Anda di halaman 1dari 5

Kelabang (Centipede)

Ordo : Arthropoda
Kelas : Cilopoda
Kaki : Metameric
(Sepasang kaki
ditiap segmen tubuh)
Ukuran : kurang dari 30
cm
Habitat : Area lembab,
dibawah tanah, di
bawah batu, kayu
kering dan area
lembab lain.
Makan : Bangkai
Beracun : ya
Unsur : sianida hidrogen dan
Asam Benzoat
Hidup

Kelabang Jantan meletakkan Sperma kepada


betina yang kemudian oleh kelabang betina ini
ditelan.
Pada saat bertelur betina menggali lubang dan
kemudian meletakkan telur yang jumlahnya
berkisar 10 hingga 50 butir lalu menguburnya
kembali.
Masa inkubasi selama sebulan atau hingga
beberapa bulan lalu telur menetas.
Setelah menetas maka Kelabang anakan dapat
mencari makan sendiri.
Bahaya Pada manusia
Mekanisme pertahanan diri dengan cara
menyengat cairan sekresi.
Komposisi racun yakni sianida hidrogen dan
asam benzoat dapat membuat manusia dewasa
terasa menyiksa dan dapat menyebabkan
pembengkakan, menggigil dan demam.
Pada anak kecil dan orang yang alergi terhadap
sengatan dapat lebih berbahaya lagi yakni
dapat menimbulkan syok anafilaksis.
Cara Pengendalian
Lakukan Pembersihan secara teratur.
Setelah dilakukan pembersihan pastikan area
pembersihan ini kering agar meminimalisir area
hidup kelabang.