Laporan Field Study Bahasa Indonesia
Quantum computing is a branch of computing that uses the laws of quantum mechanics to process information in fundamentally new ways.
The kidneys are two bean-shaped organs located in the lower back that play a crucial role in filtering and cleaning the blood.
A <b>magnetic field</b> is a fundamental concept in physics that describes the influence exerted by magnets and moving electric charges. It is one part of the electromagnetic field, the other part being the electric field. In simple terms, a magnetic field can be thought of as an invisible force field that extends through space and affects magnetic materials and moving charges. At each point, the field has both a strength (magnitude) and a direction, making it what mathematicians call a vector field.
Laporan Field Study Bahasa Indonesia
Quantum computing is a branch of computing that uses the laws of quantum mechanics to process information in fundamentally new ways.
The kidneys are two bean-shaped organs located in the lower back that play a crucial role in filtering and cleaning the blood.
A <b>magnetic field</b> is a fundamental concept in physics that describes the influence exerted by magnets and moving electric charges. It is one part of the electromagnetic field, the other part being the electric field. In simple terms, a magnetic field can be thought of as an invisible force field that extends through space and affects magnetic materials and moving charges. At each point, the field has both a strength (magnitude) and a direction, making it what mathematicians call a vector field.
Disusun Oleh :
Kelompok 2
PDB 13
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kami rahmat, hidayah
dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu.
Dengan pertolongan-Nya, serta kesempatan yang diberikan kami dapat melaksanakan
field study serta mengerjakan makalah ini dengan baik. Kami mengucapkan terima
kasih kepada para dosen mata kuliah PDB atas bimbingan dan arahan sehingga
makalah ini dapat disusun dan diselesaikan tepat pada waktunya.
Atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga makalah field study dengan
judul “Eksistensi Batik di Kalangan Mahasiswa Universitas Airlangga” dapat
diselesaikan dengan baik. Kami berharap dengan adanya makalah ini dapat
menambah pengetahuan serta pemahaman pembaca. Kami mengucapkan terima kasih
kepada narasumber yang telah meluangkan waktunya serta mahasiswa Universitas
Airlangga yang telah membantu dalam penugasan ini.
Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan dan penulisan makalah ini masih
terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kami meminta maaf dan menyampaikan terima
kasih pada semua pihak yang andil berperan untuk kelancaran kegiatan field study ini.
Semoga makalah ini memberikan manfaat bagi penulis dan pembaca untuk kegiatan
pembelajaran.
Penulis
i
Abstrak
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................................i
Abstrak.........................................................................................................................ii
DAFTAR ISI...............................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah...........................................................................................2
1.3 Tujuan.............................................................................................................2
1.4 Manfaat...........................................................................................................3
1.4.1 Bagi Penulis.............................................................................................3
1.4.2 Bagi Pembaca..........................................................................................3
BAB II METODE PENELITIAN
2.1 Jenis Penelitian................................................................................................4
2.2 Populasi dan Sampel.......................................................................................4
2.2.1 Populasi...................................................................................................4
2.2.2 Sampel.....................................................................................................4
2.3 Waktu dan Tempat Pelaksanaan..........................................................................6
2.3.1 Waktu............................................................................................................6
2.3.2 Tempat Pelaksanaan......................................................................................6
2.4 Teknik Pengumpulan Data...................................................................................6
2.4.1 Observasi.......................................................................................................6
2.4.2 Wawancara....................................................................................................6
2.4.3 Kuesioner......................................................................................................7
BAB III PEMBAHASAN
3.1 Faktor Eksternal dan Internal Eksistensi Batik di Kalangan Mahasiswa
Universitas Airlangga................................................................................................8
3.2 Minat Mahasiswa Dalam Pemakaian Batik....................................................8
3.3 Pengaruh Minat Mahasiswa dalam Pemakaian Batik.....................................8
iii
3.4 Hubungan Pemakaian Batik Dengan Rasa Cinta Tanah Air..........................9
3.5 Kesan Mahasiswa dalam Pemakaian Batik.....................................................9
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan........................................................................................................10
4.2 Saran..................................................................................................................11
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................12
LAMPIRAN...............................................................................................................13
Lampiran 1...............................................................................................................13
Lampiran 2...............................................................................................................14
Lampiran 3...............................................................................................................15
Lampiran 4...............................................................................................................16
iv
BAB I
PENDAHULUAN
1
mengenai kecintaan terhadap bangsa Indonesia dengan cara menggunakan batik.
(Juniarti & Prathama, 2023)
Dapat diartikan bahwa batik telah melekat menjadi jati diri bangsa. Tanggal 2
Oktober diperingati sebagai hari Batik Nasional setiap tahunnya. Sejak kecil
terutama saat masa pendidikan mengenakan batik adalah hal yang telah diajarkan.
Melalui hal sederhana ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.
Namun, pemahaman batik mengalami pergeseran makna. Pergeseran makna
filosofis ini berubah orientasinya ke arah industri bisnis pakaian. Hal ini
mengakibatkan generasi muda tidak memahami nilai filosofis dan cenderung
melihat batik sebagai komoditas pakaian.
Mahasiswa sebagai generasi muda sering kali mengenakan batik dalam
beragam gaya berpakaian. Mereka tentunya mengerti dengan perkembangan batik
serta paham dengan makna dari batik sebagai budaya Indonesia. Melalui
penggunaan batik ini mahasiswa berarti memiliki rasa cinta terhadap budaya
Indonesia. Hal ini terlihat dalam keseharian mahasiswa yang menggunakan batik
dalam kegiatan perkuliahan yang ada di Universitas Airlangga, Surabaya
1.3 Tujuan
Tujuan yang diharapkan dalam field study ini adalah :
2
1. Menggambarkan faktor eksternal dan internal eksistensi batik dikalangan
mahasiswa Universitas Airlangga.
4. Mengetahui hubungan atara pemakaian batik dengan rasa cinta tanah air.
kesan mahasiswa dalam pemakaian batik.
1.4 Manfaat
Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai, field study ini diharapkan dapat
memberikan manfaat sebagai berikut :
3
BAB II
METODE PENELITIAN
2.2.2 Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi atau wakil populasi yang diteliti
dan diambil sebagai sumber data serta dapat mewakili seluruh populasi
(Asrulla dkk., 2023). Secara sederhana sampel merupakan sebagian dari
jumlah dan karateristik yang dimiliki oleh populasi. Dengan jumlah
mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya yang banyak. Metode
penelitian yang digunakan adalah Convenience Sampling, dengan
mahasiswa Unversitas Airlangga sebagai populasi dan beberapa
4
mahasiswa Universitas Airlangga dari kampus A, B dan C sebagai
sampel. Sampel berjumlah 11 responden pada sesi wawancara, 7
responden melalui pengisian kuesioner melalui g-form. Daftar sampel
yang digunakan penulis sebagai berikut :
5
2.3 Waktu dan Tempat Pelaksanaan
2.3.1 Waktu
Field Study dilaksanakan pada hari dan tanggal berikut :
Hari : Senin
Tanggal : 6 November 2023
Pukul : 09.00 – 12.00
Pengisian kuesioner melalui g-form pada 6-8 November 2023
2.3.2 Tempat Pelaksanaan
Kegiatan Field Study dilaksanakan di Kampus B dan GKB, Kampus C
Universitas Airlangga Surabaya.
2.4.2 Wawancara
Wawancara adalah kegiatan tanya jawab secara lisan yang
dilaksanakan untuk memperoleh informasi dari suatu topik. Penulis
membuat daftar pertanyaan yang diajukan sebagai sarana untuk
mendapatkan informasi dari responden. Berikut merupakan daftar
pertanyaan yang digunakan:
1. Identitas (Nama dan Fakultas)
6
2. Seberapa sering Anda menggunakan batik?
3. Apa yang menjadikan Anda terinspirasi menggunakan batik?
4. Kapan biasanya Anda menggunakan batik?
5. Dimana biasanya Anda menggunakan batik?
6. Bagaimana kesan pertama Anda saat menggunakan batik?
7. Menurut Anda, mengapa pemakaian batik berhubungan dengan
rasa cinta tanah air?
8. Adakah pengaruh minat generasi remaja dalam pemakaian batik
terhadap pelestarian batik di Indonesia?
2.4.3 Kuesioner
Kuesioner adalah metode pengumpulan data dengan memberikan
beberapa pertanyaan secara tertulis kepada responden. Penulis
melaksanakan kegiatan kuesioner menggunakan media online berupa g-
form. Dalam kuesioner tersebut berisi pertanyaan diantaranya:
1. Identitas (Nama dan Fakultas)
2. Seberapa sering Anda menggunaka batik?
3. Apa yang menjadikan Anda terinspirasi menggunakan batik?
4. Kapan biasanya Anda menggunakan batik?
5. Dimana biasanya Anda menggunakan batik?
6. Bagaimana kesan pertama Anda saat menggunakan batik?
7. Menurut Anda, mengapa pemakaian batik berhubungan dengan
rasa cinta tanah air?
8. Adakah pengaruh minat generasi remaja dalam pemakaian batik
terhadap pelestarian batik di Indonesia?
7
BAB III
PEMBAHASAN
4.1 Faktor Eksternal dan Internal Eksistensi Batik di Kalangan Mahasiswa Univ
ersitas Airlangga
Berdasarkan hasil wawancara dan pengisian g-form kepada mahasiswa Univer
sitas Airlangga menunjukkan bahwa eksistensi batik di kalangan mahasiswa terda
pat faktor interal dan eksternal. Faktor internal dipengaruhi adanya kesadaran terh
adap budaya Indonesia yaitu dengan menggunakan batik sebagai sarana melestari
kan warisan budaya. Beberapa mahasiswa termotivasi untuk menggunakan batik
dalam kehidupan sehari - hari. Faktor eksternal yaitu berupa adanya pengaruh bud
aya, tradisi lokal serta trend fashion di media sosial memotivasi kalangan mahasis
wa untuk menggunakan batik. Perpaduan corak dan gaya penggunaan batik sebag
ai pakaian, memengaruhi selera mahasiswa sehingga mereka turut mengambil per
an menggunakan batik dalam kegiatan sehari – hari maupun saat mengikuti kegiat
an perkuliahan.
8
gai gaya yang turut mengambil peran memengaruhi generasi muda. Mahasiswa ak
an semakin berminat dalam menggunakan batik dengan mengaplikasikannya dala
m beberapa model dan gaya mengikuti perkembangan trend fashion seperti rok lil
it dan obi belt.
BAB IV
PENUTUP
9
4.1 Kesimpulan
Kegiatan “field study” yang telah dilaksanakan dapat diambil kesimpulan
bahwa:
a. Mahasiswa Universitas Airlangga memiliki ketertarikan dalam
menggunakan batik yang cukup besar
b. Mahasiswa Universitas Airlangga mengungkapkan bahwa ada
keterkaitan antara rasa cinta tanah air dengan penggunaan batik
c. Melalui penggunaan batik dapat mendukung upaya pelestarian budaya
batik di Indonesia.
Kesan dan alasan mereka saat menggunakan batik ada yang berpendapat
sebab keindahan warna, corak, dan motifnya, menggunakan batik hanya saat
acara penting saja, terlihat rapi, keren, elegan, dan berwibawa, serta ada yang
merasa bangga dan menganggap pemakaian batik sebagai bentuk rasa cinta tanah
air. Mengenai peran mahasiswa dalam upaya pelestarian batik di Indonesia
sangatlah penting. Karena batik merupakan salah satu produk lokal asli Indonesia
dan merupakan warisan budaya turun-temurun bangsa yang harus di lestarikan.
Selain itu, dengan menggunakan batik sama seperti mengekspresikan rasa cinta
tanah air serta mendukung UMKM dan pengarajin batik yang ada di Indonesia.
Pembelajaran didapat dari penelitian di kalangan mahasiswa Universitas
Airlangga, Surabaya bagi peneliti adalah dengan menggunakan batik berarti
dapat mendukung upaya pelestarian batik dan sebagai wujud rasa cinta terhadap
tanah air. Melalui upaya menggunakan batik diharapkan mampu memupuk rasa
cinta terhadap tanah air.
4.2 Saran
Kesan dan alasan mereka saat menggunakan batik ada yang berpendapat
sebab keindahan warna, corak, dan motifnya, menggunakan batik hanya saat
acara penting saja, terlihat rapi, keren, elegan, dan berwibawa, serta ada yang
merasa bangga dan menganggap pemakaian batik sebagai bentuk rasa cinta tanah
10
air. Mengenai peran mahasiswa dalam upaya pelestarian batik di Indonesia
sangatlah penting. Karena batik merupakan salah satu produk lokal asli Indonesia
dan merupakan warisan budaya turun- 15 temurun bangsa yang harus di
lestarikan. Selain itu, dengan menggunakan batik sama seperti mengekspresikan
rasa cinta tanah air.
Pembelajaran di dapat dari penelitian di kalangan mahasiswa Universitas
Airlangga, Surabaya bagi peneliti adalah dengan menggunakan batik berarti
dapat mendukung upaya pelestarian batik dan sebagai wujud rasa cinta terhadap
tanah air. Melalui upaya menggunakan batik diharapkan mampu memupuk rasa
cinta terhadap tanah air.
DAFTAR PUSTAKA
Asrulla, A., Risnita, R., Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan Sampling
(Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam
Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.
11
Hasibuan, M. P., Azmi, R., Arjuna, D. B., & Rahayu, S. U. (2023). Analisis
Pengukuran Temperatur Udara Dengan Metode Observasi. GABDIMAS
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 8–15.
Yudhi, L. (2019). Batik Tulis sebagai Warisan Budaya Dunia dalam Menanamkan
Rasa Cinta Tanah Air Generasi Muda Indonesia. Commed: Jurnal
Komunikasi Dan Media, 4(1), 01–15.
LAMPIRAN
Lampiran 1
Dokumentasi kegiatan observasi dan wawancara.
12
13
Lampiran 2
Tampilan kuesioner melalui g-form
Lampiran 3
Daftar Informan
14
2. Ajeng Mahasiswi Kampus C, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Kesehatan Masyarakat)
3. Fashakan Mahasiswa Kampus B, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
4. Ridha Shakila Mahasiswi Kampus A, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Kedokteran)
5. Davina Mahasiswi Kampus A, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Kedokteran)
6. Nasywa Mahasiswi Kampus A, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Kedokteran)
7. Ade Ferdinan Mahasiswa Kampus C, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Sains dan Teknologi)
8. Mattew Mahasiswa Kampus B, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Ilmu Budaya)
9. Indra Vokasi
10. Rian Fahrizki Vokasi
11. Rifki Vokasi
12. Alin Mahasiswi Kampus C, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Sains dan Teknologi)
13. Sumitro Vokasi
14. Angel Kusuma Dewi Mahasiswi Kampus B, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)
15. Marsanda Lintang Mahasiswi Kampus B, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)
16. Fahmi Ramadhan Siregar Mahasiswa Kampus B, Universitas
15
Airlangga Surabaya
(Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
17. Christine Laurentina Harahap Mahasiswi Kampus C, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Sains dan Teknologi)
18. Faradisa Novianti Putri Mahasiswi Kampus C, Universitas
Airlangga Surabaya
(Fakultas Kesehatan Masyarakat)
Lampiran 4
Hasil Wawancara dengan beberapa sampel mahasiswa Universitas Airlangga
Surabaya.
Narasumber 1
Nama: Jenoya Dwimauly
Fakultas: Kesehatan Masyarakat
16
dengan rasa cinta tanah air? Indonesia
7. Adakah pengaruh minat remaja Ada sih, soalnya kan batik dijaman
dalam pemakaian batik sekarang tuh banyak modifikasinya atasan
terhadap pelestarian batik? atau bawahannya, dan lucu-lucu juga.
Cuma ya itu orang-orang jarang tau
Narasumber 2
Nama: Ajeng
Fakultas: Kesehatan Masyarakat
17
dengan rasa cinta tanah air? jadi kita bisa menunjukkan bahwa kita
mencintai tanah air ini dan mencintai
budaya kita sendiri.
7. Adakah pengaruh minat remaja Ada pengaruhnya banget, mahasiwa yang
dalam pemakaian batik pakai batik itu berarti mereka mencintai
terhadap pelestarian batik? budaya sendiri dan mencintai tanah air.
Dari situ juga kita bisa menjadi generasi
yang bisa untuk mengenalkan budaya kita
sendiri kepada orang banyak
Narasumber 3
Nama: Fashakan
Fakultas: Ekonomi dan Bisnis
18
pemakaian batik berhubungan budaya ya sehingga kita itu belajar untuk
dengan rasa cinta tanah air? mencintai tanah air dengan melestarikan
budaya kita sendiri
7. Adakah pengaruh minat remaja Ada saja, termasuk di pecinta fashion ya,
dalam pemakaian batik kan batik itu termasuk fashion sehingga itu
terhadap pelestarian batik? bisa dapat menjadi inspirasi untuk remaja
remaja sekarang dalam menggunakan batik.
Narasumber 4
Nama: Ridha Shakila
Fakultas: Kedokteran
19
7. Adakah pengaruh minat remaja Ada, batik itu terus berkembang secara
dalam pemakaian batik terus menerus ya, kayak mungkin beberapa
terhadap pelestarian batik? orang ga suka pakai batik soalnya kayak
jadul banget tapi kalau misalkan orang-
orang yang paham atas dasar ke estetika
batik itu sendiri jadi mereka kayak ngga
mempertimbangkan lagi buat pakai batik,
kalo dari minat juga didampingin sama
trend juga juga ya. Biasanya anak-anak
muda ngikutin trend yang ada di sosial
media, jadi kayak misal ada konten-konten
yang menimbulkan rasa cinta tanah air buat
pakai batik itu tentu minatnya bakal baik.
Narasumber 5
Nama: Rifki
Fakultas: Vokasi
No. Pertanyaan Jawaban
1. Seberapa besar/sering minat Minat saya cukup besar, lumayan sih
Anda dalam pemakaian batik? soalnya salah satu kebiasaan saya juga
memakai batik. Pakaian saya juga banyak
yang batik karena untuk mewariskan
budaya gitu.
2. Apa yang menjadikan Anda Untuk acara-acara formal sama untuk
terinspirasi menggunakan melestarikan budaya
batik?
3. Kapan dan dimana Anda Pakai batik udah dari dulu, lama banget.
menggunakan batik? Biasaya saya pakai batik di acara seminar,
acara formal, dikampus
4. Bagaimana kesan pertama Anda Keren dan bangga
20
saat menggunakan batik?
6. Menurut Anda, mengapa Karena batik itu termasuk budaya lokal,
pemakaian batik berhubungan dan hasil karya dari bangsa. Sehingga
dengan rasa cinta tanah air? dengan memakai termasuk melestarikan
dan sebagai wujud rasa cinta tanah air
7. Adakah pengaruh minat remaja Ada, kalau misalnya setiap orang atau
dalam pemakaian batik banyak pemuda yg pakai batik itu kayak
terhadap pelestarian batik? mencerminkan anak-anak bangsa.
Narasumber 6
Nama: Davina
Fakultas: Kedokteran
21
6. Menurut Anda, mengapa Karena batik itu termasuk seni tradisional
pemakaian batik berhubungan Indonesia. Jadi dengan memakai atau
dengan rasa cinta tanah air? melestarikan itu termasuk sebagai wujud
rasa cinta tanah air.
7. Adakah pengaruh minat remaja Ada, karena kan emang akhir-akhir ini di
dalam pemakaian batik sosial media ada beberapa influencer yang
terhadap pelestarian batik? memberdayakan batik dan mengajak
orangorang di internet memakai batik gitu.
Narasumber 7
Nama: Nasywa
Fakultas: Kedokteran
22
dapat melestarikan batik
7. Adakah pengaruh minat remaja Ada, mungkin mereka bisa
dalam pemakaian batik mengembangkan inovasi baru atau bikin
terhadap pelestarian batik? model baru untuk jadi style nya itu style
yang suka dipakai anak-anak jaman
sekarang tapi memakai motif batik gitu
Narasumber 8
Nama: Ade Ferdian
Fakultas: Sains dan Teknologi
23
tergerus
Narasumber 9
Nama: Matthew
Fakultas: Ilmu Budaya
24
buat baju yang biasa-biasa aja jadi
fashionable, misal dijadiin jaket lah atau
dipadukan dengan apa gitu jadi kelihatan
lebih modern dan fashionable. Jadi itu bisa
menarik buat semua orang
Narasumber 10
Nama: Indra
Fakultas: Vokasi
25
Narasumber 11
Nama: Rian Fahrizki
Fakultas: Vokasi
26
27
Quantum computing is a branch of computing that uses the laws of quantum mechanics to process information in fundamentally new ways.
The kidneys are two bean-shaped organs located in the lower back that play a crucial role in filtering and cleaning the blood.
A <b>magnetic field</b> is a fundamental concept in physics that describes the influence exerted by magnets and moving electric charges. It is one part of the electromagnetic field, the other part being the electric field. In simple terms, a magnetic field can be thought of as an invisible force field that extends through space and affects magnetic materials and moving charges. At each point, the field has both a strength (magnitude) and a direction, making it what mathematicians call a vector field.