Anda di halaman 1dari 24

QBD 1

PENGELOLAAN
BENCANA
Muhamad Naufal Muzzaki
PB-20
FKG
1706030812
Berbagai jenis bencana, kaitannya dengan
Indonesia dan Siklus Bencana
1. Jelaskan pengertian bencana dan jenis bencana
2. Jelaskan berbagai jenis bencana dan kaitannya dengan Indonesia serta berikan 5 contoh pada setiap
jenis bencana tersebut
3. Jelaskan ancaman, kerentanan dan kapasitas dalam menilai risiko bencana
4. Sebutkan peraturan penanganan bencana di bidang kesehatan di Indonesia
5. Jelaskan mengenai siklus bencana
6. Jelaskan mengenai tahapan pada setiap siklus bencana
7. Jelaskan langkah pengelolaan bencana pada setiap siklus bencana
JELASKAN
PENGERTIAN BENCANA
DAN JENIS BENCANA
PENGERTIAN BENCANA

■ Menurut KBBI, bencana adalah:


1. Suatu hal yang dapat mengakibatkan atau menimbulkan kesulitan, kerugian
atau
penderitaan atau dengan kata lain kecelakaan atau bahaya.
2. Sebuah keadaan darurat yang mempengaruhi kehidupan orang di sekitar
dan harta benda mereka dan melebihi kapabilitas kedaruratan komunitas
tersebut.
■ Menurut Charles Fritz, bencana adalah sebuah kejadian yang tak terkontrol
yang terjadi dalam suatu tempat dimana masyarakat mengalami kesulitan dan
penderitaan yang dapat mengganggu struktur sosial masyarakat tersebut.
Jenis Bencana

■ Berdasarkan penyebabnya, bencana dibagi menjadi beberapa jenis


menurut UU RI No. 24 Tahun 2007:
1. Bencana Alam
2. Bencana Non Alam
3. Bencana Sosial
1. Bencana Alam
Bencana yang diakibatkan peristiwa atau serangkaian peristiwa alam. Negara Indonesia sangat berpotensi
mengalami bencana alam karena letak geografis Indonesia yang:
a. Berada di ring of fire
b. Dikelilingi samudera-samudera
c. Merupakan Pertemuan tiga lempeng yaitu Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia

■ Contoh bencana alam:


– Gempa bumi
– Tsunami
– Gunung meletus
– Banjir
– Kekeringan
– Angin topan
– Tanah longsor
2. Bencana Non Alam 3. Bencana Sosial
■ Bencana yang diakibatkan peristiwa atau ■ Bencana yang diakibatkan peristiwa atau
serangkaian peristiwa nonalam seperti serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh
gagal teknologi, gagal modernisasi, manusia. Negara Indonesia yang memiliki
keragaman etnis, budaya, dan agama rentan
epidemic, dan wabah penyakit.
terhadap bencana sosial.
■ Bencana sosial meliputi:
– Konflik sosial antarkelompok atau
antarkomunitas masyarakat
– Demokrasi besar-besaran yang mengarah
pada anarkisme
– Sabotase (tindakan perusakan barang-
barang/instrumen atau penghambatan
– kegiatan suatu organisasi/perkumpulan
dsb)
– Genosida (p embunuhan massal terhadap
sejumlah besar orang dari suatu
kelompok atau etnis tertentu)
– Teror, dll
JELASKAN BERBAGAI JENIS
BENCANA DAN KAITANNYA
DENGAN INDONESIA SERTA
BERIKAN 5 CONTOH PADA SETIAP
JENIS BENCANA TERSEBUT
Bencana Alam
■ Contoh bencana alam: gempa bumi,
Bencana alam diakibatkan peristiwa atau tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan,
serangkaian peristiwa alam. Negara angina topan, tanah
Indonesia sangat berpotensi mengalami
bencana alam karena letak geografis
Indonesia yang:
- Berada di ring of fire
- Dikelilingi samudera
- Pertemuan tiga lempeng yaitu
Euarasia, Pasifik, dan Indo-Australia
Contoh bencana alam: gempa bumi,
tsunami, gunung meletus, banjir,
kekeringan, angina topan, tanah longsor
Bencana Non Alam

Peristiwa atau serangkaian peristiwa nonalam


seperti gagal teknologi, gagal modernisasi,
epidemic, dan wabah penyakit.

Bencana Sosial
Peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh
manusia. Negara Indonesia memiliki keragaman etnis, budaya,
dan agama rentan
Bencana sosial meliputi:
■ Konflik sosial antarkelompok atau antarkomunitas
masyarakat
■ Demokrasi besar-besaran yang mengarah pada anarkisme
■ Genosida
■ Teror
JELASKAN ANCAMAN, KEREN
TANAN DAN KAPASITAS DALAM
MENILAI RISIKO BENCANA
Ancaman Risiko
■ Ancaman merupakan kejadian yang ■ Adapun risiko merupakan potensi
berpotensi mengakibatkan hilangnya kerugian yang dapat ditimbulkan oleh
bencana.
nyawa, cedera,
■ Contoh risiko: kematian, hilangnya
■ hilangnya harta benda, dan rasa aman, luka sakit, jiwa terancam,
kecelakaan. kehilangan harta benda, pengungsian,
dan gangguan kegiatan masyarakat
■ Jenis-jenis ancaman antara lain : akibat komplikasi kerentanan, bahaya,
dan kapasitas daerah yang dilanda
– Ancaman tiba-tiba (shocks) bencana tersebut.
■ Contoh: gempa susulan,
longsor susulan
– Ancaman terduga (trends)
■ Akibat sudah bekerjanya
sistem peringatan dini
– Ancaman musiman (seasonality)
■ Contoh: kekeringan, banjir
Kerentanan
■ Sedangkan kerentanan merupakan karakteristik ■ Untuk mengurangi resiko bencana
seseorang atau group dan situasinya yang
mempengaruhi kapasitas mereka untuk (untuk mengurangi kerentanan), yang
berpartisipasi, untuk menanggulangi, bertahan, dan dapat kita lakukan
memulihkan dampak dari bencana alam.
■ Perlu diingat bahwa semakin tinggi kerentanan, ■ antara lain:
semakin besar risiko bencana yang kemungkinan
dihadapi. – Relokasi penduduk dari daerah
■ Berikut ini merupakan rumus untuk menghitung rawan bencana
resiko bencana:
– Mengadakan pelatihan
kesiapsiagaan bencana untuk
penduduk
■ Keterangan => – Membangun rumah ataupun
– R: Resiko Bencana sarana umum yang tanggap
– H: Bahaya bencana (relatif lebih kuat jika
– V: Kerentanan dilanda bencana seperti gempa)
– C: Kapasitas
– Menyebarkan nilai-nilai kearifan
lokal mengenai bencana
SEBUTKAN PERATURAN
PENANGANAN BENCANA
DI BIDANG KESEHATAN DI
INDONESIA
KEPMENKES NO. 145 TAHUN 2007

■ Dalam penanganan bencana khusus untuk bidang kesehatan tidak dibentuk sarana dan
prasarana khusus, tetapi hanya menggunakan sarana prasarana yang telah ada dengan
meningkatkan intensitas kerja dengan memberdayakan semua sumber daya dari berbagai tingkat
pemerintahan dalam bidang kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku
■ Dalam hal terjadinya bencana, pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan seperti
perbekalan dan obat-obatan, saran kesehatan, dan tenaga kesehatan tidak hanya diatasi oleh
dinas kesehatan kabupaten atau kota setempat tetapi juga dibantu oleh dinas kesehatan
kabupaten atau kota lainnya, akan tetapi tetap tanggung jawab dibawah dinas kesehatan provinsi
dan pusat
■ Setiap kabupaten/kota dan provinsi wajib membentuk satuan tugan kesehatan yang mampu
menangani masalah kesehatan pada saat penanggulangan bencana di wilayah setempat secara
terpadu dan terkoordinasi dengan Satlak Penanggunalangan Bencana
■ Penanggulangan bencana dapat meminta bantuan kepada instalasi terkait, LSM, sektor swasta,
maupun masyarakat.
■ Membentuk regionalisasi pusat bantuan krisis kesehatan dalam penanggulangan bencana
■ Negara lain, orgaisasi internasional, dan lembaga sosial dapat memberikan bantuan kepada para korban selama tidak bertentangan
dengan peraturan perundang-undangan, tanpa syarat dan tidak ada keterikatan
■ Segala bantuan dalam bentuk makanan harus dilengkapi dengan label, cara pemakaian, tanggal kadaluarsa, dan keterangan halal.
untuk obat dan perbekalan kesehatan lainnya harus sesuai kebutuhan, memenuhi standar mutu yag ditetapkan, dan batas kadaluarsa
serta petunjuk yang jelas
■ Bantuan-bantuan yang diberikan dapat berupa bantuan teknis seperti tanaga ahli maupun peralatan, dan juga bantuan program seperti
keuangan untuk membiayai penyelamatan, rehabilitasi, dan rekonstruksi
■ Jika bencama yang terjadi disertai gangguan keamanan dan keselamatan petugas kesehatan, dapat emminta bantuan kepada TNI dan
POLRI
■ Jika memerlukan bantuan angkutan laut udara, dan darat dapat bekerja sama dengan Departemen Perhubungan, Departemen
Pertahanan, TNI, POLRI, dan instasi terkait.
■ Pada masa tanggap darurat, pelayanan kesehatan dijamin oleh pemerintah sesuai peraturan yang berlaku. Untuk masa pasca tanggap
darurat, pelayan kesehatan disesuaikan dengan kebijakan kementrian kesehatan dan pemda setempat.
JELASKAN MENGENAI
SIKLUS BENCANA
Siklus Bencana
1. PREPAREDNESS (PERSIAPAN)
Persiapan dirancang sebelum bencana terjadi dan membantu merancang suatu tanggapan.

2. RESPONSE (TANGGAPAN)
Merupakan suatu peristiwa yang terjadi setelah bencana atau terkadang terjadi secara bersamaan ketika bencana
terjadi.

3. REKONSTRUKSI DAN REHABILITASI


Fase ini merupakan fase dimana beberapa hal yang menjadi pelajaran dari bencana diterapkan agar tidak terulang
kembali serta pemulihan kembali berbagai fasilitas public yang mengalami kerusakan akibat bencana.

4. MITIGASI
Pelajaran yang diterapkan untuk meringankan atau benar-benar mencegah efek terulangnya masa depan dari jenis
bencana dan , pada saat yang sama , membuat persiapan untuk menanggapi jenis bencana jika terulang kembali.
JELASKAN MENGENAI
TAHAPAN PADA SETIAP
SIKLUS BENCANA
JELASKAN LANGKAH
PENGELOLAAN BENCANA
PADA SETIAP SIKLUS
BENCANA
Tahapan Siklus Bencana

Tahap
Pre-
Impact

Tahap Tahap
Post- Trans-
Impact Impact
TAHAP TRANS IMPACT
Tahap Pre-Impact (saat terjadinya Bencana)

Terdiri atas : ■ Rapid assesment and rapid respons adalah


upaya yang dilakukan segera pada saat
■ Early detection (deteksi dini) Merupakan upaya kejadian bencana, untuk menanggulangi
penyusunan rencana tanggap darurat bencana. dampak yang ditimbulkan, terutama berupa
penyelamatan korban dan harta benda,
■ Mitigasi Bencana Yaitu upaya yang dilakukan untuk evakuasi dan pengungsian.
mengurangi dampak bencana baik secara fisik ■ Triage adalah proses khusus memilih korban
struktural melalui pembuatan bangunan bangunan berdasarkan beratnya cedera atau penyakit
fisik maupun non fisik structural melalui perundang- untuk menentukan prioritas perawatan gawat
undangan dan pelatihan. darurat medik serta prioritas transportasi
■ first treatment.
■ Early warning (peringatan dini) Adalah upaya untuk
memberikan tanda peringatan bahwa kemungkinan
bencana akan segera terjadi, yang menjangkau
masyarakat (accesible), segera (immediate), tegas
tidak membingungkan (coherent), dan resmi
(official).
■ Evacuation (Evakuasi) memindahkan korban ke
lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk
mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.
Tahap Post-Impact

■ Capacity building masyarakat.


■ Pembangunan sarana dan prasarana
dasar.
■ Pembangunan sarana sosial
masyarakat.
■ Membantu masyarakat memperbaiki
rumah.
■ Pemulihan kegiatan bisnis dan ekonomi.