OBSERVASI TENTANG
CT- SCAN ABDOMEN BAWAH
•ANGGI FARADILLA
•AVE WAHYUNI SINAGA
•CHAIRUNISAH
•CLARA ULISIA SIMATUPANG
•DELA FEBRIANI
Pengantar
PENGERTIAN CT SCAN
ALAT DAN BAHAN
PRINSIP KERJA CT SCAN
PARAMETER CT SCAN
ANATOMI ABDOMEN
PROSEDUR PEMERIKSAAN
SPESIFIKASI CT SCAN
PROSES REKONTRUKSI,FILMING &
PRINTING
PERSIAPAN PASIEN
INDIKASI
CT scan merupakan modalitas imaging
diagnostic yang menggunakan gabungan dari
sinar dan komputer untuk mendapatkan citra atau
gambar berupa variasi irisan tubuh manusia. CT
Scan dapat digunakan untuk mendiagnosa
kelainan pada organ tubuh mulai dari kepala ,
leher , leher, rongga dada, rongga perut , tulang
belakang dan anggota tubuh lainnya.
PRINSIP KERJA CT SCAN
Ketika sinar x melewati pasien, sinar x mengalami pelemahan
dan selanjutnya diukur oleh detector. Detector mengkonversi
foton sinar x menjadi sinar elektrik atau sinyal analog yang
harus menjadi data digital(numeric) untuk memasukkan ke
dalam komputer. Komputer lalu melakukan proses rekontruksi
. Gambar rekontruksi dalam bentuk numerik dan harus diubah
menjadi sinyal listrik untuk dapat dilihat pada monitor.
Gambaran data terkait kemudian dikirim ke PACS , dimana
ahli radiologi dapat mengambil dan mengintepretasikannya.
Setelah itu gambaran dapat disimpan pada kaset magnetic
(seeram 2008).
ANATOMI ABDOMEN
Rongga Abdomen dan Pelvis (Pearce, 1999)
Keterangan :
1. Hipokhondriak kanan
2. Epigastrik
3. Hipokhondriak kiri
4. Lumbal kanan
5. Pusar (umbilikus)
6. Lumbal kiri
7. Ilium kanan
8. Hipogastrik
9. Ilium kiri
Rongga Abdomen Bagian Depan
Keterangan :
K. Apendiks
A. Diafragma
L. Sekum
B. Esofagus
M. Illium
C. Lambung
N. Kolon asenden
D. Kaliks kiri
O. Kandung empedu
E. Pankreas
P. Liver
F. Kolon desenden
Q. Lobus kanan
G. Kolon transversum
R. Lobus kiri
H. Usus halus
I. Kolon sigmoid
J. Kandung kemih
Indikasi Pemeriksaan:
Kista
Abses
Infeksi
Tumor
Aneurisma
Pembesaran KGB
Corpus Alienum
Perdarahan di dalam perut
Diverticulitis
Penyakit usus inflamasi
Usus buntu
SPESIFIKASI CT-SCAN
Pesawat CT SCAN Siemens/
SOMATOM Perspective 128 slice
ketebalan slice : 10 mm
arus tabung set : 35 mA
tegangan : 120 kVp
PERSIAPAN PASIEN
Yang harus di persiapkan pasien pada pemeriksaan ct scan abdomen
yaitu :
1 hari sebelum pemeriksaan, makan bubur kecap saja.
Pada malam harinya pukul 20.00 wib, minum garam inggris 30gr
diseduh ½ gelas air hangat.
Setelah minum garam inggris puasa sampai selesai pemeriksaan.
Selama puasa jangan terlalu banyak berbicara dan tidak merokok
Membawa air mineral sebanyak 600ml (botol sedang)
ALAT DAN BAHAN
Pesawat CT SCAN Siemens/ FIKSASI KEPALA
SOMATOM Perspective 128 slice
FIKSASI KAKI SELIMUT
CONTRAST INJECTOR PRINTER
WORK PLACE & NAVIGATOR
PARAMETER CT SCAN
• Kv : 130
• Mas : 116
• Slicethickness : 5,00 Mm
• Scan Time : 11,67 S
• Rotation Time : 0,6 S
• Delay : 10 S
• Window Width : 300 HU
• Window Level : 40 HU
PROSEDUR PEMERIKSAAN
• Mencocokan data pasien yang telah ter registrasi dengan pasien yang akan
diperiksa (nama, jenis kelamin,umur, jenis pemeriksaan, berat badan, ureum
kreatinin, radiografer yang bertugas, dokter pengirim, dll)
• Pasien di posisikan supine di atas meja pemeriksaan dengan posisi tubuh feet
first. Dengan tangan diangkat di atas kepala
• Atur landmark pada daerah abdomen bawah atur ketinggian lateral
positioning laser tepat berada di garis setinggi axilla.
• Atur posisi tubuh agar simetris, vertical positioning laser berada pada garis
tengah tubuh
• Lakukan topogram dengan batas atas 5cm diatas SIAS dan batas bawah
symphisis pubis
TEKNIK DAN LANGKAH-LANGKAH
Atur protocol dan pilih menu
entri untuk scan abdomen
bawah rutin non contras
Ketika muncul menu
pemeriksaan pilih topogram
lalu klik start.
Pilih area scanning yang akan
dilakukan dengan batas yang
sudah ditentukan.
Mengatur parameter
pemeriksaan
PROSES REKONTRUKSI
■ Pilih local storage untuk merekonstruksi gambar lalu pilih nama
pasien
■ Pilih setting parallel rangers atur image thickness menjadi 5 mm
dan distance between thickness menjadi 7,5 mm ,number of image
yang di hasilkan 35 sesuai SOP RSP Persahabatan.
■ Pilih organ dari batas atas SIAS dan batas bawah symphisis Pubis.
■ Buat untuk masing masing potongan SAG, COR, AXIAL
■ Namakan file sesuai potongan untuk memudahkan saat
memasukan ke proses filming dan printing.
PROSES FILMING DAN PRINTING
Pilih menu printing lalu pilih local database
Cari nama pasien dan pilih file yang sudah direkontruksi
Pilih gambar topogram lalu pilih film properties atur layout.
Atur tampilan image batas atas SIAS dan batas bawah Symphisis
Pubis.
Atur masing masing potongan SAG,COR,AXIAL.
Print
POTONGAN CORONAL
POTONGAN AXIAL
POTONGAN SAGITAL