INTISARI MATERI PELATIHAN AAJI

201 1

BAB I. PENGANTAR ASURANSI JIWA a. Pengantar i. ii. iii. iv. v. vi. vii. viii. ix. Sebuah aset adalah segala sesuatu yang memiliki nilai jual Aset dapat mengalami kerusakan atau menjadi tidak berfungsi karena kecelakaan atau kejadian yang tidak disengaja (musibah) Kerusakan atau kehancuran yang mungkin dihadapi oleh aset disebut RISIKO Kerusakan dapat dikontrol dengan mengasuransikan aset Hidup manusia merupakan aset paling berharga Risiko seperti cacat atau kematian akan menghilangkan pendapatan tulang punggung keluarga Asuransi menyediakan perlindungan terhadap risiko-risiko tersebut Dalam perjanjian asuransi, pihak tertanggung (insured) membayar sejumlah dana (premi) secara berkala kepada penanggung (insurer) Sebaliknya, pihak penanggung (insurer) setuju untuk membayar sejumlah uang atau menyediakan jasa apabila kejadian-kejadian yang dicover (kerusakan, kecelakaan, sakit, atau kematian) muncul pada saat polis masih berlaku

b. Mekanisme i. Asuransi Jiwa mengelola risiko dengan cara memindahkan dampak kerugian dari seorang individu kepada sebuah group, dan membagi kerugian yang dialami oleh individu tersebut kepada seluruh anggota group Tahapan mekanisme asuransi jiwa adalah : Menyatukan, menyatukan orang-orang dengan kepentingan asuransi yang sama dengan tujuan untuk membagi risiko yang sama Mengumpulkan, mengumpulkan dana premi dari sekumpulan orang yang telah disatukan tadi Membayar, membayar kompensasi (klaim) kepada mereka yang menderita kerugian

ii.

iii.

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan oleh Perusahaan Asuransi dalam menentukan jumlah premi :

1 By Iqbal – MEA09107524

Asuransi Jiwa Unit Link Asuransi Umum (General Insurance) Cakupan : . termasuk hutang pegawai.Asuransi Jiwa utk Group (kumpulan) . kerugian pinjaman dll . kesehatan.Kecelakaan lainnya termasuk kredit. seperti mengumpulkan premi dari setiap anggota.Kebakaran. dll iv. dlkl Margin of error yang mungkin timbul saat memprediksi kerugian Faktor lainnya seperti finansial.Transportasi laut dan udara – kargo. maka prediksi kerugian akan semakin mendekati jumlah kerugian yang nyata (actual loss)” c. membayar klaim.Hutang. mengukur kerugian. Risiko disebut dapat diasuransikan adalah apabila : Memungkinkan bagi perusahaan untuk menghitung kerugian secara finansial Terdapat beberapa jenis risiko yang sama Nilai ekonomis atau jiwa yang diasuransikan dan risiko yang ditanggung memiliki kepentingan asuransi (insurable interest) v. Polis.Kendaraan umum dan 2 By Iqbal – MEA09107524 . faktor2 sosial.INTISARI MATERI PELATIHAN AAJI 201 1 - Kemungkinan kerugian Nilai dari setiap kerugian Biaya administrasi yg diperlukan untuk menjalankan usaha.Asuransi Kesehatan dan Kecelakaan .Asuransi Jiwa Individu .Dana Pensiun . Asuransi terbagi 2 (dua) kategori yaitu Asuransi Jiwa dan Asuransi Umum ii. termasuk gangguan bisnis dan musibah . Law of Large Numbers “Apabila jumlah eksposur kerugian meningkat. Klasifikasi Bisnis i. dan lambung kapal . dan Risiko yang ditanggung : Asuransi Jiwa (Life Insurance) Cakupan : . hutang barang dan ganti kerugian . Klasifikasi berdasarkan cakupan.

Hutang yang ditimbulkan oleh penjualan produk/ barang atau proses yang menyertainya .Asuransi Kendaraan Bermotor .Dana Pensiun .Polis diterbitkan untuk jangka waktu 12 bulan atau lebih pendek lagi Risiko yang Ditanggung : .Asuransi Kesehatan komersial .Polis diterbitkan untuk jangka waktu lama. dll Polis : .Pencurian.Cacat Contoh : .Sakit .Cacat . Perampokan.INTISARI MATERI PELATIHAN AAJI 201 1 Polis : .Asuransi Jiwa .Meninggal dunia dan kecelakaan yang mengakibatkan kematian .Asuransi Kebakaran .Kehilangan atau kerusakan barang .dll 3 By Iqbal – MEA09107524 . bisa beberapa tahun atau bahkan seumur hidup Risiko yang Ditanggung : .Pendapatan tetap setelah pensiun Contoh : .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful