Anda di halaman 1dari 17

OLEH

WARJIO
TUJUAN

ETIKA
PUBLIK

MODALITAS
(AKUNT- TINDAKAN
TrRANS-
NET)
 UPAYA MENCAPAI KESEJHATERAAN
MASYARAKAT YANG BERARTI
TERSEDIANYA PELAYANAN PUBLIK
YANG BERKUALITAS DAN RELEVAN
 DI FOKUSKAN PADA PRIORITAS,
PROGRAM DAN METODE DAN TUJUAN
DANA PUBLIK
 DIMENSI INI MELIPUTI SISTEM DAN PRINSIF-
PRINSIF PENGORGANSASIAN PRAKTIK
PELAYANAN PUBLIK DENGAN PERHATIAN
KHUSUS PADA MEMBANGUN INSTITUSI-
INSTITUSI SOSIAL YANG LEBIH ADIL
 DUA POLA NORMATIF:
 1. Tatatanan Politik Harus mengikuti solidaritas
dan subsidiaritas, penerimaan pluralitas
 2. Kekuatan Politik Di tata sesuai dengan Prinsif
timbal balik; keadilan , netralitas, dan perlakukan
yang fair
 POLITISI dan PEJABAT PUBLIK dituntut
memiliki INTEGRITAS PUBLIK
 Pelaku memegang kendali dalam menentukan
RASIONALITAS POLITIK
KOMPETENSI
TEKNIS

KOMPETENSI
PROFESIONAISME
PELAYANAN
PUBLIK

KOMPETENSI KOMPETENSI
ETIKA LEADERSHIF
 MANAJEMEN NILAI
 KEMAMPUAN PENALARAN MORAL
 MORALITAS PRIBADI, MORALITAS PUBLIK
 ETIKA ORGANISASI
 EVALUASI
 PENILAIAN DAN PENETAPAN TUJUAN
 KETRAMPIAN MANAJEMEN HARD/SOFT
 GAYA MANAJEMEN
 KETERAMPILAN POLITIK DAN NEGOISASI
 PENGERTIAN
 “Integritas Publik=kualitas perilaku seseorang
atau organisasi yang sesuai dengan nilai-nilai,
standard dan aturan moral yang diterimah
oleh anggota organisasi dalam masyarakat”
 (haryatmoko, 2011:72)
 PENGETAHUAN YANG TERSPESIALISASI
 PENGETAHUAN HUKUM
 MANAJEMEN PROGRAM
 MANAJEMEN STRATEGIS
 MANAJEMEN SUMBERDAYA
TUMBUH DARI HASUL DARI
LANDASAN
KELUARGA, PENDIDIKAN
UTAMA ETIKA
SEKOLAH , DAN
PUBLIK
MASYARAKAT PELATIHAN
1. Mampu memnuhi
janji dan kewajiban
dan konteks
pelayanan publik

2.Jujur dan
3.Mampu
berorientasi ke
menangkap
makna: mampu
tanda-tanda
menhubungkan
zaman
visi dan praktik
PELAYANAN
PUBLIK

INTEGRITAS INTEGRITAS
PRIBADI PUBLIK
• Pejabat publik harus bertindak sesuai
dengan prinsif dasar yang melegitimasi
kekuasaan pemerintah yang
Prinsif 1 konstitusional

• Pejabat publik harrus menyetujui untuk


menomorduakan keputusan peribadi
dengan hasilhasil dari proses yang sah
Prinsif 2 secara hukum dan profesionalisme
• Mereka harus berindak secara akuntabe baik
terhadap atasan maupun publik, jujur dan tepat
Prinsif 3 ketika mempertanggungjawabkan

• Mereka harus bertindak secara kompeten dan efektif


mencapai tujuan dalam batas yang sudah ditentukan
Prinsif 4

• Mereka harus menghindari favoritisme, berusaha


indeendent dan objektif
Prinsif 5
• Mereka setuju untuk menggunakan danapublik
secara hati-hati dan efisien untuk tujuan yang telah
Prinsif 6 disetujui

• Mereka harus menjaga kepercayaan dan legitimasi


lembaga-lembaga negara
Prinsif 7
LEMAHNYA LEMAHNYA
INTEGRITAS KEPERCAYAAN
PUBLIK PUBLIK