Anda di halaman 1dari 20

ALAT REPRODUKSI

LAKI-LAKI
Oleh:

Eka Wahyuning Tiyas (19660014) / TLM


Ana Retnowati (19660013) / TLM
Andre M.S Alves Ornai (19660020) / TLM
Jonatas Domingos Da Costa (19660016) / Famasi
Siti Rosidatul ulviyah (19650265) / Famasi
Wa Ode Yuniarti (19650277) / Famasi
Roma Uli Purba(19650306) / Famasi
Rahel De Carvalho (19650276) / Famasi
Oliva Oje Djawa (19650245) / Famasi
Ike Prihartini (19650264) / Famasi
Vivin Nur Agustina (19650299) / Famasi
Atanasia Nena (19650258) /Farmasi
Anatomi Reproduksi Laki-Laki
Organ reproduksi pria

1. Penis
(zakar)Penis terdiri dari: akar (menempel pada didnding perut),
badan (merupakan bagian tengah dari penis), glans penis
(ujung penis yang berbentuk seperti kerucut).
2. Skrotum (kantung buah pelir)
Otot kremaster pada dinding skrotum akan mengendur atau
mengencang sehinnga testis menggantung lebih jauh dari tubuh
(dan suhunya menjadi lebih dingin) atau lebih dekat ke tubuh
(dan suhunyamenjadi lebih hangat).
3. Testis
berfungsi sebagai penghasil spematozoa dan hormone testoteron.
Untuk memproduksi sperma diperlukan suhu yang sedikit lebih
rendah dari suhu tubuh. Didalam testes terdapat saluran halus yang
disebut saluran penghasil sperma (tubulusseminiferus) tempat
terjadinya proses spermatogenesis.
4. Vas deferens
Saluran ini berjumlah 10-15 buah yang akan membawa spermatozoa
dari testes menuju epididimis
5. Epididimis
Berfungsi untuk proses pematangan spermatozoa, sehingga dapat
bergerak dengan flagelnya (bersifat motil), serta memberikan nutrisi
pada spematozoa dalam perjalannya menuju vasdiferentia. Saluran
epididimis bentuknya berkelok-kelok rapat sekali yang panjangnya
20 kaki( 6 meter).
6. Ductus Ejukulatus
Berfungsi untuk menyalurkan sperma saat ejakulasi ke dalam saluran
uretra.
7. Saluran Uretra
Berfungsi untuk menyalurkan semen dan saluran urine.
8. Vas deferens
Spermatozoa yang telahmatang mampu bergerak 2-4 mm per
menit, dan sepanjang vas eferentia ditempuhnya dalam waktu
21 hari barulah sampai di ampula yang telah matang mampu
bergerak 2-4 mm per menit,dan sepanjang vas eferentia
ditempuhnya dalam waktu 21 hari barulah sampai di amula
didalam ampula yang merupakan pelebaran dari vas eferentia,
spermatozoa beristirahat sertamemulihkan tenaganya dengan
nutrisi fruktosa daan zat gisi lain yang terkandung dalam sekrit
kelenjar vesica seminalis yang ductusnya bermuara dalam
ampula.
Kelenjar kelamin pria
1. Vesicula Seminalis
Merupakan sepasang kelenjar yang terletak diantara kantong
kemik dengan rectum. Komposisi sekrit kelenjar ini terdiri dari
fruktosa dan zat gizilain khususnya vitamin C, Prostagladin,
flavinx, fosforilkolin dan ergotionein.
2. Kelenjar Prostat
Berjumlah sebuah yang ukurannya 4x2x3 cm terletak dibawah
vesica urinaria (kantungkemih). sekret kelenjar prostat terdiri
dari NaHCO3, asam fosfat, asam sitrat, kolesterol, Ca, Zn,Mg,
Spermin, Inositol, Fosfolipid dan enzim.
3. Kelenjar Cowperi (kelenjar Bulfouretra)
Kelenjar ini berfungsi menghasilkan secret seromucous (lendir
agak kental) yang alkalis (NaHCO3)untuk menetralkan asam
yang ada dalam saluran uretra pria atau vagina wanita.
4. Kelenjar litteri
Terletak pada dinding saluran uretra, berukuran kecil-kecil dan
menghasilkan cairan serous (lendir cair) yang berfungsi untuk
melumasi gland penis padasaat ereksi yang disebabkan oleh
rangsangan yang kuat.
Hormon pada Sistem Reproduksi Pria
1 Testoteron
disekresi oleh sel-sel Leydig yang terdapat di antara tubulus
seminiferus. Hormon ini penting bagi tahap pembelahan sel-sel
germinal untuk membentuk sperma, terutama
pembelahanmeiosis untuk membentuk spermatosit sekunder.
Sel-sel Leydig dari testis distimulasi oleh LH untuk
menghasilkan testosteron sbanyak 2,5-11 mg sehari.
2. LH(Luteinizing Hormone).
disekresi oleh kelenjar hipofisis anterior. LH berfungsi
menstimulasi sel-sel Leydig untukmensekresi testoteron.
3. FSH (Follicle Stimulating Hormone).
disekresi oleh sel-sel kelenjar hipofisis anterior dan berfungsi
menstimulasi sel-selsertoli.
4. Estrogen,
dibentuk oleh sel-sel sertoli ketika distimulasi oleh FSH.
5. Hormon pertumbuhan
diperlukan untuk mengatur fungsi metabolisme testis.
6. DHEA, Disekresi dari retikularis kelenjar adrenal. mempunyai
bebrapa fungsi yaitu dalam berbagai efek protektif, merupakan
androgen lemah, dapat dikonversi menjadi estreogen,
menghambat enzim glukosa-6-fosfatdehidrogenase (G6-PDH),
dan juga mengatur koenzim NAD+.
7. 17-estradiol. Disekresi dari folikel ovarium, korpus luteum (sel
sertoli). berfungsi untuk umpan balik negatif pada sintesis
testesteron oleh sel Leydig.
Spermatogenesis
Spermatogenesis adalah proses pembentukan sel sperma di
dalam testis pria. Sel sperma diproduksi pada tubulus seminiferus
di dalam testis. Di dalam dinding tubulus, banyak sel yang
tersebar secara acak, yang disebut sel sertoli. Yang berfungsi
memberikan makanan untuk sel sperma yang belum matang.
Selama proses spermatogenesis, lebih dari 300 juta
spermatozoa di produksi setiap hari. Tapi hanya 100 juta sel yang
sperma yang matang sempurna.
Sel Sperma
Penyakit Pada Organ Reproduksi Pria
• Hipogonadisme, merupakan penurunan fungsi testis yang
disebabkan oleh gangguan interaksihormon, seperti hormon
androgen dan estrogen.
• Kriptorkidisme, merupakan kegagalan dari satu atau kedua
testis untuk turun dari rongga abdomenke dalam scrotum pada
waktu bayi.
• Uretritis, peradangan uretra dengan gejala rasa gatal pada
penis dan sering buang air kecil.Penyebabnya adalah
Chlamydia trachomatis, Ureplasma urealyticum, atau virus
herpes.
• Prostatitis, merupakan peradangan prostat.
• Epididimitis, merupakan infeksi yang sering terjadi pada
saluran reproduksi pria. Penyebabnya adalah E. coli dan
Chlamydia
• Anorkidisme adalah penyakit dimana testis hanya bejumlah satu
atau tidak ada sama sekali.
• Hyperthropic prostat adalah pembesaran kelenjar prostat yang
biasanya terjadi pada usia-usia lebihdari 50 tahun.
• Hernia inguinalis merupakan protusi/penonjolan isi rongga melalui
defek atau bagian lemah dari dinding rongga yang bersangkutan.
• Kanker testis adalah pertumbuhan sel-sel ganas di dalam testis
(buah zakar),
• Impotensi yaitu ketidakmampuan ereksi ataupun mempertahankan
ereksi penis pada pada hubungankelamin yang normal.k.
• Infertilitas (kemandulan) Yaitu ketidakmampuan menghasilkan
ketururan.
• Orkitis, merupakan peradangan pada testis yang disebabkan oleh
virus parotitis.
• Gonorhoe (kencing nanah) Penyakit gonorhoe adalah penyakit
kelamin yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae.
• Sifilis (Raja singa). Penyakit sifilis disebabkan oleh bakteri
Treponema pallidum.
• Kanker Prostat. Kanker prostat adalah kanker yang menyerang
kelenjar prostat pada pria
• Herpes, merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus
herpes.
• HIV/AIDS
Pencegahan Penyakit
• melakukan pemeriksaan organ reproduksi secara rutin agar
kelainan dapat segera ditangani lebihawal.
• melindungi testis selama beraktifitas, misalnya dengan tidak
menggunakan pakaian teralu ketat sehingga testis tidak
kepanasan.
• mengurangi kebiasaan mandi dengan air panas. Temperatur
yang sejuk diperlukan untuk perkembangan sperma.
• menjalankan pola hidup sehat, seperti mengkonsumsi
makanan bergizi, cukup olahraga, menghindari penyakit
menular seksual, dan menciptakan ketenangan psikis.
• menghindari minuman berakohol dan rokok.