Anda di halaman 1dari 2

Tes EPPS (Edward Personal Preference Schedule) mungkin tidak asing bagi para pembaca belajar psikologi, Saya

yakin demikian karena alat tes psikologi ini mungkin pernah anda lakukan. Sebenernya apa ya Tes EPPS (Edward Personal Preference Schedule) itu? Sebelum kita mengetahui hal itu, alangkah baiknya kita mengetahui sejarah dan termasuk tes apakah alat tes psikologi ini. Kalimat Edward Personal Preference Schedule, bila kita bisa cermati dengan seksama ternyata kita dapat mengetahui sedikit sejarah dan fungsi dasar dari tes ini. Pasti para pembaca sudah mengetahui pembuat alat tes ini adalah Edwards yang digunakan sebagai tes kepribadian. Sangat sederhana sekali bukan?Oh ternyata tidak sesederhana itu. Dalam alat tes psikologi ini terdapat berbagai aspek need yang diungkap, diantaranya; - Kemampuan untuk berprestasi - Kemampuan menyesuaikan diri - Kemampuan menunaikan tugas - Kebutuhan untuk menunjukan diri - Kebutuhan untuk mandiri - Kebutuhan untuk berempati - Kebutuhan perhatian terhadap sesama - Kebutuhan akan hubungan sosial - Keinginan untuk memimpin - Keinginan untuk kompromi - Kebutuhan memberikan perhatian - Kebutuhan akan stimulasi dari luar - Kemampuan mengahdapi berbagai rintangan - Kebutuhan memberikan perhatian dari lawan jenis - Kebutuhan untuk bertentangan dengan orang lain Cukup banyak sekali aspek yang diungkap EPPS, namun pada dasarnya tes ini akan dikelompokan menjadi tiga aspek, yaitu sikap kerja, aspek sosial, dan aspek emosi. Alat tes ini tergolong Tes Inventori Kepribadian, dimana kita disuguhi deretan soal dalam satu buku tes EPPS dan diminta untuk memilih suatu pernyataan yang disukai. Saya tidak akan membahas terlalu jauh isi dari tes ini karena keterbatasan kode etik Psikologi. Tapi para pembaca Situs Belajar Psikologi jangan kecewa, dalam Artikel ringan kali ini, saya akan berbagi bagaimana cara menyajikan tes EPPS dan tips mengerjakan EPPS Cara Menyajikan Alat Tes EPPS, berikut langkah-langkahnya: 1. Berikan lembar jawaban pada subjek, kemudian minta subjek untuk mengisi identitas (nama, umur, jenis kelamin, dan tanggal tes) 2. Bagikan buku soal pada subjek 3. Penguji memberikan petunjuk kepada Subjek bagaimana cara mengerjakan tes 4. Penguji menanyakan kembali apakah subjek ada pertanyaan sebelum mengerjakan tes 5. Sebelum tes berakhir ada baiknya penguji meminta subjek untuk mengecek kembali apakah ada soal yang terlewati. 6. Pastikan Penguji menyajikan tes sesuai waktu yang ditentukan, untuk Indonesia lebih kurang 60 menit. Tips mengerjakan Tes Psikologi EPPS (Edward Personal Preference Schedule) 1. Sebelum mengerjakan tes hendaknya melakukan istirahat yang cukup 2. Cermati betul dan lakukan yang diminta penguji anda 3. Jangan pernah asal-asalan dalam menjawab soal, karena jawaban anda sangat berpengaruh sekali

dengan hasil tes. 4. Jangan pernah melakukan kebohongan pada saat menjawab soal. Percuma saja anda berbohong karena tes EPPS ini telah disusun sedemikian rupa oleh penyusunnya, korelasi yang tinggi antara keadaan keluar dengan keadaan dalamnya dan menyajikan dua pernyataan yang mengungkapkan trait yang berbeda dalam setiap nomor. 5. Kerjakan soal dengan rileks, dengan itu anda mampu mengerjakan dengan baik. Sebelumnya saya telah membuat sebuah artikel Psikologi mengenai Tes Inventori dan Tes Kepribadian EPPS (Edward Personal Preference Schedule), Tes DAP (Draw A Person) atau juga sering disebut DAM (Draw A Man) merupakan salah satu bentuk alat tes Psikologi yang sering kita jumpai di saat proses assessment psikologi. Tes DAP atau DAM diciptakan oleh GOODENOUGH (1921) yang tergolong tes individual. Seorang tokoh tes psikologi Levy mengemukakan beberapa kemungkinan dalam penggunaan Tes DAM (Draw A Man) atau tes DAP (Draw A Person, diantaranya sebagai berikut: 1. Gambaro rang tersebut merupakan proyeksi daripada self concept 2. Proyeksi dari sikap individu terhadap lingkungan 3. Proyeksi daripada ideal self image nya 4. DAM sebagai statu hasil pengamatan individu terhadap lingkungannya 5. Sebagai ekspresi pada kebiasaan dalam hidupnya 6. Ekspresi keadaan emosi 7. Sebagai proyeksi sikap subjek terhadap situasi tes 8. Sebagai ekspresi sikap subjek terhadap kehidupan pada umumnya 9. Ekspresi sadar dan ketidaksadaran Berikut saya sedikit memaparkan beberapa persiapan yang perlu dipersiapkan oleh tester (penyaji) sebelum melakukan Tes DAM (Draw A Man) atau tes DAP (Draw A Person) 1. Seorang tester harus mampu memberikan instruksi tes yang jelas. Instruksi: - Meminta tester untuk mengisi nama, jenis kelamin dan usia - Memberikan instruksi sebagai berikut Silahkan saudara menggambar manusia, bentuk terserah, yang penting orang lain kalau melihat tahu bahwa itu gambar manusia - Setelah testee selesai menggambar manusia, mintalah dia untuk menceritakan sedikit aktifitas tentang orang yang di gambarnya. 2. Menyediakan sarana dan prasarana yang di perlukan - Kertas HVS ukuran 8,5 X 11 - Pensil HB - Penerangan yang cukup - Ruangan yang memadai, kondusif 3. Melakukan interpretasi tes dengan baik yang sesuai dengan norma yang ada, agar mampu melakukannya, hal ini perlu dilatih.