Anda di halaman 1dari 30

Peran Serta Asosiasi Ahli K3

Dalam
Sistem Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
ASOSIASI AHLI KESELAMATAN DAN
KESEHATAN KERJA
KANTOR PUSAT :

GEDUNG TRANKA LT. 4 , JL. RAYA PASAR


MINGGU JAKARTA SELATAN
HP – 62 8153 2785856
0813 1000 1540

KANTOR CABANG :

Jl.Jend.Sudirman, Komplek BP Blok D2 No.156 Balikpapan


Kalimantan Timur
Telp :0542-442040 Fax : 0542-744383
E-mail : sales@starsafetyindonesia.com
Marketing@starsafetyindonesia.com
SMK3
Peningkatan
berkesinambungan

Peningkatan secara teratur


Kebijakan dan
& Peningkatan Penerapan
Komitmen
SMK3

Pengukuran, pemantauan
dan Pengevaluasian
Kinerja K3 Perencanaan
K3

Penerapan
Rencana K3
secara Efektif
SMK3
Pasal 27 (2)
UUD 1945

Undang-undang
Ketenagakerjaan

Pasal 86 Pasal 87

UU PP Penerapan
No.1/1970 SMK3

Sangsi pelanggaran
AZAS SMK3
Peningkatan K3 Secara Terus Menerus Dengan Pola Mandiri
Bagian Dari Sistem Pengawasan K3
Bersifat Wajib
Sejalan Dengan Kaidah Internasional
Diaudit Oleh Badan Independen
Mengakomodasikan Kebutuhan Perusahaan (Taylor Made)
Tujuan dan Sasaran
Menciptakan suatu sistem K3 di perusahaan
dengan melibatkan pengusaha, pengurus,
seluruh pekerja / buruh dan orang lain yang
berada di perusahaan serta kondisi
lingkungan kerja sebagai satu kesatuan yang
tidak terpisahkan dalam rangka mencegah
dan mengurangi kecelakaan dan penyakit
akibat kerja serta terciptanya perusahan
yang aman, efisisn dan produktif
SMK3
Wajib
Dilaksanakan oleh perusahaan disemua
sektor dan terintegrasi dengan sistem
Manajemen Perusahaan
Harus Memenuhi Persyaratan Minimum :
-5 prinsip dasar

Untuk perusahaan-2 di sektor kegiatan usaha


spesifik dapat menambah sesuai jenis dan
tingkat risiko bahaya yang ada, atas
persetujuan Menteri
SMK3
Prinsip Dasar
1. Penetapan Kebijakan dan Penjaminan Komitmen K3
2. Perencanaan Pemenuhan Kebijakan, Tujuan dan Sasaran
Penerapan K3
3. Penerapan Rencana K3 secara Efektif dengan
Mengembangkan Kemampuan dan Mekanisme Pendukung
yang diperlukan untuk Mencapai Kebijakan, Tujuan dan
Sasaran K3
4. Pengukuran, Pemantauan, dan Pengevaluasian Kinerja K3
5. Peninjauan secara Teratur dan Peningkatan Penerapan
SMK3 secara Berkesinambungan
Elemen SMK3 Dibuat
secara Tailor Made
1. Pembangunan dan Pemeliharaan Komitmen
2. Strategi Pendokumentasian
3. Peninjauan Ulang Desain dan Kontrak
4. Pengendalian Dokumen
5. Pembelian
6. Keamanan Bekerja Berdasarkan SMK3
7. Standar Pemantauan
8. Pelaporan dan Perbaikan Kekurangan
9. Pengelolaan Material dan Pemindahannya
10. Pengumpulan dan Penggunaan Data
11. Pemeriksaan Sistem Manajemen
12. Pengembangan Ketrampilan dan Kemampuan
SMK3
PRINSIP DASAR ELEMEN AUDIT
1. Penetapan Kebijakan K3 1. Pembangunan dan Pemeliharaan
Komitmen
2. Perencanaan Penerapan K3
2. Pendokumentasian Strategi
3. Penerapan K3 3. Peninjauan Ulang Perancangan
4. Pengukuran, Pemantauan, dan (Desain) dan Kontrak
Evaluasi Kinerja K3 4. Pengendalian Dokumen dan Data K3
5. Peninjauan secara teratur untuk 5. Pembelian
meningkatkan kinerja K3 secara 6. Keamanan Bekerja Berdasarkan
berkesinambungan SMK3
7. Pengembangan Ketrampilan dan
Kemampuan
8. Komunikasi dan Pelaporan
9. Pengelolaan Material
10. Standar Pemantauan
11. Audit Internal SMK3
12. Tinjauan Manajemen
13. Tambahan Elemen yang lebih Spesifik
AUDIT
A2K3 P.P pns
Instansi yg lingkup Tugas SMK3
dan tg-Jwb nya di Bidang
keTenagaKerjaan pada
PemProv, Pem.Kab/Kot SMK3 Pengawasan
Dibuktikan
dgn Audit

Ekternal Internal
(3tahun sekali)
Badan Audit Pengusaha/
(Auditor) Pengurus
Wajib
Bagi Perusahaan
- Mempekerjakan Pekerja/buruh lebih dari 10 orang atau
- Mempekerjakan Pekerja/buruh tingkat resiko bahaya tinggi
-Sektor Kegiatan Usaha Spesifik (pertambangan dan energi, industri kimia, konstruksi, pelabuhan,
transportasi, jasa rumah sakit)
- (Dapat dirubah/ditambah berdasarkan perkembangan IPTEK oleh Menteri)
Tahapan Audit Eksternal
1. Pemeriksaan Dokumen
2. Wawancara untuk klarifikasi
Tahap
3. Pengamatan Aktifitas Perusahaan
Persiapan
4. Pengamatan Kondisi dan Ling. Kerja
Pertemuan
Awal 5. Penilaian Kriteria berdasarkan
temuan
Pemerik
saan

Tingkat Penilaian Penilaian


Kriteria
1. Tidak Berlaku
Pertemuan
2. Terpenuhi Akhir

3. Tidak Terpenuhi Minor


4. Tidak Terpenuhi Mayor
5. Observasi
BADAN AUDIT SMK3
Badan Audit
1. Status Perusahaan BUMN atau Swasta Nasional
2. Memiliki jaringan minimal 10 Kacab di TK Propinsi
3. Memiliki bukti wajib lapor Ke Tenaga Kerjaan
4. Memiliki minimal 10 Auditor eksternal senior dan 20 Auditor junior
5. Pengalaman dalam audit sistem (internasional)

SKP
Permohonan
(berlaku 3 tahun)
Tertulis SKP

Menteri
Evaluasi
Direktur
(1 kali dalam 1 tahun
HAK DAN KEWAJIBAN BADAN AUDIT
Hak Badan Audit
1. Melakukan Konsultasi dengan Instansi yg lingkup Tugas dan
Tg-Jwb dibidang keTenagaKerjaan
2. Menerima biaya audit atas pelaksanaan kegiatan audit

Kewajiban Badan Audit


1. Bertanggung jawab terhadap kegiatan yang dilakukan Auditor
2. Membuat Jadwal Pelaksanaan Audit dan melaporkan kepada Direktur
3. Melakukan Koordinasi Pelaksanaan Audit dengan Instansi yg lingkup
Tugas dan Tanggung Jawab di bidang ketenagaKerjaan
4. Melaksanakan Audit sesuai ketentuan yg berlaku
5. Melaporkan seluruh kegiatan sekurang-kurangnya 1 tahun
AUDITOR SMK3
Persyaratan Auditor Internal
1. Minimal D3
2. Memiliki Sertifikat Ak3 Umum
3. Lulus Diklat Auditor Internal SMK3

Persyaratan Auditor Eksternal Junior


1. S1 Eksakta pengalaman diBid K3 minimal 2 tahun
2. Lulus Diklat Auditor Eksternal SMK3
3. Telah menjadi pengamat Audit Internal SMK3 minimal
15 hari Audit kesesuaian
4. Telah magang Auditor 9 hari dari Audit kesesuaian
5. Telah mengikuti pengembangan kemampuan di Bidang
K3 minimal 30 hari dalam 2 tahun
6. Memiliki sertifikat AK3 Umum
Persyaratan Auditor Eksternal Senior
1. Pengalaman sbg Auditor Eksternal SMK3 minimal 1
tahun
2. Tlh melaksanakan Audit kesesuaian dari Audit Eksternal
SMK3 minimal 10 kali
3. Tlh menjadi ketua tim audit dari Audit Eksternal SMK3
minimal 3 kali
4. Tlh melakukan verifikasi laporan Audit Eksternal
minimal 3 kali

SKP
Permohonan (berlaku 3 tahun)
Tertulis SKP

Menteri
Evaluasi (1_kali
Direktur dlm 1 th)
HAK DAN KEWAJIBAN AUDITOR
HAK AUDITOR
1. Menilai penerapan SMK3 di perusahaan
2. Memasuki perusahaan dalam rangka Audit
3. Melakukan wawancara dengan pengurus/pengusaha
dan/atau pekerja/buruh dalam rangka Audit
4. Memeriksa dokumen yang berkaitan dengan
pelaksanaan Audit
5. Memimpin seluruh proses pelaksanaan Audit Eksternal
bagi Auditor Senior

KEWAJIBAN AUDITOR
1. Melaksanakan seluruh proses pelaksanaan Audit
SMK3
2. Membuat laporan pelaksanaan Audit SMK3
RENCANA TAHUNAN AUDIT
Mekanisme :

DIREKTUR

Tetapkan
RTA
Instansi yg lingkup tugas dan
Tgg-Jwb nya DiBid ke-TK-an
pada Pem Prov
Permohonan utk Laporan
di audit (sukarela) Audit
Instansi yg lingkup tugas dan
Tgg-Jwb nya DiBid ke-TK-an
pada Pem Kab/Kot
Badan Audit

PERUSAHAAN
RENCANA TAHUNAN AUDIT
Mekanisme :
1. Instansi yang bertanggung jawab dibidang ketenaga-
kerjaan tingkat provinsi mengajukan usulan perusahaan
yang akan diaudit ke Direktur
2. Instansi yang bertanggung jawab dibidang ketenaga-
kerjaan tingkat kabupaten/kotamadya mengajukan usulan
perusahaan yang akan diaudit ke instansi yang bertanggung
jawab dibidang ketenaga-kerjaan tingkat provinsi
3. Perusahaan yang tidak diusulkan dalam RTA dapat
mengajukan permohonan pelaksanaan audit kepada
Direktur dengan tembusan kepada Instansi yang
bertanggung jawab dibidang ketenaga-kerjaan setempat
PEMBIAYAAN
Biaya dibebankan pada perusahaan
Besar biaya ditetapkan Badan Audit dengan persetujuan Menteri

PENGAWASAN
Diawasi oleh Pegawai Pengawas Ketenaga-Kerjaan

SANKSI
Yang melanggar dikenakan sanksi sesuai ketentuan pasal 15 UU No.1
tahun 1970

PENUTUP
Berlaku sejak tanggal ditetapkan
Ditempatkan dalam Lembaran Negara RI
HUBUNGAN AHLI K3 DENGAN INSTITUSI LAINNYA
Undang-undang & Peraturan
S
S ASOSIASI A
A INDUSTRIAWAN DEPNAKERTRANS AHLI K3 F
F E
E T
T SAFETY Y
Y OFFICER/ PEGAWAI AHLI K3
E
M AUDIT PENGAWAS
N
A G
N I
A PIMPINAN OBJEK K3 YANG SAFETY
SAFETY PERUSAHAAN N
PERUSAHAAN DIUSULKAN
G AUDIT JASA K3 CERTIFICATE E
E E
M MONITORING EVALUASI R
E I
N ASOSIASI N
ASOSIASI/
T DEPNAKERTRANS PERUSAHAAN G
KADIN
K3

KONSENSUS ATAS STANDARISASI DAN PERATURAN


DASAR PEMBENTUKAN
A2K3
Sejak ditetapkan pengangkatan Ahli K3
oleh Menteri Tenaga Kerja, dimana
keberadaannya diakui oleh Undang-
Undang No. 1tahun 1970, maka
kebutuhan para Ahli K3 untuk terhimpun
didalam suatu wadah organisasi profesi
mendapat sambutan baik dari semua
stake holder. Maka wadah tersebut
dikukuhkan oleh Menteri Tenaga
(Drs.Cosmas Batubara) pada tanggal 15
Januari 1992 di Hotel Indonesia
VISI ORGANISASI
WADAH PERHIMPUNAN AHLI K3 DALAM MEMBENTUK JATIDIRI YANG
KEBERADAANNYA DIAKUI OLEH INSTITUSI LAINNYA
MELALUI
PERAN SERTA AHLI K3 DALAM MENJALANKAN MISI ORGANISASI DAN
BERLANDASKAN PADA AD/ART DAN KODE ETIK ASOSIASI AHLI K3

MISI ORGANISASI
ORGANISASI MELAKUKAN PEMBINAAN DAN MENINGKATKAN PERAN
SERTA AHLI K3 SERTA MEMBANTU PEMERINTAH DIBIDANG K3 GUNA
MEWUJUDKAN MASYARAKAT ADIL DAN MAKMUR BERDASARKAN
PANCASILA DAN UUD 1945
TUGAS DAN FUNGSI
1. MEMBANTU MELAKSANAKAN PROGRAM PEMERINTAH
DIBIDANG PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA.
2. MELAKUKAN KEGIATAN PENYULUHAN DAN
MENYEBARLUASKAN INFORMASI, PENDIDIKAN DAN
PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN KEAHLIAN BIDANG
KESELAMTAN DAN KESEHATAN KERJA.
3. MENYELESAIKAN MASALAH YANG DIHADAPI OLEH PARA
ANGGOTANYA DALAM MELAKSANAKAN TUGAS DAN
KEWAJIBANNYA
4. MELAKUKAN KEGIATAN-KEGIATAN LAIN DIBIDANG
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
KEANGGOTAAN
CALON ANGGOTA HARUS MEMENUHI
SYARAT SESUAI DENGAN ANGGARAN
RUMAH TANGGA BAB III Pasal 9 YANG
NANTINYA AKAN DIKLASIFIKASIKAN
MENJADI :
1. ANGGOTA BIASA
2. ANGGOTA KELUARGA
3. ANGGOTA KEHORMATAN
DIFINISI
A2K3 adalah Asosiasi Ahli Keselamatan dan kesehatan
AK3 adalah Ahli Keselamatan dan kesehatan
PJK3 adalah Perusahaan Jasa K3
AK3PJK3 adalah Ahli K3 yang bekerja diperusahaan PJK3
AK3P adalah Ahli K3 yang bekerja diperusahaan non PJK3
(pabrik ; hotel ; rumah sakit ; perkebunan dll)
PEGAWAI PENGAWAS adalah pegawai negeri dibawah
Menteri Tenaga Kerja yang diangkat sebagai pengawas
atas dipatuhinya peraturan dan perundangan yang
berlaku
KRITERIA MENJADI AHLI K3
 MEMAHAMI GAMBAR DAN SPESIFIKASI
 BERKOMPETEN DAN LULUS AKREDITASI
 BERBADAN SEHAT
 MAMPU MENJAGA FILE
 MEMAHAMI PROSEDURE INSPEKSI
 MENJAGA RAHASIA
 MAMPU BERKOMUNIKASI
 MENGERTI STANDAR DAN REGULASI
 MEMILIKI VISI YANG BAIK
 BERSIKAP PROFESIONAL
 MENGERTI METODE INSPEKSI
 MENGERTI METODE AUDIT
 JUJUR DAN TEGAS

SELALU MENGIKUTI TEKNOLOGI


AHLI K3 SPESIALIS
 AHLI K3 BOILER
 AHLI K3 BEJANA TEKAN
 AHLI K3 PIPA PENYALUR
 AHLI K3 PIPING SISTEM
 AHLI K3 TANGKI TIMBUN
 AHLI K3 KELISTRIKAN
 AHLI K3 PERALATAN PUTAR
 AHLI K3 BAHAN KIMIA
 AHLI K3 KONSTRUKSI BANGUNAN
 AHLI K3 SISTEM PROTEKSI KOROSI
 AHLI K3 ALAT TRANSPORTASI
 AHLI K3 ALAT ANGKAT
 AUDITOR INTERNAL SMK3
 AUDITOR EKSTERNAL SMK3
 DLL
ILUSTRASI PENGEMBANGAN KEAHLIAN
C.E.O
PROFESI DAN USAHA K3

MANAGER K3

SUPERVISER K3

AHLI K3 UMUM AHLI K3 SPESIALIS