini, peserta didik diharapkan telah mengembangkan dan mencapai secara spesifik tiga
dimensi Profil Pelajar Pancasila, yakni Mandiri, Kreatif dan Bergotong Royong.
3
Konsep Proses Berfikir Projek Wirausaha

Eksplorasi Identifikasi Ideasi Visualisasi Evaluasi Persuasi

Ekplorasi yang dibutuhkan Identifikasi yang dibutuhkan Ideasi adalah proses Visualisasi adalah proses Dalam proses Evaluasi, Persuasi merupakan
dalam konsep proses berfikir dalam konsep proses menghasilkan ide Bisnis untuk menciptakan produk Wawasan terhadap produk tahapan yang dibutuhkan
projek wirausaha adalah berfikir projek wirausaha yang didasarkan dari awal. Dari ide yang sudah yang sudah diciptakan perlu untuk memperluas potensi
melakukan pemahaman adalah mendapatkan eksplorasi dan identifikasi disepakati, produk tersebut untuk dinilai kelayakan atau dan menjaring Wawasan
peserta didik terhadap perumusan atas sebuah sehingga tercipta inovasi. dapat dibuatkan menjadi kepantasan kualitas ataupun yang lebih beragam.
berwirausaha yang permasalahan yang kelak Dalam proses ideasi unsur produk awal atau sebuah penerimaan konsumen
bertanggung jawab. Unsur dari permasalahan tersebut, mengkolaborasikan prototype. terhadap produk tersebut.
yang bisa libatkan dalam wirausahawan bisa berbagai sudut pandang Dengan memiliki Wawasan
ekplorasi adalah empati, menciptakan solusi yang yang berbeda menjadi tersebut, produk dapat
yaitu identifikasi pengalaman memiliki nilai Bisnis. Unsur penting. Karena dengan diperbaiki atau mendapatkan
wirausahawan. Yaitu kebutuhan dan Wawasan kesepahaman, ide Bisnis ide baru atas proses evaluasi
memahami perasaan, dari konsumen menjadi bisa dijalankan secara tersebut.
pikiran, dan tindakan yang pertimbangan penting dalam optimal.
dibutuhkan untuk menjadi proses ini.
wirausahawan.

Dengan berpegang pada Konsep Proses Berfikir Dalam Projek Wirausaha tujuan yang ingin dicapai oleh peserta didik adalah :
Memperkenalkan konsep inovasi bisnis berbasis sudut pandang pelanggan
Memberikan perangkat aplikatif untuk melahirkan inovasi dalam dunia bisnis
Mengajarkan teknik menggali wawasan (insight) terdalam dari pelanggan

Menggunakan konsep bermain untuk memecahkan solusi dan menciptakan inovasi


Memotivasi untuk segera memulai tindakan, tidak takut akan kesalahan, dan terbuka untuk segala kemungkinan yang ada
4
Tahapan Dalam Projek Kewirausahaan SMP DDI POLEWALI

Tahap Pengenalan // Membangun kesadaran dan wawasan peserta didik terhadap pentingnya wirausaha
Pengantar : Pentingnya Projek Eksplorasi : Daya Makna Identifikasi : Diskusi Kritis
Wirausaha yang Bertanggung Wirausaha Yang Bertanggung Permasalahan dan Peluang
Jawab Jawab Kategori

1 2 3

Tahap Kontekstualisasi // Mengkontekstualisasi peluang dan permasalahan dalam sebuah rencana usaha
Tahap Awal Ideasi : Ideasi: Diskusi Perencanaan
Pemahaman ide yang akan Bisnis yang inovatif dan kreatif
dikembangkan

4 5

Tahap Aksi // Menyusun produk dari hasil ide dan pelaksanaan


Visualisasi : Daya Cipta : Visualisasi : Daya Cipta : Visualisasi : Menyusun kanal Evaluasi : Final Day Presentasi

6 7 8 9

Tahap Refleksi Dan Tindak Lanjut // Proses berbagi karya ide bisnis, evaluasi dan refleksi

Virtual
Wirausaha yang Bertanggung yang Bertanggung Jawab

10 11 12
5
Dimensi, elemen, dan sub elemen Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Profil
Sub-elemen Profil Pelajar Target Pencapaian di akhir Fase D (SMP, 12-15 Aktivitas
Pelajar Pancasila
Pancasila Tahun) Terkait
terkait
Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi &
Mandiri Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi 1, 2, 3, 4,
Mengembangkan refleksi diri

Regulasi emosi, penetapan tujuan dan rencana strategis


Regulasi diri, pengendalian diri untuk dapat pengembangan diri dan prestasi serta memiliki inisitif dan bekerja 3, 4, 6, 7, 9,
mencapai suatu tujuan tertentu sacara mandiri, Mengembangkan kendali dan disiplin diri, Percaya
diri, resilien dan adaptif
Menghasilkan gagasan yang beragam dan tepat sesuai dengan
Kreatif Menghasilkan gagasan yang orisinal 4,7,10
kebutuhan masyarakat terhadap sebuah permasalahan yang ada
Menghasilkan karya dan tindakan yang Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan perasaannya
7, 8,
orisinal kedalam sebuah karya.
Memiliki keluwesan berfikir dalam mencari Mampu mengevaluasi tindakan dan gagasan yang sudah dimiliki
4, 6, 10, 15
alternatif solusi permasalahan serta mengetahui kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat umum

Bergotong Kerja sama, komunikasi untuk mencapai tujuan bersama, saling 4, 7, 8, 9, 10,
Kolaborasi
Royong ketergantungan positif & koordinasi sosial 11, 12, 13, 15

Kepedulian Tanggap terhadap lingkungan, persepsi sosial 4, 5, 6, 7, 10

Membagi peran dan menyelaraskan tindakan dalam kelompok


4, 5, 6, 7, 10,
Berbagi supaya tercipta keselarasan dan keterbukaan dalam berbagi dengan
11, 14
kelompok
6
Referensi // Perkembangan Sub-elemen Antarfase
Mandiri

Berkembang Sesuai
Belum Berkembang Mulai Berkembang Sangat Berkembang
Harapan

Memahami konsep bertumbuh dalam Memahami konsep bertumbuh dalam Memahami konsep bertumbuh dalam Memahami konsep bertumbuh dalam
dirinya serta memiliki harapan atas dirinya serta memiliki harapan atas dirinya serta memiliki harapan atas dirinya serta memiliki harapan atas
perkembangan yang baik. perkembangan yang baik, kemudian perkembangan yang baik, kemudian perkembangan yang baik, kemudian
menyadari alasan (why factor) dalam menyadari alasan (why factor) dalam menyadari alasan (why factor) dalam
Pemahaman diri dan situasi setiap tindakan yang dilaksanakan. setiap tindakan yang dilaksanakan. setiap tindakan yang dilaksanakan.
Kemudian mampu merencanakan cara- Kemudian mampu merencanakan dan
yang dihadapi
cara yang dibutuhkan untuk melakukan tindakan yang dibutuhkan
perkembangan didalam dirinya. untuk perkembangan didalam dirinya.

Mampu Mengelola regulasi emosi, Mampu Mengelola regulasi emosi, Mampu Mengelola regulasi emosi, Mampu Mengelola regulasi emosi,
penetapan tujuan dalam aktivitas yang penetapan tujuan dalam aktivitas yang penetapan tujuan dalam aktivitas yang penetapan tujuan dalam aktivitas yang
dijalankan. dijalankan serta memiliki rencana dijalankan serta memiliki rencana dijalankan serta memiliki rencana
kedpan untuk pengembangan diri. kedepan untuk pengembangan diri dan kedepan untuk pengembangan diri dan
Regulasi Diri, pengendalian melaksanakan tindakan atas rencana melaksanakan tindakan. Memiliki
diri untuk dapat mencapai yang telah dibuat. kepercayaan diri dan disiplin yang baik.
suatu tujuan tertentu
7
Referensi // Perkembangan Sub-elemen Antarfase
Kreatif

Berkembang Sesuai
Belum Berkembang Mulai Berkembang Sangat Berkembang
Harapan

Memiliki gagasan untuk Dapat menghubungkan gagasan yang Dapat berproses untuk menciptakan Dapat menghasilkan gagasan yang beragam
dikembangkan dan membuat dimiliki dengan informasi atau gagasan gagasan yang beragam untuk untuk mengekspresikan pikiran, perasaannya,
kombinasi hal yang baru dan baru untuk menghasilkan kombinasi mengekspresikan pikiran, perasaannya, dan menilai gagasannya serta
Menghasilkan gagasan imajinatif untuk mengekspresikan gagasan baru dan imajinatif untuk dan menilai gagasannya serta mempertimbangkan banyak perspektif seperti
pikiran dan perasaannya. mengekspresikan pikiran dan mempertimbangkan banyak perspektif etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya
yang orisinal perasaannya. seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika direalisasikan dalam bentuk aksi nyata dalam
gagasannya direalisasikan. projek wirausaha.

Mengeksplorasi dan Mengeksplorasi dan mengekspresikan Mengeksplorasi dan mengekspresikan Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran
mengekspresikan pikiran dan pikiran dan perasaannya dalam bentuk pikiran perasaannya dalam bentuk karya dan perasaannya dalam bentuk karya dan
perasaannya sesuai dengan minat karya dan tindakan serta dan tindakan serta mengevaluasinya dan tindakan serta mengevaluasinya dan
Menghasilkan karya dan kesukaannya dalam bentuk karya mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampaknya bagi mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi
dan tindakan yang dan tindakan serta mengapresiasi dan mempertimbangkan dampaknya bagi masyarakat umum dengan menggunakan diri dan lingkungannya dengan menggunakan
orisinal mengkritik karya dan tindakan yang masyarakat umum. berbagai perspektif. berbagai perspektif dalam bentuk proposal
dihasilkan. rancang karya wirausaha.

Berupaya mencari solusi alternatif Menghasilkan solusi alternatif dengan Menghasilkan solusi alternatif dan Menghasilkan solusi alternatif dan bereksperimen
saat pendekatan yang diambil tidak mengadaptasi berbagai gagasan dan bereksperimen dengan berbagai pilihan dengan berbagai pilihan secara kreatif untuk
Memiliki keluwesan berhasil berdasarkan identifikasi umpan balik untuk menghadapi situasi secara kreatif untuk memodifikasi memodifikasi gagasan sesuai dengan perubahan
berfikir dalam mencari terhadap situasi dan permasalahan gagasan sesuai dengan perubahan situasi dalam aksi nyata pelaksanaan program
situasi. wirausaha.
alternatif solusi
permasalahan
8
Referensi // Perkembangan Sub-elemen Antarfase
9
Referensi // Perkembangan Sub-elemen Antarfase
Bergotong Royong

Berkembang Sesuai
Belum Berkembang Mulai Berkembang Sangat Berkembang
Harapan

Menunjukkan ekspektasi (harapan) Menyelaraskan tindakan sendiri dengan Membangun tim dan mengelola Membangun tim dan mengelola
positif kepada orang lain dalam rangka tindakan orang lain untuk melaksanakan kerjasama untuk mencapai tujuan kerjasama untuk mencapai tujuan
mencapai tujuan kelompok di kegiatan dan mencapai tujuan kelompok bersama sesuai dengan target yang bersama secara mandiri sesuai dengan
lingkungan sekitar masyarakat (sekolah di lingkungan sekitar serta memberi sudah ditentukan. target yang sudah ditentukan.
Kolaborasi dan rumah). semangat kepada orang lain untuk
bekerja efektif dan mencapai tujuan
bersama.

Memiliki wawasan terhadap dampak Memiliki wawasan terhadap dampak Memiliki wawasan terhadap dampak Memiliki wawasan terhadap dampak
dan hasil yang akan didapatkan dengan dan hasil yang akan didapatkan dengan dan hasil yang akan didapatkan dengan dan hasil yang akan didapatkan dengan
mempertimbangkan isu yang ada mempertimbangkan isu yang ada mempertimbangkan isu yang ada mempertimbangkan isu yang ada
disekelilingnya. disekelilingnya serta mengembangkan disekelilingnya serta mengembangkan disekelilingnya serta mengembangkan
Kepedulian rencana untuk dampak yang lebih baik. rencana untuk dampak yang lebih baik, rencana untuk dampak yang lebih baik,
dalam hal ini kemudian melakukan dalam hal ini kemudian melakukan
tindakan awal dengan mencari masukan tindakan awal dengan mencari masukan
dari pihak luar. dari pihak luar, disertai evaluasi terhadap
tindakan yang akan dilakukan.
Sadar tehadap lingkungan yang akan Sadar tehadap lingkungan yang akan Sadar tehadap lingkungan yang akan Sadar tehadap lingkungan yang akan
mendapatkan pengaruh terhadap mendapatkan pengaruh terhadap mendapatkan pengaruh terhadap mendapatkan pengaruh terhadap
rencana yang dilakukan. rencana yang dilakukan, kemudian rencana yang dilakukan, kemudian rencana yang dilakukan, kemudian
memberikan tindakan atas tanggapan memberikan tindakan atas tanggapan memberikan tindakan atas tanggapan
Berbagi yang diberikan masyarakat. yang diberikan masyarakat. Dengan yang diberikan masyarakat. Dengan
mempertimbangkan perspektif dari mempertimbangkan perspektif dari
berbagai sudut. berbagai sudut dan berorientasi pada
keberlanjutan dari kegiatan.
10
Referensi // Perkembangan Sub-elemen Antarfase
Rasio jumlah wirausahawan di Indonesia pada tahun 2020 dari data BPS (Badan Pusat Statistik), baru
mencapai 2 persen dari total populasi penduduk di Indonesia. Kebutuhan ideal yang diharapkan adalah
rasio wirausahawan yang perlu dicapai adalah 4 persen. Rendahnya tingkat kesadaran bahwa menjadi
wirausaha cukup penting bagi perkembangan sebuah negara karena tidak memiliki cukup literasi dan
pengetahuan sejak dini. Wirausaha ialah seseorang yang melakukan aktivitas dengan pandai atau
berbakat untuk mengenalkan dan mengembangkan sebuah produk baru kepada konsumen.
Pentingnya wirausaha bagi generasi muda karena generasi muda adalah penerus untuk menciptakan
lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri maupun bagi masyarakat luas.

Peran wirausaha penting bagi generasi muda, karena generasi muda adalah penerus untuk menjawab
Relevansi permasalahan di kondisi sosial dengan solusi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu
projek ini bagi dengan berkembangnya jumlah populasi di Indonesia, kecenderungan untuk meningkatnya tingkat
pengangguran di Indonesia bisa terjadi. Sehingga peran generasi penerus untuk menciptakan tidak
sekolah dan hanya lapangan pekerjaan, tetapi menjadi solusi sosial bagi masyarakat secara luas.
semua guru
Indonesia dipandang sebagai potensi teringgi sebagai pasar bagi dunia industri. Tetapi hali ini masih
mata pelajaran belum berimbang dengan tingkat produksi dalam negeri, untuk memenuhi kebutuhan dalam maupun
luar negeri. Oleh karena itu banyak peluang bagi para Pemuda Indoneisa untuk membuka lapangan
pekerjaan dan mengembangkannya sebagai wirausahawan.

Pertumbuhan wirausahawan harus didukung oleh lembaga pendidikan, termasuk sekolah. Karena
sekolah penting untuk para Pemuda untuk mendapatkan modal untuk mejadi wirausahawan yang maju.
Peran sekolah dapat membantu untuk mendorong pertumbuhan kewirausahawan. Oleh karena itu
sekolah merupakan lembaga pendidikan yang sangat strategis untuk memfasilitasi pembentukan atau
internalisasi nilai-nilai, sikap, pola pikir dan kemampuan untuk menjadi wirausahawan yang bertanggung
jawab.

9
10

Cara Penggunaan
Perangkat Ajar
Projek ini

Perangkat ajar (toolkit) ini dirancang untuk membantu guru SMP (Fase D) yang ebrada di sekolah
penggerak dan kenal dengan metode pembelajaran daring untuk melaksanakan kegiatan ko-kulikuler
yang mengusung Tema Kewirausahaan. Di dalam pernangkat ajar untuk projek “Wirausaha Yang
Bertanggung Jawab” ini ada 12 (dua belas) aktivitas yang saling berkaitan. Penyusun menyarankan
agar projek ini dilakukan pada semester dua kelas VII (tujuh) dikarenakan aktivitas yang disusun
cukup matang untuk dijalankan oleh siswa pada usia tersebut.

Total alokasi untuk kegiatan ko-kulikuler Adalah 120 JP. Dalam Projek Wirausaha Yang Bertanggung
Jawab dapat dilakukan pada awal semester genap, dengan total waktu yang diberikan sebanyak 60 JP
(per JP45 menit). Waktu yang direkomendasikan untuk pelaksanaan projek ini adalah 1 (satu) semseter.
Sehingga sisa alokasi waktu dapat digunakan pengembangannya secara mandiri oleh masing-masing
sekolah.

Karena kondisi setiap sekolah berbeda-beda. Guru dapat meninjau ulang masing-masing fase dalam
perangkat ajar ini dan menyesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas dari Sekolah. Kebebasan dan
kewenangan untuk menyesuaikan jumlah aktivitas, alokasi waktu per aktivitas menjadi milik Guru dan
Kepala Sekolah.
W I R A U S A H A YANG B E RT ANG G UNG J AWAB
Tahap Pengenalan // Alur waktu dan jumlah pertemuan
1 Pengantar : Pentingnya Projek
Membangun kesadaran dan Wirausaha yang Bertanggung
1 JP 18/01/2023
wawasan peserta didik
2 Eksplorasi : Daya Makna
1 JP 18/01/2023
terhadap pentingnya Wirausaha Yang Bertanggung Jawab
wirausaha 3 Identifikasi : Diskusi Kritis 18/01/2023
2 JP
Permasalahan dan Peluang
Tahap Kontekstualisasi // Tahap Awal Ideasi : Pemahaman 2 JP 19/01/2023
4
Mengkontekstualisasi ide yang akan dikembangkan
peluang dan permasalahan Ideasi: Diskusi Perencanaan Bisnis
5 2 JP 19/01/2023
yang inovatif dan kreatif
dalam sebuah rencana
usaha
Visualisasi : Daya Cipta : 1 JP 25/01/2023
6
Tahap Aksi // Menyusun Eksplorasi alternatif produksi
produk dari hasil ide dan 7
Visualisasi : Daya Cipta : 6 JP 25-26/01/2023
pelaksanaan Membuat produk awal
Visualisasi : Menyusun kanal 2 JP 27-28/01/2023
8
promosi ide Bisnis
Evaluasi : Presentasi (Assesmen 2 JP 1/2/2023
9
Formatif) Produk inovatif dan kreatif

Persuasi : Pameran Virtual 2 JP 1/2/2023


10
Wirausaha yang Bertanggung
11 Persuasi : Penyusunan laporan 2 JP 2/2/2023
2 projek wirausaha : Wirausaha yang
JP Evaluasi : Proses Pembelajran dalam 2 JP 2/2/2023
12
19 Projek
21
/0
2
1/
JP
20
19
23
/0
13
Persiapan
1. Guru menyiapkan presentasi mengenai gambaran Projek “Wirausaha Yang Bertanggung Jawab”
dengan poin penyampaian :
a. Apa itu Wirausaha ?
b. Mengapa Wirausaha Penting?
1. c. Apa itu Wirausaha yang Bertanggung Jawab dan Berkesinambungan?
Pengantar : d. Pentingnya peserta didik mempelajari wirausaha?
2. Guru menyiapkan artikel dan koran/ majalah yang membahas mengenai Wirausaha Yang
Pentingnya
Bertanggung Jawab.
Wirausaha yang
Bertanggung Jawab Pelaksanaan
& 1. Guru memulai projek ini dengan memperkenalkan tema projek dan menegaskan relevansi isu
wirausaha terhadap peserta didik.
Berkesinambungan
2. Memberikan contoh studi kasus/ role model “Wirausaha Yang Bertanggung Jawab”
3. Dilaksanakan diskusi ringan mengenai topik antara masing-masing siswa. Diskusi dapat
dilakukan dengan membagi kelompok.
4. Siswa menyimpulkan hasil diskusi ringan yang telah dilakukan.

Guru dapat menekankan untuk setiap kelompok dapat mengambil dokumentasi atas kegiatan
yang dilaksanakan secara mandiri, untuk kelak digunakan untuk proses pelaporan.

Waktu :
Bahan : Slide Presentasi
Peran Guru : Pemateri &
Fasilitator
14
Mengeksplorasi usaha yang dapat dibangun berdasarkan kategori sosial yang ada. Pemahaman atas kategori sosial sebagai dasar
untuk menentukan bisnis dapat dilakukan untuk mengeksplorasi wawasan mengenai isu sosial secara luas.

Persiapan
1. fasilitator guru memberikan wawasan mengenai 7 kategori sosial yang ada.
2. 2. Contoh eksplorasi berupa :
1. Bagaimana perkembangan masing-masing Isu
Eksplorasi : Daya 2. Bagaimana dampak kategori sosial tersebut terhadap masyarakat
Makna Wirausaha
Pelaksanaan
Yang Bertanggung
1. Siswa dan fasilitator memasuki ruangan.
Jawab Kategori Usaha 2. Fasilitator membuka kelas dan mempresentasikan kotegori sosial tersebut secara singkat, padat, dan jelas.
3. Fasilitator mempersilahkan untuk sesi tanya jawab terkait materi.
4. Peserta didik dibagi menjadi masing-masing kelompok untuk mediskusikan kategori sosial tersebut dan memilih salah satu kategori
tersebut untuk menjadi objek dalam projek “Wirausaha Yang Bertanggung Jawab”
5. Peserta didik memaparkan hasil diskusi secara lisan.

Pendidikan Pariwisata Transportasi Pangan Lingkungan Gaya Hidup Umum


Pembahasan dalam diskusi diharapkan menjadi dasar utama untuk memilih kategori yang akanmenjadi
objek utama ke fase selanjutnya.
Waktu :
Bahan : Presentasi
Peran Guru : Moderator
dan Fasilitator
15
Kakarobot Bizlab Dea Read
Pendidikan robotik untuk usia dini Belajar online skill profesi & bisnis Persewaan buku online

Link : https://www.instagram.com/ Link : https://bizlab.co.id Link : https://www.instagram.com/


Pendidikan kakarobot/?hl=en deareadcatalog/

Bersuka Ria Walk Sun Rise Adventure


Wisata edukasi dengan jalan kaki Wisata pegunungan & pemberdayaan desa

Link : https://www.instagram.com/ Link : https://www.instagram.com/


Pariwisata bersukariawalk/ sunriseadv_consultant/

Soku Ngojol Automa.id


Aplikasi pesan antar makanan Karya Bumdes, Ojek online lokal Teknologi pengecekan transportasi

Link : https://www.instagram.com/soku.id/ Link : https://www.instagram.com/ Link : https://www.instagram.com/automa_id/


Transportasi ngojol.official/

Hari Panen Burgreens Tumbasin


Penyedia sayur organik dari petani lokal Makanan sehat/ vegetarian Belanja dipasar melalui aplikasi

Link : https://www.instagram.com/ Link : https://www.instagram.com/burgreens/ Link : https://www.instagram.com/


Pangan haripanen.id/ tumbasin.id/

Lindungi Hutan BSFly Zero Waste


Aplikasi penanaman melalui donasi online Teknologi bioconversion samapah Bank Sampah

Link : https://www.instagram.com/ Link : https://www.instagram.com/bsfly.id/? Link : https://zerowaste.id/peta-minim-


Lingkungan lindungihutan/ hl=en sampah/sampah-muda/

KresKros Bengok Craft Max Virtual Race


Produk fashion upcycle dari sampah plastik Produk kerajianan upcycle enceng gondok Lomba lari secara virtual

Link : https://www.instagram.com/ Link : https://www.instagram.com/ Link : https://www.instagram.com/


Gaya Hidup kreskros.id/ bengokcraft/ maxvirtualrace/?hl=en

Komerce.id Vokasee
Platform pendukung pemasaran digital umkm Platform Magang untuk siswa

Link : https://www.instagram.com/ Link : https://www.instagram.com/


Umum maxvirtualrace/?hl=en vokasee.id/?hl=en
16
Deskripsi
Kegiatan Diskusi Kritis Permasalahan dan Peluang menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengidentifikasi dan
mengeksplorasi mengenai permasalahan dan peluang dari kategori sosial yang sudah dipilih pada fase sebelumnya.

3. Persiapan
1. Mempersiapkan acuan diskusi.
Identifikasi : Diskusi 2. Mempersiapkan media yang dibutuhkan.
Kritis Permasalahan Pelaksanaan
dan Peluang 1. Fasilitator membuka kelas dan mempersilahkan siswa mengidentifikasi dan mengeksplorasi permasalahan
dan peluang dari kategori sosial yang sudah dipilih pada fase sebelumnya.
2. Fasilitator mempersilahkan untuk sesi tanya jawab terkait kategori social yang telah dipilih.

3. Peserta didik menyimpulkan hasil diskusinya.

Waktu :
Persiapan ruangan virtual (disarankan Zoom premium) dengan kapasitas maksimal 100 peserta.
Bahan : Acuan diskusi &
Aktivitas ini dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.
tautan formulir online
Peran Guru :
17

Permasalahan Solusi Nilai Lebih Usaha Potensi Usaha Tanggung Jawab sosial
yang ada.

• Terdapat banyak • Membuat kerajianan • Kerajianan yang • Kebutuhan setiap • Bahan Baku memiliki
pengangguran berdasarkan bahan memiliki nilai seni individu untuk nilai eco-friendly
• Terdapat baku yang tersedia yang baik memiliki benda yang • -
berbagai macam • - • - bermanfaat dalam • -
benda tak • - • - kehidupan sehari-
terpakai. Contoh: harinya.
kain sisa • -

18
Pelaksanaan
Merupakan wadah untuk meninjau ulang ide yang sudah diberikan tanggapan dari fase sebelumnya.
1.Dari hasil eksplorasi isu, mengajak siswa merefleksikan terhadap pemasalahan dan peluang yang ada.
2.Dikusi ulang mengenai pemahaman ide yang akan dikembangkan.
4. 3. Melakukan identifikasi ulang untuk mendapatkan perumusan masalah yang unik berdasarkan kebutuhan
Tahap Awal Ideasi : dan wawasan dari pihak eksternal. (Guru, teman, keluarga, atau Calon konsumen)
Pemahaman ide yang 4. Peserta didik sudah dimulai untuk melakukan diskusi awal mengenai perencanaan bisnis dengan
menggunakan metode lean canvas
akan dikembangkan
5. Peserta didik diharapkan sudah melakukan diskusi awal mengenai :
• Bagaimana proses produksi
• Bagaimana potensi keuangan dasar
• Bagaimana media Pemasaran yang dibutuhkan

Waktu :
Bahan : Lean Canvas
Peran Guru : Fasilitator
19
Permasalahan yang Solusi terhadap Apa kelebihan nilai Apa kelebihan bisnis Siapa Saja yang
ada disekitar kita permasalahan yang produk kita yang tidak akan menjadi
ada disekitar kita dimiliki pesaing konsumen kita

Kunci bagaimana Apa kanal distribusi


kita bisa meyakinkan dan Pemasaran yang
konsumen dibutuhkan

Biaya apa Saja yang akan timbul didalam bisnis kita Pemasukan dari mana yang akan kita terima ke bisnis
kita
20
Pelaksanaan

1. Pemateri/ narasumber memberikan wawasan bagaimana perencanaan awal untuk memulai usaha kepada
peserta didik.
5. materi yang bisa dipersiapkan adalah :
I. KEUANGAN
Ideasi: Diskusi I. PEMASUKAN
Perencanaan Bisnis II.PENGELUARAN
yang inovatif dan II. PEMASARAN
kreatif I. DISTRIBUSI
II.PEMASARAN DIGITAL
III. PRODUKSI
2. Disetiap pembahasan setelah pemaparan dari narasumber dilakukan sesi tanya jawab.

Waktu :
Bahan : Prestasi dari
narasumber dan lean canvas
Peran Guru : Fasilitator/
Narasumber
21
Pelaksanaan
Menjadi wadah untuk para peserta didik untuk menentukan dan mengeksplorasi dari masing-masing
alternatif dalam pembuatan prototype produk.

6. Waktu yang disediakan dapat dilakukan oleh para peserta didik untuk dapat mencari informasi mengenai
Visualisasi : Daya bagaimana cara membuat produk dan siapa yang akan membuat produk.
Cipta : Eksplorasi
alternatif produksi Persiapan: Guru dapat membantu mengajarkan membuat suatu produk tertentu
Contoh :
Produk —> Bagaimana cara membuat produk?
Siapa yang akan membuat produk?
Bagaimana hasilnya?

Waktu :
Bahan : Ruangan Diskusi
Virtual
Peran Guru : Fasilitator
22

7. Pelaksanaan
Merupakan fase yang disediakan untuk peserta didik dalam masing-masing kelompok untuk dapat
Visualisasi : Daya melakukan produksi.
Cipta : Membuat
produk awal

dapat dilakukan secara mandiri dengan durasi yang cukupuntuk menciptakan produk.

Waktu : Guru dapat berperan untuk mengetahui perkembangan produksi

Bahan : -
Peran Guru : Fasilitator
23

Pelaksanaan
1. Fasilitator memberikan Edukasi tentang pemasaran dengan berbagai kanal/ omni channel marketing
2. Pratktek pembuatan konten dan kanal pemasaranPertemuan
8. Persiapan
Visualisasi : 1. Guru berbagi mengenai apa pentingnyapemasaran dengan berbagai kanal. Kanal spesifik yang
Menyusun kanal dibuat adalah :
promosi ide Bisnis - website dengan menggunakan alternatif : wix.com atau google business site
- Sosial media instagram dan atau Facebook dan atau tiktok
- Formulir online pada google form, untuk proses pemesanan produk
2. Peran guru dapat menjadi moderator
3. Diberikan kesempatan untuk peserta didik untuk bertanya kepada pemateri

Salah satu hasil dari proses ini salah memamerkan hasil karya produk peserta didik. Dan dipersilahkan untuk
bisa disebarkan kepada khalayak umum. Kanal virtual tersebut kelak akan digunakan pada Pameran
Waktu : Virtual.
Bahan : Ruangan &
Slide Presentasi
Peran Guru : Moderator
24
Pelaksanaan
1. Guru mensimulasikan kegiatan wirausaha dalam kelas.
9. 2. Peserta didik secara kelompok bergantian mendemonstrasikan produk usaha masing-masing dan kanal
Pemasaran usaha, kemudian menjawab pertanyaan yang ditujukan kepada mereka dalam sesi tanya jawab
Evaluasi dan
3. Guru dapat memberikan tanggapan tertulis atas presentasi kelompok di akhir sesi sebagai Bagian dari
Persuasi : asessmen formatif
Presentasi 4. Guru menegaskan kembali keterkaitan isu Projek “Wirausaha Yang Bertanggung Jawab”
(Assesmen Formatif) 6.Mengundang guru yang bersedia menjadi juri dan moderator dalam demonstrasi ini.
Produk inovatif dan
kreatif

Waktu :
Bahan :
Peran Guru : Moderator,
Juri
25
Persiapan
Diperlukan media promosi dan waktu untuk menginformasikan Pameran Produk Wirausaha Yang
Bertanggung Jawab, untuk mengundang pihak luar supaya dapat berpartisipasi terhadap proses
perencanaan dan produksi yang sudah dilakukan oleh peserta didik selama ini.
10.
Persuasi : Pameran Tujuan
Virtual Sebagai wadah aktualisasi peserta didik dan wadah untuk penjualan.
Wirausaha yang
Pelaksanaan
Bertanggung
Selama 180 menit, dipersiapakan waktu untuk susunan acara sebagai berikut
Jawab
- Pembukaan : 10-20 menit
- Demonstrasi Produk : 90 menit
- Mengunjungi kanal pemasaran masing-masing kelompok : 30 menit
- Penutupan & Update jumlah produk terjual : 30 menit

Waktu : Pihak yang bisa diundang antara lain, mitra sekolah, guru sekolah, seluruh siswa, & orang tua siswa.

Bahan : Aktivitas 9 & 10 dapat dilaksanakan secara bersamaan.

Peran Guru : Fasilitator


26
Lembar assesment untuk dibagaikan kepada peserta pameran

Melalui rangkaian acara pameran ini, apakah Saudara/i


memahami bahwa wirausaha dibutuhkan untuk
menjadi solusi atas permasalahan yang ada?
Bagaimana pendapat Saudara/i?

Bagaimana menurut Saudara/i tehadap hasil karya


yang sudah dibuat oleh peserta didik?

Tolong berikan saran ataupun kritik atas


terselenggaranya projek Wirausaha Yang
Bertanggung Jawab.

Sangat Tidak
Saya merasa Projek WIrausaha Yang Bertanggung Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju
Setuju
Jawab sangat relevan untuk pendidikan siswa & perlu
untuk dijalankan.

Siapa kelompok favorit Saudara/i? Dan mengapa?


27
Persiapan
Mempersiapkan bahan perencanaan, hasil produk dan kanal pemasaran digital.

Pelaksanaan
11. Laporan projek wirausaha yang sudah dilakukan selama ini, dapat dirangkum menjadi poin laporan
Persuasi : sebagai berikut :
Penyusunan laporan 1. Latar belakang kategori wirausaha
projek wirausaha : 2. Perencanaan wirausaha
3. Tim kelompok wirausaha dan masing-masing pembelajaran selama projek
Wirausaha yang
4. Foto dokumentasi kegiatan selama menjalankan projek
Bertanggung
Jawab

Waktu :
Persiapan ruangan virtual (disarankan Zoom premium) dengan kapasitas maksimal 100 peserta.
Bahan : Ruang virtual
Peran Guru:
Fasilitator
Persiapan 33
Guru merangkum lembar laporan dari peserta didik, dan memaparkan hasil evaluasi atas projek wirausaha
yang sudah dijalankan. Kemudian membagi lembar refleksi akhir.

12
Evaluasi : Proses
Pembelajaran dalam
Projek

Rangkuman

Pembelajaran

Waktu :
Bahan : Ruangan dan
Formulir
Peran Guru : Fasilitator
34

Nama :
Sangat Sangat Tidak
Kelas : Setuju Tidak Setuju
Setuju Setuju
Nama Kelompok :

Saya paham bahwa wirausaha sangat dibutuhkan untuk menjawab


tantangan sosial

Dalam keseharian, saya sudah melaksanakan semangat dan nilai


kewiraushaan

Saya sudah memahami betul apa yang dibutuhkan untuk menjadi


wirausahawan

Hal yang ingin Saya pelajari tentang Kewirausahaan


Hal yang sudah Saya ketahui tentang Kewirausahaan melalui projek
diluar projek

Anda mungkin juga menyukai