Anda di halaman 1dari 17

Akuntansi Internasional

Desi Oktafiani
Fanny Hidayati

BAB 1
Pendahuluan
Akuntansi memainkan peranan yang sangat penting dalam masyarakat.
Sebagai cabang dari ilmu ekonomi, akuntansi menyediakan informasi
mengenai perusahaan dan transaksinya untuk memfasilitasi keputusan
alokasi sumber daya oleh para pengguna informasi tersebut. Jika
informasi yang dilaporkan dapat diandalkan dan bermanfaat, maka
sumber daya yang terbatas itu dapat dialokasikan secara optimal, dan
sebaliknya alokasi sumber daya menjadi kurang optimal jika informasi
kurang andal dan tidak bermanfaat.
Akuntansi mencakup beberapa proses yang luas : Pengukuran,
Pengungkapan, dan Pemeriksaan (Auditing).

Sudut Pandang Sejarah


Sejarah akuntansi merupaakn sejarah internasional. Kronologi berikut ini
menunjukkan bahwa akuntansi telah meraih keberhasilan besar dalam
kemampuannya untuk diterapkan dari satu kondisi nasional ke kondisi
lainnya, sementara di pihak lain memungkinkan timbulnya pengembangan
terus menerus dalam bidang teori dn praktik di seluruh dunia.

Sudut Pandang Kontemporer


Apabila usaha-usaha untuk mengurangi perbedaan akuntansi internasional
merupakan sesuatu yang penting di satu sisi, sekarang ini terdapat sejumlah
factor tambahan yang turut menambahkan pentingnya mempelajari akuntansi
internasional. Factor-faktor itu tumbuh dari pengurangan yang signifikan dan
terus menerus atas hambatan perdagangan dan pengendalian modal secara
nasional yang terjadi bersamaan dengan kemajuan dalam teknologi informasi .

Pertumbuhan dan Penyebaran Operasi


Multinasional
Saat ini, bisnis internaisonal melebihi perdagangan luar negeri dan meningkatkan asosiasi
dengan investasi asing langsung, yang meliputi pendirian sistem manufaktur atau distribusi
di luar negeri dengan membentuk afiliasi yang dimiliki seutuhnya, usaha patungan, atau
aliansi strategis. Terlihat jelas dari Negara-negara berkembang sejak awal tahun 1990-an
sehingga menunjukkan bahwa MNC makin menyadari bahwa Negara-negara tuan rumah ini
(host countries) menjadi lokasi investasi yang menarik. Pada tingkat perusahaan, aktivitas
investasi langsung terlihat dengan adanya pengungkapan segmen perusahaan dan daftar
kepemilikan saham pada perusahaan afiliasi.

Inovasi Keuangan
Manajemen risiko telah menjadi istilah yang popular dalam lingkungan perusahaan
dan manajemen. Dengan deregulasi pasar keuangan dan pengendalian modal yang
terus dilakukan, kerentanan dalam harga komoditas, valuta asing, kredit, dan ekuitas
menjadi hal yang biasa dewasa ini. Hal ini memacu tujuan aktivitas perusahaan
dalam mengidentifikasikan risiko yang mereka hadapi berasal dari kerentanan
tersebut, memutuskan risiko mana yang perlu dilindungi dan mengnevaluasi hasil
strategi manajemen risiko yang dijalankan.

Kompetisi Global
Factor lain yang terus menyumbangkan makin pentingnya akuntansi internasional
adalah fenomena kompetisi global. Penentuan acuan (benchmarking), suatu tindakan
untuk membandingkan kinerja satu pihak dengan suatu standar yang memadai,
bukanlah hal yang baru. Hal yang baru adalah standar perbandingan yang kini
melampaui batas-batas nasional.

Merger dan Akuisisi Lintas Batas


Negara
Seiring dengan berlanjutnya tren global atas konsolidasi industry, berita
mengenai merger dan akuisisi internasional praktis merupakan
kenyataan sehari-hari. Apabila merger umumnya diringkas dengan istilah
sinergi operasi atau skala ekonomi, akuntansi memainkan peranan yang
penting dalam mega konsolidasi ini karena angka-angka yang dihasilkan
akuntansi bersifat mendasar dalam proses penilaian perusahaan.

Internasionalisasi Pasar Modal


Faktor yang mungkin banyak menyumbangkan perhatian lebih terhadap kauntansi
internasional di kalangan eksekutif perusahaan, investor, regular pasar, pembuat standar
akuntansi, dan para pendidik ilmu bisnis adalah internasionalisasi pasar modal seluruh dunia.
Data statistik memperlihatkan bahwa dalam arus modal lintas batas Negara telah melonjak
naik menjadi lebih dari dua puluh kali lipat sejak tahun 1990. Nilai penawaran sekuritas
internasional telah melonjak lebih dari empat kali lipat dalam periode yang sama, dan saat
ini telah melampaui nilai lebih dari 1,5 triliun dolar. Obligasi (surat utang), pinjaman modal
perusahaan dan prasarana utang lainnya, semua ini telah melonjak nilai secara dramatis
sejak tahun 1990. Bank investasi Russel, Greenwich Associates, Morgan Stanley, Merrill
Lynch, dan Grail Partners, semuanya telah memperkirakan bahwa investasi perlindungan
dana retail secara mendunia akan mengalami kenaikan hingga 2,5 triliun dolar pada tahun
2010.

Tiga wilayah dengan pasar modal terbesar adalah wilayah benua Amerika, AsiaPasifik, dan Eropa, termasuk juga didalamnya Afrika dan Timur Tengah. Dalam
konteks kapitalisasi pasar modal domestic, wilayah Amerika telah mengalami
peningkatan tahunan keseluruhan dengan kisaran 13 persen, melonjak dari 11.931
triliun dolar di tahun 2002 hingga 19.458 triliun dolar pada 2005; Eropa 17,2 persen,
meningkat dari $6.465 triliun hingga $12.206 triliun; dan Asia Pasifik meroket 20
persen, naik dari $4.437 triliun hingga $9.310 triliun.

Pencatatan dan Penerbitan Saham Lintas


Batas Negar
Bukti menunjukkan bahwa perusahaan penerbit saham bermaksud melakukan
pencatatan lintas-batas di Eropa untuk memperluas kelompok pemegang saham,
meningkatkan kesadaran terhadap produk mereka dan/atau membangun kesadaran
masyarakat terhadap perusahaan, khususnya Negara-negara dimana perusahaan
memiliki operasi yang signifikan dan/atau pelanggan utama.
Regulator nasional dan bursa efek sangat berkompetissi dalam pencatatan saham
asing dan volume perdagangan, yang merupakan hal penting bagi bursa efek yang
berkeinginan untuk menjadi atau mempertahankan posisi sebagai pemimpin global.
Oleh karena pasar modal menjadi makin khusus, setiap pasar menawarkan manfaat
unik untuk para penerbit asing.
Klasifikasi merupakan dasar untuk memahami dan menganalisis mengapa dan
bagaimana sistem akuntansi nasional berbeda-beda. Tujuan klasifikasi adalah untuk
mengelompokkan sistem akuntansi keuangan menurut karakteristik khususnya.
Klasifikasi mengungkapkan struktur dasar dimana anggota-anggota kelompok memiliki
kesamaan dan apa yang membedakan kelompok-kelompok yang beraneka ragam satu
sama lain. Klasifikasi merupakan cara untuk melihat dunia.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

hubungan antara budaya (faktor kedelapan berikut ini)


dan perkembangan akuntansi adalah:
Sumber Pendanaa
Sistem Hukum
Perpajakan
Ikatan politik dan ekonomi
Inflasi
Tingkat perkembangan ekonomi
Tingkat pendidikan
Budaya

Berdasarkan hasil analisis Hofstede, Gray mengusulkan suatu kerangka


kerja yang menghubungkan budaya dan akuntansi. Empat dimensi nilai
akuntansi yang memengaruhi praktik pelaporan keuangan suatu Negara,
yaitu :
1.
2.
3.
4.

Profesionalisme versus ketetapan wajib pengendalian


Keseragaman versus fleksibilitas
Konservatisme versus optimisme
Kerahasian versus transparansi

Klasifikasi
Klasifikasi akuntansi internasional dapat dilakukan dalam dua kategori:
dengan pertimbangan dan secara empiris. Klasifikasi dengan
pertimbangan bergantung pada pengetahuan, intuisi dan pengalaman.
Klasifikasi secara empiris menggunakan metode statistik untuk
mengumpulkan basis data prinsip dan praktik akuntansi seluruh dunia.

Empat Pendekatan Terhadap Pengembangan


Akuntansi
(1)

(2)

(3)

(4)

Pendekatan makroekonomi, praktik akuntansi didapatkan dari dan dirancang untuk


meningkatkan tujuan makroekonomi nasional. Tujuan perusahaan umumnya mengikuti
dan bukan memimpin kebijakan nasional, karena perusahaan bisnis mengoordinasi
kegiatan mereka dengan kebijakan nasional. Untuk mendorong perkembangan industry
tertentu, suatu Negara dapat mengizinkan penghapusan pengeluaran modal secara cepat
pada beberapa industry tersebut.
Pendekatan mikroekonomi, akuntansi berkembang dari prinsip-prinsip mikroekonomi.
Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan harus mempertahankan modal fisik yang dimiliki.
Juga sama pentingnya bahwa perusahaan memisahkan secara jelas modal dari laba untuk
mengevaluasi dan mengendalikan aktivitas usaha.
Pendekatan disiplin independen, akuntansi berasal dari praktik bisnis dan berkembang
secara ad hoc, dengan dasar perlahan-lahan dari petimbangan, coba-coba, dan
kesalahan. Bisnis menghadapi kerumitan dunia nyata dan ketidakpastian yang senantiasa
terjadi melalui pengalaman, praktik, dan intuisi. Akuntansi berkembang dengan cara yang
sama.
Pendekatan yang seragam, akuntansi distandardisasi dan digunakan sebagai alat untuk
kendali administrative oleh pemerintah pusat. Secara umum, pendekatan seragam
digunakan di Negara-negara dengan keterlihatan pemerintah yang besar dalam
perencanaan ekonomi di mana akuntansi digunakan antara lain untuk mengukur kinerja,
mengalokasikan sumber daya, mengumpulkan pajak, dan mengendalikan harga.

BAB 3
Akuntansi Komaparatif: Eropa
Lima anggota Uni Eropa (EU): Republik Ceko, Prancis, Jerman, Belanda,
dan Inggris, Prancis, Jerman, dan Belanda merupakan anggota asli
Masyarakat Ekonomi Eropa (European Economic Community) ketika
organisasi tersebut didirikan pada tahun 1957. Inggris bergabung pada
tahun 1973. Keempat Negara ini memiliki ekonomi yang berkembang
pesat dan merupakan rumah bagi banyak perusahaan multinasional
terbesar dunia. Keempat Negara tersebut merupakan beberapa pendiri
International Accounting Standards Committee (sekarang lebih dikenal
dengan International Accounting Standards Board, atau IASB), dan
memiliki peranan penting dalam mengatur agendanya, Republik Ceko
merupakan sebuah Negara dengan perekonomian yang berkembang.
Perkembangan akuntansi di Negara tersebut merupakan gambaran dari
Negara-negara lain dalam blok Soviet, Republik Ceko bergabung dalam
Uni Eropa pada tahun 2004.

IFRS DALAM UNI EROPA


Kecenderungan dalam laporan keuangan menghadap kea rah kewajaran
penyajian, setidaknya bagi laporan keuangan gabungan. Pada tahun 2002,
Uni Eropa menyetujui sebuah aturan akuntansi yang mengharuskan semua
perusahaan Uni Eropa yang terdaftar dalam sebuah pasar resmi untuk
mengikuti IFRS dalam laporan keuangan gabungan mereka, dimulai pada
tahun 2005

Laporan keuangan IFRS terdiri atas neraca gabungan, laporan laba rugi,
laporan kas, laporan perubahan ekuitas dan catatan penjelasan,
ungkapan catatan harus mencakup:

Kebijakan akuntansi yang diikuti

Penilaian yang dibuat oleh manajemen dalam menerapkan kebijakan


akuntansi yang penting

Akuntansi utama mengenai masa depan dan sumber-sumber penting


tentang ketidakpastian estimasi

SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN LIMA NEGARA


Prancis
Prancis merupakan penyokong utama dunia dalam kesamaan akuntansi
nasional. Menteri Ekonomi Nasional menyetujui Plan Comptable General
(undang-undang akuntansi nasional) formal yang pertama pada September
1947. Revisi selanjutnya dari ketentuan tersebut dibuat pada tahun 1982 di
bawah pengaruh Fourth Directive of the European Union. Pada tahun 1986,
ketentuan tersebut diperluas untuk mengimplementasikan persyaratan
Seventh Directive Uni Eropa pada laporan keuangan gabungan, dan
selanjutnya direvisi lagi pada tahun 1999.
Plan Comptable General berisi:

Tujuan dan prinsip laporan dan akuntansi keuangan

Definisi aset, utang, ekuitas pemegang saham, pendapatan, dan pengeluaran

Aturan-aturan valuasi dan pengakuan

Daftar akun, persyaratan penggunaannya, dan persyaratan tata buku lainnya


yang telah distandardisasi

Contoh laporan keuangan dan aturan presentasinya

Jerman
Iklim akuntansi Jerman terus berubah semenjak akhir Perang Dunia II.
Commercial Code menetapkan beragam prinsip tentang pembukuan
yang rapi, dan audit yang mandiri hampir tidak selamat dari perang.
Pada awal tahun 1970-an, Uni Eropa mulai mengeluarkan perintah
penyelarasannya di mana Negara-negara anggotanya diwajibkan untuk
menggabungkan diri dengan undang-undang nasionalnya.
Legislasi ini sangat luar biasa karena
(1) menggabungkan semua persyaratan akuntansi, laporan keuangan,
pengungkapan, dan audit Jerman ke dalam satu undang-undang;
(2) undang-undang tunggal ini ditetapkan menjadi buku ketiga dari German
Commercial Code (HGB), sehingga bisa diterapkan untuk semua entitas
bisnis, dari kemitraan terbatas hingga perusahaan pribadi dan publik;
dan (3) peraturan ini sebagian besar didasarkan pada konsep dan praktik
Eropa.

Republik Ceko
Setelah tahun 1989, Ceko bergerak cepat menuju ekonomi
berorientasi pasar. Pemerintah mengubah susunan hukum
dan administratifnya untuk merangsang ekonomi dan
menarik investasi asing. Kendali harga dinaikkan. Akuntansi
diarahkan ke gaya barat, kali ini menggambarkan prinsipprinsip yang ditanamkan dalam European Union Directives.
Sebuah elemen penting dari lelangan tersebut adalah adanya
sistem kupon voucher yang memungkinkan penduduk Ceko
yang telah dewasa untuk membeli voucher investasi dengan
harga tertentu. Voucher- voucher tersebut digunakan untuk
membeli saham dari perusahaan industry besar yang baru
diprivatisasikan. Namun, banyak warga Ceko, yang tidak
memiliki pengalaman sebagai pemegang saham, menjual
saham mereka kepada bank investasi yang dimiliki oleh bankbank tersebut, yang berakhir dengan kepemilikan perusahaan
yang sama di mana mereka menanamkan modalnya

Belanda
akuntansi Belanda memberikan beberapa paradoks yang menarik.
Belanda memiliki undang-undang akuntansi dan persyaratan laporan
keuangan yang cukup bebas tapi standar praktik professional yang
sangat tinggi. Laporan keuangan dan akuntansi pajak merupakan dua
aktivitas yang terpisah. Inggris dan Amerika Serikat telah
memengaruhi akuntansi Belanda seperti (atau lebih) dari Negaranegara benua Eropa lainnya.
Akuntansi di Belanda dianggap sebagai sebuah cabang ekonomi bisnis.
Akuntan professional yang sangat dihormati seringkali merupakan
pengajar paruh waktu. Jadi, pemikiran akademis memiliki pengaruh
besar dalam praktik yang berjalan.
Akuntan Belanda juga mau menerima pemikiran asing. Belanda
merupakan penyokong awal dari standar internasional untuk akuntansi
dan laporan keuangan, dan laporan IASB menerima perhatian besar
dalam menentukan praktik yang bisa diterima. Perusahaan-perusahaan
ini telah terdaftar secara internasional sejak tahun 1950-an dan telah
dipengaruhi oleh akuntansi luar negeri (khususnya Inggris dan Amerika
Serikat). Namun, pengaruh dari Amsterdam Stock Exchange sangat
kecil karena tidak memberikan banyak modal bisnis baru.

Inggris
Akuntansi di Inggris berkembang sebagai sebuah ilmu tunggal, secara
pragmatis merespons terhadap kebutuhan dan praktik bisnis. Sejak tahun
1970-an, sumber paling penting untuk pengembangan dalam undang-undang
perusahaan adalah EU Directives, terutama Fourth dan Seventh Directive.
Pada saat yang sama, standar akuntansi dan proses penyusunan standar
telah menjadi lebih otoritatif.
Warisan akuntansi Inggris pada dunia sangatlah mendasar. Inggris merupakan
Negara pertama di dunia yang mengembangkan sebuah profesi akuntansi
seperti yang kita kenal saat ini. Pemikiran akuntansi professional dan
praktiknya dikirimkan ke Australia, Kanada, Amerika Serikat, dan semua bekas
jajahan Inggris termasuk Hong Kong, India, Kenya, Selandia Baru, Nigeria,
Singapura, dan Afrika Selatan.