Anda di halaman 1dari 49

PREDIKSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU MEBEL MENGGUNAKAN METODE BAYES PADA TOKO SIDO MAKMUR

SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan Jenjang Strata Satu pada STMIK BANJARBARU

OLEH : IMAM HUDORI 3101 0702 0717

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER BANJARBARU (STMIK BANJARBARU) BANJARMASIN 2011

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER BANJARBARU (STMIK BANJARBARU) PERSETUJUAN SKRIPSI Nama NIM Program Studi Judul Skripsi : IMAM HUDORI : 3101 0702 0717 : TEKNIK INFORMATIKA :PREDIKSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU MEBEL

MENGGUNAKAN METODE BAYES PADA TOKO SIDO MAKMUR Telah disetujui untuk disidangkan pada Sidang Skripsi Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Banjarbaru (STMIK BANJARBARU). Banjarmasin,23 April 2011 Pembimbing Utama

Dra. Hj. Ruliah S, M.Kom

Mengetahui : Ketua Jurusan Teknik Informatika

Ir. Yulia Yudihartanti, M.Kom

ii

ABSTRAK

Prediksi Persediaan Bahan Baku Mebel Menggunakan Metode Bayes pada Toko Sido Makmur; di bawah bimbingan Dra. Hj. Ruliah S, M.Kom
Imam Hudori 3101 0702 0717

Mebel atau furnitur adalah kata benda massa yang mencakup semua barang seperti kursi, meja, dan lemari. Dalam kata lain, mebel atau furnitur adalah semua benda yang ada di rumah dan digunakan oleh penghuninya untuk duduk, berbaring, ataupun memuati benda kecil seperti pakaian atau cangkir. Mebel terbuat dari kayu, papan, kulit, sekrup, dll. Perkembangan yang begitu cepat dengan tingkat persaingan yang semakin berat mengarahkan setiap Industri harus memandang ke depan dalam menentukan langkahnya dan bagaimana usaha dan cara untuk mencapainya. Oleh sebab itu, Strategi penjualan merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis untuk dapat meningkatkan nilai penjualan. Salah satunya ialah dibutuhkan suatu ketersediaan bahan baku yang cukup untuk bisa men-supplay banyaknya minat konsumen yang ingin membeli produk tersebut. Mencermati kondisi yang terjadi pada industri mebel Sido Makmur selama ini, masih terdapat masalah dalam penyetokan bahan baku yang berupa kayu. Diantaranya adalah masih sering terjadi kehabisan bahan baku sebelum waktu yang sudah ditentukan yaitu selama satu tahun. Hal ini memunculkan kemungkinan pembeli barang (konsumen) kecewa bahkan beralih ke mebel lainnya, dikarenakan ketersediaan bahan baku yang inginkan sudah habis. Melihat situasi yang kerap terjadi tersebut, dibutuhkannya suatu penafsiran dalam pembelian stok bahan baku dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Metode Bayes dapat diartikan sebagai teknik yang digunakan untuk melakukan analisis dalam pengambilan keputusan terbaik dari sejumlah alternatif untuk penilaian langsung dan seragam. Metode Bayes merupakan hal dasar yang sangat perlu dipelajari terutama dalam lingkup yang berkaitan dengan Penafsiran selain itu juga Metode Bayes merupakan komponen dasar yang digunakan dalam implementasi pembuatan perangkat lunak yang terdapat dalam sistem operasi. Dalam penelitian ini akan menguji keakuratan dari Metode Bayes dalam penyetokan bahan baku mebel, adapun cara pengujian nya adalah dengan membandingkan antara tingkat keakuratan antara proses perhitungan manual dengan proses perhitungan menggunakan metode Bayes.

iii

ABSTRACT

Furniture Raw Materials Inventory Prediction Using Bayesian Methods in Stores Sido Makmur; under the guidance of Dra. Hj. Ruliah S, M. Kom
Imam Hudori 3101 0702 0717

Furniture or furniture is a mass noun which includes all the items like chairs, tables, and cabinets. In other words, the furniture or the furniture is all things in the house and used by the occupants to sit, lie down, or loading up small objects such as clothes or cups. Furniture made of wood, boards, leather, screws, etc. The development is so fast with a severe level of competition is increasingly directing every industry must look forward in determining the pace and how the business and how to achieve it. Therefore, the sales strategy is very important in business to increase sales value. One is a need for a sufficient availability of raw materials to be able to supplay much interest consumers who want to buy the product. Observing conditions that occur in the furniture industry Sido Makmur far, there are still problems in stocking raw materials in the form of wood. Among them is still often run out of raw material before the time specified is for one year. This raises the possibility of a buyer of goods (consumer) disappointed even switch to other furniture, in because of the availability of raw materials like finished. Looking at the situation that often happens, the requiring of an interpretation in the purchase of raw material stocks within a specified time. Bayes methods can be defined as techniques used to perform the analysis in decision-making the best of several alternatives to direct and uniform assessment. Bayes method is a very basic need to be studied primarily in the scope related to interpretation but it also Bayes methods are the basic components used in the manufacture of software implementations contained in the operating system. In this study will test the accuracy of Bayesian methods in stocking furniture raw materials, as for his way of testing is to compare the degree of accuracy between the manual calculations with the calculations using Bayes methods..

iv

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya serta shalawat dan salam kepada nabi Muhammad SAW, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir dengan judul Prediksi Persediaan Bahan Baku Mebel Menggunakan Metode Bayes pada Toko Sido Makmur. Pada kesempatan ini penulis banyak mendapatkan bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, untuk itulah penulis ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya khususnya kepada : 1. Orang Tua dan keluarga dari penulis yang telah memberikan dorongan semangat dan pengertiannya serta doa yang selalu menyertai dalam menyelesaikan laporan ini. 2. Ibu. Dra. Hj. Ruliah S, M.Kom selaku dosen pembimbing yang memberikan perhatian serta saran-saran yang sangat membantu penulis. 3. Anak-anak jurusan Tekniki Informatika Angkatan 2007 yang benar-benar menjadi sahabat terbaik bagi penulis. Penulis sadar bahwa dalam penulisan laporan ini masih terdapat banyak kekurangan, sekalipun telah diupayakan semaksimal mungkin, mengingat

keterbatasan ilmu yang dimiliki penulis. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan segala bentuk saran dan kritik yang bersifat konstruktif dari semua pihak demi penyempurnaan laporan ini. Akhir kata penulis berharap semoga karya tulis ini bisa memberikan manfaat dan dapat diterima bagi semua kalangan yang membacanya. Terima Kasih.

Penulis

DAFTAR ISI
SKRIPSI...................................................................................................................1 PERSETUJUAN SKRIPSI ...................................................................................... ii ABSTRAK ............................................................................................................. iii ABSTRACT ........................................................................................................... iv KATA PENGANTAR ..............................................................................................v DAFTAR ISI .......................................................................................................... vi DAFTAR TABEL .................................................................................................. ix DAFTAR GAMBAR ................................................................................................x BAB I PENDAHULUAN .........................................................................................1 1.1. 1.2. 1.2.1. 1.2.2. 1.2.3. 1.3. Latar Belakang ...........................................................................................1 Permasalahan Penelitian .............................................................................2 Identifikasi Masalah ................................................................................2 Ruang Lingkup Masalah..........................................................................2 Rumusan Masalah ...................................................................................2 Tujuan dan Manfaat Penelitian....................................................................3

BAB II LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN .............................4 2.1. 2.2. 2.2.1. 2.2.2. Tinjauan Pustaka ........................................................................................4 Landasan Teori ...........................................................................................5 Pengertian Mebel ....................................................................................5 Metode Bayes..........................................................................................5 vi

2.3.

Kerangka Pemikiran ...................................................................................8

BAB III METODE PENELITIAN ............................................................................9 3.1. Analisa Kebutuhan .....................................................................................9 3.1.1. 3.1.2. 3.2. 3.2.1. 3.2.2. 3.2.3. 3.2.4. 3.3. 3.3.1. 3.3.2. Metode Pengumpulan Sampel ..........................................................9 Metode Pengumpulan Data ............................................................12

Perancangan Penelitian .............................................................................13 Diagram Konteks ..................................................................................13 Use Case Diagram.................................................................................14 Sequence Diagram ................................................................................14 Activity Diagram...................................................................................15 Teknik Analisis.........................................................................................16 Perhitungan bahan baku mebel secara manual .......................................16 Perhitungan bahan baku mebel menggunakan Metode Bayes.................20

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN .................................................................33 4.1. 4.1.1. 4.1.2. 4.2. 4.3. Hasil .........................................................................................................33 Perhitungan Manual ..............................................................................33 Perhitungan Metode Bayes ....................................................................33 Pembahasan..............................................................................................35 Implikasi Penelitian ..................................................................................36

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ..................................................................37 5.1. Kesimpulan ..............................................................................................37 vii

5.2.

Saran ........................................................................................................37

DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................38 DAFTAR RIWAYAT HIDUP ................................................................................39

viii

DAFTAR TABEL

Tabel 2. 1 Matrik Keputusan.....................................................................................6 Tabel 2. 2. Pay Off Matrix ........................................................................................7 Tabel 3. 1. Contoh Data Transaksi ..........................................................................10 Tabel 3. 2. Contoh Data Stok selama satu tahun......................................................12 Tabel 3. 3. Contoh Data Sisa Stok Selama satu tahun..............................................12 Tabel 3. 4. Transaksi Penjualan...............................................................................16 Tabel 3. 5. Matrik keputusan...................................................................................18 Tabel 3. 6. Transaksi Penjualan...............................................................................21 Tabel 3. 7. Matrik Keputusan..................................................................................28 Tabel 3. 8. Tingkat Kepentingan .............................................................................28 Tabel 3. 9. Bobot Kriteria .......................................................................................29 Tabel 3. 10. Matrik Keputusan ................................................................................29 Tabel 3. 11. Matrik Hasil Metode Bayes .................................................................30 Tabel 4. 1. Bahan baku hasil perhitungan manual....................................................33 Tabel 4. 2. Bahan baku dari perhitungan metode Bayes...........................................33 Tabel 4. 3. Sisa stok dari perhitungan manual .........................................................34 Tabel 4. 4. Sisa stok dari perhitungan Metode Bayes...............................................34 Tabel 4. 5. Perbandingan Selisih Sisa stok ..............................................................34 Tabel 4. 6. Hasil Perbandingan Selisih Sisa stok .....................................................35 Tabel 4. 7. Hasil Akurasi Perbandingan Manual dengan Metode Bayes...................35

ix

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3. 2 Diagram Konteks................................................................................13 Gambar 3. 3 Use Case Diagram ..............................................................................14 Gambar 3. 4 Sequence Diagram Bayes....................................................................14 Gambar 3. 5 Activity Diagram ................................................................................15 Gambar 4. 1 Hasil Perbandingan Perhitungan Manual dengan Metode Bayes .........36

BAB I PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang Mebel secara umum adalah benda pakai yang dapat dipindahkan, berguna

bagi kegiatan hidup manusia mulai dari duduk, tidur, bekerja dan makan, bermain dan sebagainya yang memberi kenyamanan dan keindahan bagi pemakainya. Mebel merupakan salah satu produk kayu olahan yang pertumbuhannya amat pesat dalam beberapa dekade terakhir ini. Toko Sido Makmur merupakan salah satu industri mebel yang berada di kota pasuruan. Toko Sido Makmur didirikan pada tanggal 12 Mei 2004 dan memproduksi berbagai produk mebel seperti Kursi, Meja, Ranjang, Lemari, Jendela, Rak, Pintu dan Kusen. Perkembangan yang begitu cepat dengan tingkat persaingan yang semakin berat mengarahkan setiap Industri harus memandang ke depan dalam menentukan langkahnya dan bagaimana usaha dan cara untuk mencapainya. Oleh sebab itu, Strategi penjualan merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis untuk dapat meningkatkan nilai penjualan. Salah satunya ialah dibutuhkan suatu ketersediaan bahan baku yang cukup untuk bisa men-supplay banyaknya minat konsumen yang ingin membeli produk tersebut. Mencermati kondisi yang terjadi pada industri mebel Sido Makmur selama ini, masih terdapat masalah dalam penyetokan bahan baku yang berupa kayu. Diantaranya adalah masih sering terjadi kehabisan bahan baku sebelum waktu yang sudah ditentukan yaitu selama satu tahun. Hal ini memunculkan kemungkinan pembeli barang (konsumen) kecewa bahkan beralih ke mebel lainnya, di karenakan ketersediaan bahan baku yang inginkan sudah habis. Melihat situasi yang kerap 1

terjadi tersebut, dibutuhkannya suatu penafsiran dalam pembelian stok bahan baku dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Berdasarkan beberapa keadaan diatas, penulis tertarik untuk mengangkat kasus Prediksi Persediaan Bahan Baku Mebel Menggunakan Metode Bayes Pada Toko Sido Makmur.

1.2.

Permasalahan Penelitian

1.2.1. Identifikasi Masalah Berdasarkan Latar belakang uraian di atas, maka identifikasi permasalahan yang dapat diangkat adalah sering terjadinya kehabisan stok pada jenis bahan baku tertentu sebelum waktu yang sudah ditentukan.

1.2.2. Ruang Lingkup Masalah Penelitian dilaksanakan pada PT. Sido Makmur dan akan membahas mengenai Prediksi Persediaan Bahan Baku Mebel dengan proses perbandingan Menggunakan perhitungan manual dengan perhitungan melalui Metode Bayes.

1.2.3. Rumusan Masalah Sesuai dengan identifikasi masalah di atas maka dapat dirumuskan permasalahannya adalah bagaimana membandingkan perhitungan manual dengan Metode Bayes pada persediaan bahan baku mebel pada toko sido makmur sehingga bisa dijadikan acuan untuk pembelian bahan baku pada waktu yang akan datang.

1.3.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

1.3.1. Tujuan Penelitian Sesuai dengan latar belakang di atas, maka penelitian ini memiliki tujuan adalah untuk memperoleh bahan baku harapan yang bisa dijadikan acuan untuk Persediaan bahan baku pada mebel sido makmur.

1.3.1. Manfaat Penelitian Adapun manfaat yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah diharapkan dengan proses perbandingan perhitungan manual dengan Prediksi Bayes dapat membantu pihak Industri dalam proses men-Supply Penyetokan bahan baku.

BAB II LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN

2.1.

Tinjauan Pustaka Bayes merupakan algoritma yang memanfaatkan teori probabilitas, yaitu

memprediksi probabilitas di masa depan berdasarkan pengalaman di masa sebelumnya. Proses yang terdapat pada algoritma ini ada dua tahap, yaitu proses pelatihan (learning) dan proses klasifikasi. Proses pelatihan akan menghasilkan model probabilistik yang digunakan didalam proses klasifikasi untuk menentukan nilai . Pada saat proses klasifikasi, pendekatan Bayes akan menghasilkan label kategori yang paling tinggi probabilitasnya (Vmap). Sebagai contoh SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK KOREKSI SOAL ESAI DALAM SITUS ELEARNING MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES CLASSIFIER (Nuzul, 2010). Menurut (Nuzul, 2010) bagaimana membangun sistem pendukung keputusan yang mempunyai kemampuan dalam mempermudah mengoreksi soal esai dalam situs e-learning dan bagaimana menerapkan algoritma Naive Bayes Classifier dalam mengoreksi teks hasil jawaban soal esai dalam situs e-learning. Pada algoritma Nave Bayes Classifier teks hasil jawaban soal esai di masa sebelumnya akan menjadi masukkan untuk proses pelatihan yang akan menghasilkan model-model

probabilistik. Model-model probabilistik yang telah dihasilkan pada proses pelatihan akan menjadi masukkan untuk proses klasifikasi. Pada proses klasifikasi akan dihasilkan label kategori yang paling tinggi probabilitasnya (Vmap ) untuk menentukan kategori dari teks jawaban tersebut. Setelah kategori dari setiap teks jawaban tersebut 4

diketahui maka dapat dilakukan proses penilaian dari teks jawaban tersebut berdasarkan kategori yang dihasilkan pada saat proses klasifikasi. Berdasarkan penelitian dan uji coba yang dilakukan dari jawaban soal esai, menunjukkan bahwa algoritma Naive Bayes Classifier dapat digunakan untuk mengklasifikasikan teks jawaban soal esai yang berupa data teks yang tidak terstruktur dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi.

2.2.

Landasan Teori

2.2.1. Pengertian Mebel Mebel atau furnitur adalah kata benda massa yang mencakup semua barang seperti kursi, meja, dan lemari. Dalam kata lain, mebel atau furnitur adalah semua benda yang ada di rumah dan digunakan oleh penghuninya untuk duduk, berbaring, ataupun memuati benda kecil seperti pakaian atau cangkir. Mebel terbuat dari kayu, papan, kulit, sekrup, dll (Wikipedia, 2011).

2.2.2. Metode Bayes Metode Bayes adalah bagian dari Sistem Penunjang Keputusan Berbasis Indek Kerja. Bayes Merupakan teknik yang digunakan untuk melakukan analisis dalam pengambilan keputusan terbaik dari sejumlah alternatif untuk penilaian langsung dan seragam (Luhur, 2009). Formula yang digunakan dalam teknik Bayes adalah sebagai berikut :

Gambar 2. 1 Formula Bayes

Keterangan: Total Nilai I Nilai ij Krit j i j = total nilai akhir dari alternatif ke-i ke = nilai dari alternatif ke-i pada kriteria ke-j = tingkat kepentingan (bobot) kriteria ke-j ke = 1,2,3,n; n = jumlah alternatif = 1,2,3,m; m = jumlah kriteria

Matrik keputusan dalam penentuan metode Bayes Tabel 2. 1 Matrik Keputusan


ALT. K1 ALT1 ALT2 ALT3 : ALTm BOBOT : Vm1 B1 Vm2 B2 .. .. Vmn Bn Nkm V11 V21 KRITERIA K2 V12 V22 .. .. .. Kn V1n V2n NILAI ALT. KEP. Nk1 Nk2 : RANGKING ALT. KEP.

Sumber : Materi Kuliah Sistem Penunjang Keputusan Fakultas Teknologi Informasi Budi Luhur, Jakarta Selatan

Model Perhitungan Bayes :

Kriteria Bayes a. Pengambilan keputusan merupakan suatu pemilihan aksi a dari sekelompok aksi yang mungkin (A). b. Nilai kinerja dari setiap aksi a dan status situasi digambarkan dengan menggunakan pay off matrix

Tabel 2. 2. Pay Off Matrix


q a a1 a2 . . . am X X . . . . X X . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . q1 q2 . . . qn

Sumber : Materi Kuliah Sistem Penunjang Keputusan Fakultas Teknologi Informasi Budi Luhur, Jakarta Selatan

Dimana : = status situasi yang dapat berupa kondisi, kriteria seleksi atau kondisi, persyaratan pemilihan. a x = dapat berupa aksi, strategi atau pilihan = nilai penampakan dari setiap aksi dan status situasi

2.3.

Kerangka Pemikiran

Masalah

sering terjadinya kehabisan stok pada jenis bahan baku tertentu sebelum waktu yang sudah ditentukan

Ruang Lingkup & Rumusan Masalah Pendekatan : Metode Bayes Pengembangan : Analisi dan Perancangan UML

Pengujian : Uji Komparasi cara manual dengan metode Bayes

Hasil Menghasilkan suatu sistem informasi perbandingan antara perhitungan manual dengan metode Bayes untuk dijadikan dasar pertimbangan dalam persediaan bahan baku toko Sido Makmur
Gambar 2. 2. Kerangka Pemikiran Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN

3.1.

Analisa Kebutuhan Secara umum, sistem ini bertugas menghitung nilai masing-masing alternatif

dalam memprediksi penyetokan bahan baku mebel selama satu tahun, sehingga memperoleh hasil yang berupa data bahan baku harapan untuk di jadikan acuan penyediaan stok bahan baku. Pada sistem ini user akan menginput data-data transaksi penjualan berdasarkan kriteria produk yang berupa (Dipan, kursi, meja, ranjang, lemari, jendela, Rak, pintu) dan pilihan Alternatif yang berupa bahan baku kayu yaitu (Jati, Nangka, Mahuni, Sengon, dan Sono). Sistem ini akan menghasilkan suatu nilai keputusan yang nantinya akan dibuat sebagai acuan dalam pembelian bahan baku.

3.1.1. Metode Pengumpulan Sampel Kebutuhan sistem desain database dalam penerapan Metode Bayes yang digunakan dalam pembuatan sistem ini dapat dilihat pada rancangan tabel-tabel di bawah ini :

10

a.

Data transaksi penjulan mebel pada toko sido makmur selama satu tahun.
Tabel 3. 1. Contoh Data Transaksi

no 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

nama konsumen Sutrisnan Sudriono Mariono SDN Wonosunyo 2 SDN Wonosunyo 2 Sudirman Marjuan Sumardi (mojokerto) Kosem (jeruk purut) Darsono TPQ Nurul Hidayah Ladi Suep Driono Sutikno Pak. Ma'at Suroso Herman

19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32

Agus Budiman Bpk. Budi Sukis (sumberingin) Samsul huda Bpk. Mariono (pandaan) Karnadi Masjid Nurul Hidayah Toleb (badut) Lasminto Dian Purwanto Damang (panjunan) Hari Setyono (wangi) Langgar Wetan Langgar Wetan

nama produk Dipan Lawang Dipan Kursi Meja Lemari Kusen Lemari Jendela Lawang Rak Dipan Lawang Jendela Kursi Lemari Dipan Kusen Jendela Lawang Dipan Meja Lawang Meja Dipan Meja Lawang Lemari Lemari Meja Lemari Lawang Rak lawang

jenis kayu Nangka Jati Mahuni Jati Jati sono Mahuni Mahuni Jati Jati sengon sono Sengon Nangka Nangka sono sono Sengon Nangka Nangka Mahuni Nangka Jati Sengon sono Nangka Nangka Jati Jati Nangka sono Jati Sengon Nangka

jumlah beli 1 2 1 8 4 1 2 8 6 2 12 1 2 4 6 1 1 4 4 2 2 2 2 2 1 1 2 1 1 4 2 1 8 2

tanggal 3/10/2009 7/10/2009 8/10/2009 17/10/2009 27/10/2009 29/10/2009 1/11/2009 6/11/2009 14/11/2009 19/11/2009 30/11/2009 4/12/2010 14/12/2010 14/12/2010 19/12/2010 22/12/2010 26/12/2010

2/01/2010 4/01/2010 7/01/2010 16/01/2010 21/01/2010 29/01/2010 4/02/2010 12/02/2010 12/02/2010 14/02/2010 19/02/2010 30/02/2010 8/03/2010 12/03/2010 27/03/2010

11

no 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67

nama Jenis jumlah nama konsumen produk kayu beli tanggal SDN Wonosunyo 2 Rak Sengon 6 30/03/2010 Samsul Hadi Lemari sono 1 30/03/2010 Masjid Nurul Hidayah Rak Nangka 2 4/04/2010 Sudarso Lemari Jati 1 9/04/2010 Darmoko adi Rak Sengon 5 16/04/2010 Ibu Tayem Rak Nangka 1 28/04/2010 bpk. Gito (siman) Dipan Jati 8 1/05/2010 TPQ Nurul Hidayah Kursi Mahuni 1 7/05/2010 Warung sedia ayu Meja Mahuni 1 14/05/2010 Warsono Lemari sono 1 18/05/2010 Joko (kunjoro wesi) Lemari Jati 1 18/05/2010 Sumarsono (nggupit) Lemari Jati 1 25/05/2010 Taryo (wonosunyo) Meja Jati 4 25/05/2010 Munasir Kursi sono 8 28/05/2010 Yasan (Siman) Lemari sono 1 3/16/2010 Solikin (Kuti) Lawang Nangka 2 7/06/2010 Didik Purwanto Kursi sono 5 15/06/2010 Sugiono (diyeng) Lawang Jati 1 15/06/2010 Warimen (Sekantong) Lawang Jati 2 15/06/2010 Sukadi (Badut) Meja Sengon 1 24/06/2010 Matsari (wonosunyo) Lawang Nangka 2 29/06/2010 Darsono (kejapanan) Rak Sengon 1 29/06/2010 Solikin (Terong Dowo) Dipan sono 1 11/07/2010 Adi Susianto Rak Mahuni 1 27/07/2010 Junaidi Jendela Nangka 4 27/07/2010 Sulaiman (wonosunyo) Lemari sono 1 29/07/2010 karnoto (belahan) Lemari sono 1 1/08/2010 Santoso (randu pitu) Kursi Mahuni 6 5/08/2010 Yantoro Dipan sono 1 8/08/2010 Yono (ploso kuning) Lemari sono 1 8/08/2010 Sumarsono (prigen) Lemari Jati 1 16/08/2010 Mulianto (candi) Lemari sono 1 19/08/2010 Sibun (Siman) Lawang Nangka 2 27/09/2010 Roni setyawan Lawang Jati 1 27/09/2010 Sumber : Data Transaksi Penjualan Selama 1 tahun pada toko Sido Makmur

12

b. Data stok bahan baku mebel pada toko sido makmur selama satu tahun
Tabel 3. 2. Contoh Data Stok selama satu tahun

no Nama Bahan Baku Jumlah Stok (m3) 1 Jati 6 m3 2 Sengon 6 m3 3 Mahuni 6 m3 4 Nangka 6 m3 5 Sono 6 m3 Sumber : Data Stok Bahan baku selama 1 tahun pada toko budi mulia

c. Data sisa stok bahan baku mebel pada toko sido makmur selama satu tahun
Tabel 3. 3. Contoh Data Sisa Stok Selama satu tahun

no Nama Bahan Baku Jumlah Stok (m3) 1 Jati 1,1 m3 2 Sengon 2 m3 3 Mahuni 1,8 m3 4 Nangka 1,2 m3 5 Sono 2,2 m3 Sumber : Data Sisa stok Bahan Baku pada toko sido makmur

3.1.2. Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data adalah metode yang digunakan dalam

pengumpulan data yang diperlukan dalam pengembangan laporan penelitian, adapun teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah : 1. Wawancara (Interview) Wawancara (Interview) adalah teknik pengumpulan data dengan cara melakukan tanya jawab tentang masalah yang diamati dan dianggap belum dimengerti untuk mendapatkan data pada toko Sido Makmur. 2. Metode observasi Interview adalah teknik pengumpulan data dengan cara melakukan tanya jawab tentang masalah yang diamati dan dianggap belum dimengerti untuk

13

mendapatkan data. Interview akan dilakukan dalam ruang lingkup kerja pada Toko Sido Makmur.

3.2.

Perancangan Penelitian

3.2.1. Diagram Konteks Diagram Konteks memberikan gambaran umum mengenai interaksi yang terjadi antara sistem dan user. Context diagram dari sistem ini ditunjukan pada gambar berikut ini :

Gambar 3. 1 Diagram Konteks

Pada diagram konteks digambarkan proses umum yang terjadi di dalam sistem. Terdapat dua komponen utama yaitu user dan sistem Prediksi dengan Metode Bayes. User akan menginput data transaksi dan selanjutnya sistem akan memproses data jumlah transaksi yang ada pada database. Setelah melakukan proses, sistem akan menghasilkan output berupa Nilai Alternatif dan sekaligus mendapatkan rangking untuk setiap nilai-nilai alternatif tersebut yang nantinya akan dijadikan sebagai acuan untuk pembelian bahan baku.

14

3.2.2. Use Case Diagram

Gambar 3. 2 Use Case Diagram

3.2.3. Sequence Diagram

Gambar 3. 3 Sequence Diagram Bayes

15

3.2.4. Activity Diagram

Gambar 3. 4 Activity Diagram

16

3.3.

Teknik Analisis

3.3.1. Perhitungan bahan baku mebel secara manual Teknik analisis dalam proses pengelompokkan ini menggunakan perhitungan manual. Dengan melihat dari inputan berupa data transaksi penjualan yang berupa Nama Konsumen, Nama produk, Jenis Kayu, jumlah Beli dan Tanggal transaksi.
Tabel 3. 4. Transaksi Penjualan

no 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

Nama konsumen Sutrisnan Sudriono Mariono SDN Wonosunyo 2 SDN Wonosunyo 2 Sudirman Marjuan Sumardi (mojokerto) Kosem (jeruk purut) Darsono TPQ Nurul Hidayah Ladi Suep Driono Sutikno Pak. Ma'at Suroso Herman

19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

Agus Budiman Bpk. Budi Sukis (sumberingin) Samsul huda Bpk. Mariono (pandaan) Karnadi Masjid Nurul Hidayah Toleb (badut) Lasminto Dian Purwanto

nama produk Dipan Lawang Dipan Kursi Meja Lemari Kusen Lemari Jendela Lawang Rak Dipan Lawang Jendela Kursi Lemari Dipan Kusen Jendela Lawang Dipan Meja Lawang Meja Dipan Meja Lawang Lemari Lemari Meja

Jenis kayu Nangka Jati Mahuni Jati Jati sono Mahuni Mahuni Jati Jati sengon sono Sengon Nangka Nangka sono sono Sengon Nangka Nangka Mahuni Nangka Jati Sengon sono Nangka Nangka Jati Jati Nangka

jumlah beli 1 2 1 8 4 1 2 8 6 2 12 1 2 4 6 1 1 4 4 2 2 2 2 2 1 1 2 1 1 4

tanggal 3/10/2009 7/10/2009 8/10/2009 17/10/2009 27/10/2009 29/10/2009 1/11/2009 6/11/2009 14/11/2009 19/11/2009 30/11/2009 4/12/2010 14/12/2010 14/12/2010 19/12/2010 22/12/2010 26/12/2010

2/01/2010 4/01/2010 7/01/2010 16/01/2010 21/01/2010 29/01/2010 4/02/2010 12/02/2010 12/02/2010 14/02/2010 19/02/2010

17

no 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 40 41 42 43 44 45 46 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67

nama jenis jumlah nama konsumen produk kayu beli tanggal Damang (panjunan) Lemari sono 2 30/02/2010 Hari Setyono (wangi) Lawang Jati 1 8/03/2010 Langgar Wetan Rak Sengon 8 12/03/2010 Langgar Wetan lawang Nangka 2 27/03/2010 SDN Wonosunyo 2 Rak Sengon 6 30/03/2010 Samsul Hadi Lemari sono 1 30/03/2010 Masjid Nurul Hidayah Rak Nangka 2 4/04/2010 Sudarso Lemari Jati 1 9/04/2010 Darmoko adi Rak Sengon 5 16/04/2010 Ibu Tayem Rak Nangka 1 28/04/2010 TPQ Nurul Hidayah Kursi Mahuni 8 7/05/2010 Warung sedia ayu Meja Mahuni 1 14/05/2010 Warsono Lemari sono 1 18/05/2010 Joko (kunjoro wesi) Lemari Jati 1 18/05/2010 Sumarsono (nggupit) Lemari Jati 1 25/05/2010 Taryo (wonosunyo) Meja Jati 1 25/05/2010 Munasir Kursi sono 4 28/05/2010 Yasan (Siman) Lemari sono 1 3/16/2010 Solikin (Kuti) Lawang Nangka 2 7/06/2010 Didik Purwanto Kursi sono 5 15/06/2010 Sugiono (diyeng) Lawang Jati 1 15/06/2010 Warimen (Sekantong) Lawang Jati 2 15/06/2010 Sukadi (Badut) Meja Sengon 1 24/06/2010 Matsari (wonosunyo) Lawang Nangka 2 29/06/2010 Darsono (kejapanan) Rak Sengon 1 29/06/2010 Solikin (Terong Dowo) Dipan sono 1 11/07/2010 Adi Susianto Rak Mahuni 1 27/07/2010 Junaidi Jendela Nangka 4 27/07/2010 Sulaiman (wonosunyo) Lemari sono 1 29/07/2010 karnoto (belahan) Lemari sono 1 1/08/2010 Santoso (randu pitu) Kursi Mahuni 6 5/08/2010 yantoro Dipan sono 1 8/08/2010 Yono (ploso kuning) Lemari sono 1 8/08/2010 Sumarsono (prigen) Lemari Jati 1 16/08/2010 Mulianto (candi) Lemari sono 1 19/08/2010 Sibun (Siman) Lawang Nangka 2 27/09/2010 Roni setyawan Lawang Jati 1 27/09/2010 Sumber : DataTransaksi Penjualan toko Sido Makmur selama satu tahun

18

Selanjutnya pada data transaksi penjualan akan dicari jumlah beli dengan cara dikelompokkan berdasarkan Jenis bahan baku (Jati, Sengon, Mahuni, Nangka dan Sono) dan produk (Kursi, Lemari, Meja, Pintu, Dipan, Rak dan Kusen) sehingga mendapatkan hasil seperti pada tabel di bawah :
Tabel 3. 5. Matrik keputusan

alternative Jati Sengon Mahuni Nangka Sono

Kriteria Kursi Meja Lemari Pintu Dipan Rak 8 5 6 11 0 0 0 3 0 2 0 32 14 1 8 0 3 1 6 7 0 12 1 3 9 0 11 0 5 0

Jendela 6 0 0 12 0

Kusen 0 4 2 0 0

Kemudian dicari nilai masing-masing alternatif berdasarkan hasil transaksi dari semua kriteria hasil dari penyortiran : Alternatif (Jati) Alternatif (Sengon) Alternatif (Mahuni) Alternatif (Nangka) Alternatif (Sono) : 8 + 5 + 6 + 11 + 0 + 0 + 6 + 0 = 36 : 0 + 3 + 0 + 2 + 0 + 32 + 0 + 4 = 41 : 14+ 1 + 8 + 0 + 3 + 1 + 0 + 2 = 29 : 6 + 7 + 0 + 12 + 1 + 3 + 12 + 0 = 41 : 9 + 0 + 11 + 0 + 5 + 0 + 0 + 0 = 25

Selanjutnya masing-masing nilai alternatif di bagi dengan jumlah keseluruhan dari nilai alternatif guna untuk mendapatkan persentase dari setiap alternatif yang nantinya dijadikan sebagai probabilitas untuk penyetokan bahan baku. Jumlah Alternatif : 36 + 41 + 29 + 41 + 25 = 172

Menentukan presentase dari setiap alternatif : Alternatif (Jati) = Nilai Alternatif (Jati) / jumlah Alternatif * 100 = 36 / 172 * 100 = 20,9 %

19

Alternatif (Sengon)

= Nilai Alternatif (Sengon) / jumlah Alternatif * 100 = 41 / 172 * 100 = 23,8 %

Alternatif (Mahuni)

= Nilai Alternatif (Jati) / jumlah Alternatif * 100 = 29 / 172 * 100 = 16,9 %

Alternatif (Nangka)

= Nilai Alternatif (Sengon) / jumlah Alternatif * 100 = 41 / 172 * 100 = 23,8 %

Alternatif (Sono)

= Nilai Alternatif (Sengon) / jumlah Alternatif * 100 = 25 / 172 * 100 = 14,5 %

Selanjutnya menetukan pembelian stok bahan baku berdasarkan nilai persentase dari masing-masing alternatif dan dikalikan dengan jumlah stok bahan baku yang sudah ditentukan oleh pihak industri yaitu 30 m3 dalam jangkah waktu 1 tahun. Alternatif (Jati) = PA (Jati) * 30 = 20,9 / 100 * 30 = 6,3 m3 Alternatif (Sengon) = PA (Sengon) * 30 = 23,8 / 100 * 30 = 7,2 m3

20

Alternatif (Mahuni)

= PA (Mahuni) * 30 = 16,9 / 100 * 30 = 5,1 m3

Alternatif (Nangka)

= PA (Nangka) * 30 = 23,8 / 100 * 30 = 7,2 m3

Alternatif (Sono)

= PA (Sono) * 30 = 14,5 / 100 * 30 = 4,4 m3

Dari proses perhitungan diatas mendapatkan hasil yaitu pada Alternatif (Jati) memperoleh 6,3 m3 , Alternatif (Sengon) memperoleh 7,2 m3 , Alternatif (Mahuni) memperoleh 5,1 m3 , Alternatif (Nangka) memperoleh 7,2 m3 , dan Alternatif (Sono) memperoleh 4,4 m3 .

3.3.2. Perhitungan bahan baku mebel menggunakan Metode Bayes Teknik analisis dalam proses pengelompokkan ini menggunakan metode Bayes. Dengan melihat dari inputan berupa data transaksi penjualan yang berupa Nama Konsumen, Nama produk, Jenis Kayu, jumlah Beli dan Tanggal transaksi.

21

Tabel 3. 6. Transaksi Penjualan

no 1 2 3 4 5 6 7

nama konsumen Sutrisnan Sudriono Mariono SDN Wonosunyo 2 SDN Wonosunyo 2 Sudirman Marjuan Sumardi (mojokerto) Kosem (jeruk purut) Darsono TPQ Nurul Hidayah Ladi Suep Driono Sutikno Pak. Ma'at Suroso Herman

nama produk Dipan Lawang Dipan Kursi Meja Lemari Kusen Jendela Lemari Jendela Lawang Rak Dipan Lawang Jendela Kursi Lemari Dipan Kusen Jendela Lawang Dipan Meja Lawang Meja Dipan Meja Lawang Lemari Lemari Meja Lemari Lawang Rak lawang Rak Lemari

Jenis kayu Nangka Jati Mahuni Jati Jati sono Mahuni Sengon Mahuni Jati Jati sengon sono Sengon Nangka Nangka sono sono Sengon Nangka Nangka Mahuni Nangka Jati Sengon sono Nangka Nangka Jati Jati Nangka sono Jati Sengon Nangka Sengon sono

jumlah beli 1 2 1 12 6 1 2 4 8 6 2 12 1 2 4 6 1 1 4 6 2 2 2 3 2 1 1 5 1 1 4 2 3 3 2 6 1

tanggal 19/10/2009 30/10/2009 3/11/2009 24/11/2009 24/11/2009 29/11/2009 2/12/2009 6/12/2009 14/12/2009 19/12/2009 30/12/2009 4/01/2010 14/01/2010 21/01/2010 28/01/2010 3/02/2010 3/02/2010

8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34

Agus Budiman Bpk. Budi Sukis (sumberingin) Samsul huda Bpk. Mariono (pandaan) Karnadi Masjid Nurul Hidayah Toleb (badut) Lasminto Dian Purwanto Damang (panjunan) Hari Setyono (wangi) Langgar Wetan Langgar Wetan SDN Wonosunyo 2 Samsul Hadi

16/02/2010 4/03/2010 7/03/2010 16/03/2010 21/03/2010 29/03/2010 4/04/2010 20/04/2010 2/05/2010 14/05/2010 19/05/2010 30/05/2010 8/06/2010 16/06/2010 27/06/2010 30/06/2010 14/07/2010

22

no

nama Jenis jumlah nama konsumen produk kayu beli tanggal Masjid Nurul 35 Hidayah Rak Nangka 8 19/07/2010 36 Sudarso Lemari Jati 1 29/07/2010 37 Darmoko adi Rak Sengon 5 3/08/2010 38 Ibu Tayem Rak Nangka 1 3/08/2010 39 bpk. Gito (siman) Dipan Jati 4 17/08/2010 40 TPQ Nurul Hidayah Kursi Mahuni 8 30/08/2010 41 Warung sedia ayu Meja Mahuni 1 28/09/2010 42 Warsono Lemari sono 1 3/10/2010 43 Joko (kunjoro wesi) Lemari Jati 1 12/10/2010 Sumarsono 44 (nggupit) Lemari Jati 1 18/10/2010 45 Taryo (wonosunyo) Meja Jati 1 25/10/2010 46 Munasir Kursi sono 4 2/11/2010 47 Satuji Dipan Mahuni 5 16/11/2010 48 Yasan (Siman) Lemari sono 1 27/11/2010 49 Solikin (Kuti) Lawang Nangka 2 11/12/2010 50 Didik Purwanto Kursi sono 5 23/12/2010 51 Sugiono (diyeng) Lawang Jati 1 5/01/2011 Warimen 52 (Sekantong) Lawang Jati 2 17/01/2011 53 Sukadi (Badut) Meja Sengon 1 24/01/2011 Matsari 54 (wonosunyo) Lawang Nangka 2 1/02/2011 Darsono 55 (kejapanan) Rak Sengon 1 4/02/2011 Solikin (Terong 56 Dowo) Dipan sono 1 15/02/2011 57 Adi Susianto Rak Mahuni 1 27/02/2011 58 Junaidi Jendela Nangka 4 6/03/2011 Sulaiman 59 (wonosunyo) Lemari sono 1 8/03/2011 60 karnoto (belahan) Lemari sono 1 14/03/2011 61 Santoso (randu pitu) Kursi Mahuni 6 24/03/2011 62 yantoro Dipan sono 1 29/03/2011 Yono (ploso 63 kuning) Lemari sono 1 29/03/2011 64 Sumarsono (prigen) Lemari Jati 1 2/04/2011 65 Mulianto (candi) Lemari sono 1 9/04/2011 66 Sibun (Siman) Lawang Nangka 2 9/04/2011 67 Roni setyawan Lawang Jati 1 17/04/2011 Sumber : Data Transaksi Penjualan Selama 1 tahun pada toko Sido Makmur

23

Table di atas adalah data dari transaksi penjualan Toko Sido Makmur. Selanjutnya pada data transaksi penjualan akan dicari jumlah beli dengan cara penyortiran berdasarkan Jenis alternatif (Jati, Sengon, Mahuni, Nangka dan Sono) dan Kriteria (Kursi, Lemari, Meja, Pintu, Dipan, Rak dan Kusen) sebagai berikut. 4 Alternatif (Jati) dan Kriteria (Kursi) SDN Wonosunyo 2 Kursi Jati 8 17/10/2009

Alternatif (Jati) dan Kriteria (Meja) Meja Meja Jati Jati 4 1 27/10/2009 25/05/2010

5 SDN Wonosunyo 2 45 Taryo (wonosunyo) 26 27 36 43 44 64

Alternatif (Jati) dan Kriteria (Lemari) Toleb (badut) Lasminto Sudarso Joko (kunjoro wesi) Sumarsono (nggupit) Sumarsono (prigen) Lemari Lemari Lemari Lemari Lemari Lemari Jati Jati Jati Jati Jati Jati 1 1 1 1 1 1 12/2/2010 14/02/2010 9/4/2010 18/05/2010 25/05/2010 16/08/2010

2 10 21 30 51

Alternatif (Jati) dan Kriteria (Pintu) Lawang Lawang Lawang Lawang Lawang Lawang Lawang Jati Jati Jati Jati Jati Jati Jati 2 2 2 1 1 2 1 7/10/2009 19/11/2009 16/01/2010 8/3/2010 15/06/2010 15/06/2010 27/09/2010

Sudriono Darsono Sukis (sumberingin) Hari Setyono (wangi) Sugiono (diyeng) Warimen 52 (Sekantong) 67 Roni setyawan -

Alternatif (Jati) dan Kriteria (Dipan)

Alternatif (Jati) dan Kriteria (Rak)

24

9 -

Alternatif (Jati) dan Kriteria (Jendela) Kosem (jeruk purut) Jendela Jati 6 14/11/2009

Alternatif (Jati) dan Kriteria (Kusen)

Alternatif (Sengon) dan Kriteria (Kursi)

Alternatif (Sengon) dan Kriteria (Meja) Meja Meja Sengon Sengon 2 1 21/01/2010 24/06/2010

22 Samsul huda 53 Sukadi (Badut) -

Alternatif (Sengon) dan Kriteria (Lemari)

Alternatif (Sengon) dan Kriteria (Pintu) Lawang Sengon 2 14/12/2010

13 Suep -

Alternatif (Sengon) dan Kriteria (Dipan)

11 31 33 37 55 -

Alternatif (Sengon) dan Kriteria (Rak) TPQ Nurul Hidayah Langgar Wetan SDN Wonosunyo 2 Darmoko adi Darsono (kejapanan) Rak Rak Rak Rak Rak sengon Sengon Sengon Sengon Sengon 12 8 6 5 1 30/11/2009 12/3/2010 30/03/2010 16/04/2010 29/06/2010

Alternatif (Sengon) dan Kriteria (Jendela)

Alternatif (Sengon) dan Kriteria (Kusen) Kusen Sengon 4 2/1/2010

18 Herman -

Alternatif (Mahuni) dan Kriteria (Kursi)

25

40 TPQ Nurul Hidayah 61 Santoso (randu pitu) -

Kursi Kursi

Mahuni Mahuni

8 6

7/5/2010 14/05/2010

Alternatif (Mahuni) dan Kriteria (Meja) Meja Mahuni 1 14/05/2010

41 Warung sedia ayu 8 -

Alternatif (Mahuni) dan Kriteria (Lemari) Sumardi (mojokerto) Lemari Mahuni 8 6/11/2009

Alternatif (Mahuni) dan Kriteria (Pintu)

Alternatif (Mahuni) dan Kriteria (Dipan) Dipan Dipan Mahuni Mahuni 1 2 8/10/2009 1/11/2009

3 Mariono 19 Agus Budiman -

Alternatif (Mahuni) dan Kriteria (Rak) Rak Mahuni 1 27/07/2010

57 Adi Susianto -

Alternatif (Mahuni) dan Kriteria (Jendela)

7 -

Alternatif (Mahuni) dan Kriteria (Kusen) Marjuan Kusen Mahuni 2 1/11/2009

Alternatif (Nangka) dan Kriteria (Kursi) Kursi Nangka 6 19/12/2010

15 Sutikno -

Alternatif (Nangka) dan Kriteria (Meja) Meja Meja Meja Nangka Nangka Nangka 2 1 4 7/1/2010 4/2/2010 12/2/2010

20 Bpk. Budi 24 Karnadi 28 Dian Purwanto -

Alternatif (Nangka) dan Kriteria (Lemari)

26

Alternatif (Nangka) dan Kriteria (Pintu) Lawang Lawang lawang Lawang Lawang Lawang Nangka Nangka Nangka Nangka Nangka Nangka 2 2 2 2 2 2 2/1/2010 7/1/2010 4/2/2010 12/2/2010 19/02/2010 27/03/2010

18 Herman Masjid Nurul 25 Hidayah 32 Langgar Wetan 49 Solikin (Kuti) 54 Matsari (wonosunyo) 66 Sibun (Siman)

Alternatif (Nangka) dan Kriteria (Dipan) Sutrisnan Dipan Nangka 1 3/10/2009

Alternatif (Nangka) dan Kriteria (Rak) Rak Rak Nangka Nangka 2 1 4/4/2010 28/04/2010

35 Masjid Nurul Hidayah 38 Ibu Tayem -

Alternatif (Nangka) dan Kriteria (Jendela) Jendela Jendela Jendela Nangka Nangka Nangka 4 6 4 14/12/2010 19/12/2010 2/1/2010

14 Driono 18 Herman 58 Junaidi -

Alternatif (Nangka) dan Kriteria (Kusen)

Alternatif (Sono) dan Kriteria (Kursi) Kursi Kursi sono sono 4 5 28/05/2010 3/16/2010

46 Munasir 50 Didik Purwanto -

Alternatif (Sono) dan Kriteria (Meja)

27

6 16 29 34 42 48 59 60 63 65 -

Alternatif (Sono) dan Kriteria (Lemari) Sudirman Pak. Ma'at Damang (panjunan) Samsul Hadi Warsono Yasan (Siman) Sulaiman (wonosunyo) karnoto (belahan) Yono (ploso kuning) Mulianto (candi) Lemari Lemari Lemari Lemari Lemari Lemari Lemari Lemari Lemari Lemari sono sono sono sono sono sono sono sono sono sono 1 1 2 1 1 1 1 1 1 1 29/10/2009 4/12/2010 22/12/2010 26/12/2010 29/01/2010 30/02/2010 30/03/2010 18/05/2010 28/05/2010 3/16/2010

Alternatif (Sono) dan Kriteria (Pintu)

Alternatif (Sono) dan Kriteria (Dipan) Dipan Dipan Dipan Dipan Dipan sono sono sono sono sono 1 1 1 1 1 4/12/2010 22/12/2010 26/12/2010 29/01/2010 30/02/2010

12 Ladi 17 Suroso Bpk.Mariono 23 (pndaan) Solikin (Terong 56 Dowo) 62 yantoro -

Alternatif (Sono) dan Kriteria (Rak)

Alternatif (Sono) dan Kriteria (Jendela)

Alternatif (Sono) dan Kriteria (Kusen)

28

Setelah proses penyortiran selesai, maka di dapatkan hasil data Transaksi penjualan yang berupa jumlah beli konsumen bersarkan alternatif dan kriteria.
Tabel 3. 7. Matrik Keputusan

alternative Jati Sengon Mahuni Nangka Sono

Kriteria Kursi Meja Lemari Pintu Dipan Rak 8 5 6 11 0 0 0 3 0 2 0 32 14 1 8 0 3 1 6 7 0 12 1 3 9 0 11 0 5 0

Jendela 6 0 0 12 0

Kusen 0 4 2 0 0

Setalah hasil penyortiran selesai, selanjutnya menentukan bobot dari setiap kriteria (Kursi, Meja, Lemari, Pintu, Rak, Jendela, dan Kusen) berdasarkan banyaknya kayu yang terpakai untuk membuat beberapa tingkat kepentingan kriteria tersebut dalam satuan m3. Data dibawah ini adalah data mengenai tingkat kepentingan yang sudah dibuat oleh pihak industri toko Sido Makmur.

Tabel 3. 8. Tingkat Kepentingan

Kriteria kursi meja lemari pintu dipan rak jendela kusen jumlah

/m3 1/10 1/10 1/5 1/7,5 1/7,5 1/12,5 1/12,5 1/7,5 0,96

Setelah tingkat kepentingan diketahui, selanjutnya menentukan bobot dari masing-masing criteria yaitu dengan nilai tingkat kepentingan masing-masing kriteria dibagi dengan jumlah kriteria kemudian dikalikan satu (jumlah ketetapan dalam metode bayes).

29

Tabel 3. 9. Bobot Kriteria

Kriteria kursi meja lemari pintu dipan rak jendela kusen jumlah

/m3 1/10 1/10 1/5 1/7,5 1/7,5 1/12,5 1/12,5 1/7,5 0,96

Bobot 0,10 0,10 0,20 0,14 0,14 0,08 0,08 0,14 1,00

Setelah bobot sudah diketahui, selanjutnya bobot dimasukkan pada tabel matrik yang nantinya akan dibuat perhitungan aturan metode Bayes untuk menentukan nilai dari setiap alternatif
Tabel 3. 10. Matrik Keputusan
Alternatif Kursi Jati Sengon Mahuni Nangka Sono bobot Meja Lemari Kriteria Pintu Dipan Rak Jendela Kusen Niali Alternatif Pering kat

8 0 14 6 9
0.1

5 3 1 7 0
0.1

6 0 8 0 11
0.21

11 2 0 12 0
0.14

0 0 3 1 5
0.14

0 32 1 3 0
0.08

6 0 0 12 0
0.08

0 4 2 0 0
0.14

Setelah tabel matrik sudah terbentuk, selanjutnya menentukan nilai masing-masing Alternatif. Nilai (Jati) = (8*0.1) + (5*0.1) + (6*0.21) + (11*0.14) + (0*0.14) + (0*0.08) + (6*0.08) + (0*0.14) = 4,58 Nilai (Sengon) = (0*0.1) + (3*0.1) + (0*0.21) + (2*0.14) + (0*0.14) + (32*0.08) + (0*0.08) + (4*0.14) = 3,7 Nilai (Mahuni) = (14*0.1) + (1*0.1) + (8*0.21) + (0*0.14) + (3*0.14) + (1*0.08) + (0*0.08) + (2*0.14) = 3,96

30

Nilai (Nangka) = (6*0.1) + (7*0.1) + (0*0.21) + (12*0.14) + (1*0.14) + (3*0.08) + (12*0.08) + (0*0.14) = 4,32 Nilai (Sono) = (9*0.1) + (0*0.1) + (11*0.21) + (0*0.14) + (5*0.14) + (0*0.08) + (0*0.08) + (0*0.14) = 3,91

Jadi nilai alternatif dari (Jati, Sengon, Mahuni, Nangka, dan Sono) adalah (4,58, 3,7, 3,96, 4,32, dan 3,91) sehingga didapat alternatif yang terurut dari yang terbaik adalah alternatif (Jati (4,58), Nangka (4,32), Mahuni (3,96), Sono (3,91), Sengon(3,7) ).
Tabel 3. 11. Matrik Hasil Metode Bayes
Alternatif Kursi Jati Sengon Mahuni Nangka Sono bobot Meja Lemari Kriteria Pintu Dipan Rak Jendela Kusen Niali Alternatif 4,58 3,7 3,96 4,32 3,91 Pering kat 1 5 3 2 4

8 0 14 6 9
0.1

5 3 1 7 0
0.1

6 0 8 0 11
0.21

11 2 0 12 0
0.14

0 0 3 1 5
0.14

0 32 1 3 0
0.08

6 0 0 12 0
0.08

0 4 2 0 0
0.14

Selanjutnya masing-masing nilai alternatif di bagi dengan jumlah keseluruhan dari nilai alternatif guna untuk mendapatkan persentase dari setiap alternatif yang nantinya dijadikan sebagai probabilitas untuk penyetokan bahan baku. Jumlah Alternatif : 4,58 + 3,7 + 3,96 + 4,32 + 3,91 = 20,47

Menentukan presentase dari setiap alternatif : Alternatif (Jati) = Nilai Alternatif (Jati) / jumlah Alternatif * 100 = 4,58/ 20,47 * 100 = 22,4 %

31

Alternatif (Sengon)

= Nilai Alternatif (Sengon) / jumlah Alternatif * 100 = 3,7 / 20,47 * 100 = 18,1 %

Alternatif (Mahuni)

= Nilai Alternatif (Jati) / jumlah Alternatif * 100 = 3,96 / 20,47 * 100 = 19,3 %

Alternatif (Nangka)

= Nilai Alternatif (Sengon) / jumlah Alternatif * 100 = 4,32 / 20,47 * 100 = 21,1 %

Alternatif (Sono)

= Nilai Alternatif (Sengon) / jumlah Alternatif * 100 = 3,91 / 20,47 * 100 = 19,1 %

Selanjutnya menetukan pembelian stok bahan baku berdasarkan nilai persentase dari masing-masing alternatif dan dikalikan dengan jumlah stok bahan baku yang sudah ditentukan oleh pihak industri yaitu 30 m3 dalam jangkah waktu 1 tahun. Alternatif (Jati) = PA (Jati) * 30 = 22,4 / 100 * 30 = 6,7 m3 Alternatif (Sengon) = PA (Sengon) * 30 = 18,1 / 100 * 30 = 5,4 m3

32

Alternatif (Mahuni)

= PA (Mahuni) * 30 = 19,3 / 100 * 30 = 5,8 m3

Alternatif (Nangka)

= PA (Nangka) * 30 = 21,1 / 100 * 30 = 6,3 m3

Alternatif (Sono)

= PA (Sono) * 30 = 19,1 / 100 * 30 = 5,7 m3

Dari proses perhitungan diatas mendapatkan hasil yaitu pada Alternatif (Jati) memperoleh 6,7 m3 , Alternatif (Sengon) memperoleh 5,4 m3 , Alternatif (Mahuni) memperoleh 5,8 m3 , Alternatif (Nangka) memperoleh 6,3 m3 , dan Alternatif (Sono) memperoleh 5,7 m3 .

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1.

Hasil

4.1.1. Perhitungan Manual Di bawah ini merupakan tabel hasil perhitungan manual dari proses transaksi penjualan selama satu tahun.
Tabel 4. 1. Bahan baku hasil perhitungan manual

no 1 2 3 4 5

Nama Bahan Baku Jati Sengon Mahuni Nangka Sono

Jumlah Stok (m3) 6,3 m3 7,2 m3 5,1 m3 7,2 m3 4,4 m3

4.1.2. Perhitungan Metode Bayes Di bawah ini merupakan tabel hasil perhitungan dengan menggunakan metode bayes dari proses transaksi penjualan selama satu tahun.
Tabel 4. 2. Bahan baku dari perhitungan metode Bayes

no 1 2 3 4 5

Nama Bahan Baku Jati Sengon Mahuni Nangka Sono

Jumlah Stok (m3) 6,7 m3 5,4 m3 5,8 m3 6,3 m3 5,7 m3

33

34

Menentukan sisa stok perhitungan manual dengan cara jumlah stok awal dikurangi dengan jumlah stok hasil perhitungan manual
no Tabel 4. 3. Sisa stok dari perhitungan manual Jenis Jumlah stok dengan Bahan Baku Stok awal perhitungan manual Jati Sengon Mahuni Nangka Sono Sisa stok perhitungan manual -0,3 -1,2 0,9 -1,2 1,6

1 2 3 4 5

6 m3 6 m3 6 m3 6 m3 6 m3

6,3 m3 7,2 m3 5,1 m3 7,2 m3 4,4 m3

Menentukan sisa stok perhitungan Metode Bayes dengan cara jumlah stok awal dikurangi dengan jumlah stok hasil perhitungan Metode Bayes.
no Tabel 4. 4. Sisa stok dari perhitungan Metode Bayes Jenis Bahan Jumlah stok dengan Sisa stok Baku Stok awal perhitungan Metode perhitungan Bayes Metode Bayes Jati -0,7 m3 6 m3 6,7 m3 Sengon 0,6 m3 6 m3 5,4 m3 3 3 Mahuni 0,2 m3 6m 5,8 m 3 3 Nangka -0,3 m3 6m 6,3 m Sono 0,3 m3 6 m3 5,7 m3

1 2 3 4 5

Perbandingan Selisih antara sisa stok perhitungan manual dengan sisa stok melalui perhitungan dari metode bayes dengan jumlah sisa stok transaksi selama satu tahun sebagai pembanding.
no 1 2 3 4 5 Jenis Bahan Baku Jati Sengon Mahuni Nangka Sono Tabel 4. 5. Perbandingan Selisih Sisa stok Sisa stok perhitungan Pembanding Sisa stok Perhitungan Manual Metode Bayes -0,7 m3 -0,3 m3 1,1 m3 3 3 0,6 m3 -1,2 m 2 m 0,2 m3 1,8 m3 0,9 m3 3 3 -0,3 m3 1,2 m -1,2 m 0,3 m3 2,2 m3 1,6 m3

35

Hasil nilai perbandingan selisih antara sisa stok perhitungan manual dengan sisa stok melalui perhitungan dari metode bayes dengan jumlah sisa stok transaksi selama satu tahun sebagai pembanding.

no 1 2 3 4 5

Tabel 4. 6. Hasil Perbandingan Selisih Sisa stok Jenis Bahan Hasil Perbandingan Hasil Perbandingan Baku Manual Metode Bayes Jati 1,4 m3 1,8 m3 3 Sengon 3,2 m 1,4 m3 3 Mahuni 0,9 m 1,6 m3 3 Nangka 2,4 m 1,5 m3 3 Sono 0,6 m 1,9 m3

Ket : semakin kecil Hasil Nilai Pembanding maka tingkat keakuratan untuk pembelian stok semakin tinggi.

4.2.

Pembahasan Berdasarkan hasil yang sudah di dapat, maka didapatkan hasil perbandingan

tingkat akurasi dalam penyetokan bahan baku mebel.

No 1 2 3 4 5

Tabel 4. 7. Hasil Akurasi Perbandingan Manual dengan Metode Bayes Bahan Manual Bayes Hasil Akurasi Baku Manual Bayes Jati 1,4 m3 1 1,8 m3 Sengon 3,2 m3 1,4 m3 1 3 Mahuni 0,9 m 1,6 m3 1 Nangka 2,4 m3 1,5 m3 1 3 3 Sono 0,6 m 1,9 m 1

Dari tabel diatas mendapatkan hasil yaitu tingkat akurasi Perhitungan Secara manual lebih tinggi di banding tingkat perhitungan melalui metode bayes dengan perbandingan 3:2 atau dengan persentase 60% : 40% . berikut ini adalah hasil perbandingan perhitungan manual dengan perhitungan melalui metode bayes dalam bentuk grafik.

36

40% 60% Manual Bayes

Gambar 4. 1 Hasil Perbandingan Perhitungan Manual dengan Metode Bayes

4.3.

Implikasi Penelitian Proses stok barang pada mebel bervariasi dan tergantung pada ketersediaan

bahan baku yang bisa berubah sewaktu waktu. Maka dari itu adanya fasilitas pendukung untuk menghitung prediksi persediaan bahan baku akan memberikan bahan hasil yang lebih bagus.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN


5.1. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang sudah di bahas pada bab sebelumnya maka di dapat beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. Dari segi keakuratan Perhitungan Manual lebih tinggi dibandingkan perhitungan melalui metode bayes. 2. Metode bayes kurang cocok untuk perhitungan mencari stok bahan baku mebel.

5.2.

Saran
Untuk memaksimalkan persediaan bahan baku mebel, akan lebih baik jika

adanya fasilitas pendukung untuk menghitung prediksi persediaan bahan baku yang akan memberikan hasil yang lebih bagus. Sedangkang untuk penafsiran yang lebih baik sebaiknya menggunakan lebih dari satu metode .

37

DAFTAR PUSTAKA

Luhur, F. T. (2009). E-Learnign Stmik Atma Luhur. Retrieved from http://fti.budiluhur.ac.id/: http://elearning.atmaluhur.ac.id/materi-kuliah/SISTEMPENUNJANG-KEPUTUSAN/Pertemuan%2013.ppt Nuzul, I. (2010). SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK KOREKSI SOAL ESAI DALAM SITUS E-LEARNING MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES CLASSIFIER. Jurnal stikom . Wikipedia. (2011, Februari 25). Retrieved Maret 23, 2011, from http://id.wikipedia.org/wiki/Mebel

38

DAFTAR RIWAYAT HIDUP


a. Data Personal NIM Nama : 310107020717 : Imam Hudori

Tempat / Tgl. Lahir : Pasuruan / 25 Desember 1989 Jenis Kelamin Agama Status Perkawinan Jenjang Program Studi Alamat Rumah : Laki-Laki : Islam : Lajang : Strata Satu (S1) : Teknik Informatika : Jln. Dahlia Kebun Sayur, Gang, Melati 2, No. 42C, RT.27, RW.8, Kel. Mawar. Telp. Email ID Messenger Pekerjaan : 085651121113 : imam_khudori@yahoo.co.id : imam_khudori : Mahasiswa

b. Pendidikan Formal Jenjang SD/MI SMP/MTs. SMA/MK/MA Nama Lembaga SDN 2 Wonosunyo SMPN 2 Gempol SMA M Walisongo Jurusan IPA Tahun Lulus 2001 2004 2007

Demikianlah daftar riwayat hidup ini dibuat dengan sebenarnya.

Banjarmasin, 4 Mei 2011 Mahasiswa Ybs.,

Imam Hudori

39