Anda di halaman 1dari 6

Penerapan Hukum Newton

A. Ketentuan Yang Harus Diingat


Aturan Umum. 1. Tetapkan pilihan sumbu x dan sumbu y 2. Arah sumbu x yang dipilih disesuaikan dengan permukan di mana benda berada. Misalnya untuk bidang miring, pilihan arah sumbu di arahkan sesuai dengan letak kemiringan bidang. 3. Tanda gaya (negatif atau positif mengacu pada sumbu sumbu yang dipilih kecuali dalam hal benda bergerak, arah gaya diambil positif sesuai arah gerak benda. (back to cekidot) Arah sumbu pilihan
x x y

B. Contoh Penerapan
Kasus Menentukan Gaya Normal
Contoh 1 Sebuah benda diletakkan pada bidang datar. Massa benda 50 kg dan g = 10 m/s2. Hitunglah besar gaya reaksi normal yang diberikan lantai pada benda. Penyelesaian 1. Pilih sumbu x dan sumbu y. 2. Pikirkan dan gambarkan gaya apa saja yang terlibat di sana. 3. Pikirkan bahwa benda diam di atas bidang datar untuk menetapkan hukum Newton mana yang dapat di aplikasikan Ingat..., benda diam, artinya benda berada dalam keseimbangan statis. Karena itu berlaku hukum I Newton.

y x

F =0 N W= 0 N = W = mg
W=mg

<<previous

N = (50 kg)(10 m/s2) = 500 newton next>>

P = 60 N
=30o

Contoh 2 Sebuah benda diletakkan pada bidang datar kasar. Berat benda 1000 Newton. Sebuah gaya 60 Newton menarik benda dalam arah 30o terhadap permukaan bidang. Hitung gaya normal yang diberikan lantai pada benda.

Penyelesaian: Ingat ketentuan pada contoh 1 di atas...dan karena yang ditanyakan hanya gaya reaksi normal, maka kita hanya meninjau arah sumbu y saja. Untuk arah sumbu x akan dijelaskan pada kesempatan berbeda! Perhatikanlah...mari kita gambarkan dulu... Py adalah proyeksi P pada sumbu Y y sehingga berlaku Py = P.sin 30o x N Py Py = (60 N)(1/2) P = 60 N = 30 Newton o
=30 Kemudian kita cari N dengan menerapkan H1N, Fy = 0, maka N + Py - W = 0 sehingga:

N = W - Py
= 1000 30 = 970 N

W = 1000 N

<<Previous

Menentukan Gaya Tegangan Tali


Contoh 3 Sebuah benda 100 N digantung dengan dua utas tali ringan seperti terlihat pada gambar. Hitung besar gaya tegangan T1 dan T2!

y x

T1y

45o T1

, sehingga untuk sumbu y di dapat T1y - W = 0 T1y = W = 100 newton

T2

T1x
dan

()2T1 = 100 T1 = 1002 newton

W = 100 N Uraikan T1 pada sumbu x dan sumbu y,

Fx = 0,

T1y = T1 sin 45o = ()2T1, dan T1x = T1cos 45o = ()2T1 Dan sistem dalam keadaan seimbang

Fy = 0

sehingga untuk sumbu x di dapat T1x - T2 = 0 T1x = T2 = ()2T1 T2 = (()2)(1002) T2 = 100 newton

Soal-soal
1. Sebuah benda m = 20 kg berada di atas lantai dalam keadaan diam. Sebuah gaya P menekan benda sebesar 100 Newton dengan arah vertikal terhadap lantai. Hitunglah besar gaya reaksi normal lantai terhadap benda. Untuk seluruh soal nilai g adalah 10 m/s2. 2. Sebuah benda m = 10 kg berada dalam keadaan diam di atas bidang miring kasar. Sudut kemiringan (elevasi) bidang miring terhadap permukaan bumi adalah 30o. Hitunglah gaya reaksi normal yang diberikan bidang miring terhadap benda.
3. Sebuah benda m = 20 kg digantung dengan tali pada dinding tembok dan batang tanpa massa menyangga seperti pada gambar. Tentukan gaya tegangan T yang diderita tali.
y x

60o

4. Sebuah benda m = 10 kg digantung dalam keadaan diam dengan dua utas tali tanpa massa seperti pada gambar berikut. Hitunglah besar masing-masing tegangan tali T1 dan T2 53o 37o
y x

T1

T2 Perhatian: Untuk memecahkan soal ini, F = 0 diterapkan dalam arah sumbu x dan sumbu y pada titik simpul tiga tali! W

Selesai