Anda di halaman 1dari 36

PERALATAN INDUSTRI PROSES

CRUSHER

Disusun oleh
Yunita Elisabeth Sihaloho (1513013)
Ridha Faturachmi (1513015)
Indah Kartika (1513021)
Rindi Sulistyani (1513020)

APA ITU CRUSHER?

Crusher adalah mesin yang dirancang untuk mengurangi ukuran


material besar menjadi berukuran kecil , berupa krikil , atau serbuk.

Tujuan mengurangi / mereduksi ukuran diantaranya agar material


lebih mudah dibawa, disimpan , dibuang, didaur ulang atau diolah
ketahap selanjutnya

BAGAIMANA PRINSIP
KERJANYA
? kerja :
Crusher
memiliki 2 prinsip

1. Secara tekan/compressiv, material diperkecil ukurannya


oleh karena gaya tekan. Reduction ratio antara 3 : 1
sampai 7 : 1.
2.

Secara pukul/impact, material diperkecil ukurannya oleh


karena gaya pukul yang mendadak. Reduction ratio nya
lebih tinggi dari crusher tipe tekan.

CRUSHING

Prosesnya disebut Crushing, proses


mengubah kekuatan tenaga dari bahan
yang terbuat dari molekul padat yang
lebih
kuat
dan
tahan
terhadap
perubahan bentuk , dibandingkan
dengan
materi
yang
sedang
dihancurkan.

TAHAPAN CRUSHING
1. Primary Crushing, peremukan tahap pertama.
Ukuran umpan yang digunakan berkisar 1500mm
dengan ukuran setting antara 30mm sampai 200
mm. Jenis Crusher yang digunakan: Jaw Crusher dan
Gyratory Crusher.
2. Secondary crushing, Umpan yang digunakan
berukuran 150mm dengan setting produk 12.5mm
75mm. Jenis Crusher yang digunakan: Jaw Crusher
dan Gyratory Crusher dengan ukuran lebih kecil.
3. Fine Cruhing, dimana umpan yang digunakan
berukuran 25mm. Alatnya Ball Mill, Ring Mill dll.

CRUSHER DI INDUSTRI

Pemecah batu biasanya terletak di sebelah crusher


mengurangi bahan yang terlalu besar untuk crusher .

Biasanya tahapan crushing diikuti oleh tahap penggilingan jika


bahan membutuhkan pengecilan materi pada tahap selanjutnya.
Dalam hal ini tahap penggilingan, Ring Mill dan ball mill dianggap
penggiling bukan penghancur .

Faktor-faktor utama yang harus diperhatikan dalam pemilihan tipe


peralatan untuk proses penghancuran adalah:
Ukuran umpan
Ukuran produk yang dibutuhkan untuk distribusi
Sifat fisik dari material: Kekerasan, kadar air, spesifik gravitasi,
thermoplastik, struktur mekanis, abrasivitas, kerapuhan,
kelengketan, sifat mudah terbakar, dsb.
Kecepatan atau laju proses
Jumlah umpan dalam ton
Ratio pengurangan ukuran

1.
2.
3.

4.
5.
6.

untuk

TIPE-TIPE CRUSHER

1. JAW CRUSHER

Untuk bongkahan-bongkahan yang memiliki diameter besar dalam


satuan feet biasanya digunakan Jaw crusher ataupun Gyratory
Crusher. Jaw crusher cocok untuk umpan yang bersifat keras, kasar,
dan lengket. Produk yang keluar tidak halus atau berupa pecahanpecahan kasar tetapi berair karena tempat keluarannya yang panjang
dan sempit. Kebutuhan daya dari crusher tergantung pada ukuran
dan kapasitas. Pada Jaw crusher mesin kerja terbilang berat dan
karenanya harus dibangun dengan kokoh. Rangka luar umumnya
tebuat dari besi cor atau baja. Jaw crusher menggunakan gaya tekan,
tekanan mekanik dicapai dengan dua rahang crusher, dimana yang
satu diam sedangkan bagian yang lain bergerak.

1. JAW CRUSHER
Jaw Crusher diklasifikasikan pada posisi
basis dari poros rahang ayunnya.
1. Black crusher-rahang ayun pada posisi
atas
2. Dodger crusher-rahang ayun pada
posisi bawah/rendah
3. Universal crusher-rahang ayun yang
tetap dan pada posisi menengah

1. JAW CRUSHER

1. JAW CRUSHER
BLACK JAW CRUSHER, Blake crusher terdiri dari
dua tipe yakni single dan double toggle jaw
crusher:

Singel Toggel, mengalami dua jenis gerakan


-gerak
ayunan
menuju
rahang,
ketika
digabungkan, menyebabkan gerakan rahang elips
. Cocok untuk menghancurkan material kecil.
Double Toggle, Jenis ini umumnya digunakan di
tambang
karena
kemampuannya
untuk
menghancurkan bahan keras dan kasar .

Bagian-bagian Jaw Crusher (Blake


Crusher) adalah:

Stationary jaw (fixed jaw) rahang tetap


Merupakan rahang penghancur yang tidak bergerak.

Sebagai tumpuan material yang akan ditumbuk.


Sebagai penahan pada saat bagian yang lain bergerak menekan material.

Swinging jaw (movable jaw) rahang gerak


Merupakan rahang penghancur yang bergerak.
Untuk memberikan tumbukan dan tekanan kepada material yang akan dihancurkan
sehingga material tersebut dapat diperkecil ukurannya.
Toggles Baut
Untuk menggerakkan swinging jaw.
Untuk mengubah gerakan naik-turun menjadi gerakan maju-mundur.

Flywheel roda penggerak


Untuk menggerakkan dan memutar eccentric shaft.
Spring
Untuk menggerakkan toggles.
Pivot titik engsel jaw di bagian atas
Sebagai tempat dimana swinging jaw diletakkan.

PRINSIP KERJA MESIN JAW CRUSHER


Jaw Crusher bekerja mengandalkan kekuatan motor . Melalui roda motor,
poros eksentrik digerakkan oleh sabuk segitiga dan slot wheel untuk terdiri
dari jaw plate, jaw plate yang bergerak dan side-lee board dapat dihancurkan
dan diberhentikan membuat jaw plate bergerak seirama. Oleh karena itu,
material dalam rongga penghancuran yang melalui pembukaan pemakaian.
kerja alat ini adalah dengan menggerakan salah satu jepit, sementara jepit
yang lain diam. Tenaga yang dihasilkan oleh bagian yang bergerak mampu
menghasilakn tenaga untuk menghancurkan batuan yang keras. Kapasitas jaw
crusher ditentukan oleh ukuran crusher.Alat pemecah rahang ini terutama
dipakai untuk memecah bahan olahan berupa bijih-bijih atau batu-batu. Bahan
olahan ini ini dipecah diantara dua rahang besi atau baja. Konstruksinya
mempunyai sepasang rahang yang satu diam dan yang satunya bergerak
maju mundur ( bolak-balik ). Proses pemecahan bahan olahan dari pemecah
rahang ini berlangsung berkala dengan cara tekanan & potongan.

1. JAW CRUSHER
DODGE JAW CRUSHER
Pada jaw crusher jenis dodge, rahang yang
jauh terpisah di bagian atas dari pada di
bawah , membentuk saluran meruncing
sehingga material hancur semakin kecil dan
lebih kecil karena perjalanan ke bawah
hingga cukup kecil untuk lolos dari
pembukaan bawah . Digunakan untuk
keperluan laboratorium dan bukan untuk
operasi kerja berat.

APLIKASI
Jaw crusherbisa digunakan dalam kimia
pertambangan, industri metalurgi, konstruksi, jalan
dan bangunan kereta api, dll.

Kelebihan dan kekurangan jaw


Mesin
ini tidak mudah rusak jika
Kecepatan operasi tidak boleh
crusher
bongkahan logam secara tidak
begitu tinggi sehingga sejumlah
sengaja masuk.
Perawatannya cukup mudah
Efisiensi tinggi dan biaya operasi
yang rendah
Hasil akhir partikel dan rasio
hancur baik.

produk halus yang dihasilkan


adalah sebagai hasil dari bahan
yang berulang kali dihancurkan
dikarenakan tidak bisa lolos
dengan cepat.

2. GYRATORY CRUSHER
Gyratory Crusher adalah salah satu jenis utama crusher (alat
penghancur) primer di tambang atau pabrik pengolahan bijih.
Ukuran Crusher gyratory ditetapkan dalam ukuran baik oleh gape
dan diameter mantel atau dengan ukuran pembukaan penerima.
Crusher gyratory dapat digunakan untuk menghancurkan baik
secara primer atau sekunder, yaitu berfungsi memecahbatu
tahap pertama dan tahap kedua.

PRINSIP KERJA ALAT

Gyratory crusher memiliki konsep dasar yang mirip


dengan jaw crusher, terdiri dari permukaan cekung dan
kepala kerucut; kedua permukaan biasanya dilapisi
dengan permukaan baja mangan. Kerucut bagian dalam
memiliki gerakan sedikit melingkar, tetapi tidak
memutar, gerakan ini dihasilkan oleh eccentric
assembly. Seperti jaw crusher, feed bergerak ke bawah
diantara dua permukaan, makin kebawah ukuran akan
semakin hancur sampai cukup kecil untuk jatuh keluar
melalui celah diantara dua permukaan. Perbedaannya
dengan jaw crusher terletak pada pemberian tekanan

PRINSIP KERJA ALAT

Secara umum Gyratory crusher memiliki sumbu tegak, main shaft,


yaitu tempat terpasangnya peremuk yang disebut mantle atau
head, digantung pada spider. Sumbu tegak diputar secara eccentric
dari bagian bawah, sehingga eccentric sleeve, mengakibatkan
suatu gerakan berputar mantle yang selalu mendekat kearah shell.
Mantle berada dalam shell yang berbentuk kerucut yang
membesar ke atas, sehingga membentuk rongga remuk, yaitu
crushing chamber antara concave atau shell dengan mantle.
Mantle bersama sumbu tegak bergerak secara gyratory dan
memberi gaya kompresi kearah shell. Gaya kompressi ini akan
meremuk bijih dalam rongga remuk. Peremukan bijih hanya
terjadi ketika bijih dikenai gaya kompressi.

Oleh karena itu peremukan ini disebut


arrested crushing. Setelah remuk, bijih turun
secara gravity. Gyratory crusher melakukan
peremukan selama siklus putarannya. Jadi
setiap saat, mantle bergerak kearah shell,
setiap saat pula mantle memberikan gaya
kompressi terhadap bijih yang berada dalam
rongga remuk. Mekanisme peremukan ini
disebut sebagai full time crushing. Gyratory
crushing tidak memelurkan feeder sebagai
pengumpan bijih yang akan masuk. Bijih
dapat ditaruh dengan cara ditumpuk di
bagian atasnya. Hal ini berbeda dengan jaw
crusher yang sangat bergantung pada feeder
untuk pengatur laju bijih yang akan masuk
ke dalam crusher. Hasil pemecahan crusher
ini rata rata berbentuk kubus dan agak
seragam. Hal ini karena bentuk lengkung
dari cone atau bowl yang mempunyai
permukaan cekung ( concave).

APLIKASI ALAT

Gyratory crusher secara luas digunakan di


bidang pertambangan seperti semen, batubara,
bahan metalurgi, bahan bangunan, minyak
bumi, dan kimia industry. Tahapan pengolahan
yakni penghancuran secara primer dan
sekunder pada bahan bahan seperti kapur,
gypsum, batubara, kalsit, bauksit, granit, terak,
bijih besi. Alat ini tidak sesuai dengan material
yang lengket seperti lempung karena kurang
menguntungkan disebabkan biaya lebih besar
jika dibandingkan dengan jaw crusher.

KEKURANGAN DAN KELEBIHAN

Kelebihan alat Gyratory crusher :


Umumya gyratory crusher memiliki kapasitas yang
lebih besar ( hingga 8000 ton/jam) dibandingkan
dengan jaw crusher ( hingga 1500 ton/jam ).
gyratory beroperasi secara continue.
mudah dioperasikan
komsumsi daya lebih rendah daripada jaw crusher
Kekurangan alat Gyratory crusher :
gyratory crusher beroperasi pada kecepatan yang
lebih lambat dari jaw crusher.
Alat ini tidak sesuai dengan material yang lengket
seperti lempung karena kurang menguntungkan.

MACAM-MACAM GYRATORY CRUSHER

Crusher primer
Crusher sekunder
Cone crusher

CRUSHER PRIMER
Mempunyai sudut kerucut yang
curam dan rasio reduksi yang kecil
Dapat langsung menerima umpan
dari truk atau railcar
Crusher digerakkan secara mekanik
atau hidraulik

GYRATORY CRUSHER PRIMER

CRUSHER SEKUNDER

Crusher sekunder mempunyai sudut


kerucut yang lebih lebar, ini
memungkinkan produk yang lebih
halus tersebar di area terusan yang
lebih besar dan juga menyebabkan
keausan di area yang lebih luas.
Keausan paling parah terjadi di zona
crushing. Partikel halus akan berada
di bagian paling bawah crusher.

CONE CRUSHER
Mempunyai sudut kerucut yang
lebar
Untuk penghancuran material
yang halus
Dapat beroperasi secara open
circuit atau closed circuit
Unjuk kerja menurun karena:
adanya material lengket di
feed, kandungan moisture yang
berlebih dan distribusi feed
yang tidak merata

3. ROLL CRUSHER

RollCrusheradalah typecrusherdengan sistem


gilas rotary dengan kecepatan rpm yang realatiflebih
rendah dari impact crusher yaitu sekitar 300 rpm
dan memiliki kapasitas produksi yang jauh lebih besar.
Unjuk kerja dari mesin RollCrusherini bergantung pada
jenis / kualiatas material gigi gilasnya, ukuran shaft dan
ukuran Roda nya, yang semuanya harus disesuaikan
dengan raw material dan target kapasitas produksi.

CARA KERJA ALAT

Roll Crusher atau pemecah batu jenis roll,


memecah batu dengan menjepitnya diantara
satu roll, dua roll atau lebih, dimana roll-roll akan
berputar berlawanan dengan adanya berat
tersendiri dan gusuran dari batu, maka batu akan
pecah.
Adapun permukaan dari Roll bermacam-macam
ada yang rata, bergelombang, beralur dengan
bermacam-macam, gigi-gigi dan sebagainya,
sesuai dengan jenis batu dan hasil pemecahan
yang diharapkan.

MACAM-MACAM ROLL CRUSHER


1. Single Roll
Single roll crusher adalah roll crusheryang
didesain mempunyai 1 roller saja dengan tujuan
untuk meningkatkan kapasitas pengolahan
batubara/ satuan luas.

2 Double Roll
Double roll crusher adalah roll crusheryang
mempunyai 2 buah roller, dengan sumbu yang
sejajar pada bidang horizontal yang sama.
Double roll crusher sangat cocok digunakan
untuk batuan mineral jenis : Batu bara,lime
stone, kaolin, phospat, dan tersier crusher pada
batu split/andesit. Dengan kecepatan 300-350
rpm double roll crusher memiliki kecepatan
dalam menghancurkan berbagai jenis batuan.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN


Single Roll Crusher

Double Roll Crusher

Mudah dan ringan dalam melakukan


penghancuran partikel.

perumusan secara berlebihan.

Mudah dalam melakukan preparasi

Jarang

alat.

ruang peremukan.

Single Roll Crusher

Tidak mudah terjadi peremukan atau

terjadi

pada

Preparasi mudah dilakukan.


Double Roll Crusher

Terjadi penyumbatan terhadap partikel

Proses peremukan hanya berlangsung

yang mudah melengket.

pada sebagian kecil dari seluruh badan


rolter yang besar.

penyumbatan

Hasil dari peremukan nya sedikit kasar

MACAM-MACAM ROLL CRUSHER BERDASARKAN


BENTUK PERMUKAAN ROLL

Smooth Roll

Roll Crusher

Roll yang bergerigi

Roll bergerigi dengan hammer

TIPE ROLL CRUSHER DARI GERAKAN ROLL


(DOUBLE ROLL CRUSHER)
1. Dua roll yang bergerak
Pada umumnya roll crusher mengandalkan gerak roll untuk memecah bahan. Pada
single roll, yang bekerja hanya sebuah roll saja, sehingga dapat diketahui pasti
bahwa gerakan rollnya memutar. Sedangkan pada double roll crusher, ada dua
buah roll yang bekerja. Keduanya adalah roll yang memiliki fungsi sama yaitu
memecah bahan. Karena ada dua buah roll yang bekerja, dapat dipastikan bahwa
gerak roll dapat sama dapat pula tidak. Tipe dua roll yang bergerak pada double roll
crusher berarti kedua buah roll bergerak bersamaan dengan arah yang berlawanan.

TIPE ROLL CRUSHER DARI GERAKAN ROLL


(DOUBLE ROLL CRUSHER)
2. Satu roll yang bergerak dan satu roll diam (double
roll crusher)
Pada double roll yang mempunyai cara kerja seperti ini,
maka hanya ada satu roll di antara kedua roll yang
bergerak memutar memecah bahan. Sedangkan satu roll
tidak bergerak, fungsinya sebagai penahan pemecahan
atau pengolahan bahan. Pada tipe roll jenis ini, hanya
digunakan pada roll yang memiliki permukaan halus atau
smooth roll. Karena dilihat dari cara gerak, tidak
memungkinkan jika roll dengan permukaan bergerigi
bekerja dengan metode seperti ini.

APLIKASI
Roll Crusher biasa banyak digunakan
didunia pertambangan, yaitu untuk
menghancurkan batuan dengan tingkat
kekerasan & keuletan yang relatif
rendah, seperti batu bara, batu kapur,
bahan semen, batu tembaga, belerang,
dsb

Jaw Crusher

Gyratory Crusher

Roll Crusher

Diameter Umpan
(m)

0.1-0.5

0.75:1.5

0.01

Ratio Pengurangan

5:1-10:1

5:1-10:1

5:1-10:1

Kapasitas (Kg/s)

1-300

140:1000

0.3-20

Tingkat Kekerasan
Mohs

<9

<9

<7.5

Gaya

Tekanan

Tekanan

Tekanan

Karakterisitik
Umpan

Lebih cocok untuk


umpan yang berair
dibandingkan Jaw
Crusher

Cocok untuk umpan


lembut, rapuh, tidak
kasar, lengkat,
basah

Daya (MJ/Mg)

0.5-5

3-10

3-15

Kecepatan (rpm)

300-100

450-110

(Kecepatan
menentukan
kapasitas)

Deskripsi Lainnya

Produk sedikit yang


halus: Diameter
produk ditentukan
dengan
penyesuaian jarak
ruangan antar
piringan yang
memberikan

Produk sedikit yang


halus: Diameter
produk ditentukan
dengan
penyesuaian jarak
ruangan antar
piringan yang
memberikan

Diameter produk
ditentukan oleh
jarak antar roll

Daftar Pustaka
Coulson, J.M. dan J.F. Richardson. 2002. Chemical Engineering Volume 2
Fifth Edition; Particle Technology And Separation Processes. ButterworthHeinemann publications: US.

Towler, Gavin dan Ray Sinnot. 2008. Chemical Engineering Design.


Principles, Practice and Economics of Plant and Process Design.
Butterworth-Heinemann publications: USA.

Walas, Stanley M. 1990. Chemical Process Equipment. Selection and


Design. Butterworth-Heinemann publications: USA.

Woods, Donald R. 2007. Rules of Thumb in Engineering Practice. Wiley-VCH:


USA.
Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya. Resume
perancangan alat proses crusher.
https://www.youtube.com/watch?v=r0XZTIWXQ3M
https://www.youtube.com/watch?v=yTIePG1E-kY

TERIMA KASIH