0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan5 halaman

Audit Siklus Persediaan dan Pergudangan

Audit siklus persediaan dan pergudangan bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan persediaan dan pergudangan perusahaan, termasuk kecukupan persediaan untuk mendukung produksi. Audit meliputi evaluasi pengendalian internal, prosedur analisis seperti analisis tren persediaan, dan pengujian substantif untuk memverifikasi hasil audit.

Diunggah oleh

Chaira
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan5 halaman

Audit Siklus Persediaan dan Pergudangan

Audit siklus persediaan dan pergudangan bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan persediaan dan pergudangan perusahaan, termasuk kecukupan persediaan untuk mendukung produksi. Audit meliputi evaluasi pengendalian internal, prosedur analisis seperti analisis tren persediaan, dan pengujian substantif untuk memverifikasi hasil audit.

Diunggah oleh

Chaira
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RINGKASAN MATA KULIAH (RMK)

NAMA : Chaira Astami Putri


NIM : 2310246442
MATA KULIAH : Pengauditing
DOSEN : Prof. Dr. Gusnardi, SE, M.Si, Ak
RMK (TOPIK) : Audit Testing : Purchasing and HRM

RINGKASAN MATA KULIAH:


1. Audit siklus persediaan dan pergudangan
adalah proses pengecekan dan evaluasi terhadap sistem pengelolaan persediaan dan
pergudangan yang ada di perusahaan. Tujuannya adalah untuk menilai keefektifan dan
efisiensi sistem tersebut serta memberikan rekomendasi perbaikan yang dapat
meningkatkan manajemen persediaan dan pergudangan dan juga untuk menilai kecukupan
persediaan bahan baku yang ada di perusahaan guna mendukung kegiatan produksi
perusahaan.
Berbagai faktor yang mempengaruhi persediaan meliputi : Jenis barang, pemasok
lokasi dan tingkat permintaan. Terdapat beberapa fungsi bisnis serta dokumen dan catatan
yang terkait siklus audit persediaan dan pergudangan diantaranya yaitu :
1. Pemrosesan pesanan pembelian
2. Penerimaan bahan baku
3. Penyimpanan bahan baku
4. Pemrosesan barang
5. Penerimaan barang jadi
6. Pengiriman barang jadi
Terdapat juga beberapa aspek akuntansi biaya dalam audit siklus persediaan dan
pergudangan yaitu, pengendalian fisik terhadap persediaan, dokumen dan catatan untuk
mentransfer persediaan, file induk persediaan perpetual dan catatan biaya per unit.
Prosedur analitis dapat digunakan pada berbagai siklus audit, termasuk siklus
persediaan dan pergudangan. Contoh prosedur analitis yang dapat dilakukan pada siklus
persediaan dan pergudangan adalah dengan:
 melakukan analisis tren dari persediaan dan biaya penyimpanannya,
 melakukan perhitungan rasio inventaris untuk mengevaluasi efisiensi persediaan
 membandingkan persediaan yang disajikan dalam laporan keuangan dengan catatan
fisik persediaan yang sebenarnya.
Dalam pelaksanaannya, prosedur analitis ini memerlukan penggunaan data historis
yang lengkap, data perbandingan yang valid, serta kemampuan analisis yang baik dari
auditor. Dalam beberapa kasus, hasil dari prosedur analitis juga perlu diverifikasi melalui
pengujian fisik atau pengujian substantif lainnya guna memastikan keakuratan dan
keandalan dari data yang diperoleh.

Cara Melakukan Audit Siklus Persediaan dan Pergudangan


Berikut adalah tahapan-tahapan dalam melakukan audit siklus persediaan dan
pergudangan:
1. Perencanaan audit
2. Evaluasi pengendalian internal
3. Pengujian substantif
4. Evaluasi hasil audit
Soal-Soal :

A. Soal Pilihan :
1. Tahapan-tahapan dalam melakukan audit siklus persediaan dan pergudangan, kecuali?
a. Perencanaan audit
b. Evaluasi pengendalian internal
c. Pengujian substantif
d. Semua salah

2. Dalam persediaan terdapat faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah?


a. Penggunaan Sumber Daya
b. Pemasok
c. Peningkatan SDM
d. Tingkat pembelian

3. Evaluasi dalam kebijakan penerimaan dan pengiriman barang, sistem pengamanan


gudang, dan pengawasan terhadap akses terhadap persediaan termasuk dalam aspek?
a. Pengendalian fisik terhadap persediaan
b. Dokumen dan catatan untuk mentransfer persediaan
c. File induk persedian perpetual
d. Catatan biaya per unit

4. Pemrosesan pesanan pembelian terjadi saat proses pengolahan pesanan pembelian yang
masuk dari pelanggan atau vendor merupakan pengertian dari?
a. Penerimaan bahan baku
b. Penyimpanan bahan baku
c. Pemrosesan pesanan pembelian
d. Pnerimaan barang jadi

5. Dalam pengujian substantif terdapat 3 pengujian kecuali?


a. Pengujian fisik
b. Perhitungan fisik
c. Pengujian dokumen
d. Perhitungan dokumen
e. Gajian diawal, gajian Bersama, gajian diakhir
B. Soal Esei :

f. Apakah risiko audit


mampu mempengaruhi
siklus penggajian sebuah
g. perusahaan ?
1. Apa saja yang diperlukan dari prosedur analitis?
2. Sebutkan satu contoh prosedur analitis dalam siklus persediaan dan pergudangan?
3. Jelaskan maksud dan tujuan dari evaluasi pengendalian internal dalam siklus
persediaan dan pergudangan?
4. Apa tujuan audit siklus persediaan dan pergudangan?
5. Mengapa lokasi perlu diperhatikan dalam siklus tersebut?

JAWABAN :
Pilihan Ganda :
1D
2B
3A
4C
5D
Essai :
1. Penggunaan data historis yang lengkap, data perbandingan yang valid, serta
kemampuan analisis yang baik dari auditor.
2. Melakukan analisis tren dari persediaan dan biaya penyimpanannya,
3. Tujuan dari evaluasi ini adalah untuk memastikan bahwa pengendalian yang ada di
perusahaan telah efektif dalam mengendalikan persediaan dan pergudangan.
4. Tujuan untuk menilai kecukupan persediaan bahan baku yang ada di perusahaan guna
mendukung kegiatan produksi perusahaan.
5. Lokasi penyimpanan persediaan yang tersebar atau sulit dijangkau dapat menambah
kompleksitas dalam pengelolaan persediaan. Sehingga memerlukan perencanaan
transportasi dan pengiriman yang lebih kompleks.

Anda mungkin juga menyukai