Anda di halaman 1dari 8

Hubungan SOP, Termin, Kurva S dan Cashflow

Pada Proyek Pembangunan Hotel Swiss Belinn


Disusun Oleh :
1.Dimas Dian Daru
(1341320076)
2.Nimaz Azzara Sofa
(13413200)
Nama Proyek : Pembangunan Hotel Swiss Belinn
Juanda-
Surabaya
Alamat Proyek : Jl. Juanda Surabaya
Nilai Kontrak : Rp. 5.421.600.000,-
Pelaksanaan Pekerjaan : 300 Hari Kalender
Bentuk Kontrak : Lumpsum
Luas Bangunan : 8.426 m
Jumlah Lantai : 6 lantai
Owner : PT. Sinar Nawaka Sejahtera
Kontraktor Utama : PT. SURYA BANGUN PERSADA
INDAH ( SBPI )
Alamat : Jl. Nginden Semolo No. 98 Lt. 2 Surabaya
Konsultan Pengawas : PT. IGAL Consulting Engineers
Konsultan Perencana : PT. IGAL Consulting Engineers
Sub-Kontraktor : PT. Amanah Abadi
Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah dokumen yang berkaitan
dengan prosedur yang dilakukan secara kronologis untuk
menyelesaikan suatu pekerjaan yang bertujuan untuk memperoleh
hasil kerja yang paling efektif dari para pekerja dengan biaya yang
serendah-rendahnya. SOP biasanya terdiri dari manfaat, kapan dibuat
atau direvisi, metode penulisan prosedur, serta dilengkapi oleh bagan
flowchart di bagian akhir (Laksmi, 2008:52).
Kurva S adalah suatu kurve yang disusun untuk menunjukkan
hubungan antaranilai komulatif biaya atau jam-orang (man hours)
yang telah digunakan ataupersentase (%) penyelesaian pekerjaan
terhadap waktu. Dengan demikian padakurvaS dapat digambarkan
kemajuan volume pekerjaan yang diselesaikan
sepanjang berlangsungnya proyek atau pekerjaan dalam bagian dari
proyek.
Cash flow (aliran kas) merupakan sejumlah uang kas yang keluar dan
yang masuk sebagai akibat dari aktivitas perusahaan dengan kata lain
adalah aliran kas yang terdiri dari aliran masuk dalam perusahaan dan
aliran kas keluar perusahaan serta berapa saldonya setiap periode.
Hubungan antara Kurva S dan SOP Pada Proyek Pembangunan Hotel
Swiss Belinn
SOP Pekerjaan Lantai :
- Ketika mulai memasang keramik, akan
memulai memasang perekat adukan
mortar dulu.
- Gunakan waterpass untuk memastikan
permukaan keramik benar benar rata.
- dapat menggunakan palu karet atau
balok kayu untuk mengetok atau
menekan keramik ke bawah.
- lakukan secara lembut dan perlahan
hingga permukaan benar benar rata.
- Cek Kedataran menggunakan waterpass

Pada Kurva S Proyek pembangunan hotel


swiss belinn surabaya, didapatkan
pekerjaan lantai yang kerjakan sesuai
dengan SOP di atas dengan Durasi 5 hari
dan total Harga Rp 236.000.000,- dan
progres sebesar 5,22 %
Hubungan antara Kurva S dan Cashflow Pada Proyek Pembangunan
Hotel Swiss Belinn

Hubungan cashflow dan kurva S adalah progress, durasi dan harga suatu
pekerjaan yang saling berkaitan seperti contoh diatas
Hubungan antara Cashflow dan Termin Pada Proyek Pembangunan Hotel
Swiss Belinn
Pada proyek pembangunan
hotel swiss bel inn juanda-
surabaya :
Uang Muka 20%
Termin 1 15 %
Termin 2 15%
Termin 3 20 %
Termin 4 25%
Retensi 5%

Pada termin 1 proyek


pembangunan hotel swiss
belinn didapatkan uang masuk
sebesar 15% x 5.421.600.000 =
Rp 813.240.000
Hubungan Kurva S dan Termin Pada Proyek Pembangunan Hotel Swiss Belin

Berdasarkan Kurva S proyek pembangunan hotel swiss belinn juanda-surabaya :


Termin 1 dicairkan pada minggu ke-8 pada progress 36.25 %
Termin 2 dicairkan pada minggu ke-13 pada progress 47.94 %
Termin 3 dicairkan pada minggu ke-16 pada progress 63.00 %
Termin 4 dicairkan pada minggu ke-25 pada progress 83.87%
Kesimpulan

Biaya total overhead Rp


1.109.050.000.- (6,3 %)
Biaya Kontrak 17.562.000.000 x 15 % =
2.634.300.000,-