CP, TP, Atp Kik
CP, TP, Atp Kik
DISUSUN OLEH:
SUMARYATI, S.P
A. Rasional
B. Tujuan
C. Karakteristik
Mata pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan memiliki komponen pengetahuan
(fakta, konsep, prosedural, dan metakognitif), keterampilan, dan sikap terkait dalam hal
penyiapan lahan, penyiapan bibit, penanaman bahan tanam, pemeliharaan tanaman,
pemanenan dan penanganan pascapanen, konservasi tanah dan air, serta pemasaran.
Komoditas tanaman dikembangkan sesuai potensi daerah, yaitu kondisi klimat (faktor
klimat), tanah dan air (faktor edafik), nilai ekonomis/tuntutan pasar, dan sifat dari tanaman
tersebut. Untuk menumbuhkan renjana (passion), visi (vision), imajinasi, dan kreativitas,
pembelajaran pada mata pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan dapat dilakukan
dengan ragam kegiatan sebagai berikut: pembelajaran di ruang-ruang kelas, di lahan atau
greenhouse, di unit teaching factory, pembuatan projek sederhana, berinteraksi dengan
alumni dan/atau praktisi industri perkebunan, pembelajaran dengan guru tamu dari mitra
dunia kerja, Praktik Kerja Lapang (PKL) di industri perkebunan serta menggali informasi
melalui berbagai media digital. Kegiatan tersebut dilakukan dengan pembelajaran
mendalam sehingga diharapkan akan terjadi pembelajaran yang menumbuhkan kesadaran,
memberikan makna, dan menggembirakan. Penilaian meliputi aspek pengetahuan melalui
tes dan non tes, aspek sikap melalui observasi dan catatan kejadian menonjol (anecdotal
record), penilaian antar teman, dan penilaian diri, serta aspek keterampilan melalui
penilaian proses, produk, portofolio, dan studi kasus. Pembelajaran Agribisnis Tanaman
Perkebunan dapat dilakukan dengan sistem blok (block system) disesuaikan dengan
karakteristik elemen yang dipelajari. Pembelajaran pada mata pelajaran Agribisnis
Tanaman Perkebunan mengintegrasikan kemampuan-kemampuan dasar, baik soft skills
(karakter/sikap) maupun hard skills (keterampilan), meliputi kemampuan penerapan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja, penyiapan lahan, penyiapan bibit tanaman, penanaman
bahan tanam, pemeliharaan tanaman, panen dan penanganan pasca panen, konservasi
tanah dan air, serta pemasaran hasil tanaman perkebunan.
Kemampuan-kemampuan tersebut di atas disusun sebagai elemen-elemen
pembelajaran berdasarkan kebutuhan dan persyaratan yang terdapat di industri, dunia
usaha sektor tanaman perkebunan, dan persyaratan standar kompetensi yang relevan.
Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan adalah
sebagai berikut.
Elemen Diskripsi
Penyiapan lahan Meliputi penentuan komoditas tanaman yang sesuai dengan potensi
daerah, pemetaan lahan, dan pengolahan tanah untuk penanaman
tanaman perkebunan
Penyiapan bibit Meliputi penyiapan lokasi, sarana dan prasarana pembibitan, serta
perbanyakan tanaman perkebunan secara vegetatif dan generatif.
Penanaman bahan tanam Meliputi penanaman dan penyulaman tanaman perkebunan sesuai
karakteristik komoditas.
Pengairan Meliputi berbagai sistem/teknik pengairan untuk pengembangan
tanaman perkebunan
Pemupukan Meliputi penggunaan berbagai jenis pupuk untuk pengembangan
tanaman perkebunan.
Pengendalian organisme Meliputi pengendalian hama, penyebab penyakit tanaman dan gulma
pengganggu tanaman (OPT) dengan berbagai metode serta penanganan
Pemangkasan tanaman Meliputi berbagai teknik pemangkasan untuk mengoptimalkan hasil
tanaman perkebunan sesuai komoditas serta penanganan limbah
hasil pemangkasan.
Pemanenan dan penanganan Meliputi pemanenan dan penanganan pascapanen sesuai komoditas
pasca panen serta penanganan limbah hasil pemanenan dan penanganan pasca
panen.
Konservasi Tanah dan Air Meliputi berbagai teknik konservasi tanah dan air sesuai kondisi
topografi.
Pemasaran Meliputi pemasaran hasil tanaman perkebunan menggunakan
berbagai metode
D. Capaian Pembelajaran
1. Penyiapan lahan penentuan Menentukan Peserta didik mampu 1. Memahami jenis komoditas Beriman, Kebun Karet
Menerapkan penyiapan lahan komoditas menentukan 2. Menganalisis potensi geografis Berbinekha, & Lada
tanaman perkebunan meliputi tanaman yang komoditas tanaman Indonesia bertanggung
penentuan komoditas tanaman sesuai dengan 3. Menjelaskan kesesuaian jawab, Kritis,
perkebunan yang
yang sesuai dengan potensi potensi daerah persyaratan teknis (syarat kreatif, gotong
sesuai dengan tumbuh) royang, dan
daerah, pemetaan lahan, dan potensi daerah. 8
pengolahan tanah untuk 4. Mengidentifikasi kelayakan mandiri
penanaman tanaman ekonomi
perkebunan 5. Memahami kelayakan hukum
6. Menjelaskan cara memilih
tanaman
7. Melakukan pemilihan tanaman
Alur topik/konten dan kompetensi Tujuan Pembelajaran Alur Tujuan Pembelajaran Perkiraan Dimensi P3 yang Karakteristik
berdasarkan CP (ATP) Jumlah terkait /Potensi
Elemen/CP
Materi Kompetensi (TP) pembelajaran sekolah
(Konten) (Keterampilan) (JP) yang terkait
Penyiapan lahan penentuan Menentukan Peserta didik mampu 8. Memahami jenis komoditas Beriman, Kebun Karet
Menerapkan penyiapan lahan komoditas menentukan 9. Menganalisis potensi geografis Berbinekha, & Lada
tanaman perkebunan meliputi tanaman yang komoditas tanaman Indonesia bertanggung
penentuan komoditas tanaman sesuai dengan 10. Menjelaskan kesesuaian jawab, Kritis,
perkebunan yang
yang sesuai dengan potensi potensi daerah persyaratan teknis (syarat kreatif, gotong
sesuai dengan tumbuh) royang, dan
daerah, pemetaan lahan, dan potensi daerah. 8
pengolahan tanah untuk 11. Mengidentifikasi kelayakan mandiri
penanaman tanaman ekonomi
perkebunan 12. Memahami kelayakan hukum
13. Menjelaskan cara memilih
tanaman
14. Melakukan pemilihan tanaman
Pemetaan lahan Melakukan Peserta didik 1. Menentukan Potensi dan Beriman, Luas
mampu melakukan Kesesuaian Lahan Berbinekha, areal/lahan
pemetaan lahan Mengidentifikasi karakteristik bertanggung yang cukup
untuk budidaya fisik, kimia, dan biologis tanah jawab, Kritis,
tanaman untuk menentukan kesesuaian kreatif, gotong
perkebunan. lahan terhadap jenis tanaman royang, dan
perkebunan tertentu. mandiri
2. Mendukung Perencanaan Tata
Guna Lahan
Menyediakan data spasial yang
akurat sebagai dasar dalam
perencanaan, pengelolaan, dan 8
pengembangan wilayah
perkebunan secara berkelanjutan.
3. Mengoptimalkan Produktivitas
dan Efisiensi
Membantu dalam penentuan pola
tanam, sistem irigasi, serta
pengelolaan sumber daya agar
hasil produksi dapat
dimaksimalkan dengan biaya
operasional yang efisien.
4. Mencegah Degradasi dan Konflik
Lahan
Menyediakan informasi batas dan
status lahan untuk menghindari
tumpang tindih kepemilikan,
serta mencegah kerusakan
lingkungan akibat penggunaan
lahan yang tidak sesuai.
5. Mendukung Pengambilan
Keputusan dan Kebijakan
Menjadi dasar bagi pemerintah,
lembaga, maupun pelaku usaha
dalam merumuskan kebijakan
pengelolaan perkebunan yang
berorientasi pada keberlanjutan
dan kesejahteraan masyarakat.
6. Memantau Perubahan dan
Pengembangan Wilayah
Memfasilitasi pemantauan
perubahan penggunaan lahan dari
waktu ke waktu guna evaluasi
efektivitas pengelolaan dan
perencanaan pengembangan
perkebunan di masa depan.
2. Penyiapan bibit Penyiapan lokasi Melaksanakan Peserta didik 1. menganalisis lokasi/pembibitan Beriman, Tempat
Menerapkan penyiapan bibit pembibitan mampu tanaman perkebunan Berbinekha, pembibitan
tanaman perkebunan meliputi melaksanakan 2. mendesain lokasi / pembibitan bertanggung
penyiapan lokasi, sarana, dan tanaman perkebunan jawab, Kritis,
penyiapan lokasi 16
prasarana pembibitan, serta kreatif, gotong
pembibitan royang, dan
perbanyakan tanaman
perkebunan secara vegetatif mandiri
dan generatif
Penyiapan sarana Melaksanakan Peserta didik mampu 1. menganalisis sarana dan Peralatan
dan prasarana melaksanakan prasarana pembibitan pembibitan
pembibitan penyiapan sarana mengelola sarana dan prasarana 8
dan prasarana pembibitan
pembibitan
3. Penanaman bahan tanam Penanaman Melaksanakan Peserta didik 1. Menjelaskan pengertian dan Beriman, Tanaman
Menerapkan penanaman bahan bahan tanam mampu tujuan penanaman bahan tanaman Berbinekha, Karet
tanam tanaman perkebunan meliputi melaksanakan perkebunan. bertanggung
penanaman dan penyulaman 2. Mengidentifikasi jenis bahan jawab, Kritis, Peralatan
penanaman bahan panen
tanaman perkebunan sesuai tanaman perkebunan yang siap kreatif, gotong
karakteristik komoditas
tanam tanam. royang, dan
3. Menjelaskan faktor-faktor yang mandiri
memengaruhi keberhasilan
penanaman.
4. Menunjukkan langkah-langkah 8
penanaman bahan tanaman
perkebunan sesuai SOP.
5. Melaksanakan kegiatan
penanaman dengan
memperhatikan K3LH
(Keselamatan, Kesehatan Kerja,
dan Lingkungan Hidup).
6. Mengevaluasi hasil penanaman
berdasarkan kriteria keberhasilan.
Penyulaman Melaksanakan Peserta didik 1. menjelaskan pengertian dan Lahan
tanaman mampu melakukan tujuan penyulaman perkebunan
penyulaman tanaman perkebunan.
2. Melaksanakan kegiatan
tanaman
penyulaman tanaman untuk
mengganti tanaman yang mati 8
atau tumbuh tidak normal.
3. Mengevaluasi hasil penanaman
dan penyulaman berdasarkan
kriteria keberhasilan.
Alur topik/konten dan kompetensi Tujuan Alur Tujuan Pembelajaran Perkiraan Dimensi P3 Karakteristik
Pembelajaran (ATP) Jumlah yang terkait /Potensi
Elemen/CP
Materi Kompetensi berdasarkan CP pembelajaran sekolah
(Konten) (Keterampilan) (TP) (JP) yang terkait
4. Pengairan Sistem Menerapkan Peserta didik Menjelaskan macam-macam sumber Beriman, Peralatan
Penerapkan pengairan pengairan mampu air tanaman perkebunan Berbinekha, irigasi
menerapkan Menjelaskan tujuan pengairan bertanggung
meliputi berbagai tanaman perkebunan jawab,
sistem/teknik pengairan sistem/teknik
Menjelaskan teknik pemberian dan Kritis,
untuk pengembangan pengairan pembuangan air tanaman perkebunan
8 kreatif,
tanaman perkebunan. Menerapkan teknik dan cara gotong
pengairan tanaman perkebunan royang, dan
Mengendalikan pengairan tanaman mandiri
perkebunan
Teknik pengairan Melakukan Peserta didik mampu Melakukan pengairan tanaman baik
melakukan dipembibitan dan di lahan
pengendalian perkebunan
8
pengairan
5. Pemupukan Jenis-jenis Menerapkan Peserta didik mampu Menjelaskan pengertian dan tujuan Beriman, Pupuk
Menerapkan pemupukan pupuk menganalisis jenis- pemupukan pada tanaman Berbinekha, Tanaman
jenis pupuk perkebunan bertanggung perkebunan
meliputi penggunaan Menjelaskan fungsi dan peran jawab,
berbagai jenis pupuk untuk unsur hara bagi tanaman Kritis,
perkembangan tanaman perkebunan kreatif,
perkebunan. Mengidentifikasi berbagai jenis 8 gotong
pupuk dan fungsinya bagi tanaman royang, dan
perkebunan mandiri
Menentukan jenis, dosis, dan
waktu pemupukan yang tepat
sesuai kebutuhan tanaman
Alur topik/konten dan kompetensi Tujuan Alur Tujuan Pembelajaran Perkiraan Dimensi P3 Karakteristik
Pembelajaran (ATP) Jumlah yang terkait /Potensi
Elemen/CP
Materi Kompetensi berdasarkan CP pembelajaran sekolah
(Konten) (Keterampilan) (TP) (JP) yang terkait
6. Pengendalian Pengendalian Melakukan Peserta didik mampu Menjelaskan Jenis Hama 16 Beriman, Peralatan
hama melakukan Menyebutkan Alat dan bahan Berbinekha,
organisme pengendalian gulma pengendali hama bertanggung
pengganggu tanaman Mendeskripsikan Gejala jawab,
(OPT) Kerusakan Tanaman akibat hama Kritis,
Menerapkan pengendalian Menguraikan Identifikasi hama kreatif,
Menguraikan Diagnosa gangguan gotong
Organisme Pengganggu hama royang, dan
Tanaman (OPT) meliputi Menguraikan Perhitungan kerusakan mandiri
pengendalian hama, penyebab akibat gangguan hama
penyakit tanaman dan gulma Mengurikan Identifikasi metode
dengan berbagai metode serta pengendalian hama
penanganan limbah hasil Mengidentifikasi Teknik
pengendalian OPT. pengendalian hama
Melakukan Pengendalian kerusakan
tanaman perkebunana akibat serangan
hama
7. Pemangkasan Teknik Menerapkan Peserta didik 1. Menjelaskan tujuan dan manfaat Beriman, Tanaman
pemangkasan tanaman Berbinekha, perkebunan
Tanaman Pemangkasan mampu perkebunan. bertanggung
Menerapkan pemangkasan menerapkan 2. Menjelaskan jenis peralatan yang jawab,
meliputi berbagai teknik teknik digunakan dan fungsinya Kritis,
pemangkasan untuk 3. Mengidentifikasi jenis-jenis kreatif,
mengoptimalkan hasil pemangkasan pemangkasan sesuai kebutuhan gotong
tanaman perkebunan sesuai tanaman. royang, dan
komoditas serta penanganan 4. Menentukan waktu dan cara mandiri
8
limbah hasil pemangkasan.) pemangkasan yang tepat
berdasarkan kondisi tanaman.
5. Melaksanakan kegiatan
pemangkasan sesuai prosedur
kerja yang benar.
6. Mengevaluasi hasil pemangkasan
terhadap pertumbuhan dan
produktivitas tanaman.
pemangkasan
Pengendalian Melakukan 6.3 Peserta didik Mengidentifikasi peralatan dan 8
gulma mampu melakukan bahan pengendalian gulma
pengendalian gulma Mengidentifikasi metode
pengendalian gulma
Menerapkan pengendalian gulma
tanaman perkebunan
Mengendalikan gulma tanaman
perkebunan
Alur topik/konten dan kompetensi Tujuan Alur Tujuan Pembelajaran Perkiraan Dimensi P3 Karakteristik
Pembelajaran (ATP) Jumlah yang terkait /Potensi
Elemen/CP
Materi Kompetensi berdasarkan CP pembelajaran sekolah yang
(Konten) (Keterampilan) (TP) (JP) terkait
8. Panen dan penaganan Pemanenan Menerapkan Peserta didik mampu Menjelaskan pentingnya Beriman, Tanaman
menerapkan pemanenan tanaman perkebunan. Berbinekha, menghasilkan
pasca panen pemanenan tanaman bertanggung
Menerapkan pemanenan dan Mengidentifikasi berbagai jenis
perkebunan jawab,
tanaman perkebunan yang
penanganan pascapanen Kritis,
dipanen. kreatif,
tanaman perkebunan sesuai Menjelaskan waktu dan tanda- gotong
komoditas serta penanganan tanda tanaman siap dipanen. royang, dan
16
limbah hasil pemanenan dan Menjelaskan teknik dan alat yang mandiri
penanganan pasca panen. digunakan dalam pemanenan
Melakukan simulasi pemanenan
sesuai jenis tanaman.
Menggunakan alat panen secara
benar dan aman.
Penaganan an Melaksanakan Peserta didik mampu 1. Mengelola limbah hasil panen. Tempat
limbah hasil melakukan 2. Menjelaskan langkah-langkah Pembuatan
pemanenan penanganan limbah penanganan hasil panen, mulai kompos
hasil pemanenan dari sortasi, pembersihan,
pengeringan, hingga
penyimpanan.
8
3. Menjelaskan alat dan bahan yang
digunakan dalam proses pasca
panen.
Alur topik/konten dan kompetensi Tujuan Alur Tujuan Pembelajaran Perkiraan Dimensi P3 Karakteristik
Pembelajaran (ATP) Jumlah yang terkait /Potensi
Elemen/CP
Materi Kompetensi berdasarkan CP pembelajaran sekolah
(Konten) (Keterampilan) (TP) (JP) yang terkait
10. Pemasaran Pemasaran hasil Menerapkan peserta mampu 1. memilih metode pemasaran yang 8 Beriman,
tanaman menerapkan metode sesuai dengan kondisi dan Berbinekha,
Menerapkan pemasaran berbagai metode pemasaran hasil kebutuhan bertanggung
hasil tanaman perkebunan secara 2. merencanakan dan jawab,
perkebunan dengan efektif untuk mengimplementasikan strategi Kritis,
meningkatkan pemasaran hasil perkebunan kreatif,
berbagai metode pendapatan 3. memanfaatkan teknologi dan gotong
media untuk pemasaran hasil royang, dan
perkebunan mandiri
4. menilai efektivitas metode
pemasaran yang digunakan
Kutai Kartanegara,...................................................2025
HASMI, M.P
NIP. 197210302010012001