MODUL AJAR
___________________________________________________
1. Informasi Umum
Nama Penyusun
: Jusriadi
Institusi
: Universitas Mulawarman
Tahun
: 2024
Jenjang Sekolah
: SMA
Alokasi Waktu
: 1 JP (1 JP x 45 Menit)
2. Tujuan Pembelajaran
Fase CP
:E/X
Elemen CP
Tujuan
Desain CP
Indikator Pencapaian Tujuan Pembelajaran Pembelajaran
Peserta didik dapat Pemahaman Sains
Pertemuan ke-1
menganalisis
2.1 Melalui pembelajaran dengan model penyebab dan
discovery
learning
dengan
metode
dampak
pengamatan dan kajian literatur peserta didik pencemaran
mampu memahami pengertian pencemaran kemudian
lingkungan, membedakan ciri lingkungan lingkungan
yang tercemar dan jenis jenis pencemaran merumuskan
berdasarkan tempat pencemarannya dengan penyelesaian
baik.
masalah
Pertemuan ke-2
pencemaran di
2.2 Melalui pembelajaran dengan model lingkungan sekitar
Problem Based Learning dengan metode pengamatan video dan kajian literature peserta
didik mampu menganalisis penyebab, dampak dan usaha mengatasi pencemaran air
dengan benar.
Pertemuan ke-3
2.3 Melalui pembelajaran dengan model Problem Based Learning dengan metode
pengamatan video dan kajian literature peserta
didik
mampu
menganalisis
penyebab, dampak, dan usaha mengatasi pencemaran udara dengan benar.
Pertemuan ke-4
2.4. Melalui pembelajaran dengan model Problem Based Learning dengan metode
pengamatan video dan kajian literature peserta didik mampu menganalisis penyebab,
dampak, dan usaha mengatasi pencemaran tanah dengan benar.
Keterampilan
Pertemuan ke-1
Proses
2.1.1 Melalui pengerjaan LKPD, peserta didik
diharapkan
mampu
memgamati,
menanyakan, merencanakan, dan melakukan penyelidikan,
mengomunikasikan
hasil,
mengevaluasi
dan
refleksi
mengenai
pemecahan masalah pada materi tentang pencemaran lingkungan, membedakan ciri
lingkungan yang tercemar dan jenis jenis pencemaran
berdasarkan
tempat
pencemarannya dengan baik.
Pertemuan ke-2
2.2.2 Melalui pengerjaan LKPD, peserta
didik diharapkan mampu memgamati,
menanyakan, merencanakan, dan melakukan penyelidikan, mengomunikasikan hasil,
mengevaluasi dan refleksi mengenai
pemecahan masalah pada materi tentang
Pencemaran air.
Pertemuan ke-3
2.2.3 Melalui pengerjaan LKPD, peserta didik diharapkan mampu memgamati,
menanyakan, merencanakan, dan
melakukan penyelidikan,
mengomunikasikan hasil, mengevaluasi dan refleksi mengenai pemecahan
masalah pada materi tentang
Pencemaran udara.
Pertemuan ke-4
2.2.4 Melalui pengerjaan LKPD, peserta
didik diharapkan mampu memgamati,
menanyakan, merencanakan, dan melakukan penyelidikan, mengomunikasikan hasil,
mengevaluasi dan refleksi mengenai
pemecahan masalah pada materi tentang Pencemaran tanah.
Kompetensi Awal :
Sebelum mempelajari modul Pencemaran lingkungan peserta didik diharapkan telah
memahami pendahuluan fisika lingkungan.
3. Profil Pelajar Pancasila
Profil Pelajar Pancasila yang memiliki kaitan erat dengan pembelajaran materi adalah
sebagai berikut:
a. Bernalar Kritis : Merefleksikan pemikiran dan proses berpikir dalam mengambil
keputusan serta berargumen
b. Kreatif : Memiliki kebebasan dalam berpikir untuk mendapatkan ide dalam mencari
solusi permasalah
c. Bergotong Royong : Kolaborasi dengan teman, bekerja sama dalam menghadapi sebuah
permasalahan
4. Sarana dan Prasarana
Menyiapkan video pembelajaran, Laptop, Jaringan Internet.
Moda PJJ Daring dan PJJ Luring
5. Keadaan Siswa
Perangkat ajar ini dirancang untuk:
Peserta didik regular/tipikal
Peserta didik dengan kesulitan belajar
Peserta didik berpencapaian tinggi
Peserta didik dengan ketunaan
Lainnya (………………………………….)
Pembelajaran ini dirancang untuk kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 8 pesera
didik..
6. Ketersediaan Materi
Ya
Tidak
Keterangan
Pengayaan untuk peserta didik CIBI
Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas, untuk siswa yang sulit
memahami konsep
7. Moda Pembelajaran
Tatap Muka
PJJ Daring
PJJ Luring
Paduan Tatap Muka dan PJJ (Blended Learning)
* Pilihan moda pembelajaran disesuaikan dengan kondisi sekolah dan aktivitas
pembelajarannya dapat dimodifikasi menyesuaikan moda pembelajaran.
Pembelajaran
Jarak : Pembelajaran yang dilakukan guru dan siswa secara Jauh
(PJJ)
dalam
langsung (tatap maya) melalui jaringan internet dengan Jaringan
menggunakan platform misalnya zoom atau Google Classroom ( google meet).
Pembelajaran
Jarak : Kegiatan pembelajarannya tidak dilakukan secara Jauh
(PJJ)
Luar
langsung antara guru dan peserta didik, misalnya berupa Jaringan
pemberian materi oleh guru menggunakan aplikasi kemudian peserta didik membaca
materi dan memahami materi secara mandiri.
Pembelajaran
Tatap : Kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi Muka (PTM)
antara peserta didik dengan pendidik.
8. Materi Ajar, Alat dan Bahan
Alat dan Bahan :
Ha
ndphone dan laptop
Media : Gambar, powerpoint, google Classroom Sumber Belajar : Youtube, buku paket, dan
artikel / jurnal terkait Prakiraan Biaya : _
9. Kegiatan Utama Pembelajaran
Pengaturan siswa
Individu
Berpasangan
Berkelompok (lebih dari dua orang)
Metode Pembelajaran
Diskusi
Presentasi
Demonstrasi
Proyek
Eksperimen
Eksplorasi
Permainan
Ceramah
Kunjungan Lapangan
Simulasi
10. Asesmen
1) Pemahaman Sains: Asesmen formatif (individu)
2) Keterampilan Proses: LKPD
11. Urutan Kegiatan
(Alokasi waktu dan aktivitas kegiatan dapat dimodifikasi menyesuaikan kondisi sekolah,
tidak harus persis sama dengan contoh berikut).
Pertemuan ke-3 (1 x 45 menit)
Materi
Aktivitas Guru
Aktivitas Peserta Didik
Alokasi
Waktu
Pembukaan
• Guru membuka pelajaran dengan • Peserta didik menjawab salam mengucapkan salam
dari guru.
• Guru menyapa sambil memeriksa
3 menit
kehadiran peserta didik
• Peserta didik berdoa sebelum
• Guru meminta salah satu peserta
dimulainya pembelajaran.
didik
untuk
memimpin
doa
sebelum mulai pembelajaran
Pendahuluan
• Guru menyapa serta memberikan • Peserta didik menyapa kembali apresiasi
dengan
mengaitkan
guru.
pertemuan sebelumnya.
• Peserta
didik
menjawab
- Apa yang kamu ingat dari
pertanyaan
pemantik
yang
pembelajaran kemarin?
diberikan.
- Bagiamana perasaanmu Ketika • Peserta didik mendengarkan mampu memecahkan
masalah
penjelasan materi.
kemarin?
• Guru memperkenalkan topik
pembelajaran tentang pencemran
udara.
10 menit
• Guru
menyampaikan
tujuan
pembelajaran 2.3.
• Guru menyampaikan manfaat
setelah belajar materi ini.
• Guru menyampaikan garis besar
kegiatan pembelajaran.
• Guru menyampaikan penilaian
yang akan dilakukan selama proses
pembelajaran
• Guru memberikan pertanyaan
pemantik.
Pertanyaan Pemantik :
Bagaimana nafas kita jika kita tidak sengaja menghirup asap?
Kegiatan Inti
• Guru menampilkan PPT dan • Peserta didik menyimak apa menjelaskan mengenai materi
awal
yang disampaikan pendidik.
pada Pencemaran udara.
• Peserta didik bertanya tentang
• Guru memberikan kesempatan
materi Pencemaran Udara.
kepada
peserta
didik
untuk
mengajukan pertanyaan mengenai
materi yang telah disampaikan.
• Orientasi Peserta Didik pada
Masalah
a. Guru meminta kepada peserta • Peserta didik menyimak dengan 55 menit
didik untuk melihat video yang
seksama video contoh kasus
di tayangkan (video tumpukan
yang ditampilkan.
Cerobong Asap Pabrik) di depan
kelas menggunakan LCD.
b. Peserta didik mengamati video
yang di tunjukkan oleh guru.
• Pesrta
didik
memberikan
c. Peserta
didik
diminta
tanggapan terkait video yang
memberikan
tanggapan
dan
telah ditampilkan.
pendapat terhadap video yang
ditampilkan oleh guru (apakah
dampaknya jika kita terhirup asap?).
d. Guru membimbing peserta didik
mengenai syarat tanah yang tidak
tercemar.
• Peserta didik bergabung dengan
• Mengorganisasi Peserta Didik
kelompoknya masing amsing
dalam Belajar
sesuai dengan kelompok yang
a. Peserta
didik
dipersilahkan
telah sampaikan ke oleh guru.
untuk duduk sesuai dengan
kelompoknya.
b. Guru membantu peserta didik
mendefenisikan
dan
mengorganisasikan pertanyaan
yang akan dicari jawabannya
“mengapa
udara
dapat
tercemar?, bagaimana kita dapat
mencegah dan menanggulangi
pencemaran
udara?”
untuk
menjawab pertanyaan tersebut
guru
akan
memberikan
permasalahan pencemaran tanah
yang sudah pernah terjadi di
lingkungan sekitar kita.
c. Guru membagikan LKPD dan
mempersilahkan peserta didik
untuk diskusi kelompok.
• Membimbing
Penyelidikan
Kelompok
a. Peserta
didik
melakukan
penyelidikan
(mencari
data,
referensi) dibantu dengan LKPD
yang telah disiapkan guru.
b. Guru memantau keterlibatan
peserta
didik
dalam
pengumpulan data, bahan dan
alat yang akan diagunakan
selama proses penyelidikan.
• Pengembangan dan Menyajikan
Karya
a. Peserta didik melakukan diskusi
untuk
menghasilkan
solusi
pemecahan masalah dan hasilnya
dipresentasikan/disajkan dalam
bentuk karya.
b. Guru memantau diskusi dan
membimbing peserta didik.
• Menganalisis dan Mengevaluasi
Proses Pemecahan Masalah
a. Guru membimbing presentasi
dan mengapresiasi kelompok
dengan
cara
memberikan
penghargaan dan saran kepada
semua kelompok.
b. Peserta
didik
menanggapi
presentasi, mengapresiasi dan
membuat simpulan.
c. Guru
memberikan
lembar
evaluasi pembelajaran hari ini.
Penutup
• Guru dan Peserta didik membuat • Peserta didik memberikan kesimpulan
mengenai
materi
kesimpulan terkait materi yang
pembelajaran hari ini.
dipelajari hari ini.
• Guru memberikan apresiasi bagi • Peserta didik menyimak dan peserta didik yang sudah
mampu
menulis
untuk
materi
menyimpulkan
materi
dan
selanjutnya yang akan dibahas
15 menit
mengikuti pembelajaran dengan
minggu depan.
baik.
• Guru
mengingatkan
materi
pembelajaran untuk pertemuan
berikutnya.
• Ketua kelas memimpin doa
• Guru meminta salah satu peserta
sebelum proses pembelajaran
didik untuk memimpin doa.
diakhiri.
Alternatif Moda Pembelajaran Lain
Moda PJJ Luring:
1) Pendahuluan
2) Kegiatan Inti
3) Penutup
Moda Tatap Muka:
1) Pendahuluan
2) Kegiatan Inti
3) Penutup
Jika PJJ luring mengalami keterbatasan kuota internet atau alat (laptop, hp), guru dapat
menyediakan LKPD yang sudah diprint, instruksi pengerjaan, dan timeline pengerjaan
aktivitas. Kemudian, peserta didik dapat mengambil bahan ke sekolah secara bergantian.
Pada tenggat waktu yang ditentukan, peserta didik mengumpulkan kembali LKPDnya
secara bergantian. Teknis pengambilan dan pengumpulan LKPD dapat diatur oleh sekolah.
12. Refleksi Guru
Lembar Refleksi Guru
No.
Refleksi
Penjelasan
1.
Persentase keterlaksanaan rancangan
Persentase keterlaksanaan:
kegiatan pembelajaran (%)
Keterangan:
2.
Kendala yang dihadapi selama kegiatan
pembelajaran
3.
Catatan perbaikan untuk mengatasi kendala pada kegiatan pembelajaran berikutnya
4.
Peserta didik yang mengalami kesulitan
1. Nama
Uraian Kesulitan
5.
Catatan positif peserta didik
1. Nama
Catatan Positif
6.
Catatan lainnya
13. Asesmen Formatif
1) Aspek Pemahaman Sains
Materi
Indikator
Aktivitas
2) Aspek Keterampilan Proses
Rubrik Penilaian Presentasi
No
Indikator
Kriteria Penilaian
Penilaian
Kurang
Cukup
Baik
Sangat Baik
(1 poin)
(2 poin)
(3 poin)
(4 poin)
1.
Sistematika
Materi
Materi
Materi
Materi presentasi
Presentasi
presentasi
presentasi
presentasi
diajukan secara
diajukan
diajukan
diajukan
runtut dan
secara tidak
secara kurang secara runtut
sistematis
runtut dan
runtut dan
tidak
tidak
tetapi kurang
sistematis
sistematis
sistematis
2.
Penggunaan
Bahasa yang
Bahasa yang
Bahasa yang
Bahasa yang
Bahasa
digunakan
digunakan
digunakan
digunakan adalah
adalah bahasa adalah bahasa adalah bahasa bahasa yang baik, yang baik,
yang baik,
yang baik,
baku, dan
kurang baku,
kurang baku,
baku, tetapi
terstruktur
dan tidak
dan
kurang
terstruktur
terstruktur
terstruktur
3.
Kejelasan
Artikulasi
Artikulasi
Artikulasi
Artikulasi jelas,
Menyampaikan
kurang jelas,
jelas, suara
kurang jelas,
suara terdengar,
suara tidak
terdengar,
suara
tidak bertele-tele
terdengar,
tetapi bertele-
terdengar,
bertele-tele
tele
tidak bertele-
tele
4.
Komunikatif
Membaca
Lebih banyak Lebih banyak Lebih banyak catatan
menatap
menatap
menatap audiens
sepanjang
catatan dari
audiens dari
dari pada catatan,
menjelaskan
pada audiens
pada catatan,
dan gestur yang
tanpa ada
digunakan
gestur tubuh
membuat
perhatian audiens
tertuju pada
presenter
5.
Kebenaran
Menjelaskan
Menjelaskan
Menjelaskan
Menjelaskan
Konsep
1 dari 4
2 dari 4
3 dari 4
seluruh konsep
konsep
konsep esnesi konsep
esensial dengan
esensial
esensial
benar
dengan benar
dengan benar
Rubrik Laporan Praktikum
Deskripsi
Skala
3
2
1
Pendahuluan
Mencakup keempat Mencakup 2-3
Mencakup satu
kriteria dengan
kriteria yang telah
kriteria dengan jelas
Mencakup:
lengkap dan jelas
dan lengkap
• Tujuan Eksperimen
• Alat dan Bahan
disebutkan dengan
• Prosedur
jelas dan lengkap
• Teori Pendukung
Data Percobaan
Mencakup ketiga
Mencakup 1-2
Mencakup satu
kriteria dengan
kriteria yang telah
kriteria, tetapi
• Jelas
lengkap
disebutkan lengkap ambigu
• Tanpa Rekayasa
• Sesuai dengan
prosedur
eksperimen
Analisis Data
Mencakup keempat Mencakup 2-3
Mencakup satu
kriteria dengan
kriteria yang telah
kriteria dengan jelas
• Jelas
lengkap dan jelas
disebutkan dengan
dan lengkap
• Dapat diterima
jelas dan lengkap
secara logika
• Memberikan alasan
yang jelas terhadap
analisis yang
diberikan
• Mudah dimengerti
Kesimpulan
Mencakup ketiga
Mencakup 2-3
Mencakup satu
kriteria dengan
kriteria yang telah
kriteria, tetapi
• Sesuai dengan
lengkap
disebutkan dengan
ambigu
analisis data
•
jelas dan lengkap
Memberikan
aplikasi dalam
kehidupan sehari-
hari
• Menjawab tujuan
eksperimen
14. Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik Sumber bacaan untuk memperkaya
pengetahuan guru dan siswa tentang tema atau materi pembelajaran.
Guru
Peserta Didik
Buku Pencemaran udara
Modul ajar
Buku Pengantar Pengendalian Pencemaran Buku Paket Jurnal Dampak dan Upaya
Penanggulangan Video Pembelajaran Pencemaran Udara
Artikel
15. Materi
Pencemaran udara adalah kehadiran substansi fisik, kimia atau biologi di lapisan udara
dalam jumlah padat yang bisa membahayakan seluruh makhluk hidup termasuk manusia
serta mengganggu estetika dan kenyamanan lingkungan. Pencemaran udara timbul akibat
adanya sumber-sumber pencemaran, baik yang bersifat alami ataupun karena kegiatan
manusia. Keadaan ini bisa menyebabkan kualitas udara menurun dan dampak yang paling
terasa adalah terganggunya kesehatan manusia dan juga kehidupan makhluk lainnya.
Pencemaran udara disebabkan oleh berbagai faktor, baik alam maupun manusia. Faktor
alam meliputi aktivitas gunung berapi, kebakaran hutan, dan kegiatan mikroorganisme
yang menghasilkan asap, debu, dan gas. Sementara itu, faktor manusia seperti pembakaran
sampah, kendaraan bermotor, pabrik, pertanian, pertambangan, penebangan liar, dan
aktivitas rumah tangga juga turut berkontribusi dalam mencemari udara. Zat-zat
berbahaya seperti karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2),
dan lainnya dapat mencemari udara dan berdampak negatif pada kesehatan manusia serta
lingkungan.
Pencemaran udara mempunyai dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan
manusia, antara lain : Asma : Pencemaran udara dapat memicu asma, yang ditandai dengan
kesulitan bernapas, sesak napas, batuk, dan suara mengi saat bernapas . Rinitis : Polusi
udara juga dapat menyebabkan masalah pada saluran hidung seperti rinitis . Masalah pada
kulit : Dampak pencemaran udara juga dapat mempengaruhi kesehatan kulit. Kanker paru-
paru : Paparan polusi udara dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. Penyakit
kardiovaskular : Pencemaran udara juga berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit
jantung dan pembuluh darah. Pencemaran udara tidak hanya berdampak pada kesehatan
manusia tetapi juga lingkungan sekitar. Dampaknya antara lain hujan asam yang merusak
pohon dan tanah, serta gangguan pada ekosistem makhluk hidup di bumi.
Untuk mengatasi polusi udara, berbagai upaya dapat dilakukan, antara lain: Kurangi
Penggunaan Bahan yang Sulit Terurai : Mengurangi penggunaan bahan seperti plastik,
kaleng, dan kaca yang sulit terurai dapat membantu mengurangi polusi udara.
Menggunakan Kendaraan Ramah Lingkungan : Memilih kendaraan ramah lingkungan,
seperti mobil listrik atau sepeda, dapat mengurangi emisi gas buang yang mencemari
udara.
Mengurangi Pemakaian Kendaraan Bermotor : Menggunakan transportasi umum, berjalan
kaki, atau bersepeda dapat membantu mengurangi polusi udara dari kendaraan bermotor.
Kurangi Merokok : Mengurangi kebiasaan merokok juga dapat membantu mengurangi
kontribusi asap rokok terhadap polusi udara. Jangan Membakar Sampah : Hindari
membakar sampah karena dapat menghasilkan polutan berbahaya yang mencemari udara.
Selain itu, upaya lain seperti menggunakan produk ramah lingkungan, menanam pohon,
tidak membakar hutan, mendaur ulang sampah, dan memasang alat penyaring udara juga
dapat membantu dalam pencegahan pencemaran udara. Edukasi masyarakat tentang
pentingnya menjaga kualitas udara bersih juga merupakan langkah penting dalam upaya
pencegahan pencemaran udara.
16. Daftar Pustaka
1. Riawati Lely. 2020. Pencemaran Udara. Jakarta 2. Kastiyowati I. 2019. Dampak dan
Upaya Penanggulangan Pencemaran Udara.
Jakarta: Staf Puslitbang Tek Bakitbang Dephan; 3. Machdar Izarul. 2018. Pengantar
Pengendalian Pencemaran : Pencemaran air, udara dan tanah. Jakarta
17. Glosarium
Asap : Debu, asap, dan partikel kecil lainnya yang tersebar di udara, dapat berasal dari
proses industri, kendaraan bermotor, pembakaran bahan bakar, dan aktivitas manusia
lainnya Emisi : Gas, uap, atau partikel yang dilepaskan ke udara sebagai hasil dari proses
industri, transportasi, pembakaran, atau aktivitas manusia lainnya.
Gas rumah kaca : Gas-gas seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan uap air di
atmosfer yang dapat menyebabkan pemanasan global dengan menahan panas di atmosfer.
Partikel :
Zat pencemar yang terbentuk ketika bahan bakar tidak terbakar secara efisien, seperti
kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi dengan katalisator
Partikulat :
Partikel kecil yang melayang di udara yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil,
pembakaran hutan, atau kebakaran industri, dan dapat mengganggu kualitas udara serta
kesehatan manusia.
Pencemaran udara : Pencemaran udara adalah keadaan yang terjadi ketika zat pencemar
masuk ke udara, yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan.
Pencemaran
Pencemaran lingkungan adalah keadaan yang terjadi ketika zat Lingkungan : pencemar
masuk ke lingkungan, yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan.
Ozon Troposferik : Konsentrasi maksimum dari suatu zat tertentu di udara yang masih
dapat diterima tanpa membahayakan kesehatan manusia atau lingkungan.