0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
123 tayangan33 halaman

Desain Kemasan

Dokumen tersebut membahas tentang desain kemasan yang baik untuk produk madu asal Sumbawa. Terdapat beberapa poin penting yaitu (1) desain kemasan harus sederhana namun menarik perhatian secara visual, emosional, dan rasional, (2) menggunakan unsur-unsur khas Sumbawa seperti motif tenun dan warna tradisional dalam desainnya, (3) memilih jenis huruf dan ilustrasi yang sesuai dengan karakter Sumbawa.

Diunggah oleh

heldy sardianto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
123 tayangan33 halaman

Desain Kemasan

Dokumen tersebut membahas tentang desain kemasan yang baik untuk produk madu asal Sumbawa. Terdapat beberapa poin penting yaitu (1) desain kemasan harus sederhana namun menarik perhatian secara visual, emosional, dan rasional, (2) menggunakan unsur-unsur khas Sumbawa seperti motif tenun dan warna tradisional dalam desainnya, (3) memilih jenis huruf dan ilustrasi yang sesuai dengan karakter Sumbawa.

Diunggah oleh

heldy sardianto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Oleh :

BALAI KEMASAN PRODUK DAERAH


DINAS PERINDUSTRIAN
PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Kunci utama untuk membuat desain sebuah kemasan
yang baik adalah kemasan tersebut harus simpel, Kemasan
yang funsional dan menciptakan respon positif yang secara
tidak langsung berkata “ Belilah saya “
Kemasan harus dapat menarik perhatian secara Visual, Emosional
dan Rasional.
Packaging sell what is protect kemasan menjual apa yang dilindungi

Packeging protects watt is sell ( Kemasan melindungi apa yang dijual )


Kemasan harus dapat menjual dengan sendirinya,
Packeging sells what its protects ( Kemasan menjual apa yang dilindungi )
Daya tarik suatu produk tidak dapat terlepas dari kemasannya. Merupakan
“ pemicu “ bagi konsumen untuk membeli produk kita. Karena tujuan
akhir dari pengemasan adalah untuk menciptakan penjualan.
Bahasa desain grafis adalah bahasa visual, bahasa simbol yang
diungkapkan melalui gambar, bentuk, warna dan aksara. Grafis
harus dapat mengantarkan pesan yang ingin disampaikan oleh
produsen barang lewat kemasan yang diciptakan ;
baik informasi mengenai isi maupun penjelasan mengenai cara
pemakaian produk tersebut.

Pemilihan tipe huruf yang berkarakter sesuai jenis barang, dipadu


saling menunjang dengan gambar ilustrasi yang tepat dan dicetak
dengan teknik percetakan yang baik, akan membawakan pesan
yang langsung ataupun yang tidak dari barang tersebut terhadap
kualitas dan nilainya.

Peka dan faham terhadap berbagai ragam kebudayaan dunia sangat


penting dalam memperhitungkan desain kemas untuk ekspor. Hal ini
didasari oleh adanya faktor lingkungan setempat yang harus
dipertimbangkan. Sebagai contoh dapat diteliti apa yang dilakukan sebuah
perusahaan.
Desain Grafis adalah bahasa visual, bahasa simbol yang
Diungkapkan melalui gambar, bentuk, warna, dan aksara

a.Bentuk & ukuran.


b.Gambar / Ilustrasi / foto.
c.Warna.
d.Bahan.
e.Typografi / aksara / huruf.
f.Pelabelan / Informasi.
Ilustrasi melalui gambar fotografi sering digunakan untuk meyakinkan
kualitas barang. Dengan fotografi lebih mampu menggambarkan
bahan dasar alami dari isi produk tersebut ( sayur segar, buah-buahan,
daging, ikan, dll ).
Merek adalah :
Tanda berupa gambar, Nama, Kata, Huruf-huruf, Angka-
angka Susunan warna dan lain –lain yang berhubungan
dengan Perdagangan.

Merek ada 2 macam :


1.Merek barang (merek yang bisa dipakai?dinikmati oleh
Pembeli) Contoh : Rokok, Minuman, Biskuit dll.
2.Merek Jasa (merek yang berhubungan dengan jasa)
Contoh : Paket, Perusahaan Transportasi dll

Merek bisa didaftarkan di HKI, Departemen Hukum dan


Ham Provinsi, merek yang didaftarkan harus berbeda
pokonya dengan merek yang telah beredar dipasaran.
 Buatlah suatu Desain kemasan dengan
bentuk bebas dan unik.
 Kemudian Desain tersebut anda beri motif
atau gambar bebas menurut ide/gagasan apa
yang anda punya.

 Jangan pernah takut untuk mengeluarkan ide/gagasan


yang penting anda berani.
 Seringlah berlatih.
 Terapkan apa yang ada pada produk anda.
 Perluas wawasan dan pengetahuan anda
Contoh : Desain Lebel Madu Sumbawa

Mengapa label kemasan?

Karena hampir 100% kemasan madu Sumbawa menggunakan media botol, baik
kaca maupun plastik. Botol yang digunakan biasanya belum memiliki bentuk
khusus, mereka masih memanfaatkan botol-botol yang telah ada sebelumnya,
hal ini dikarenakan untuk membuat botol dalam bentuk khusus akan
membutuhkan biaya yang relatif tinggi.

Untuk mencapai sebuah keunikan, bila diperbandingkan antara membuat bentuk


botol yang khusus dengan memproduksi label kemasan maka membuat label
kemasan akan sangat jauh ekonomis. Dengan bentuk label kemasan akan
semakin banyak produsen madu Sumbawa dapat memanfaatkannya karena
ekonomis dan efektif.

Mudah dalam pengaplikasiannya, tinggal direkatkan pada bidang botol. Tidak


membutuhkan tambahan mesin khusus lagi untuk memanfaatkannya.
Pendekatan yang dilakukan untuk mendapatkan karakter Sumbawa yaitu
dengan menggunakan :

Visualisasi motif asli dari daerah Sumbawa, motif tersebut diambil dari kain
tenun yang banyak terdapat di Sumbawa.

Visualisasi obyek-obyek unik yang terdapat di Sumbawa, seperti upacara


Pasola [tarian perang dengan ratusan penunggang kuda menyebrangi
padang sambil menjatuhkan lawan dari daerah lain dengan cara melempari
tombak, komodo, bentuk pulau dari Sumbawa.

Warna-warna yang terdapat di kain-kain tenun khas Sumbawa.


Elemen dasar kemasan yang akan ditempatkan di desain kemasan ini
meliputi:

Nama Produk
Ilustrasi utama
Keterangan volume isi
Label halal
Informasi pendukung
Keterangan nama produsen
Keterangan informasi kandungan/komposisi madu
No Departemen Kesehatan
Bar code
•.
Pendekatan visual yang dilakukan adalah dengan memvisualkan peta
daerah Sumbawa, diletakkan di sebuah obyek berbentuk tetesan madu.
Nuansa yang diharapkan adalah nuansa keemasan, mengangkat visual
modern yang higienis.

Elemen pendukung yang mengangkat dari Sumbawa terdapat pada motif


dasar yang terdapat di latar, motif tersebut diambil dari motif tenun
geometris Sumbawa.

Elemen materi kemasan dapat ditambahkan dengan memberikan kertas


pembungkus pada tutup dari bahan kertas samson coklat. Dan di bagian
atasnya diberikan label berbentuk lingkaran.
Jenis huruf yang digunakan:

Futura [Neuville Digital] untuk nama produk, dipilih karena memiliki


karakter yang kuat, sederhana dan modern.
Bradley Hand ITC TT [International Typeface Corporation] digunakan
pada penulisan ”Madu Sumbawa Asli”, karakter huruf seperti tulisan
tangan diharapkan mampu memvisualkan kata ”asli, natural”
Optima [Linotype Library GmbH] untuk penggunaan pada teks.
 Pendekatan visual yang dilakukan adalah dengan memasukkan unsur motif flora
Sumbawa, namun di dalam pengaplikasiannya disesuaikan dengan bentuk dasar
dari obyek utama [lingkaran]. Motif Sumbawa yang cenderung bersifat geometris
dengan arah gerak horisontal dan vertikal disesuaikan mengikuti bentuk dasar
lingkaran.
 Obyek penunggang kuda yang siap menombak, diambil dari tarian perang
Pasola, dipilih untuk memvisualkan khasiat kekuatan yang terdapat pada madu
Sumbawa. Jenis ilustrasi yang digunakan adalah natural termasuk visualisasi
dari lebah sebagai obyek perantara utama yang menegaskan bahwa produk
yang dikomunikasikan adalah madu yang dihasilkan oleh lebah.
 Warna yang dipilih tidak memanfaatkan warna lokal Sumbawa, namun memilih
warna yang cenderung segar dan higienis.
 Ornamen materi bahan dapat ditambahkan pada tutup kemasan, dengan
menambahkan kain dan diberi tali pengikat dari bahan rami.
 Jenis huruf yang digunakan :
Handwriting – Dakota [vLetter Inc. & Apple Computer Inc.], memvisualkan
nama produk, dipilih karena bersifat natural, membawa keaslian.
Lithos diterapkan pada tulisan ”Madu Sumbawa” dipilih karena memiliki sifat
yang tipikal dengan karakter jenis visual Sumbawa yang cenderung geometris
dan tradisional.
GriffithGothic [The Font Bureau, Inc.], diterapkan pada teks. Dipilih karena
memiliki karakter yang tegas, geometris dan keterbacaan yang baik.
• Pendekatan visual yang dilakukan dengan menekankan pada bagaimana
menekan biaya produksi agar menjadi sangat ekonomis. Karena itu warna yang
digunakan hanya 2 warna saja, kuning dan hitam, yang identik dengan warna
lebah. Proses cetak dengan menggunakan dua warna akan sangat menekan
biaya produksi.

• Tidak ada elemen khusus yang mewakili Sumbawa pada visual ini, identitas
Sumbawa hanya terdapat pada nama produk saja. Tetap sedikit pendekatan
visual dilakukan pada ilustrasi, jenis ilustrasi yang dipilih adalah jenis ilustrasi
semi cukilan kayu [wood cut] yang menciptakan nuasa tradisional yang tua,
seperti halnya kebudayaan Sumbawa yang telah berumur panjang.
• Ornamen materi bahan dapat ditambahkan pada tutup kemasan, dengan
menambahkan kain dan diberi tali pengikat dari bahan rami.

• Jenis huruf yang digunakan :


Goudy Old Style, memiliki karakter mewah dan klasik dengan kait yang
tergarap maksimal. Karakter klasik yang dimiliki sesuai dengan nuasa
tradisional cukilan kayu yang terdapat pada ilustrasi.
Myriad Pro [Adobe Systems Inc.], memiliki karakter tegas namun ringan
dengan tingkat keterbacaan yang baik hingga tepat bila diaplikasikan pada
label yang memiliki ukuran kecil.
 Tenun Sumbawa memiliki warna-warna yang dominan, salah satu warna yang
paling kuat adalah unsur warna merah, coklat dan hitam, tiga unsur warna tersebut
banyak terdapat pada songket Kre Alang. Warna tersebut yang berusaha diangkat
pada desain label ini.
• Salah satu jenis motif yang terkenal dari tenun Sumbawa adalah motif geometris
dengan obyek kuda. Dilakukan penyederhanaan bentuk dari motif tersebut, lalu
diterjemahkan menjadi unsur ornamen.
• Ilustrasi natural lebah menjadi obyek utama sebagai penjelas dari produk madu
yang terdapat di kemasan. Kemasan botol yang bersifat tembus pandang hingga
produk madu di dalamnya dapat terlihat jelas, merupakan keuntungan sendiri bagi
kemasan karena isi produk dapat langsung terlihat jelas tanpa harus terlalu
dijelaskan secara visual.
• Jenis huruf yang digunakan :
Optima [Linotype Library GmbH] dipilih karena memiliki karakter yang cenderung
halus walau bentuk dasarnya sendiri terlihat kokoh. Dipilih untuk menetralkan
kerasnya unsur-unsur geometris dan gelapnya warna merah hitam yang telah
mendominasi keseluruhan desain kemasan.
GriffithGothic [The Font Bureau, Inc.], diterapkan pada teks. Dipilih karena
memiliki karakter yang tegas, geometris dan keterbacaan yang baik.
KESIMPULAN

Madu sebagai sebuah industri pangan dengan tingkat ekonomis yang


tinggi selayaknya dimanfaatkan secara maksimal.
Desain sebagai salah satu unsur utama di dalam industri harus memegang
peranan penting di dalam proses pemaksimalan industri madu tersebut.

Sentuhan desain berpadu dengan elemen lokal yang dimiliki oleh daerah-
daerah penghasil madu utama akan menghasilkan sebuah visual desain
yang mumpuni.

Produksi pangan yang dikemas secara maksimal akan memiliki daya jual
yang tinggi, memiliki kekhasan, keunikan dan kandungan lokal yang tinggi,
memiliki identitas yang kuat hingga mudah dikenali dan pastinya akan
mendukung proses pemasaran.
 

Anda mungkin juga menyukai