Anda di halaman 1dari 2

Citra Desiani Putri L2C009089

INTERNASIONALISASI BAHASA INDONESIA

Bahasa

Indonesia adalah bahasa resmi Republik

Indonesia dan

bahasa

persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai

berlakunya konstitusi. Di Timor Leste, bahasa Indonesia berstatus sebagai bahasa kerja. Bahasa Indonesia memiliki potensi besar menjadi bahasa penghubung antarbangsa, seiring makin tingginya minat warga asing untuk mempelajarinya. Hal ini terbukti dari banyaknya peneliti asing yang mengkaji bahasa dan budaya Indonesia. Berikut adalah analisis sebagai pertimbangan langkah internasionalisasi Bahasa Indonesia: 1. Kekuatan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia Yang termuat di teks Sumpah Pemuda yang di kumandangkan pada tanggal 28 Oktober 1928 menandakan bahwa bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa penghubung antar daerah ,antar suku, dan pengenalan budaya dari satu daerah ke daerah lain. Bahasa Indonesia mudah dipelajari Bahasa Indonesia tidak mengenal kalla, konjugasi, maupun jenis kelamin kata benda. Lafal Bahasa Indonesia juga tidak sulit karena lebih tipis atau ringan. Hanya ada sedikit bunyi yang sulit, misalnya ny dan ng. Bilamana terdapat masalah pengucapan oleh warga asing, orang Indonesia akan memahaminya.

2. Kelemahan Banyak warga Indonesia yang tidak menguasai dengan baik bahasa Indonesia Meskipun Bahasa Indonesia telah dipakai oleh sebagian besar warga negara Indonesia namun tidak sedikit pula orang yang tidak menguasai dengan baik bahasa Indonesia , mulai dari penggunaan yang masih dicampur dengan bahasa daerah , maupun struktur kata yang membuat arti yang ditangkap berbeda dari apa yang dimaksudkan dalam tulisan. Banyak yang lebih bangga menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa komunikasi Zaman sekarang pada beberapa kalangan orang Indonesia banyak yang lebih bangga menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. Dikeluarga, disekolah dan bahkan bergaul dengan orang pun juga lebih memilih menggunakan bahasa inggris.

Apabila hal ini menjadi mode bagi banyak orang Indonesia maka memungkinkan bangsa Indonesia kehilangan jati dirinya, bahkan orang dari negara lain akan jauh lebih menguasai bahasa Indonesia dibandingkan warga Indonesia asli.

3. Peluang Bahasa Indonesia mulai dipelajari di Negara lain Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa populer di Australia dengan menduduki peringkat ke empat dan telah ada sekitar 500 sekolah mengajarkan bahasa Indonesia. Selain itu di Vietnam bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa resmi kedua. Hal ini terbukti dengan adanya mata kuliah bahasa Indonesia di berbagai negara. Dan ada sekitar 168 lembaga pendidikan baik formal maupun informal yang tengah mengajarkan bahasa Indonesia sebagai penutur asing.

4. Ancaman Ancaman terhambatnya Internasionalisasi Bahasa Indonesia dapat dilihat secara internal dan secara eksternal. a. Dilihat secara internal Penguasaan bahasa Indonesia oleh orang Indonesia yang kurang Hambatan dalam menjadikan bahasa indonesia sebagai bahasa internasional ada pada diri kita sendiri,seperti menggunakan bahasa indonesia yang dicampuradukkan dengan bahasa daerah,penggunaan bahasa prokem dan penggunaan bahasa indonesia yang tidak baku. Pembangunan Indonesia yang terhambat dan kurang berkembang Gambarannya misal sarana publik yang tidak sesuai standar, perekonomian yang tidak progresif membuat orang asing beranggapan Indonesia Indonesia tidak sebagai penting negara dimata yang dunia.

terbelakang,dan

berpandangan

bahwa

b. Dilihat secara eksternal Pesatnya pengaruh bahasa Inggris Pesatnya pengaruh bahasa Inggris yang sudah terlebih dahulu menjadi bahasa internasional di hampir semua negara dunia, selain itu meluasnya peran Amerika dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat dunia , dimana Amerika sudah menjadikan bahasa resmi adalah bahasa Inggris.