BARISTA CLASS / COFFEE CLASS !
BASIC COFFEE & LATTE ART
by
THE 1O1 YOGYAKARTA TUGU
Presented by : Verry Sujatmiko
Sejarah kopi !
• Kopi telah dicatat sejauh pada abad ke-9. Pertama kali, kopi hanya ada di
Ethiopia, di mana biji-bijian asli ditanam oleh orang Ethiopia dataran
tinggi. Akan tetapi, ketika bangsa Arab mulai meluaskan perdagangannya,
biji kopi pun telah meluas sampai ke Afrika Utara dan biji kopi di sana
ditanam secara massal. Dari Afrika Utara itulah biji kopi mulai meluas dari
Asia sampai pasaran Eropa.
sumber : Wikipedia.
• Kopi adalah tanaman berbunga di keluarga Rubiaceae. spesies kopi adalah semak atau pohon
kecil asli Afrika tropis dan selatan dan asia tropis
• Kopi memiliki 4 jenis, arabika, robusta, liberika, dan excelsa. dari empat jenis menjadi lebih
banyak. Tapi, arabika dan robusta lebih terkenal dari yang lain.
• Singkatnya, kopi arabika memiliki rasa seperti buah, dan robusta memiliki rasa seperti kacang.
kopi arabika memiliki kandungan gula lebih banyak dan kafein lebih rendah dari pada robusta.
ESPRESSO ?
APA ITU ?
PENGERTIAN !
Espresso adalah, proses yang
dihasilkan dengan
mengekstraksi biji kopi yang
sudah digiling dengan
menyemburkan air panas di
bawah tekanan tinggi.
Espresso juga bisa disebut
dengan sari dari kopi.
LALU, APA YANG DIMAKSUD
DENGAN ESPRESSO BASED ?
ESPRESSO BASED !
Espresso based adalah semua jenis minuman yang dibuat dari espresso.
Dengan kata lain, yang dimaksud espresso based adalah beberapa minuman yang
memakai espresso sebagai bahan dasar dari minuman tersebut.
Lalu minuman apa saja yang termasuk dalam
ESPRESSO BASED ?
AMERICANO !
dan
LONG BLACK !
. Adalah kombinasi antara espresso
dengan air hangat. Biasanya
perbandingannya seperti bagian
dari kopi esspreso, sisanya air
hangat. Perbandingan umumnya
adalah 1/3 bagian gelas diisi
dengan espreso dan sisanya air
hangat. Jadi semisal gelas dengan
kapasitas 180 ml, espresso double
shot di 50 ml kemudian airnya di
100 ml.
Perbedaan dari kedua minuman
tersebut adalah proses
pembuatannya. Jika americanno
espresso kemudian ditambah
dengan air diatasnya. Long black
sebaliknya, air terlebih dahulu lalu
espresso yang ada di atasnya
CAPPUCINO !
Adalah percampuran kopi
dengan susu yang dipanaskan
hingga berbusa. Secara teori
perbandingannya adalah 1/3
susu, 1/3 espresso dan 1/3 foam
atau busa dari susu. Susu
dipanaskan hingga hangat
dengan suhu susu hanya
mencapai suhu 65˚C sampai 75˚C
dengan komposisi foam yang
tebal. Beberapa orang suka
sensasi bibir yang terkena foam
susu, katanya rasanya dan
sensasinya berbeda, jadi lebih
lembut.
Cappuccino mempunyai taste
kopi yang lebih kuat dibanding
dengan café latte.
CAFFE LATTE !
Adalah percampuran kopi dengan
susu yang dipanaskan. Jika di
cappuccino perbandingannya sama
di 1/3 setiap komposisinya. Berbeda
dengan latte, komposisi susu di
latte lebih banyak dibanding foam
yang dihasilkan dari susu. Latte
sendiri berarti susu dalam bahasa
Italia. Maka dari itu dapat
disimpulkan rasa kopi di dalam latte
lebih ringan atau soft dibanding
cappuccino. Susu dipanaskan
hingga hangat dengan suhu susu
hanya mencapai suhu 75˚C sampai
85˚C dengan komposisi foam yang
tipis.
Dengan kata lain, taste dari kopi
tidak sekuat cappuccino.
LANGKAH LANGKAH FROTHING SUSU !
Frothing adalah teknik pembuatan susu yang tadinya cair dan
dingin menjadi foam yang kita butuhkan dan susu panas
dengan panas yang kita butuhkan. Poin penting dari teknik ini
adalah ketebalan, kehalusan, susu, dan rasa akhir.
Langkah langkahnya
sebagai berikut :
1. Siapkan susu di milk
jug, sekitar 180 ml – 200
ml.
2. Bersihkan steam
wand. Caranya adalah,
tekan atau buka sedikit
agar uap keluar
sebentar. Bersihkan
steam nosel dengan lap.
3. Masukkan milk jug ke
steam nosel.
4. Proses pertama dalam
frothing adalah stretching.
Proses ini adalah proses
pembentukann foam. Proses
ini adalah pencarian foam
yang kita butuhkan. Semakin
lama proses ini dilakukan,
akan menghasilkan foam yang
tebal.
Demikian juga jika poses ini
tidak lama maka foam yang
akan dihasilkan akan tipis.
Kunci dari proses ini adalah
semakin lama foam yang
dihasilkan akan tebal,
sebaliknya jika proses terlalu
sebentar foam yang dihasikan
juga akan tipis.
5. Proses kedua adalah
rolling. Proses ini
adalah proses dimana
susu yang sudah
mendapatkan ketebalan
foam yang sesuai
dihaluskan. Tujuan
penghalusan ini adalah
agar cairan susu dan
foam tidak terpisah atau
rusak. Proses ini adalah
proses akhir pemanasan
susu.
6. Dalam proses frothing
yang didalamnya ada
stretching dan rolling,
diharapkan susu yang
dihasilkan tidak terlalu
panas, namun juga tidak
terlalu dingin. Batas
maksimal susu panas
adalah kira kira 65 – 95
derajat celcius.
7. Setelah selesai
frothing selesai. Matikan
steam wand.
8. Bersihkan steam
nosel dengan lap.
9. Lalu tuang susu
hasil frothing ke
espresso yang sudah
disiapkan.
10. Kopi siap
disajikan.
Beberapa hasil dari teknik pouring atau teknik
penuangan susu ke dalam cangkir !
LOVE TULIP
The Next Level !
SWAN ROSETTA
TERIMA KASIH !
Presented by : Verry Sujatmiko