Anda di halaman 1dari 18

Manajemen Konstruksi

(SI-64244)

Unsur - Unsur Proyek Konstruksi


Andi Asnudin, ST.,MT.
Fakultas Teknik
Universitas Tadulako
1
Unsur-Unsur Proyek
Tujuan Instruksional Khusus :

 Memperkenalkan tujuan dan fungsi dari


masing-masing unsur-unsur proyek
 Membahas lingkup kerja peserta selama
siklus proyek
 Membahas organisasi serta tanggung
jawab dari setiap unsur proyek.

2
Unsur - Unsur Proyek
Pemilik
(Owner)
Instansi Pemasok
Terkait (Supplier)
Izin &
Regulasi
Konsultan Kontraktor
MANAJEMEN
(Consulta (Contracto
PROYEK
nt) r)
Lembaga
Lembaga Penyedia
Internal Pelayanan Publik
BAPPEN PLN, PDAM,
AS Masyarakat Telkom
(Community)
3
Pemilik Proyek (Project Owner)

 menyediakan anggaran (budget) perenc.


dan pelaksanaan proyek.
 Pemilik dapat sebagai individu,
perusahaan, atau pemerintah.
 Untuk proyek yang didanai dari dana
masyarakat, LOAN, Hibah, maupun
anggaran pemerintah daerah, pengguna
jasa/pemilik/owner adalah pemerintah.

4
Konsultan Manajemen (MK)

Penyedia jasa yang ditunjuk pengguna


jasa/pemilik proyek (project owner) sebagai
wakil dari pengguna jasa yang
bertanggungjawab dalam berbagai kegiatan
proyek

5
Jasa yang ditawarkan MK

Tahap
Jenis Pekerjaan
PP Implementasi
Menyusun rancangan kontrak .

Mempersiapkan paket lelang .

Membantu pemilik dalam proses .


lelang
Melaksanakan koordinasi .

Mengkaji hasil pelaksanaan


konsultan (pengawas/perencana) .

dan memberikan saran dan


usulan.

6
Jasa yang ditawarkan MK

Tahap
Jenis Pekerjaan Implementa
PP
si
Menyusun perencanaan
-Program penyelenggaraan . .
-Perkiraan biaya dan jadwal

Rekayasa nilai . .

Memantau dan mengendalikan . .


biaya dan jadwal proyek
Dukungan administrasi .

Memantau pengendalian mutu .

Memantau inspeksi dan uji coba .

7
Jasa yang ditawarkan MK

Tahap
Jenis Pekerjaan Implement
PP
asi
Keselamatan kerja (safety) .

Pembelian dini .

Menyusun dokumen proyek .

8
Konsultan Perencana
(Design Engineering)

 Meletakkan dasar kriteria desain


 Mengumpulkan data teknis untuk desain,
berdasarkan survey lapangan.
 Membuat spesifikasi material
 Membuat desain proses

9
Konsultan Perencana
(Design Engineering)

 Merancang gambar dan spesifikasinya


 Mengevaluasi , menyetujui usulan desain dan
gambar yang diajukan oleh manufaktur atau
kontraktor
 Membuat perkiraan biaya proyek
 Membuat jadwal pelaksanaan proyek
 Menyusun program jaminan mutu

10
Konsultan Pengawas
(Supervision)

Sebagai wakil dari pengguna jasa yang


bertanggungjawab untuk melakukan pengawasan
dalam berbagai kegiatan proyek yang diharapkan
sesuai dengan spesifikasi (mutu, biaya, dan
anggaran)

11
Kontraktor (Contractor)

Penyedia jasa yang menyediakan jasa untuk


menyelesaikan pekerjaan konstruksi sesuai
dengan kesepakatan antara pemilik proyek
(owner) dengan pelaksana proyek (kontraktor).

12
Pemasok (Supplier)

Penyedia jasa berupa pengadaan


material/bahan, tenaga kerja, dan
peralatan yang akan digunakan dalam
pelaksanaan proyek.

13
Instansi Terkait

Terlibat dalam perijinan/regulation, masalah


aspek hukum (legal aspect), seperti : dinas tata
kota untuk perijinan membangun (IMB), lembaga
penegakkan hukum dan Arbitrase untuk
menyelesaikan dispute/perselisihan dalam
pelaksanaan kontrak.

14
Masyarakat (community)

 Meningkatkan akses masyarakat ke keuntungan


proyek sehingga proporsi terbesar keuntungan
proyek langsung diterima oleh target yang tepat
(masyarakat setempat)
 Adanya transfer keahlian dan meningkatkan
kemampuan masyarakat di sekitar lokasi proyek.
 Meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap
infrastruktur yang berada di sekitar lingkungannya
dengan harapan masyarakat akan memelihara dan
menjaga infrastruktur tersebut.

15
Penyedia Pelayanan Publik

Perusahaan listrik negara (PLN), TELKOM, dan


perusahaan air minum (PDAM) merupakan
lembaga penyedia pelayanan publik

16
Lembaga Internal

Lembaga internal merupakan lembaga yang


memutuskan suatu kebijakan yang dapat berupa
tentang :(1) perencanaan dan konsep
pembangunan, (2)tata ruang, dan (3)
penggunaan lahan publik. Pada tingkat
Kota/Kabupaten adalah BAPPEDA dan tingkat
pusat dikelola oleh BAPPENAS.

17
Organisasi Non Pemerintah
(Ornop/NGO)

Partisipasi organisasi non pemerintah (ORNOP)


sangat diharapkan dalam melakukan monitoring dan
evaluasi terhadap pelaksanaan proyek konstruksi,
termasuk dalam memantau dampak negatif yang
dapat terjadi terhadap lingkungan sekitarnya. Selain
itu, ORNOP diharapkan dapat memberikan advokasi
pada masyarakat setempat.

18