BAB I
PENDAHULUAN
Control chart atau carta kendali adalah alat statistik yang digunakan untuk
memantau dan mengendalikan proses bisnis atau produksi. Control chart
membantu organisasi atau perusahaan untuk mengidentifikasi perubahan yang
tidak diinginkan dalam suatu proses. Dengan menggunakan data pengukuran atau
observasi yang teratur, control chart memungkinkan pengguna untuk memahami
apakah proses tersebut dalam kendali atau sedang mengalami penyimpangan dari
standar yang telah ditetapkan. Control chart sangat penting dalam manajemen
kualitas dan membantu dalam meningkatkan efisiensi, mengurangi kerugian, dan
meningkatkan kepuasan pelanggan.
Biskuit adalah jenis makanan ringan yang populer di seluruh dunia. Biskuit
biasanya terbuat dari campuran tepung terigu, gula, mentega, dan bahan lainnya.
Mereka bisa beragam dalam rasa, bentuk, dan tekstur. Biskuit sering menjadi
camilan yang nikmat untuk dinikmati bersama teh atau kopi, atau sebagai bahan
dasar untuk membuat kue tart dan hidangan penutup lainnya. Produksi biskuit
melibatkan proses pengolahan makanan yang cermat, termasuk pengukuran dan
kontrol kualitas agar hasilnya konsisten dan memenuhi standar rasa dan tekstur.
Permen adalah makanan manis yang terbuat dari gula, sirup, dan berbagai bahan
tambahan seperti perasa dan pewarna. Permen dapat berbentuk keras, seperti
permen keras atau gula-gula, atau berbentuk lunak, seperti permen karet atau
permen gummy. Produksi permen melibatkan proses yang rumit, termasuk
pencampuran bahan-bahan, pemanasan, dan pembentukan permen sesuai dengan
berbagai bentuk yang diinginkan. Kontrol kualitas sangat penting dalam industri
permen untuk memastikan bahwa produk akhir memenuhi standar rasa, tekstur,
dan keamanan.
Meskipun control chart, biskuit, dan permen tampaknya berbeda dalam
konteksnya, mereka semua memiliki kesamaan dalam pentingnya kontrol kualitas.
Semua tiga konsep ini menunjukkan bahwa kontrol kualitas adalah faktor kunci
dalam memastikan produk atau proses memenuhi standar dan ekspektasi yang
ditetapkan.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Permen Kopiko
Permen Kopiko adalah merek permen kopi yang sangat terkenal, diproduksi oleh
PT Mayora Indah Tbk, sebuah perusahaan makanan dan minuman terkemuka di
Indonesia. Permen Kopiko memiliki ciri khas rasa kopi yang kaya dan aroma
yang kuat. Produk ini dikenal dengan inovasinya dalam menghadirkan rasa kopi
dalam bentuk permen, sehingga memungkinkan konsumen menikmati kenikmatan
kopi di mana saja dan kapan saja. Permen Kopiko telah menjadi salah satu merek
permen kopi paling populer di Indonesia dan telah menembus pasar internasional.
2.2 Hatari Peanut
Biskuit Hatari Peanut adalah produk biskuit yang diproduksi oleh PT Arnott's
Indonesia, yang merupakan anak perusahaan dari Campbell Soup Company.
Biskuit Hatari Peanut dikenal dengan citarasa renyah dan gurih dengan kacang
tanah sebagai salah satu bahan utamanya. Produk ini populer di Indonesia dan
menawarkan alternatif camilan yang lezat dan bergizi.
Biskuit Hatari Peanut adalah contoh inovasi dalam industri biskuit dengan
mencampurkan cita rasa kacang tanah dengan biskuit, menciptakan produk yang
menggugah selera. Penelitian pustaka tentang Biskuit Hatari Peanut dapat
mencakup analisis bahan baku, proses produksi, pengemasan, dan aspek-aspek
lainnya yang terkait dengan kualitas dan citarasa produk ini.
BAB III
PEMBAHASAN
Berikut merupakan control chart dari produk permen kopiko dan biskuit hatari
peanut.
19.5 19 CHART BERAT PERMEN KOPIKO 19
19
18.5 18
18
17.5
17
17
16.5
16
15.5
1 2 3 4
Berat (g) Center Line UCL LCL
CHART BERAT HATARI BISKUIT
PEANUT
6
5
4
3
2
1
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berat (g) Center Line UCL LCL
Pada penelitian ini, dilakukan pengamatan terhadap berat permen Kopiko dan
berat biskuit Hatari Peanut. Dalam pengamatan tersebut, data berat permen
Kopiko dan berat biskuit Hatari Peanut diambil dan digunakan untuk membuat
control chart.
Control chart berat permen Kopiko digunakan untuk memantau dan
mengendalikan proses produksi permen Kopiko. Control chart ini terdiri dari
center line, upper control limit (UCL), dan lower control limit (LCL). Center line
merupakan garis tengah yang menunjukkan nilai rata-rata berat permen Kopiko.
UCL dan LCL merupakan batas atas dan batas bawah yang menunjukkan batas
kontrol dari berat permen Kopiko. Dengan menggunakan control chart ini,
perusahaan dapat memantau apakah berat permen Kopiko berada dalam kendali
atau mengalami penyimpangan dari standar yang telah ditetapkan.Pada chart berat
permen kopiko terjadi penyimpangan pada penimbagan ke 2 dengan berat 17 g
yang melewati lower control limit,sedangkan pada penimbangan 1,3,dan 4 tidak
terjadi penyimpangan sama sekali.
Sedangkan control chart berat biskuit Hatari Peanut digunakan untuk memantau
dan mengendalikan proses produksi biskuit Hatari Peanut. Control chart ini juga
terdiri dari center line, UCL, dan LCL. Center line menunjukkan nilai rata-rata
berat biskuit Hatari Peanut, sedangkan UCL dan LCL menunjukkan batas kontrol
dari berat biskuit Hatari Peanut. Dengan menggunakan control chart ini,
perusahaan dapat memantau apakah berat biskuit Hatari Peanut berada dalam
kendali atau mengalami penyimpangan dari standar yang telah ditetapkan.Pada
control chart berat biscuit hatari terjadi penyimpangan pada penimbangan 1 dan 5
dengan berat 5 g yang melawati upper control line. Pada penimbangan ke
2,3,4,6,7,8,9,dan 10 tidak terjadi penyimpangan sama sekali.
BAB IV
KESIMPULAN
Penggunaan control chart dalam memantau berat permen Kopiko dan berat biskuit
Hatari Peanut sangat penting dalam manajemen kualitas. Control chart membantu
perusahaan dalam meningkatkan efisiensi, mengurangi kerugian, dan
meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan memantau dan mengendalikan proses
produksi, perusahaan dapat memastikan bahwa berat permen Kopiko dan berat
biskuit Hatari Peanut tetap konsisten dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
DAFTAR PUSTAKA
Fajaranie, A. S., & Khairi, A. N. 2022. PENGAMATAN CACAT KEMASAN
PADA PRODUK MIE KERING MENGGUNAKAN PETA KENDALI DAN
DIAGRAM FISHBONE DI PERUSAHAAN PRODUSEN MIE KERING
SEMARANG, JAWA TENGAH. Jurnal Pengolahan Pangan, 7.1, 7-13.
Sulistiyo, W., & Vitasari, P. (2023). PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK
DI PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN PETA KENDALI I-MR. Industri
Inovatif: Jurnal Teknik Industri, 13(1), 1-5.
Yuri, M.Z. T., Nurcahyo, R. 2013. TQM Manajemen Kualitas Total dalam
Perspektif Teknik Industri. Jakarta: PT. Indeks.