Anda di halaman 1dari 14

Hidup Nyaman dengan

Perilaku Jujur
- Fresti Amalia
- Marsha Zahra
- Salma Dita
A. Pentingnya Perilaku Jujur
 Jujur memiliki arti kesesuaian antara apa yang
diucapkan atau diprbuat dengan kenyataan yang
ada. Allah SWT memerintahkan kita untuk berlaku benar
baik dalam perbuatan maupun ucapan, sebagaimana
firman-Nya:
A. Pentingnya Perilaku Jujur
Artinya : “wahai orang orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah
dan bersamalah kamu dengan orang orang yang benar” (Q.S. At-
Taubah/9:119)

 Kejujuran itu ada pada ucapan, juga ada pada perbuatan,


sebagaimana seorang yang melakukan perbuatan, tentu sesuai
dengan yang ada pada batinnya.

 Demikian juga seorang munafik tidaklah dikatakan sebagai seorang


yang jujur karena dia menampakan dirinya sebagai seorang yang
bertauhid, padahal hatinya tidak. Ciri ciri orang munafik adalah
dusta, ingkar janji, dan khianat.
A. Pentingnya Perilaku Jujur

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut ini :


A. Pentingnya Perilaku Jujur
 Ibnu Qayyim berkata, dasar iman adalah kejujuran (kebenaran),
sedangkan dasar nifaq adalah kebohongan atau kedustaan. Allah
SWT menegaskan bahwa tidak ada yang bermanfaat bagi seorang
hamba dan yang mampu menyelamatkannya dari azab, kecuali
kejujuranya.
B. Keutamaan Perilaku Jujur
 Nabi menganjurkan umatnya untuk selalu jujur. Karena kejujuran
merupakan akhlak mulia yang akan mengarahkan pemiliknya pada
kebajikan, sebagaimana dijelaskan oleh Nabi Muhammad saw :
B. Keutamaan Perilaku Jujur
 Sifat jujur merupakan tanda keislaman seseorang dan juga tanda
kesempurnaan bagi si pemilik sifat tersebut. Pemilik kejujuran
memiliki kedudukan yang tinggi di dunia dan akhirat.

 Contoh yang perlu diteladani karena kejujurannya adalah Nabi


Muhammad saw, dipercaya oleh Siti Khadijah untuk membawa
barang dagangan lebih banyak lagi yang artinya beliau
mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan yang dilakukan
Nabi akan mendapat kemudahan
B. Keutamaan Perilaku Jujur
 Sebaliknya, orang yang tidak jujur akan dipersulit rezeki dan segala
urusannya. Orang yang berbohong akan terus berbohong untuk
menutupi kebohongan yang diperbuat.

 Kejujuran berbuah kepercayaan sebaliknya dusta menjadikan


orang lain tidak percaya. Jujur membuat hati kita tenang
sedangkan berbohong membuat hati was-was.

 Contohnya adalah seorang siswa yang tidak jujur kepada orang


tua dalam hal uang saku, pasti nuraninya tidak akan tenang.
Apabila orang tuanya mengetahui ketidakjujuran anaknya,
runtuhlah kepercayaan terhadap anak tersebut.
C. Macam – Macam Kejujuran

 Menurut tempatnya jujur ada beberapa macam,yaitu :

1. Jujur dalam Niat dan Kehendak

 Yaitu, motivasi bagi setiap langkah seseorang dalam rangka menaati


perintah Allah SWT dan ingin mencapai ridho-Nya

 Jujur sesungguhnya berbeda dengan jujur pura-pura. Orang yang


berpura-pura berarti tidak ikhlas dalam berbuat.
C. Macam – Macam Kejujuran
2. Jujur dalam Ucapan

 Yaitu mengatakan sesuatu sesuai dengan realitas yang terjadi.


Kecuali untuk kemaslahatan yang dibenarkan oleh syariat seperti
dalam kondisi perang. Setiap hamba wajib menjaga lisannya dan
dianjurkan menghindari kata kata sindiran karena sepadan dengan
kebohongan.

 Contoh : berkata jujur saat berdagang, tidak menipu


C. Macam – Macam Kejujuran

3. Jujur dalam Perbuatan

 Yaitu jujur melaksanakan suatu pekerjaan sesuai yang diridhoi Allah


SWT. dan melaksanakannya secara terus menerus dan ikhlas.

 Contoh : jujur dalam mengerjakan ujian,seseorang yang bekerja di


perusahaan jasa melakukan pelayanan yang profesional

Merealisasikan kejujuran butuh kesungguhan, baik dalam hati, perkataan, dan


perbuatan. Adakalanya kehendak untuk jujur itu lemah, dan adakalanya pula
menjadi kuat
D. Petaka Kebohongan

Artinya : “……..Barang siapa berkhianat, niscaya pada


hari Kiamat dia akan datang membawa apa yang
dikhianatinya itu. Kemudian setiap orang akan diberi
balasan yang sempurna sesuai dengan apa yang
dilakukannya,dan mereka tidak dizalimi.”(Q.S Ali
Imran/3:161)
D. Petaka Kebohongan
 Hadis Rasulullah SAW:

Artinya :”Dari Abu Hurairah r.a berkata;Rasulullah saw bersabda,”Akan datang


kepada manusia tahun tahun yang penuh dengan penipuan. Ketika itu pendusta
dibenarkan,sedangkan orang yang jujur malah didustakan,pengkhianat
dipercaya,sedangkan orang yang amanah justru dianggap sebagai
pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah berbicara.”Ada sahabat yang
bertanya,”Apa yang dimaksud Ruwaibidhah?”Beliau menjawab,”Orang bodoh
yang turut campur dalam urusan masyarakat luas.”(HR.Ibnu Majah)
E. Hikmah Perilaku Jujur

Beberapa hikmah yang dapat dipetik dari perilaku jujur, antara lain.

 Perasaan enak dan hati tenang, jujur akann membuat kita menjadi
tenang, tidak takut akan diketahui kebohongannya karena
memang tidak berbohong

 Mendapatkan kemudahan dalam hidupnya

 Selamat dari azab dan bahaya

 Dijamin masuk surge

 Dicintai oleh Allah swt. Dan Rasul-Nya