Anda di halaman 1dari 3

PERHITUNGAN SEDIMENTASI

Perhitungan perencanaan bangunan pengolahan air minum disesuaikan dengan besarnya debit air baku yaitu Kali Surabaya. Sebelumnya haris dianalisis juga parameter kualitas dari air baku tersebut. Tujuannya adalah menentukan alternatif pengolahan yang sesuai serta hasil pengolahan pada efluen yang dihasilkan. Alternatif pengolahan air baku ini akan menentukan biaya awal yang dikeluarkan untuk pembangunan Parameter kualitas air baku yang dianalisis dalam perencanaan ini adalah fisik dan kimia. Parameter fisik meliputi suhu, TSS, debit, dan SS. Kemudian untuk parameter kimia yang diukur adalah pH, alkalinitas, asiditas, DO, sisa klor,

1. Bak Sedimentasi Pertama Perencanaan dimensi bak sedimentasi ditentukan berdasarkan debit yang masuk dari air baku yang diolah. Hasil pengukuran di lapangan didapatkan besarnya debit yang mengalir yaitu 7 m3/detik. Dari nilai debit tersebut dapat dihitung volume total bak pengendap dengan menentukan waktu tinggal (detention time (td) dari air baku yang diolah. Nilai waktu detensi (td) untuk perencanaan ini adalah 4 jam. Berikut perhitungan volume total dari bak sedimentasi: td Q = 4 jam = 24 m3/detik 86400 detik/hari = 2073600 m3/hari V = Q td = 2073600 m3/hari 4 jam 1 hari/24 jam = 345600 m3 Dimensi merupakan perkalian dari panjang (L), lebar (W) dan kedalaman unit sedimentasi (W). namun sebelumnya harus dihitung terlebih dahulu luas permukaan (surface area) yang didapatkan dari debit yang mengalir dibagi dengan over flowrate atau debit yang mengalir perluas area pada bak sedimentasi. As =

As

= = 51840 m2

Bak sedimentasi dalam perencanaan ini diasumsikan memiliki 40 bak yang beroperasi maka besarnya luas permukaan (As) setiap bak; As = = 864 m2 Dari nilai As setiap bak dapat ditentukan panjang dan lebar dari masing-masing bak sedimentasi. L:W =5:1 L maka, As 864 864 W L =LW = 5W W = 5W2 = 13,14 m = 5W = 5 (13,14) = 65,72 m Kemudian dihitung overflow rate sebenarnya pada bak sedimentasi berdasarkan perhitungan dimensi panjang dan lebar. v0 = = = 5W

Untuk kedalaman bak sedimentasi dapat dihitung sebagai berikut: H = v0 waktu = 40 4 jam

= 6,67 m Pada bak sedimentasi aliran mengalir secara horizontal yang dipangaruhi besarnya kecepatan, maka perlu diperhitungkan nilai dari bilangan Reynolds dan bilangan Froude: vf = = = = 0,0004 Rh = = =
( )

= 3,31 m Bilangan Reynold didapatkan dengan mepertimbangkan suhu air baku yang terukur untuk mengetahui viskositasnya. Suhu air yang terukur di lapangan 29oC maka nilai viskositasnya adalah 0,818 10-6. Re = = = 1873,17051 (memenuhi syarat)