Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Profil Belajar Murid Kelas:Vii SMPN 2 Larantuka
Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Profil Belajar Murid Kelas:Vii SMPN 2 Larantuka
Tabel 3. Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Profil Belajar Murid ini dilakukan secara spontan sesuai
keinginan siswa.
Konten dan Proses Saat Guru juga Guru membuat beberapa sudut
menjelaskan menyediakan belajar atau display yang
guru kesempatan bagi ditempel di tempat-tempat
menggunakan murid untuk berbeda untuk memberikan
banyak gambar mengakses kesempatan murid bergerak saat
dan video sumber belajar mengakses informasi.
tentang yang dapat di
pencemaran bacanya .
udara sebagai
alat bantu
visual.
Dalam contoh diatas,guru mendiferensiasi pembelajaran dengan mempertimbangkan perbedaan gaya belajar.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
BERDIFERESIASI DAN SOSIAL EMOSIONAL
A. KOMPETENSI DASAR
3.9 Menganalisis terjadinya pencemaran lingkungan dan dampaknya bagi ekosistem.
4.9 Membuat tulisan tentang gagasan penyelesaian masalah pencemaran di lingkungannya berdasarkan
hasil pengamatan
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan pembelajaran yang akan dicapai yaitu:
1. Melalui observasi langsung siswa dapat menunjukkan sikap religius, tanggung jawab, disiplin, dan
jujur pada materi pencemaran lingkungan (Pencemaran udara)
2. Melalui pengamatan gambar,video dan literasi siswa dapat menentukan jenis-jenis pencemaran
lingkungan.
3. Melalui pengamatan gambar,video dan literasi siswa dapat menganalisis factor-faktor penyebab
pencemaran udara.
4. Melalui pengamatan gambar dan literasi siswa dapat menganalisis dampak pencemaran udara
5. Melalui pengamatan gambar,video,dan literasi siswa dapat menganalisis cara penanggulangan
pencemaran udara.
6. Membuat tulisan tentang gagasan penyelesaian masalah pencemaran di lingkungannya berdasarkan
hasil pengamatan
STOP SEJENAK
TEKNIK STOP
Sebagai ice breaking dilakukan gerak oleh guru dan siswa dengan
memperhatikan gerak yang ditayangkan pada video atau dipimpin oleh
guru secara langsung .
4. MENGEMBANGKAN DAN MENYAJIKAN HASIL KARYA
Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan
karya yang sesuai seperti menyiapkan jawaban sesuai tujuan
belajar.
Siswa mempresentasikan hasil diskusi dengan cara menulis dan
menempelkan ke media yang sudah disiapkan berdasarkan
pencapaian tujuan pembelajaran.
Kesempatan dialog diberikan kepada kelompok yang lain untuk
memberikan pertanyaan dan tanggapan mengenai materi yang
dipresentasikan dan kelompok yang tampil memberikan tanggapan
balik
F. PENILAIAN
1. Sikap
Teknik : Observasi
Bentuk : Jurnal dan Penilaian Diri
Instrument : Terlampir
2. Pengetahuan
Teknik : Tertulis
Bentuk : Tes Tertulis dan Penugasan
Instrument : Terlampir
3. Ketrampilan
Teknik : Praktek
Bentuk : Unjuk Kerja
Instrument : Rubrik Penilaian
a. Jurnal
Nama Sekolah : SMPN 2 Larantuka
Kelas/Semester : VII/II
Mata Pelajaran : IPA
Tahun Ajaran : 2021/2022
Catatan Butir
No Nama Peserta Didik Ket. Ttd Tindak Lanjut
Perilaku Sikap
1.
2.
b. Penilaian Diri
Nama Peserta Didik :
Kelas :
Semester :
Petunjuk! Berilah tanda centang ( ) pada kolom 1 = sangat jarang; 2 = jarang 3 Sering 4 = Selalu,
sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
No Pernyataan 1 2 3 4
Saya bersyukur kepada Tuhan dengan berdoa sebelum dan
1.
sesudah pembelajaran
2. Saya menonton video dengan tenang
3. Saya membaca dengan tekun materi dari guru
4. Saya menyelesaikan tugas tepat waktu
5. Saya berbicara secara sopan kepada kepada teman
Saya mengucapkan terimakasih setelah menerima bantuan
6.
dari teman
7. Saya berani bertanya atau menjawab pertanyaan
8. Saya berani presentasi di depan kelas
9. Saya menolong teman yang membutuhkan bantuan
10. Saya tidak melakukan aktifitas yang merugikan teman
2. Penilaian Pengetahuan
KISI-KISI LKPD 01
Materi Level Bentuk No.
Kompetensi Dasar Indikator Soal
Pokok Kognitif Soal Soal
A. Kompetensi Dasar
3.9. Menganalisis terjadinya pencemaran lingkungan dan dampaknya bagi ekosistem. 4.9.Membuat tulisan
tentang gagasan penyelesaian masalah pencemaran di lingkungannya berdasarkan hasil pengamatan
………………………………………………………………………………………………………………………..
……………………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………………….....
a.Aktifitas Manusia
……………………………………………
……………………………………………
……………………………………………..
b. Aktifitas manusia
………………………………………
………………………………………
……………………………………….
………………………………………
………………………………………..
………………………………………………..
…………………………………………………
………………………………………………….
4.Jika pencemaran udara sudah memberi dampak bagi kehidupan maka bagaiamana cara menanggulangi
pencemaran udara tersebut :
……………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………….....
1. Buat tulisan tentang factor-faktor penyebab pencemaran udara disekitar rumahmu dan
bagaimana cara menanggulanginya.Bisa kumpulkan langsung lewat tulisan atau dalam bentuk
peta konsep,dan video.
-.
Ringkasan Materi
PENCEMARAN LINGKUNGAN
Pencemaran lingkungan merupakan satu dari beberapa faktor yang dapat memengaruhi kualitas lingkungan.
Pencemaran lingkungan (environmental pollution) merupakan segala sesuatu baik berupa bahan-bahan fisika,
kimiai dan Biolog yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Menurut UU RI Nomor 23 Tahun 1997,
pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen
lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang
menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Jadi, pencemaran lingkungan
terjadi akibat dari kumpulan kegiatan manusia (populasi) dan bukan dari kegiatan perorangan (individu). Selain
itu, pencemaran dapat diakibatkan oleh faktor alam, contoh gunung meletus yang menimbulkan abu vulkanik.
Seperti meletusnya Gunung Merapi, Gunung Ile Lewotolok.
Zat yang dapat mencemari lingkungan dan dapat mengganggu kelangsungan hidup makhluk hidup disebut
polutan. Polutan ini dapat berupa zat kimia, debu, suara, radiasi, atau panas yang masuk ke dalam lingkungan.
Kapan suatu zat dapat dikatakan sebagai polutan?
1) Bila zat tersebut kadarnya melebihi batas kadar normal atau diambang batas;
2) Berada pada waktu yang tidak tepat;
3) berada pada tempat yang tidak semestinya.
Manusia tidak dapat mencegah pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh faktor alam. Tetapi manusia, hanya
dapat mengendalikan pencemaran yang diakibatkan oleh faktor kegiatannya sendiri. Seperti limbah rumah tangga,
industri, zat-zat kimia berbahaya, tumpahan minyak, asap hasil pembakaran hutan dan minyak bumi serta limbah
nuklir.
A. Pencemaran Udara
Pencemaran udara didefinisikan sebagai suatu kondisi dimana udara mengandung senyawasenyawa
kimia atau substansi fisik maupun biologi dalam jumlah yang
memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia, hewan, ataupun tumbuhan,
serta merusak keindahan alam serta kenyamanan, atau merusak barang-barang perkakas (properti).
Dalam atmosfer bumi terkandung sekitar 20% oksigen yang dibutuhkan oleh seluruh
makhluk hidup yang ada di dalamnya. Oksigen berperan dalam pembakaran senyawa karbohidrat di
dalam tubuh organisme melalui pernapasan. Reaksi pembakaran tidak hanya terjadi di dalam tubuh,
namun kita pun sering melakukannya, seperti pembakaran sampah atau lainnya.
Hasil samping dari pembakaran adalah senyawa karbon (CO2 dan CO) yang akan dibuang ke udara.
Meningkatnya populasi makhluk hidup, maka proses pembakaran pun semakin meningkat. Dengan
demikian, konsentrasi senyawa karbon di udara meningkat. Karbon dioksida amat penting bagi proses
pembuatan makanan (fotosintesis) bagi tumbuhan. Dengan demikian, peningkatan senyawa karbon di
udara dapat teratasi. Namun, dengan meningkatnya populasi manusia menyebabkan kebutuhan akan
tempat tinggal meningkat. Hal ini membuat pembukaan ladang atau hutan untuk pemenuhan
permintaan tempat tinggal ini Belum lagi kasus illegal loging (penebangan liar) yang membuat
populasi tumbuhan berkurang.
a.Kesehatan.
Pencemaran udara menurunkan kualitas udara sehingga menimbulkan banyak penyakit seperti infeksi
saluran pernapasan (ISPA) yaitu Emfisema. Emfisema adalah gejala kesulitan pengangkutan oksigen
karena CO2 di udara lebih banyak dari O2. Sehingga, tubuh akan kekurangan oksigen dan menjadi sesak
napas,berlanjut pada kematian
b. Bagi tumbuhan .
Abu vulkanik dari meletusnya gunung berapi membuat udara tercemar dan memicu terpicunya hujan
asam. Hujan asam mengandung senyawa sulfur yang bersifat asam. Kondisi asam ini dapat mematikan
tanaman setempat. Oleh karena itu kita sering menemui begitu banyak tanaman dan pohon yang rusak
akibat hujan asam atau abu vulkanik.
c. Efek Rumah Kaca
Konsentrasi karbon dioksida dan karbon monoksida yang tinggi di atmosfer akan memicu terjadinya efek
rumah kaca, yakni peningkatan suhu bumi. CO dan CO2 akan membentuk semacam lapisan yang akan
menahan panas bumi keluar, sehingga panas yang ditimbulkan bumi akan terkungkung di dalam seperti
pada rumah kaca.
CFC merupakan senyawa yang sering digunakan dalam produk-produk pendingin (freezer, AC) dan
aerosol. Ketika CFC terurai di atmosfer, maka akan memicu reaksi dengan oksigen penyusun ozon.
Dengan demikian, ozon akan terurai yang menyebabkan lapisan ozon berlubang. Padahal lapisan ozon
berfungsi sebagai pelindung Bumi dari panas yang dipancarkan oleh Matahari. Sinar UV yang dihasilkan
oleh Matahari dapat memicu kanker, dengan adanya ozon, masuknya sinar UV ini akan diredam sehingga
dampak yang ditimbulkan lebih sedikit. Apabila lapisan ozon berlubang, pemanasan global meningkat.
4.Cara Penanggulangan Pencemaran Udara :
Untuk menanggulangi pencemaran udara ada beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain:
a. Pengurangan penggunaan bahan bakar fosil,seperti minyak dan batu bara
b. Penghijauan di lahan gundul dan mencegah penebangan hutan secara liar
c. Penanaman taman kota untuk mengurangi kadar gas pencemaran
d. Sedikit menggunakan bahan bakar alternative atau menggunakan bahan bakar yang tidak
menimbulkan pencemaran
e. Pemasangan saringan gas pada pabrik-pabrik untuk menyaring gas buangan yang
membahayakan lingkungan
f. Mengurangi atau berhenti menggunakan semua CFC( Chloro Fluoro Carbon) dan CCI
SELAMAT BERDISKUSI
PEDOMAN PENSKORAN LKPD 01
No Soal Jawaban Skor
1 Lima faktor-faktor penyebab 1. Aktivitas alam : 5
pencemaran udara Gunung meletus
Kotoran hewan yang menghasilkan gas
metana yang dapat meningkatkan suhu
bumi.
2. Aktifitas manusia
Pembakaran sampah.
Asap-asap industr
.Asap kendaraan.
Asap rokok
Senyawa-kimia buangan seperti CFC, dan
lain-lain
2 Dampak pencemaran udara 1.Efek rumah kaca 4
2. Kesehatan
3. Bagi tumbuhan
4.Rusaknya lapisan ozon
3 Cara penanggulangan pencemaran 1. Pengurangan penggunaan bahan bakar 6
udara fosil,seperti minyak dan batu bara
15