PROPOSAL USAHA
ES SUJEL (SUSU JELLY)
Disusun oleh:
Aulia al ‘Iffah X.03/20.21/02.11193
Desi Haryanti X.03/20.21/02.11130
Widodo X.03/20.21/02.11198
Dosen pengampu :
Drs. Arif Effendi, MH
FAKULTAS TARBIYAH
Jurusan Pendidikan Agama Islam
Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta
Tahun Ajaran 2020/2021
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Ketersediaan minuman yang dijual di pasaran sangat memprihatinkan karena
minuman yang dijual di pasaran rentan terhadap bahan pengawet, padahal
masyarakat yang meminati minuman seperti es misalnya sangat banyak. Melihat hal
ini menjadikan kami terdorong untuk membuat minuman yang sehat dan berkualitas
tanpa bahan pengawet bagi masyarakat
Biasanya masyarakat lebih suka membeli minuman seperti es dari pada
membuatnya sendiri, oleh karena itu dimanfaatkanlah usaha minuman untuk
memenuhi kebutuhan pelanggan, dari pemikiran inilah kami mempunyai ide untuk
membuat bisnis minuman.
B. Ruang lingkup usaha
Proposal usaha merupakan bentuk pengajuan atau permohonan, penawaran
baik itu berupa ide, gagasan, pemikiran maupun rencana kepada pihak lain untuk
mendapatkan dukungan baik itu yang sifatnya izin, persetujuan, dana dan lain - lain.
Proposal juga dapat diartikan sebagai sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis
yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelaskan sebuah rencana dan tujuan
suatu kegiatan kepada pembaca. Terdapat dua aspek penting yang mendasari
dibuatnya proposal ini yaitu:
1. Aspek Edukasi
Proposal ini dibuat sebagai tugas kelompok mata kuliah kewirausahaan
Untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam berwirausaha
2. Aspek Bisnis
Membuka lapangan pekerjaan.
Mencari keuntungan atau laba.
Menarik minat konsumen agar mendapatkan manfaat dari minuman susu.
Mencapai target penjualan.
Berguna merencanakan pembangunan usaha kecil menengah yang bergerak dalam
bidang produksi sekaligus penjualan minuman segar yang sehat dan bergizi.
C. Visi dan Misi
Visi : Menjadikan Es SUJEL (Susu Jelly) sebagai pusat penjualan dan penguasa pasar
minuman es sujel bagi masyarakat
Misi : Memberikan pelayanan terbaik dengan menjual es sujel yang sehat
berkualitas tanpa bahan pengawet
D. Analisis SWOT
Strength (Kekuatan)
Es Sujel ini sangat lezat berbeda dengan es yang lainnya dan bukan hanya rasanya
saja yang lezat namun namun juga mengenyangkan dan segar dengan warna yang
menarik.
Weakness (Kelemahan)
Es Sujel ini tidak tahan lama, sehingga setelah lewat sehari, rasanya menjadi
berbeda.
Opportunity (Peluang)
Es Sujel ini akan sangat berpeluang masuk dihati para konsumennya, dengan cita
rasa yang menggoda dan Warna warni menyalanya serta jelly dan sirup yang
menarik menjadi daya tarik utama konsumen untuk mencobanya.
Threatment (Ancaman)
Es Sujel sangat mudah untuk memasuki pasar, namun saingan dari Es Sujel pun
terbilang banyak. Karena banyak penjual minuman yang menjual berbagai macam
jenis minuman lainnya. Selain pesaing pasar, cuaca juga merupakan ancaman.
Karena pada saat cuaca hujan atau mendung kami tidak bisa berjualan.
E. Jadwal Kegiatan
TANGGAL HARI JAM KETERANGAN
1 Mei 2021 Sabtu 09:00-12:00 Membuat Produk
13:00-17:00 Menjual Produk
8 Mei 2021 Sabtu 09:00-12:00 Membuat Produk
13:00-17:00 Menjual Produk
15 Mei 2021 Sabtu 09:00-12:00 Membuat Produk
13:00-17:00 Menjual Produk
22 Mei 2021 Sabtu 09:00-12:00 Membuat Produk
13:00-17:00 Menjual Produk
29 Mei 2021 Sabtu 09:00-12:00 Membuat Produk
13:00-17:00 Menjual Produk
Alasan kami hanya berdagang pada hari Sabtu adalah, agar konsumen tidak bosan untuk
membeli dan menikmati es Sujel buatan kami.
BAB II
TINJAUAN UMUM
A. Aspek Manajemen Usaha
1. Nama Perusahaan
Nama perusahaan yang akan kami gunakan untuk usaha ini adalah “ES SUJEL SEMOGA
JAYA”. Alasan kami memakai nama perusahaan ini karena kami berharap agar usaha
kami ini sesuai dengan namanya JAYA, serta produk yang saya jual adalah minuman es
susu jelly.
2. Lokasi Usaha
Lokasi usaha yang kami pilih bertempat di rumah salah satu dari kami, yang berlokasi di
Kr.asem, Laweyan, Surakarta.
3. Sruktur Organisasi
Struktur organisasi dari perusahaan ini direncanakan hanya memiliki 4 orang karyawan
dan 1 bendahara. Adapun perincian tugas-tugas karyawan-karyawan tersebut adalah
sebagai berikut:
a. Pemimpin bertugas untuk mengatur, mengawasi, dan ngecek tugas-tugas tiap tim.
b. Bendahara, bertugas menyimpan mencatat, dan melaporkan semua hasil penjualan
kepada pemimpin.
c. Tim Kreatif bertugas untuk mengembangkan usaha es Sujel
d. Tim Riset bertugas untuk mempelajari tren macam-macam minuman, karakteristik
dan permintaan konsumen.
e. Tim Pemasaran bertugas untuk menangani aktivitas penjualan dan pemasaran.
f. Tim produksi bertugas untuk memproduksi produk minuman Es Sujel.Namun karena
kami hanya bertiga, maka kami bertiga menghadle masing masing dua posisi
sekaligus. Struktur ini hanya digunakan di tahun pertama sejak perusahaan
beroperasi. Setelah itu, kemungkinan akan ada penambahan karyawan sesuai
dengan perkembangan usaha ini, sehingga struktur akan berubah sesuai dengan
jumlah karyawan yang dibutuhkan.
4. Bentuk Badan Usaha
Bentuk badan usaha yang kami dirikan adalah bentuk badan usaha perseorangan.
B. Aspek Produksi
1. Nama Produk
Nama produk yang kami buat dan kami jual adalah Es Sujel. Alasannya karena produk
yang saya produksi ini adalah es yang terbuat dari campuran jelly beraneka warna dan
susu murni.
2. Bahan dan Peralatan
BAHAN BAHAN TIDAK
PERALATAN
LANGSUNG LANGSUNG
Susu murni Botol sekali pakai Pisau
Bubuk jelly instan Sedotan Talenan
Sirup aneka warna Gas lpj Termos Es
Pewarna makanan
Gula Sendok
Air
Es batu
3. Proses Produksi
Buka bungkus jelly kemasan instan, tuang kedalam panci yang telah di
siapkan, beri air secukupnya dan beri tambahan gula.
Lalu aduk hingga merata, baru nyalakan kompor dengan api sedang menuju
kecil, agar tidak gosong, tetap aduk perlahan.
Siapkan panci kedua, lalu tuang susu murni kedalamnya, beri sirup sesuai
warna jelly, tambahkan sedikit pewarna makanan lalu diaduk perlahan
hingga mendidih.
Kemudian angkat keduanya, biarkan dingin dan jelly mengeras, lalu potong
potong jelly berbentuk kotak kotak kecil.
Siapkan botol sekali pakai, masukkan jelly yang sudah di potong, beri
rebusan susu, terakhir tambah es batu sebagai pelengkap.
4. Contoh Produk
C. Aspek Pemasaran
1. Tujuan pemasaran
Adalah untuk mengenalkan produk minuman kepada masyarakat, agar masyarakat bisa
tertarik dengan minuman yang kami promosikan sehingga nilai beli konsumen bisa
tinggi, dan kami juga bertujuan untuk memenuhi selera konsumen yang semakin hari
semakin meningkat.
2. Konsep pemasaran
Produk
Produk yang kami pasarkan adalah jenis minuman es yang kami desain dengan
inovasi yang agak berbeda dengan yang lainnya.
Tempat
Tempat yang akan kami jadikan pemasaran adalah wilayah sekolahan, kampus, dan
komplek perumahan agar pemasaran bisa laku cepat.
Harga
Harga yang kami tawarkan cukup terjangkau, sesuai dengan harga yang sudah
beredar di pasaran dengan kualitas minuman teruji.
Promosi
Promosi usaha yang kami lakukan yakni dengan membuat brosur melalui internet
atau jejaring sosial, agar tidak hanya orang dekat saja yang mengetahui tapi orang
jauhpun bisa tahu usaha kami.
Distribusi
Distribusi produk kami melalui keliling dari sekolahan, kampus, dan komplek
perumahan agar masyarakat cepat tahu tentang produk yang kami pasarkan.
D. Aspek Finansial
1. Permodalan
Modal awal : Rp 2000.000,-
2. Rencana anggaran biaya ( RAB )
Biaya bahan baku selama 5 kali produksi (1bulan)
No Keterangan Q P Q.P
1. Gula pasir 2 kg Rp 15.000 Rp 30.000
2. Susu murni 5 lt Rp 11.000 Rp 55.000
3. Jelly sachet instan 5 bks Rp 5000 Rp 25.000
warna warni
4.
5. Es batu 10 blk Rp 1.000 Rp 10.000
6. Sirup warna warni 5 btl Rp 19.000 Rp 95.000
7. Gas lpj 1 tabung
3kg
8 Gelas minum pelastik 5 bks Rp 20.000 Rp 100.000
9. Sedotan pelastik 5 bks Rp 4.000 Rp 20.000
Jumlah Rp 434.000
3. Harga pokok penjualan
Harga pokok = biaya bahan baku
jumlah produksi
= Rp 434.000
300
= Rp 1.447
4. Harga jual produk
Harga jual = harga pokok + ( % laba x harga pokok )
= Rp 1.447 + ( 300 % x Rp 1.447)
= Rp 1.447 + Rp 4.341
= Rp 5.788 / gelas
= (Rp 6.000 / gelas) terlaksana
5. Keuntungan yang Tercapai
Pendapatan sebulan (5x produksi)
= ( harga jual x jumlah produksi ) – bahan baku
= (Rp 6.000 x 300 ) – Rp 434.000
= Rp 1.366.000
6. Pembuktian BEP
Perhitungan BEP
BEP Unit = (Biaya Tetap)/ (Harga per unit – Biaya Variabel per unit)
= Rp 16.000,- / (Rp 6.000,- - Rp 1.447,-)
= 3,5 gelas
Dengan demikian, kami harus menjual 3,5 gelas untuk mencapai unit titik impas.
Berikut ini kami tampilkan perhitungan laporan laba/rugi BEP
Pembuktian BEP
Laporan laba/rugi BEP
Penjualan 300 unit
3,5 x 6000 Rp 21.000,-
Dikurangi: Beban variabel
3,5 x 1447 ( 5.065,-)
Margin Kontribusi Rp 16.000,-
Dikurangi: Beban Tetap ( 16.000,-)
0
1.800.000
1.366.0000
0
400.000
21.000
16.000
0 3,5 30 300
7. Laporan Keuangan
a. Laporan Laba/Rugi
ES JENAS
PROYEKSI LAPORAN LABA/RUGI
PER JANUARI 2015
PENDAPATAN
Penjualan Rp 1.800.000,-
Total Penjualan Rp 1.800.000,-
BIAYA-BIAYA
Biaya Bahan Baku (by variabel) (Rp 434.000,-)
LABA KOTOR Rp 1.366.000,-
Biaya Tetap (Rp 16.000,-)
LABA BERSIH Rp 1.350.000,-
b. Laporan Perubahan Ekuitas
ES JENAS
PROYEKSI LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
PER JANUARI 2015
Modal Awal Rp 450.000,-
Penarikan -
Laba Bersih Rp 1.350.000,-
Modal Akhir Rp 1.800.000,-
c. Neraca Awal
ES JENAS
NERACA
PER OKTOBER 2014
AKTIVA PASIVA
Kas Rp 450.000,- Modal:
Modal Shabrina Rp 450.000,-
d. Neraca Akhir
ES JENAS
NERACA
PER OKTOBER 2014
AKTIVA PASIVA
Kas Rp 1.350.000,- Modal:
Modal Shabrina Rp 1.350.000,-
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berwirausaha merupakan peluang mengembangkan usaha sesuai kemampuan pribadi
masing-masing, namun seorang wirausaha harus mempunyai kecakapan dalam melihat
analisis SWOT, sehingga dapat mengembangkan usaha dengan baik dan lancar, tidak
menimbulkan kegagalan produksi ditengah jalan, maka seorang wirausaha harus
merencanakan usaha semaksimal mungkin, agar usaha berkembang dengan cepat seorang
wirausaha harus menjalin partner usaha dengan pengusaha lain, tidak hanya mendirikan
usaha sendiri, tetapi merintis usaha bercabang agar kelangsungan usaha berpotensi meluas.
Laporan ini dibuat untuk keperluan tugas kelompok mata kuliah Kewirausahaan.
Penulisan laporan tugas kewirausahaan juga bertujuan untuk penilaian objektif mata kuliah
kewirausahaan agar dapat memberikan nilai tambahan yang akan diperoleh oleh
mahasiswa.
Kami sudah menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dan sangat merasakan manfaat
dari tugas yang diberikan, yaitu kami dapat mengetahui cara berwirausaha, membuat artikel
atau proposal dan dapat melakukan usaha. Kemudian manfaat yang lebih penting adalah
membuat penulis dan anggota kelompok lainnya menjadi lebih bertanggung jawab terhadap
tugas yang diberikan.
Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih sebesar - besarnya kepada Dosen
pengampu yang telah membimbing dan semua pihak yang turut membantu menyelesaikan
laporan tugas kelompok kewirausahaan ini.